
'' o ya mbok, apa kabar? Lama kita tak bertemu, aku kangen si mbok'' . Ucap monica memulai bicara .
'' iya non, aku juga begitu. Setelah si enon nikah. Sama sekali non tak pernah pulang , apalagi melihat si embok. ''. Ucap simbok sendu.
'' bukan aku tak mauelihat siimbok. tapi semenjak suamiku meninggal ,aku di perintahkan untuk menggantikan suamiku mengelola perusahaan ini. Tentunya hari hariku sangat sibuk dan lagi aku datang ke rumah itu untuk apa mbok? Semua orang memusuhiku dan papa kandungku juga tak pernah memperhatikan ku.'' ucap monika sambil meneteskan air mata , dia teringat kejadian, di mana monica tak pernah di anggap. Bahkan setiap hari siksa dan siksa yg di rasakan.
'' udah non, nggak usah di pikirin, simbok setuju dan bahagia si non monica bisa keluar dari rumah itu. Bahkan dengan kedatangan simbok ke mari berarti sudah berhenti bekerja dari sana non, karena simbok sudah tak ada kerjaan dan juga takut datang ke sana lagi.'' kara simbok
Pak sungkono dan suseno juga ikut sedih setelah mendengar cerita si mbok kasiati.
'' lo.. Kok takut mbok?'' Tanya monica heran.
''semua karena ini non'' tunjuk simbok sambil merogoh kantong bajunya.
Terlihatlah sebuah hp jadul dalam gemgamanya si embok kasiati.
'' apa ini mbok? Dan maksutnya gimana?'' Tanya monika yg tidak tau maksut mbok kasiati.
mbok kasiati pun akirnya menyalakan hp jadul itu dan mencari rekaman suara lalu memutarnya.
terdengarlah suara rekaman pembicaraan tiga orang wanita yg di ketahui dia adalah ibu tiri monika dan juga kedua adik tiri monica.
monica pun setelah mendengar percakapan tadi terkulai lemas . suseno pun langsung sigap menangkap tubuh monika dan memapahnya menuju kursi kemimpinanya. Setelah itu suseno berniat mengambilkan air minum untuk monica, namun kalah cepat dengan pak sungkono. Melihat bahwa suseno berniat mengambil air minum untuk monika dan di urungkan, hati sungkono nggak enak ? Maka di berikan air itu pada suseno.
__ADS_1
'' tuan tolong kasih minum dulu ibu monica biar sedikit tenang.''
'' terimakasih pak''. Kata suseno sambil meminumkan air putih ke monica.
''sama sama tuan'' jawab pak sungkono .
stelah meminum, monica pun sedikit tenang perasaanya.
'' maafkan simbok non , sinbak nggak bermaksut membuat seperti ini.'' kata simbok nggak enak hati.
'' nggak apa apa mbok. Justru aku senang dan berterima kasih sama simbok. bagaimanapun ini sangat penting buatku. Sehingga aku bisa hati hati dan bisa menyikapi perbuatan mereka. cuma yg tak ku mengerti, kenapa mereka masih mengganggu aku walao sudah tak ada sangkut paut dengan mereka. Dan apa harta ayah kurang untuk mereka?'' tanya monica seperti pada diri sendiri.
'' sebaiknya kita harus tegas, dan hp ini biar aku ganti ya mbok, nanti akan aku gunakan salah satu bukti , dan juga simbok sebaiknya tak usah balik lagi ke keluarga minanto.untuk sementara ikut ibu monica dulu aja, sampai semuanya ini selesai, dan juga saya sarankan tapi kalo memang ini di terima, kalo tidak juga masih ada jalan lain.''terang pak sungkono.
''saran saya, sebaiknya ibu monica cepat cepat nikah supaya kalo mereka bertindak terhadap ibu monica biar berfikir dua kali. Dan mulai sekarang, ibu monica selalu di dampingi bodyguard kemanapun.'' saran pak sungkono yg membuat monica dan suseno saling pandang
'' sebaiknya nanti aku pulang bareng monica aja pak, biar sekalian aku mengawasi monica sampai dia menikah nanti.'' ucap suseno
'' ha...ha...ha. Kenapa nggak langsung di halalkan aja tuan ''. goda pak sungkono.
'' e... Anu pak ... Sepertinya lawan mainya tidak suka pak, '' jawab suseno sambil melirik monica.
monica yg belum sadar dan tidak mengerti arah bicara suseno pun cuma melihat insten pada suseno.
__ADS_1
'' betul begitu ibu monica?'' tanya pak sungkono pada monica.
monica yg kurang peka akan pertanyaan pak sungkono jadi glagapan di tanya.
'' be...tul...., betul apanya pak. Saya tidak mengerti.'' ucap monica bingung.
'' itu, tuan suseno melamarmu untuk di jadikan suami, dan karanya kamu tidak bersedia menerima lamaranya.'' kata pak sungkono menjelaskan.
'' siapa yg bilang tidak mau, justru aku mengharapkan sepanjang nafasku kok pak.'' jawab monica yg asal sesue hati lalurinya. Namun sehabis ngomong dan setelah sadar, mukanya jadi memerah dan malu. Karena pengakuanya yg tanpa filter malu sedikit.
''nah, ruan tau sendiri kan? Lamaran tuan di terima oleh ibu monica.
walau ini lamaran bukan pada tempatnya tapi tenang aja, aku sebagai wakil dari orang tua kalian akan menguruskan pernikahan secepatnya. Tentunya tak rembukan dulu sama nyonya besar , atao nenek kalian.''
'' jangan pak'' kata monica yg spontan karena malu
'' iya pak '' kata suseno bersamaan dengan kalimat mobica.
'' lo.. Yg benar yg mana ni?'' tanya pak sungkono yg dua jawaban yg sama tapi beda bertolak belakang artinya.
'' ya terserah pak sungkono aja aku bersedia tapi aku malu''. Ucap monica yg mukanya seperti tomat merah, dia sangat bahagia juga malu hatinya.
Bersambung
__ADS_1
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...