
''sebentar bos. ... , ini uang beneran apa uang koran kamu gunting gunting terus kamu amplopin. '' tanya heri yg kali ini ragu. pasalnya heri jadi sahabat suseno udah lama. jadi tau siapa suseno. jangan kan uang puluhan ribu. uang recehan aja waktu suseno masih dagang buah di kampong di pertanyakan.
'' ya ampun heri. kok kamu nggak percaya sama aku her '' tanya suseno yg juga memaklumi kerguan heri.
'' nggak juga no.cuma aku heran dengan mu yg dulu sama yg sekarang. no'' ucap heri
'' percalah... itu uang asli. dan aku dulu itu masa lalu. yg sekarang dan kedepan aja kita pikirkan. '' ujar suseno
''udah...pokoknya gunakan dulu itu uang yg penting beli hp, selehnya terserah kalian. itu gaji pertama kalian walao belum bekerja. '' ucap suseno
'' apa no.... ini gaj?, sebesar ini no, ? ucap heri melotot takjub, beda dengan harman ,wardi dan sutando. mereka hanya melingo tak percaya.
pasalnya di kampung ngumpulin duit dua juta aja bisa setahun. la ini 20 juta sebulan,
'' no kamu jangan royal no, bagaimana kalo nanti duit kamu habis, '' komentar wardi.
'' aku mengambil keputusan macam ini udah saya rembuk dengan bawahan saya sekaligus calon istri saya, dia pemegang perusahaan atp grup, sampai saat ini. '' ucap suseno
'' terserah kamu lah no, aku hanya manut nurut, tapi kalo sampai kamu nggak punya uang jangan salahkan kami. '' ucap heri was was mengkawatirkan suseno sebagai sahabatnya. heri belum tau aja, bahwa uang yg di keluarkan suseno saat ini sangat tak ber arti untuk keluarga suseno.
'' ya udah her, kuterima kekawatiranmu, namun suatu saat nanti kamu akan tahu sendiri apa dan bagaimana ini harus terjadi. dan yg ku pinta kamu setia dan bekerja padaku dengan baik, kalo kalian mau. kalo tidak mau bekerja dengan aku juga tinggal ngomon, namun yg ku pinta kalian tetap lah jadi sahabatku selamanya. '' pinta suseno pada teman temanya.
'' beres bos ,kami akan ikut bos suseno ,dan berikrar setia kawan. '' ucap wardi yg kelihatan setengah bercanda tapi mimik wajahnya menampakkan keseriusan.
'' bersedia ''
'' bersedia ''
'' saya mau''
ucap teman teman suseno bergantian.
__ADS_1
'' ya udah, kamu wardi dan harman, ayo ikut saya ke perusahaan , beli hpnya sehabis dari perusahaan aja, dan buat kamu, heri,..kamu nanti sore ke rumah nenek itu yg ada di depan ruko ini ya , tak tunggu.'' ucap suseno membagi orang orannya.
'' rumah gedong itu...... no. itu.....it... itu mah bukan rumah no , tapi ak...aku.'' ucap heri terbata bata karena baru melihat rumah sebesar dan semewah itu.
'' udah.. itu rumah aku kok, nggak usah takut. bilang aja ingin menemuiku. dan untuk kalian teman temanku, kalo kalian ketemu aku di rumah nenek tolong jangan panggil aku seperti biasa. panggil tuan aja , soalnya aku menghargai perasaan nenek. beda lagi bila kalian ketemu aku di perusahaan misalnya, kok aku lagi pakai pakaian resmi, jangan panggil namaku, tapi bila pakaianku preman atao biasa aja, panggil namaku saja. jangan tuan. mengerti teman.,'' kata suseno memberi pengarahan.
'' mengerti tuan '' saut teman teman suseno seperti bercanda.
'' ayolah kawan jangan begitu.'' pinta suseno ,yg merasa kurang pas karena saat itu dia lagi pakai pakaian santai
'' iya iya no , kami ngerti. nggak usah kawatir masalah itu.'' jawab heri menengkan perasaan suseno.
'' ok kalo begitu, ayo berangkat harman dan wardi ikut aku. oh ya pak dan mak, mohon bapak sama emak tinggal disini dulu aja ya mak, bukan aku tak mengajak mak dan bapak hidup susah, tapi nanti kalo kaeadaan sudah memungkinkan , emak sama bapak saya ajak ke rumah nenek'' ' ujar suseno nggak enak hati karena orang tua angkatnya cuma tidur di ruko.
'' nak, kamu itu anaku ,seharusnya yg ngomong begitu itu aku, tapi kalo masalah tinggal, jujur saja aku nyaman di sini. bisa mengerakan badan. beda kalo di rumah nenekmu. malah nanti aku pegel pegel badan karena bingung nggak ada kerjaan. udahlah no. kamu pikir aja dirimu baik baik, orang tuamu hanya bisa berdoa dan mengharapkan dirimu sukses dan bisa hidup bahagia nanti'' ucap mak parmi haru sambil memeluk suseno.
'' terima kasih mak ,pak, atas doanya. dan susrno pamit mak pak.'' pqmit suseno sambil melepas pelukan emaknya.
'' halo pak supandi tolong jemput aku di ruko depan mansend nenek ruko nomer 6 ya pak. pakai mobilku aja.'' pinta suseno setelah menghubungi lewat hp.
'' iya tuan muda. mohon di tunggu sebenrar'' jawab supandi
setelah mematikan hp , selang beberapa menit terlihat mobil mewah yg baru di beli suseno warna merah tua. teman teman suseno melongo melihat mobil yg begitu mewah,
benar benar nasib suseno sangat bagus. seandainya aku itu suseno... wah alangkah bahagianya . batin teman teman suseno.
kelurlah seorang yg sudah cukup umur yg berpakaian serba hitam dengan membawa dasi ser sepatu yg hitam mengkilap. orang itu mendekati suseno dan teman temanya serta orang tua angakt suseno.
" tuan muda , mohon maap bila saya terlambat" ucap pak pak supandi sambil membungkuk hormat.
" nggak pak, nggak apa apa. oh ya pak supandi. tolong bila aku berpakaian biasa seperti ini jangan panggil aku tuan. kecuali aku berpakaian formal ," pinta suseno.
__ADS_1
" saya tidak berani lancang tuan muda. mohon maafkan atas kelancangan saya yg berani membantah permintaan tuan muda" ucap pak supandi menunduk.
teman teman suseno pun heran dan takjub. sopirnya aja perlente dan formal kayak gitu, bagaimana sebetulnya kehidupan leluarga neneknya suseno. sangant mengerikan.
" ya udah lah , terserah pak supandi. ayo pak berangkat, tapi pakai mobil yg itu aja pak. masalahnya kita berempat, sedangkan mobil yg merah itu cuma muat dua orang" perintah suseno.
" baik tuan muda. " kata pak supandi
" waduh no... eh tuan muda. baru pingin tau rasanya naik mobil mewahalah nggak jadi, " gurau harman
" kapasitas mobil yg merah cuma muat dua orang man. masak kamu mau duduk di belakang" ucap wardi.
" ya belakang lah. kan yg depan buat pak sopir sama yg punya mobil." jawab harman lugu. atau apa adanya.
" belakang mobil maksutku, alias ditinggal" goda wardi
" kuampret, asem tenan, kena tipu aku" jawab harman sambil bersungat sungut.
" udah ayo berangkat pak, kalo ngrasain omongan temen temen bisa gila kita pak" perintah suseno ,setelah mereka berada dalam mobil
" baik tuan, ,namanya juga anak muda tuan, kalo bercanda ya suka gitulah. terus kita kemana tuan.? " tanya supandi.
" ke perusahaan , aku mau menemui monica pak" kata suseno
" itu kan perusahaan tuan sekarang. dan semuanya yg di bawah kendali atp grub sekarang sudah berpindah nama tuan suseno termasuk mansend yg di tempati nyonya besar " kata supandi.
" iya.. tapi semua biar di kelola orang lama pak. aku hanya sebagai pengamat seperti nenek, aku saat ini hanya kepingin menijau seperti apa perusahaa yg di kelola keluargaku." jawab suseno.
lagi asik ngobrol tiba tiba mobil mengerem mendadak. terlihat di depan mobil ada lima orang yg menghadang mobil suseno.
bersambung
__ADS_1
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...