Garis keturunan yg terabaikan

Garis keturunan yg terabaikan
Draft


__ADS_3

Moli siang itu langsung pergi meninggalkan hotel laknat setelah kakak ipar dan temanya yg di anggap bagai hewan. Hatinya kini sudah tak punya nalar, moli berjalan gontai menelusuru jalan, dia sudah tak punya akal sehat untuk berfikir, dan juga fikiranya kacau. Apalagi dengan dandanan tubuhnya yg tak ter urus , mirip dengan orang gila aja. Moli berjalan tiada arah, dengan rasa tubuh yg letih dan terasa sakit semua berjalan tanpa arah. Tak terbesit dalam pikiranya untuk naik taksi dan pulang. namun entah apa yg ada dalam benaknya. saat ini dia tak ada gairah hidup. Kadang terbesit pikiran untuk mengakiri hidup aja bila mengingat pelecehan yg dilakukan kakak iparnya dan temanya terhadap dirinya.tanpa terasa tubuhnya sudah terbawa kakinya menuju jembatan yg di bawahnya terdapat bebatuan yg besar besar serta ada aliran air yg deras. Moli berhenti sejenak di pinggiran jembatan, entah setan dari mana yg menghasut akal dan pikiiranya. Terlintas di benaknya untuk mengakiri hidupnya yg dia rasa sudah tak ada faedahnya untuk bertahan hidup. Moli merasa sudah tak perlu lagi untuk hidup. Belum lagi nanti bila perbuatan dua orang biadap itu menghasilkan anak. Lalu anak siapakah itu nantinya, merasa dirinya sudah tak sanggup lagi untuk meghadapi dunia ini .


'' apa begini perasaan monica dulu waktu dirinya dan keluarganya menyiksanya, oh.. Maapkan aku monik, mungkin ini dosa yg aku harus terima dari perbuatanku dulu terhadapmu'' batin molli yg teringat akan nasib monica kakak tirinya yg di jahatinya bersama kakak dan mominya.


'' maapkan aku mam... Anakmu ini sudah tak sanggup untuk menanggung beban aib ini. Biarlah aku menghilang dari bumi ini dan jasadku hilang terbawa arus sungai. Maapkan aku pa, walau dirimu tak pernah memperhatikan tentang bgaimana moli hidup. Namun molli yakain bahwa papa sangat sayang pada anak anakny. Maapkan anakmu ini yg belum berbakti pada mu pa.., selamat tinggal papa, mama, dan juga kakak, tolong pesanku, jangan usik saudaraku yg bernama moli, pesan ini saya masukan ke memori hape, biar nanti tidak ada saling tuduh dan fitnah atas kematian ku nanti. Ini murni atas dasar hatiku yg ingin mengakiri hidup ini yg teramat kejam untuk ku. Aku yg telah di lecehkan dua orang yg tak ku sebutkan namanya, biarlah tuhan yg membalas dosa dosa mereka terhadapku. ''.

__ADS_1


Lalu molli memasukan hp nya kedalam tasnya, selanjutnya tas itu di letakan asal di pinggir jembata dengan harapan bila ada yg menemukan tasnya, dan tas itu di berikan ke keluarganya, dengan harapan mereka tidak menuduh dan memusuhi monica lagi.


Selanjutna molli berjalan ke pinggir jembatan dengan tatapan mata kosong. Moli berjalaan pelan namun pasti. Saat ini yg ada dalam pikiranya hanya pergi jauh ke alam sana yg tak ada orang lain menemukanya.


''AAAaaaaaa...... '' terdengar suara dari molli yg sangat nyaring bersamaan tubunya yg melayang jatuh ke bawah kali yg penuh dengan bebatuan yg besar besar.

__ADS_1


pemuda itu berhenti sejenak dari berjalanya karena sayub sayub dia mendengar jeritan seorang wanita. Namun anehnya jeritanya tidak meminta tolong.


'' aku tadi mendengar suara jeritan seorang perempuan, tapi siapa ya?. Apa mungkin penghuni sungai ini.? Atao... Ah.... Masa bodoh. Apes banget aku hari ini. Hampir seharian memancing, tapi tak satupun ikan aku dapat. Apes ...nian hari ini'.'' monolok batin pemuda merutuki nasibnya sendiri.pemuda itu pun melanjutkan lwngkahnya sambil menggertu merutuki nasibnya. Namun baru beberapa langkah , dirinya berhenti lagi karena melihat di tengah sungai yg airnya deras , terlihat sesuatu yg tersangkut batu besar yg ada di tengah aliran air yg sangat deras.


'' apa itu. Sepertinya tubuh manusia, apakah masih hidup atau sudah meninggal.'' gumanya dalam hati

__ADS_1


bersambung


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


__ADS_2