Garis keturunan yg terabaikan

Garis keturunan yg terabaikan
bagai kacang lupa kulitnya


__ADS_3

''ada apa pak? kok mendadak remnya.? '' tanya suseno yg duduknya di belakang.


'' sepertinya ada yg mau cari perkara tuan. biar aku keluar dulu tuan '' jawab pak supandi.


dan harman yg duduk di depan merasa ada yg janggal , tanpa di komando pun ikut keluar.


''ada apa ya ,bang, kok menghadang perjalanan kami,'' tanya pak sumpandi sedikit memaksakan tersenyum ramah


''pakai pura pura nggak tau salah, sudah jelas bapak mau menabrak teman kami pakai nanya '' gertak orang yg pakai kaos putih yg agak lusuh dan di lengan kiri dan kanan banyak tatonya.


''terus gimana bang?'' tanya pak supandi.


'' ya denda uang kaget lah'' suara lantang orang itu lagi.


'' ooo gitu, berapa bang?'' tanya pak supandi masih sabar.


'' sepuluh juta'' ucap orang itu.


suseno yg sedari tadi memang menunggu dalam mobilpun ikut keluar, namun dirinya hanya diam mengantisipasi segala kemungkinan bila teman membutuhkan bantuan.


'' lah... kan yang kaget nggak teman abang aja. aku juga kaget, ya kalo gitu aku juga minta ganti rugi juga lo. , apalagi aku yg kaget nggak aku aja , mobilku tadi juga ikut kaget jadi dendanya dua kali lipat, '' sarkas pak supandi yg di sertai candaan. namun mampu membuat para penghadang marah,


'' bangsat kamu belum tau kamu berurusan dengan siapa, kami ini anak buah bang toni klewer. kalo kamu masih tak mau memberikan denda yg kami tetapkan maka, jangan salahkan aku bila ada kaki yg patah.'' ancam anak buah toni klewer


''lebih baik kamu patahkàn kaki kamu aja, aku rugi mematahkan kaki lamu, malas'' sarkas pak supandi mengejek.


'' bangsaaaat.... minta di kaplok anda ini. udah tua masih lagak''. gertak preman anak buah toni klowor yg lain.


'' udah lah gus, nggak usah banyak omong , ni saya kasih contoh cara nangani orang nggak sopan ama kita'' ucap preman yg lain lagi sambil maju berniat memukul pak supandi.

__ADS_1


dengar bunyi pipi di gampar plaaaak sangat keras dan terdengar suara orang mengaduh kesakitan. '' waduoooooh...''


semua preman itupun terkejut, bagaimana tidak , posisi semua lawan masih tetap pada posisinya tanpa mengeluarkan gerakan apapun , namun kenyataanya temanya tersungkur ke tanah dalam keadaan bibir pecah berdarah.


para preman itu mulai nampak ragu untuk menyerang lagi. akirnya ada preman yg langsung cabut belati untuk menyerang pak supandi, padahal pak supandi merasa tidak melakukan penamparan. tapi kenapa preman itu menyerangnya. karenna merasa tidak siap, pak supandi reflek bergeser dikit dari tempatnya .


namun lagi lagi, terjadi hal aneh, si penyerang berdiri sambil diam membisu dan mematung, matanya melatot seakan berfikir apa yg terjadi. pelan pelan dia melihat ke bawah ke arah pahan kakkakinta sendirii. matanya membulat sempurna penuh kegagetan, namun mulutnya diam , dia masih sook. bagaimana tidak sook , belati yg rencananya untuk menusuk lawanya kenapa bisa menancap di pahanya dengan posisi gagang belati masih dalam gemgamanya .mana mungkin dia menancapkan belati itu ketubuhnya sendiri , batinya . raut muka preman itu seperti amak kecil yg menahan tangis, mulutnya gerak gerak tak beraturan, matanya merem melek, dan.... hik....hik... hik... huaaaaaa.... aaaa.suara tangis yg tandinya di tahan sekarang lepas sambil menahan sakit. benar - benar seperti anak kecil yg nangis. beda dengan tadi yg garang.


tubuhnya pun limbung jatuh terduduk sambil menyemabah pak supandi meminta ampun.


''ampuuuun.... ampuni saya pak, jangan bunuh saya. saya punya istri dan anak masih kecil,'' rengek preman .


sedangkan pak supandi juga bingung, dia tidak melakukan apa apa terhadap preman itu,tapai mengapa preman ini bisa terluka. apa mungkin ini semua yg melakukan tuan suseno. soalnya orang yg paling dekat denganya hanya tuanya. tah salah lagi dugaanya, karena aku dulu pernah buktikan dulu tuanya berlari di ikuti mobilnya berkilo kilo aja tanpa capek, batin pak supandi, sambil melihat tuanya, namun yg di lihat pura pura tidak melihat , namun mulutnya tersenyum.


'' hai... kalian telah melakukan kesalahan dengan melukai teman teman kami kalo kalian tak bertanggun jawab, maka hidup kalian akan ber akhir dengan bang toni klewer.'' ancam preman berbaju putih dan bertato tadi.


'' ya udah bang , berhubung biar urusan selesai, kenapa nggak di panggil sekalian kemari. biar tau yg ber akir itu kamu atao saya. '' ucap pak supandi tenang.


'' aku kalo jadi pimpinan kalian itu. pertama kali yg perlu saya gembleng ya kamu itu. modal omong tak punya keberanian , cuma temanmu yg kamu kobankan, begitu tak mampu gantian pimpinanmu yg lamu adu. preman macam apa dirimu itu, '' hina suseno yg benci dengan orang yg berani modal omong saja.


'' bangsat, bocah kemaren sore berani, menghinaku. mau coba coba apa?'' tantang preman bertato.


'' boleh.... '' jawab suseno singkat yg pada dasarnya sudah benci karena sedari tadi orang itu yg memprovokasi teman temanya.


''cuihhh , tunggu bang toni klewer, mmampus nanti kamu. '' ucap preman itu yg sebetulnya takut, namun dirinya gengsi.


'' tuan muda, sebaiknnya sebelum toni klewer datang , aku tak sembunyi dulu. karena dia mengenal saya lebih dari semuanya ini'' ucap pak supandi berbisik pada suseno, suseno pun sempat punya pikiran bahwasanya pak supandi ketakutan. namun suseno meng iyakan permintaan pak supandi yg masih misteri.


dan tal berapa lama datanglah iringing iringan tiga mobil. yg paling depan mobil jip lumayan bagus, dan yg dua lagi mobil sedan tua yg di corat coret dengan cat semprot warna warni. yg dari mobil jib turun seorang berpakaian kaos lengan panjang, dari ukuran tubunya tampak dia agak kurus namun agak jangkung. tatapn sinar matanya tajam bagai elang , di susul dua orang keluar dengan tubuh tinggi besar dan brewokan lebih garang dari yg pertama keluar, dan yg ter akir keluar, orangnya biasa biasa aja. tinggi nggak, pendek juga nggak ,wajahnya juga cenderung tampan, dia memakai topi hitam .

__ADS_1


dan yg paling mengerikan dari setiap mobil mobil sedan, keluar keluar lima orang berwajah sangar sangar, jumplah mereka yg keluar dari mobil sedam berjumlah 10 orang. dari setiap orang membwa senjata pentungan,dan ada juga yg membawa pipa besi .


'' japrak, kenapa kamu memanggil ku dengan kode 3. ?'' tanya yg keluar dari mobil jip yg berpenampilan biasa biasa aja itu dengan nada standar.


'' itu bang, ada pengacao yg yg ingin berurusan dengan abang'' fitnah preman yg bertato yg di panggil japrak.


'' kamu tidak mampu menangani ya'', ucap orng ber postur biasa yg teryata pimpinan mereka yg bernama toni klewer.


'' iya bang dan maap bang, dia memang hebat bang, teman teman sampai terluka bang.'' ucap japrak gemetaran.


'' mana orangnya , penasan aku.'' ucap toni


'' itu bang '' jawab japrak , sambil menunjuk ke arah suseno


toni pun berjalan ke arah suseno , dia memandang insten terhadap suseno .


'' kamu yg melukai anak buahku'' tanya toni kalem namun pandangan matanya sarkas ,dan tajam.


'' tapi, mereka yg cari perkara duluan bang, '' sanggah suseno,


'' aku nggak nanya itu, aku cuma bilang kamu yg melukai anak buaku. itu aja. '' ucap toni kewer sambil melotot.


''tidak bang. mereka sendiri yg melukai dirinya sendiri'' tukas suseno.


''kamu mau mengelak ya'' ucap toni sambill mencengkeram kaos suseno.


melihat gelagat yg kurang baik pun oak supandi keluar dari mobil sambil berkata


'' bagai kacang lupa kulitnya kamu ton''

__ADS_1


bersambung


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


__ADS_2