
sepandai pandainya tupai melompat. pasti pernah jatuh juga. itulah pepatah bijak yg pas buat suseno saat ini.
walaupun dia mampu dan lincah bermain silat serta kekuatan di atas rata rata. manusia pada umumnya, namun bila kondisi kaget, tentu walau sedikit tetap cidera.
di dalam mobil terlihat wanita muda yg kelihatan wajahnya pucat pasi. tubuhnya meriggigil gemetaran ,
'' ya tuhan. ampuni dosa hambamu ini. aku benar benar tak tahu , selamatkan dia ya tuhan. aku tidak mau di cap sebagai pembunuh ya tuhan'' doa wanita itu gemetaran.
wanita itu mengeluarkan kepalanya dari jendela kaca mobil dan dia keluar untuk melihat kondisi orang yg ditabraknya.sambil gontai berjalanya karena merasa ketakutan yg teramat sangat. dia mendekat ke arah orang yg tergeletak di jalan.
wanita itupun jongkok melihat dan melihat wajah sang korban
bersamaan itu suseno bergerak perlahan sambil menahan sakit di pergelangan tangan dan kaki yg rasa ngilu karena jatuh tadi . badanya terasa ngilu semua.
namun bukanya di tolong , malah wanita itu berdiri gemetaran. gemetanta takut tadi , ini lebih gemetar hebat. namun anehnya dia tak bisa bergerak sedikitpun tubunya. matanya melotot , mulutnya menggigil gremetuk , melihat wajah suseno yg masker dan topinya entah kemana tadi. terlepas dari inangnya.
hanya mulut yg berucap tak beraturan dari wanita itu.
'' han.......han.....hantuuuuuu,,''
dan selanjutnya tubuhnya limbung merosot jatuh ke tanah. pingsan.
suseno tambah bingung lagi sambil membatin. ini gimata to. la yg di tabrak aku kok yg pingsan dia. hadeh....'
namun sebelum tubuh wanita yg cantik mulus jatuh ke tanah , suseno menangkapnya dalam rangkumanya.
suseno pun di buat tambah bingung. pasalnya mau berbuat apa ?
mengantarkan ke rumah sakit dia tidak tau kemana, mau di tungguin juga kasian wqnita ini kalo pingsannya berlarut larut. mau menghobati sesue kemampuan yg dia pelajari dari abah kosim takut jadi fitnah. masalahnya ini jalan umum. walaupon sepi.
di sela sela kebingungan suseno. hp di tas wanita yg ada di setelahnya berdering. lama juga hp berdering , suseno bimbang mau di anagkat panggilan itu nanti di sangka tidak sopan dan lancang oleh pemilik hp. namun bila tak di angkat..
''ah... masa bodo dengan etika. yg penting gadis ini harus segera ada keluarganya yg tau'' komentar suseno sambil meraih hp selanjutnya menyetuh dial biru.
'' halo ibu monika. apa ibu monika sudah sampai rumah. maap bu. tadi saya telat kembali ke kantornya'' suara laki laki di seberang hp sana yg dari suaranya sepertinya suara laki laki paroh baya.
'' maaf... ini yg bicara bkan pemilik hap . tapi pemilik hp pingsan pak''' jawab suseno yg belum sempat menjelaskan kronologinya sudah di potong oleh lawan bicara.
''anda...siapa.....jangan macam macam dengan ibu monika atasan saya . kalo nggak mau berurusan dengan aku'' jawab seberang hp sana lantang. dan sepertinya marah.
__ADS_1
'' elo.... kok malah marah marah pak. sabar dulu pak. saya ini justru mengguin ibu sipa ini.''
''ibu monika'' jawab seberang telpon lagi
''ya ittu. ibu monica ini pingsan dan saya tungguin di sini. kalo bapak memang kenal... cepat datang kesini di tolong. soalnta saya tidak tau harus kemana membawanya. dan juga saya tak bisa nyetir mobil pak'' jawab suseno kaem, tak ikut kebawa emosi.
'' ya.. udah tolong serlok lokasi pakai hp ini. biar aku menyusul ke sana. bisa kan?. dan tolong jangan matikan panggilan ini sampai aku datang''. suara bapak di seberang.
'' baik pak.'' jawab suseno
selang tak begitu lama. cuman dua menit kurang ada taksi yg berhenti tepat di sebelah suseno.
dan tampak seorang paruh baya keluar dari mobil dan langkahnya berhenti tepat dua langkah dari suseno sambil berucap terbata bata.
'' tu....tu....an mu..da''
'' waduhhh... lupa aku. '' ucap suseno sambil mencari masker dan topinya.
'' maaf pak. sebaiknya bapak membawa gadis ini dulu ke rumah sakit sebelum terlambat''
'' tapi ....bukankah ibu monika ini adalah....'' ucap pria paroh baya itu bingung. namun di potong omonganya oleh suseno, yg sedikit banyak merasa penyamaranya terbongkar.
'' baik tuan, dan sebaiknya tuan temani nyonya. biar aku yg nyetir. '' pinta bapak tadi
di perjalanan suseno diam dulu. biar sang bapak konsentrasi , biar nanti urusa tanya nama setelah sampai rumah sakit. dan bukan watak suseno bila ada yg membutuhkan pertolonganya terus di tinggal.
sesampainya di rumah sakit segera di tangani oleh dokter jaga. namun begitu tau siapa pengantarnya. dokter itupun hormat dan terkejut. siapa yg tidak tau asisten sekaligus pengurus perusahaan atp grub.
''' bapak sungkono''''ucap dokter yg menerima
''' tolong dok, pimpinan saya di tangani yg terbaik'' ucap sungkono '
'' baik pak. silahkan tunggu di luar dulu. kàmi akan menangani pasien dengan penanganan yg terbaik '' jawab dokter
setelah pasien di tangani di ruang gawat darurat, pak sungkono pun mendekati suseno yg menurutnya suseno adalah tuanya.
'' tuan.... apa yg terjadi''' tanya sungkono , karena merasa bingung. permasalahanya , sungkono heran dengan sikap suseno yg tak mengenal dirinya dan istrinya yg di tolongnya.
'' maksut bapak?'' suseno balik tanya,
__ADS_1
'' bukankah nama tuan itu suseno adi prabowo''? tanya pak sungkono sedidikit keraguan berucap. pasalnya dia tau sendiri bahwasanya tuanya yg bernama suseno adi prabowo, sudah meninggal. tapi ini ada orang yg rupa dan namanya juga sama.
suseno yg di ajak bicarapun langsung tanggap akan duduk permasalahanya, di kira dirinya kakak kembarnya, wah gawat ni, bisa gagal total kalo tidak hati hati dan ku selesaikan masalah ini', batin suseno
,'' begini pak..? '' suseno berhenti mengucap karena mengingat nama lawan bicaranya.
'' pak sungkono'' ucap pak sungkono memberi tau.
'' oh...iya, pak sungkono, mohon maaf bila bapak juga bingung. namun percayalah, saya tidak ada sangkut pautnya dengan nama yg bapak sebutkan tadi. kebetulan wajah mungkin sama, nama saya, edi prakoso pak. . dan saya lahir desa yg sangat jauh dari kota ini,'' ucap suseno memberikan dua nama belakangnya saja. itupun nama adi suseno sebutkan edi. biar tidak menyamai nama saudara kembarya,
''ooo... '''' .cuma itu yg keluar dari mulut pak sungkono
pak sungkono adalah bukan anak kemaren sore, yg mudah di kelabuhi lawan bicara. sungkono hanya pura pura bodoh dalam menentukan kepastian. dalam hati sungkono berfikir, sipapa kamu nak? kenapa , sepertinya kamu ada kaitan dengan nyonya muda dan juga ibu erika saraswati?
'' pak sungkono, berhubung sudah menemui putri bapak , maka mohon ijin saya tak pulang ke rumah. karena ini hari sudah larut malam pak.'' ijin suseno''
''oh ya nak edi, teri makasih atas bantuan nak edi. mohon sudilah kiranya nak edi mampir kesini lagi untuk menjenguk atasan saya itu. mohon ma af saya ralat pernyataan nak edi tentang orang yg nak edi tolong. dia bukan putri saya. tapi dia atasan saya yg bernama monika aprilia cio perusahahaan atp grup'' jelas pak sugkono.
''oh...begitu pak. baiklah... aku mohon diri dan semoga pimpina n bapak itu cepat sembuh.,''
'' apa perlu saya antar nak?''. ucap pak sungkono menawarkan jasa,
'' terimakasih , pak. sebaiknya aku naik taksi aja, soalnya masih ada kerperluan lain lagi pak'' tolak suseno halus'
'' baiklah kalo begitu, akupun tak bisa memaksa'' ucap pak sungkono sambil mengiri pandangan mata berlalunya suseni'
''' siapa kamu nak? '' ucap pak sungkono lirih.
sepeninggal suseno, pak sungkono pun lansung merogoh saku mengambil hp dan mendial nomer serta memangil
'' halo.... ada apa no menghubungi saya malam malam begini. '' suara seberang telpon
'' ini nyonya, saya mau melaporkan bahwasanya cucu menantumu saat ini berada di rumah sakit nyonya''
''apaaaa....... di rumah sakit mana?''
bersambung
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1