
'' ya sudah . toh semua sudah terjadi, mumpung kalian kumpul di sini, aku akan memberitahunkan suatu rahasia, tentang siapa suseno yg sekarang ini, ''
ucap nenek memulai cerita
'' dulu waktu woro ardianti menantu saya sekaligus orang tua dari suseno masuk rumah sakit karena mau melahirkan, kebetulan yg menunggui saat itu cuma saya aja ,terlahir lah dua kembar laki laki, mengingat saat itu suamiku meninggal secara aneh. menyusul ayahnya suseno ,juga menurut aku mengandung misteri sampai saat ini masih terselubung dan belum terpecahkan dan ter akir kembaran atau kakak suseno yg baru menikah dengan monica prinsilia juga masih tanda tanya, maka kuputuskan untuk menyembunyikan salah satu garis keturunanku yaitu kamu cucuku suseno ardi prakoso, taroh lah kamu itu garis keturunan yg ter abaikan untuk sementara waktu cucuku. maafkan nenek cu. " ujar nenek menjeda ceritanya.
semua mata memandang intens ke arah suseno yg ada di situ tak kan mungkin percaya bila tiadak nenek sendiri yg memberi tahukan.
'' tuan muda, salam hormat dari saya dan selamat datang tuan muda'' pak sungkono memberi salam sambil membukkan badan memberi hormat.
'' salam tuan muda, saya dokter giardi memberi salam'' melakukan sama seperti pak sungkono.
'' eh ...tolong.jangan lakukan yg berlebihan seperti itu, ku mohon, semuanya harus merahasiakan hal ini, karena itu ada sangkut pautnya dengan kedatanganku ke sini. ya itu menyelidiki kematian saudaraku dan juga orang tuaku serta kakek.
ku harap di lain hari kedepan bila bapak bapak melihat saya , pura pura lah melihat orang lain . kalo menyapa cukup panggil mas aja, '' kata suseno
''maaf tuan muda. tapi itu menyalahi aturan tuan'' bantah pak sungkono.
'' aturan formal atau non formal pak? '' tanya suseno
'' yo formal tuan.'' kilah pak sungkono
'' kalo formalnya aku jauh lebih muda dari bapak jadi menurut aturan aku yg wajib menghormati yg tua, bukan sebaliknya'' bantah suseno
'' tapi tuan, '' belum selesai bicara sudah di potong suseno
'' tapi aturan non formal maupun formal memang begitu pak , sudah pak sungkono, pokoknya saya minta bersikap seperti tidak mengenal.itu permohonan saya bila memang bapak menghargaiku sebagai tuanmu,'' bantah suseno lagi
'' baiklah.. bila kehendak tuan muda seperti itu'' pasah pak sungkono
'' berhubung ini suda malam, dan di karenakan aku masih mau meredam kangenku pada cucuku suseno, di ijinkan maupun tidak di ijinkan oleh dokter giardi, aku mau pulang , dan kalo memang masih pemeriksaan terhadap saya tolong dokter giardi datang ke tempat saya dan jangan di wakilkan dokter laainya, takut kejadian kayak tadi lagi, gimana dok?'. tanya nenek erika pada dokter giardi.
'' sebetulnya saya keberatan dengan keputusan nyonya, karena itu termasuk privasi dokter, tapi aku sebagai manusia, aku memaklumi keputusan nyonya, silahkan nyonya,.'' ucap dokter giardi.
__ADS_1
'' sebaiknya nenek pulang dulu aja, biar aku pulang dulu , ke kontak an aku tadi sore meninggalka teman temanku minta ijin untuk membeli semabako, tapi malah sampai sekarang belum balik, itu semua karena hp mbak monika terbawa saya ,waktu mbak monika pingsan '' kata suseno , dia memanggil mbak pada monika karena bagaimanapun monika adalah pernah jadi kakak iparnya, walau usianya di bawah suseno terpaut lima taun
sedangkan yg di panggil mbak raut mukanya bersemu merah, malu.entah apa yg di pikir.
perubahan macam itu , tentu tak luput dari pandangan neneknya.
'' terus besok pagi kamu harus ke rmah nenek, lo. nenek langen cu. jangan lupa hp kamu yg nenek berikan aktifkan. '' pesajn neneknya.
'' iya nek,''
'' oh iya , tuan muda, ini kartu nama saya, tolong nanti di hubungi, bagaimanapun nantinya kita harus ada komunikasi'' sahut sungkono
'' ini juga kartu nama saya tuan muda, siapa tau nanti di perlukan, '' jelas dokter goardi
'' ok... nanti sampai rumah akan aku hubungi kalian'' sambil menerima kartu dari kedua orang itu
''cu.... kamu pulang naik apa,'' tanya neneknya
'' gini aja cu, biar kamu di anter cucu mantuku ya''' usul neneknya
'' gak usah nek, aku takut merepotkan mbak , lagian mbaknya baru sembuh dari sakit.'' tolak suseno halus karena agak riuh baru kenal dan juga mantan swami saudara kembaranya.
'' atau saya antarkan tuan muda'' usul pak sungkono
'' jangan no,, biar cucu monica aja yg nganterin, kamu nganterin aku aja, soalnya aku tak ada pengawal'' bantah nenek erika pada sungkono. tentunya nenek erika meminta yg mengantarkan monica biar mereka mengenal dan akrab tentunya.
'' baiklah nyonya'' ujar sungkono
''dan tolong, besok kamu ajak suseno ke dealer untuk membeli mobil sesui minat cucuku suseno. karena dia belum punya kendaraaan . pakai aja kartu yg saya berikan ke kamu no'' perintah nenek erika pada cucu menantunya mocica
'' iya nek '' ucap monica malu malu
'' gak usah nek dan terima kasih, aku belum bisa mengendarai mobil'' tolak suseno halus semu malu
__ADS_1
'' soal mengemudi gampang itu. sungkono... tolong panggilkan guru sopir yg berpengalaman ke rumah '' perintah nenek pada asistenya
'' baik nyonya'' jawab sungkono
merasa sudah selesai suseno pun, pun mohon diri dan di ikuti oleh monica yg mau mengantanya.
setelah sampai parkiran kusus yg di sediakan untuk pasien vip, monika membuka mobil mewah warna kuning gading, suseno mengikuti membuka pintu mobil dan masuk agak sungkan. bagaimanapun dia di besarkan di kampong, tentunya pergaulan dengan wanita hampir nggak pernah. apalagi ini duduk berdua dalam mobil,tentunya perasaanya nggak karuan. dinginya ac mobil nggak terpengaruh terhadap tubuhnya. peluh masih ter lihat di wajah suseno.
'' kenapa mas suseno sepertinya nggak enak badan ya. maap aku panggil mas aja ya ., selain usia kita mas suseno lebih tua, toh aku sudah mantan dari saudaramu mas'' ucap monica yg memang swaranya merdu.
'' e... terserah mbak... eh .. e... mbak lah '' sura suseno terputus putus. bingung dan grogi.
bingung karena mau manggil apa?
grogi karena baru kali ini dia bersanding duduk dalam mobil berdua denga wanita yg cantik, tubuhnya putih dan langsing, bau wangi badanya membuat suseno merasa rendah diri.
'' kok embak sih... mas suseno panggil aku adik aja'' pinta monica yg saat ini di lihat suseno sangat anggun dan cantik.
'' iyaaaa... dik'' jawab suseno gagap
'' oh ya mas,, aku berterima kasih telah di tolong mas., kalo mas tak datang entah bagaimana nasibku saat ini, terima kasih ya mas'' ujar monica
'' sama sama mbak..... eh dek , udah sewajarnya, saling tolong. kalo aku mampu,'' jawab suseno se kenanya,
'' terus di situ ada tikungan waktu aku nabrak emas, terus ke mana mas,'' tanya monica
'' ke arah rumah nenek '' tunjuk suseno
'' lo... katanya ,,,,,,,,,,,,,,, mau pulang dulu ke rumah mas, ?, tanya monica bingung .
bersambung
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1