Garis keturunan yg terabaikan

Garis keturunan yg terabaikan
di usir di kira pengemis


__ADS_3

pagi pagi sekali suseno , mengaktifkan hp pemberian neneknya. tujuanya suseno ingin menghubungi neneknya,. namun sebelum menghubungi neneknya , terlebih dulu suseno memasukan nomer monica, pak sungkono serta dokter giardi.


setelah di rasa cukup siang , suseno menghubungi neneknya, suseno takut terlalu dini hingga mengganggu istirahat neneknya.


'' assalamualaikum nek...( setelah hp tersambung)..''.


'' waalaikum salam cu, gimana cu, kapan kerumah nenek. aku sudah rindu ini cu., ''


'' rencana pagi ini nek, ada yg perlu saya bicarakan nek, ''


'' baiklah cu, tak tunggu dan sekalian sarapan di sini ya cu''''


''baiklah nek, assalamualaikum nek, jaga kesehatan ya nek''


selanjutnya suseno menutup hpnya dan selanjutnya dia keluar rumah untuk menuju rumah neneknya yg sebetulnya pantasnya di sebut mensend, namun sebelum berangkat suseno pamit pada kedua orang tuanya dan menitipkan uang untuk kebituhan beli peralatan dapur dan isinya.


'' mak aku pamit ke rumah nenek dulu, ini uang untuk belanja kebutuhan sehari hari , minta tolong sama sahabat saya aja mak, emak di rumah aja,'' pinta suseno ssmbil menyerahkan uang


'' iya no , hati hati no'' pesan emaknya


'' assalamualaikum mak''


pamit suseno yg di nalas emaknya


'' wa'alaikumsalam..''


suseno pun melangkah keluar dari ruko dengan jalan kaki , karena di rasa sangat dekat , hanya dengan pakaian kaos oblong dan topi agak lusuh serta sendal jepit, celana yg jauh dari mewah bahkan cenderung terlalu biasa, itulah penampilan suseno saat di kampung,


tak berselang lama dia pun sampai di depan gerbang pintu yg ada penjagaanya . suseno pun mendekat ke salah satu penjaga dan bertanya.


'' assalamualaikum pak, benarkah ini rumah nenek erika saraswati ?'' tanya suseno sopan


satpan yg di tanya tidak langsung menjawab , malah memperhatikan suseno dengan insten,


dari ujung kaki sampai ujung kepala di perhatikanya suseno,


nampak satpam tersebut tersenyum merehkan dan sedikit memperlihatkan ke garanganya satpam tersebut balik tanya,


'' ada perlu apa kamu pagi pagi datang kemari''

__ADS_1


'' mau bertemu nenek'' jawab suseno


'' namamu siapa ?'' tanya satpam itu lagi.


'' nama saya suseno adi prakoso'' jawab suseno masih sabar


'' he... bocah, mau menipu aku ya, mengaku ngaku cucu nyonya besar,. ketahuliah bocah, dengan kedua tanganku inilah, jasat tuan muda suseno ku pindahkan dari keranda ke liang kubur, dan kamu pagi pagi sudah membuat tensiku naik dengan mengaku ngaku sebagai tuan muda, pergi atau ku buat kamu tak bisa merangkak !!!'' hardik satpam itu.


merasa ada gaduh, satpam satunya yg yg umurnya lebih tua yg tadinya setengah ngantuk duduk di pos pun mendekat, nenek erika memang menempatkan penjagaan malam dua orang, karena alasan begadang, biar bisa gantian atau ngobrol untuk menghilangkan kantuk. sehingga performa kerja satpam akan baik. tapu kalo siang cuoup satu orang.


'' ada apa pagi pagi ribut, '' tanya penjaga satunya.


'' ini ada orang ngaku sebagai tuan muda suseno mau nemui nyonya besar'' jawab penjaga yg menghardik suseno


'' apa,?.. punya nyali juga orang ini , udah usir aja, nambah kerjaan aja'' jawab satpam yg baru datang malah menambah suasana panas


'' maap pak, apa nggak sebaiknya panggilkan nenek , biar bapak bapak nanti tau kebenaranya'' perintah suseno


'' apaaaa.. kau merintah aku untuk memanggil nyonya besar kemari... berani sekali kamu''


'' hei... kamu pengemis, pergi dari sini atau aku lempar ke jalan , '' bentak sampam yg lebih muda melangkah mendekati suseno hendak mencengkeram kaus suseno,


namun belum sempat tangan itu menyentuh kerah baju suseno, kedua tangan di tangkap suseno,


merasa teman kerjanya kesakitan satpam yg lebih tua mengambil pentungan dan akan di ayunkan ke tubuh suseno, namun


'' ada apa ini rame rame, '' ucap seorang wanita cantik yg ternyata monika yg lagi lari pagi memutari mensenď,


'' maap nyonya muda,, ada pengemis yg maksa masuk'' jawab penjaga yg agak tua.


'' pengemis yg rajin itu pak, pagi pagi sudah kerja. mana orangnya pak, '' canda monica juga penasaran


'' biar saya usir aja nyonya muda'' jawab penjaga itu lagi


'' jangan pak, kali toh dia memang pengemis beneran dan memang lapar apa salahnya di bantu, bayangin kalo kita kelaparan pak, sakit rasanya'' ujar monika karena dia juga pernah merasakan sakitnya kelaparan karena dihukum ibu tirinya karena merusak pakaian ibu tirinya.


saat menyetrika.


'' itu orangnya di depan gerbang nyonya muda''

__ADS_1


'' coba tak lihatya dulu'' ucap monica


'' mas siapa dan mau apa kemari, '' tanya monica , yg memang belum tau , karena suseno pakai masker dan juga topi ala pedagang buah.


setelah suseno membuka masker, barulah monica kaget,


'' ya tuhan , mas suseno, kenapa nggak ngebel dulu mas, kan bisa penjaga di kasih tau dulu-'''


'' tadi pagi udah menghubungi nenek kok dik, cuma mungkin lupa nenek''...kata suseno


''' oooo ...ya udah ayo masuk mas, tak anterin. pak bukakan pintu pak untuk mas suseno''


penjaga yg melihat suseno lewat pintu yg dibukanya terkaku diam membisu, setelah suseno lewat , penjaga itu ambruk pingsan , sedangkan penjaga yg satunya juga bernasib hampir sama, cuma bedanya penjaga yg satu ini gemetaran kakinya.


suseno yg tau sebab musababnya penjaga itu pingsan pun berbicara pada monica,


'' udah biarkan dulu saja, nggak apa apa kok, cuma pingsan kaget, karena mungkin aku di kira arwahnya saudara kembar saya. nanti juga siuman sendiri, toh temenya masih sadar. '' cap suseno


sebenarya suseno mau menolong menyadarkanya, mengingat perbuatan tadi , maka di urungkanya, biarlah jadi pembelajarannya, batin suseno.


selang sampai di depan pintu, ada dua pengawal yg berpakaian hitam hitam berdasi dan berkaca mata hitam, mereka membungkukan badan hormat pada monica, suseno saat itu memakai masker dan topi bulat yg di pakai saat jual buah di pasar, karena dia tak mau membuat gaduh bila terlihat orang orangnya nenek yg mengenal almarhum saudara kembarnya.


dua pengawal itupun membuka pintu utama sambil menyapa


'' selamat pagi nyonya muda, ''


'' monica pun asal menjawab singkat sambil senyum sedikit,


'' pagi ''


selanjutnya monica menuju ruang tamu yg saat itu sudah duduk menek erika,


'' pagi nenek.... , nek ada mas suseno datang nek,


nenek ngobrol dulu ya nek, aku tak bersihkan badan dulu nek'' ucap monica


'' iya cu .. dan sini cucuku suseno, nenek kangen banget'' sambut nenek erika merentangkan tangan untuk memeluk suseno,


tangis kedua manusia yg ada tali ikatan batin dan beda usia itu pecah, mereka saling peluk untuk melepas kerinduan , lama mereka saling peluk , tanpa sadar monica yg sudah rapi dan kembali ke ruang tamu pun tak kuasa menahan haru, hanya diam membiarkan nenek dan cicu berpelukan untuk saling melepas rindu,

__ADS_1


bersambung


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


__ADS_2