
marketing itu gemetaran, dalam hati dia berfikir ,tamat sudah diriku ini kenapa aku slalu tidak kontrol diri sedikit aja. tapi bagaimanapun semua sudah terlanjur. semoga masih ada sedikit welas asih dari mereka kalo aki kalah, ucap marketing wanita itu dalam hati.
sedangkan manajer yg memegang kartu merasa ciut hatinya, bagaimanapun tadi dia sempat memandang sebelah mata. dengan tangan sedikit gemetaran manajer itu menerima kartu dari suseno , lalu masukan menggesekan kartu ke mesin pembaca kartu, terdengar suara tiiiing dari mesin pembaca bahwasanya transaksi telah berhasil.
dengan berhasilnya transaksi, terdengar suara bruk, ternyata suara yg berasal dari marketing menjatuhkan diri dengan lutut di tekuk , nersujut.
'' mohon sudilah tuan dan nyonya besar untuk saya yg bodoh dan nista ini, aku mohon pengampunan, '' ucap marketing itu memohon sambil bersujut
'' cuiiih.... mana tadi kepongahanmu dan kesombonganmu, bukan kah dirimu tadi yg sudah meminta persyaratan dan perjanjian. aku hanya meminta janji. '' ucap monika
'' kamu harus menempati janjimu, itu sudah menjadi konsekuensi ucapanmu sendiri, maka dari itu, mulai hari ini ajukan surat permohonan mengundurkan dirimu, atau kamu saya pecat tidak hormat karena kamu tidak kompetents dalam bekerja,'' ucap manajer menimapli.
melihat tangis dan wajah sendu milik marketing itu, suseno sedikit merasa iba,
'' tunggu, siapa namamu nona, dan apakah kamu sudah berkeluaga, '' tanya suseno yg membuat monica jadi sedikit berasumsi dalam pikirannya. ,,apa mungkin suseno tertarik dengan gadis itu,, tanya monika dalam hati, namun mencoba untuk diam dulu, menunggu keputusan suseno.
'' saya sudah punya anak satu baru sekolah tk tuan nama saya dwi susanti tuan. '' ucap marketing yg bernama dwi susanti.
''baiklah, kali ini aku maafkan di karenakan kamu punya kelyarga, apalagi punya anak kecil. aku tidak mau merusak masa depan anakmu dan keluarga , asal kamu mau merubah sikapmu, bagaimana, apa kamu bersedia'' ucap suseno.
'' terima kasih tuan... terimakasih nyonya. '' ucao dwi
'' iya saya maafkan, ini semua kulakukan karena melihat masa depan anakmu, bimbing dan didik anakmu ke arah yg menjanjikan'' ucap suseno ,
'' dan pak menejer, tolong kasih kesempatan ke anak buah bapak , demi anaknya pak'' lanjut suseno yg di tujukan pada manajer,
'' baiklah, kalo tuan berkehendak demikian. '' ujar menejer itu
sunnguh mulia hatimu mas suseno, alangkah b?bahagianya bila aku bisa mempunyaimu mas, tapi apa itu mungkin, ? monolok hati monica
__ADS_1
'' kiranya semuanya sudah selesai permasalahanya, dan tolong mobil mobil itu di antar ke alamat ini pak, '' ujar monika sambil menyodorkan kartu nama.
'' ee... baiknya hanya mobil yg mahal itu aja yg di kirim ke alamat nenek, yg satunya kirim aja ke alamat ini'' ucap suseno sambil menulis alamat di karenakan dia belum punya tempat tinggal yg permanen.
suseno dan monica pun keluar dari diler , dan masuk ke mobil monica ,
'' terus baiknya kita kemana mas, '' tanya monika yg memang pingin dekat dengan suseno.
'' terserah dik monika aja, saya kurang tau wilayah sini, saya ikut aja''
'' bagaimana kalo kita makan makan dulu di resto, aku lapar mas'' ujar monika mencari alasan.
'' baiklah... sekalian juga aku masih ada banyak pertanyaan yg perlu kutanyakan sekaligus ku ketahui.'' jawab suseno
'' monica pun membelokan mobil ke arah resto yg terdekat searah perjalanan, sengaja monica tidak pilih pilih restauran tujuanya hanya pingin dekat dengan orang yg wajahnya sama persis dengan mantan suaminya yg sangat ia cintai
''kalo aku sih kurang suka dengan masakan moderen, aku lebih suka warung pinggir jalan yg menyajikan menu menu tradisional. '' ucap suseno
'' nggak apa apa, santai aja, ini juga demi kamu '' suseno berkata tak menyadari kalimatnya membuat orang lain gagal fokus.
sedangkan monica mendengar kalimat demi kamu , jiwanya tertersesat dalam lamunan keindahan ,
setelah mereka mencari tempat duduk, mereka memilih pojok yg memang cocok untuk ngobrol.
'' mas suseno udah punya pacar belum di kampung, '' untuk mencairkan suasana monica memulai obrolan sambil menunggu pesanan.
'' belum sama sekali. , siapa yg mau dengan aku ini, orang miskin,'' ujar suseno merendah
'' mas bohong ya, mas itu ganteng , gagah dan bela diri mas juga hebat, siapa gadis yg menyukai mas, munafik mas bila ada wanita bilang tak suka pada mas suseno'' ujar monika yg tanpa sadar mukanya memerah karena telah menyanjung suseno.
__ADS_1
'' monica... '' tba tiba ada suara yg memanggil, monica . monika dan suseno menoleh ke arah suara, terlihat laki laki berpakaian perlente, jas safari berpadu dengan baju putih,kalo di lihat cara berpakaian , sepertinya dia anak pengusaha, atau mungkin pengusaha.
monicapun mengerutkan kening, tapi untuk mengingat ingat, tapi memang srperti familiar , tapi siapa ya. batin monika
'' lama tak jumpa, kamu semakin cantik aja, beda waktu kamu kuliyah dulu, kamu sekarang bertambah seksi dan cantik,'' ucap orang itu.
''eee... kamu siapa? sepertinya kamu salah orang deh'' ucap monica yg tidak suka dgn orang itu, yg tidak di sukai monika adalah cara pandang orang itu yg jelalatan,
bukanya menjawab pertanyaan monica , bahkan mengabaikan mereka berdua ,orang itu ikut duduk di meja monica,
'' hai... kamu siapa, kenapa duduk di depan mantan ku, dan pakaianmu,, hiiii... tak pantas kamu duduk di sini, depan nona cantik, sana pindah agak jauhan , aku mau bicara dengan gadisku,'' ucap pria itu pada suseno dengan sikap sok dan arogan.
melihat sikap orang yg arogan dan tidak punya malu, monica pun berencana meninggalkan tempat itu berbarengan dengan suseno berdiridan berucap
'' maap saya hanya pembantu dari nona ini, dan mohon ijin aku tak pindah sana.''
suseno berdiri dan pindah bukanya takut. namun dia ingin tau dan menguping, tujuanya dia ingin menyelidi siapa dia sebetulnya. kenapa kenal dengan monika, ada kaitanya dengan kejadian kejadian di keluarganya tidak,.
'' mas...kok....'' belum selesai monica bicara, suseno mengkode dengan gerakan tangan, dan kedipan mata, meminta monica masih di tempat. monicapun mengerti dan duduk kembali.
dan saat berjalan melewati monica, suseno membisikan kalimat yg pelan dan santai biar orang tadi tak curiga dan mendengarnya.
'' mengalah bukan berarti kalah, kamu layani bicara orang itu dulu. aku mengawasimu'' ucap suseno pelan.
'' baiklah... siapa kamu sebetulya, aku sudah lupa'' ucap monica molai bicara
''masih ingatkah waktu kamu merayakan kelulusan sekolah sma, waktu itu kamu sangat susah di ajak keluar, kebetulan adik adik tirimu dan ibu tirimu memberi ijin kamu untuk keluar,
dan kamu di jebak dalam pesta itu sehingga kamu mabuk berat , dan tak sadarkan diri'' ucap lelaki itu memulai cerita. dan berhenti sejenak untuk minum minuman yg di pesan suseno yg belum sempat di minum.
__ADS_1
bersàmbung
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...