
'' kalo boleh tau siapa nama orang teman kakek itu pak ?'' tanya suseno antusias.
'' kalo nggak salah namanya kosim, tapi ampai sekarang saya tidak tahu dimana sekarang orangnya.'' jawab pak supandi.
'' kalo aku punya guru di kampung namanya juga kosim. panggilanya abah kosim.'' kata suseno menjelaskan.
''benarkah? umuranya berapa?'' tanya pak supandi.
'' kalo nggak salah, sepuluh tahunan lebih tua dari pak supandi. '' jawab suseno.
'' sepertinya memang dia orangnya. oh ya, kapan kapan bolehkah aku menemuinya tuan?'' tanya pak supandi antusias.
'' boleh pak, dan nanti dua bulan lagi saya kuga pulang njenguk abah kosim sekaligus ada hajat nantinya di kampung. '' kata suseno.
'' hajat apa tuanku, bolehkah aku ikut serta?'' tanya pak supandi.
'' boleh saja pak, bahkan harus ikut, dan wajib ikut pak supandi itu.'' pinta suseno.
'' suatu kehormatan buat saya tuanku.'' ucap pak supandi.
'' aku di ajak nggak no?'' tanya wardi.
__ADS_1
'' iya no , aku juga kan no, aku di ajak kan?'' kali ini harman yg celoteh.
'' iya iya. Kalian nanti juga ikut, '' jawab suseno sambil senyum.
'' emang ada acara apa to no? sepertinya sangat penting sekali.'' tanya wardi penasaran.
'' ada aja, nanti juga kalian akan tau sendiri, haa...haaa...ha... '' tawa suseno yg berhasil membuat temanya temanya penasaran.
Tak terasa mereka sudah sampai di pelataran parkir di depan gedung yg menjulang tinggi,
'' kita sudah sampai tuan, sebaiknya tuan pakai masker dan topi. Karena rata rata semua karyawan di sini pada tau siapa suseno saudara kembar tuan .'' uacap pak supandi memberikan peringatan .
''Baiklah pak, terus kalao aku mau menemui monica kemana pak?'' tanya suseno.
'' baiklah pak, aku sudah mengerti.'' jawab suseno
mereka bertiga yaitu suseno ,wardi dan harman pun melangkah mengikuti petunjuk pak supandi.
Namun belum sempat mereka masuk ke lif yg di kususkan untuk pembesar dan tamu eklusif perusahaan mereka di hentikan dua wanita repsesionis , karena dari pandangan mereka, suseno dan dua temanya berpakaian biasa biasa aja. Tidak tampak tamu istemewa maupun pentolan perusahaan.
'' e... Tuan tuan, tunggu dulu, tuan mau kemana dan hendak menemui siapa, mohon maaf tuan , tuan harus melewati repsisionis dulu dan mengisi buku tamu dulu''. pinta salah satu wanita yg di dadanya terpampang nama dwi l.
__ADS_1
'' oh ya, maapkan kami, saya ardi dan ini dua teman saya yg bernama wardi dan harman. Kami datang untuk menemui ibu monica.'' jawab suseno yg menyebutkan nama tengahnta biar tak di ketaui karyawanya.
'' sudah ada janji tuan ?'' tanya wanita satunya yg di dadanya ada bed nama bertuliskan nama susi A.
'' kalo masalah janji, di bilang janji ya. Di bilang tidak janji ya iya.'' jawab suseno sedikit kelakar.
Namun justru karena ucapan suseno itu, membuat dua wanita repsesionis itu jadi sedikit memperlihatkan kejengkelanya.
'' tuan tuan, kalo berniat kesini hanya untuk main main , tuan salah tempat, dan sepertinya tuan tuan sekalian ini tersesat, di sini perusahaan besar dan bonafit , jangan untuk bertemu dengan ibu monica. Untuk menemui karyawan yg tingkat dan jabatanya menengah ke bawah, sepertinya tuan tuan ini belum memenuhi syarat. Maka sebaiknya tuan urungkan niat dan pulang aja, sebelum ku panggilkan keamanan di sini.'' usir dwi l yg melihat pakaian suseno dan dua temanya seperti biasa biasa aja. Bahkan cenderung agak lusuh.
'' baiklah , kalo memang tak di perkenankan saya naik dan menemui ibu monica, minta tolong panggilkan ibu monica ke mari. Biar ibu monica aja yg menilai kami, layak tidak aku sebagai tamunya atao tidak.'' pinta suseno pada repsesionis itu.
'' kalian ini siapa yg main perintah kami. Mau keluar baik baik atao terpaksa kami panggil sekuriti untuk menyeret anda semua''. bentak wanita yg bernama dwi l itu pada suseno dan dua temanya.
'' mbak dwi l, plis deh ijinkan aku naik dan menemui ibu monica atau panggilkan ibu monica kemari kalo memang tidak di ijin kan menemuinya''. pinta suseno sambil menelakupkan kedua telapak tangan di depan dada seperti yg dilakukan para biksu.
'' hai... Mas mas, aku sudah sering menghadapi orang orang macam anda ini, dasar manusia tak berguna. bisanya membuat ulah dan mengganggu orang kerja. Sekuriti.... seret orang ini keluar, dia perusuh.'' kali ini susi A yg bicara.
Namun belum sempat sekuriti datang , terlebih dahulu pak sungkono keluar dari lif, dan berhubung suseno memakai masker, jadi pak sungkono tidak mengenalinya.
Bersambung
__ADS_1
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...