
''ada apa ini kok sepertinya ada masalah,'' tanya pak sungkono dengan arif dan bijaksana.
'' ini pak, ada orang yg mau menemui ibu monica. Kalo di lihat dari penampilannya sepertinya cuma mau membuat keributan. '' ucap dwi l memberi laporan pada pak sungkono.
''biar aku tanyai dulu ibu dwi dan ibu susi orangnya. Kamu diem dulu aja'' perintah pak sungkono yg bijak. Begitulah pak sungkono, selalu memanggil orang dengan sebutan ibu kalo perempuan dan pak kalo laki laki karena dia slalu menghormati orang lain.
'' bapak bapak sekalian , ijinkan aku mengenal bapak bapak inidulu, dan oh ya , nama saya pak sungkono selaku asisten sekaligus pengawas lapangan perusahaan ini.'' dengan kesopanan pak sungkono menanyakan nama pada suseno dan temanya.
''oh ya pak. Nama saya suseno, dan ini wardi serta harman. kedatangan saya kemari atas perintah dari nenek saya yaitu nenek erika saraswati dan juga memenuhi undangan dari ibu monica pricilia.'' ucap suseno .
paras pak sungkono seketika berubah sedikit bingung, dalam hati dia menduga, siapa orang ini yg tau nama nyonya besar dan juga tau pemegang perusahaan ini atau C E O .
Berbeda dengan dua wanita penerima tamu itu. Dia mulai merasa gak enak hatinya, jangan jangan nanti dia telah menyinggung orang yg tidak pantas di singgung oleh mereka berdua.
Namun pak sungkono sudah propesianal dalam menghadapi orang.
''kalo boleh tau, bisakah bapak ini membuka masker dan topi. Biar saya tau dengan siapa aku berhadapan''. pinta pak sungkono masih sopan.
suseno pun membuka masker dan topi. Begitu masker terbuka, maka kagetlah pak sungkono dan seketika pak sungkono langsung membungkukan bada hormat .
__ADS_1
'' tuanku, selamat datang di perusahan dan mohon maap bila tidak menyambut kedatangan tuanku, mohon maapkan saya yg tidak tau jika tuan akan datang.'' ucap pak sungkono masih dalam keadaan membungkukkan badan.
suseno yg tidak mau jati dirinya di ketahui kayak umum pun cepat cepat memegang pak sungkono untuk di tegak kan posisinya. Sekaligus langsung merangkul pak sungkono untuk berjalan ke arah lif. Itu di lakukan biar jati dirinya aman.
Namun adegan pak sungkono membungkuk tadi sudah terlanjur di ketahui dua wanita resepsionis itu. Wajah kedua wanita itu seketika pucat pasi, dalam hati dia telah menyinggung orang yg paling berkuasa di perusahaan ini
'' gimana nih mbak, perasaan saya tak enak. Bagaimana nanti bila orang itu benar benar orang penting di sini, apa nanti kita di pecat ya mbak, waduh... padahal anaku masih kecil, dan ... Aduh mbak, aku bingung mbak?'' kata susi A yg ketakutan.
'' aku juga mbak susi, aku merasa sebentar lagi nasibku bakal buruk . Gara gara kita terlalu menilai orang dari pakaianya. Tau begini aku diamkan saja tadi, tak perlu saya tegur. '' ucap dwi l yg juga ketakutan.
'' kalo di beri kesempatan ke dua, dan cuma dapat sp, aku akan mawas diri dan tidak memandang orang dari fisiknya mbak '' kata susi A
'' sama, aku juga begitu'' jawab dwi L dengan lesu.
'' maaf ibu, ada yg bisa kami bantu, ibu mau kemana dan mau menemui siapa?'' tanya dwi l.
'' saya mau menemui non monica, saya ingin bicara hal yg sangat penting dengan non monica''. Ucap ibu setengah baya itu.
''maap, kalo boleh tau nama ibu siapa dan ada hubungan apa denga ibu monica?'' tanya repsionis itu lagi. Kali ini yg bertanya dwi l, karena susi A , masih takut .
__ADS_1
'' nama saya mbok kasiati. saya pembantu rumah tangga yg menjaga dan merawat non monica. Kedatangan saya kemari mau memberikan kabar langsung pada non monica, mohon di ijinkan untuk menemuinya karena kabar ini sangat penting.'' ucap mbok kasiati itu.
Karena merasa kejadian tadi tak mau terulang, maka dua wanita repsesionis itu pun meminta tamunya untuk menunggu sebentar , dan selanjutnya salah satu repsesionis yg bernama
susi A mengangkat telpon kantor untuk meberitahukan tamu pada pak sungkono selaku asisten dari monica.
'' halo selamat pagi pak, ada tamu seorang perempuan tua yg bernama mbok kasiati meminta bertemu dengan ibu monica apa di ijinkan pak'' tanya susi A memberitahukan lewat telpon kantor kepada pak sungkono.
'' baik, dan antarkan tamu itu menghadap ibu monica. sekaligus kalian berdua menghadap saya.'' perintah pak sungkono yg langsung membuat wajah susi A pucat wajahnya.
''baik pak'' jawab susi A lesu.
'' mbak, kita di suruh mengantarkan tamu itu sekaligus menghadap pak sungkono, ada apa ya mbak? Jangan jangan masalah tadi ya mbak?, waduh... Gimana ni mbak'' tanya susi yg lesu dan muka di tekuk.
'' aku juga sama perasaanku, namun mau bagaimana? Ya kita hadapi aja hari ini, kalo memang harus di pecat ya gi mana lagi. memang hari ini hari apesku kayaknya, kenapa hari ini harus menghadapi tamu kalangan biasa yg berkuasa ya? apes....apes .'' omel dwi l yg seakan akan pada dirinya sendiri.
selanjutnya dua repsesionis itu menghampiri perempuan setengah baya itu.
'' mari bu, saya antarkan menemui ibu monica. '' ajak dwi l sambil tersenyum di manis maniskan, karena hatinya saat ini berkecamuk seribu pikiran ruwet.
__ADS_1
Bersambung
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...