
'' kamu to her, yg datang... bapak udah siuman dan tinggal nunggu memulihkan tenaga nya saja'' ujar mak parmi
'' alhamduliĺlah... '' jawab rukin bersyukur.
'k'ita ngobrol di luar aja. biar bapak istirahat dulu'' lirih mak parmi pelan
'' iya mak '' ujar heri
ketika mereka beranjak pak rukin tiba tiba bangun
'' aku tak ikut keluar. gerah dan pegel tidur terusan. ''
'' eee bapak dah bangun, gi mana pak keadanya keadaan bapak saat ini.'' tanya mak
'' udah baikan bu. syukur ada anak kita suseno kalo tidak ada suseno entah nasibku'' ujar pak rukin.
'' udah pak. puji syukur , semua sudah kehendak ALLAH pak. semua sudah terjadi. baiknya tenangkan diri dulu aja dan istirahat'' ucap mak parmi
'' nggak bu. capek..tidur terus, mau ikut nggobrol di luar aja bu. ngadem,'' jawab pak rukin
'' bener sudah nggak apa apa pak? '' tanya parmi istrinya memastikan.
'' benar bu ne.'' jawab pak rukin.
'' suseno mana bu'?'' lanjut pak rukin
'' ada tu di ruang tamu, kebetulan nunggu bapak '' ujar mak parmi
__ADS_1
'' ya udah yok temui suseno. heri... tolong tuntun bapak her. kakiku masih sakit buat jalan her'' pinta pak rukin pada heri
'' ayo pak'' jawab heri,
mereka ber empat akirnya kumpul di ruang tamu.bergabung dengan suseno yg masih merenung di kursi
'' sebaiknya kalian ngobrol dulu. biar emak bikin minum buat kalian. sekalian goreng sukun buat cemilan kalian'' ucap emak
'' pak gimana pak . udah baikan badan bapak'?'' tanya suseno pada ayahnya.
'' alhamdulillah nak suseno. berkat pertolonganmu aku sudah baikan. mungkin besok udah bisa kesawah lagi nak.'' jawab pak rukin.
'' alhamdulilah ...pak. tapi kalo masih lemes gak usah di paksakan pak, tunda dulu aja perkerjaan sawahnya beberapa hari. insya Allah , tak bantu bila aku habis dagang pak'' komentar suseno
'' gak usah nak , kamu fokus pada pekerjaanmu aja. nanti kalo kamu nggak konsen malah bisa nggak untung daganganmu karena salah itung nak'' bantah pak rukin.
''ini minum dan makananya udah jadi. ayo ngobrol penting sambil rilek nyemil sukun goreng. manis dan gurih lo sukunya'' sela mak parmi yg datang dari dapur sambil bawa nampan yg berisi gelas kopi dan sepiring gorengan dan meletakan di atas meja.
'' nak suseno. emak tak cerita tentang siapa dirimu , tapi ku mohon setelah cerita saya selesai tolong nak suseno akan bijak dalam dalam mengambil sikap. soalnya ini menyangkut siapa saya, siapa tamu yg kemaren dateng, dan yg ter penting siapa diri kamu yg sesungguhya.''
'' maaf mak... '' sela heri dan di lanjutkan berkata '' sepertinya ini omongan yg bersifat pribadi dan rahasia, sebaiknya aku tak keluar dulu. nanti kalo udah selesai tak kemari lagi''
'' jangan her... kamu itu udah saya anggap keluarga. jadi ku mohon bantu aku kalo kiranya aku tidak mampu berfikir dan juga bisa memberi saran terhadapku. toh hanya mendengarkan saja. iya kan mak? '' sergah suseno pada sahabatnya heri, yg di lanjutkan bertanya pada emaknya.
'' itu terserah nak suseno saja'' ujar emaknya.
'' baiklah. terserah kamu no'' ucap heri pasrah.
__ADS_1
sedangkan pak rukin hanya diam sambil makan gorengan dan minum kopi.itulah pak rukin . dia jarang bicara bila tak perlu.
'' baiklah ... semuanya ini terjadi satu tahun setelah kematian kakek kamu yg bernama minarto arga suseno kecelakaan mobil, dan menurut pihak kepolisian itu murni karena kecelakaan, tidak ada unsur sabotase maupun di celakai orang. namun nenekmu yg bernama erika saraswati yg kemaren bertamu ke mari merasa curiga. pasalnya sopir truk yg menabrak kakekmu meninggal selang lima hari di rumah sakit. kecurigaan nenekmu bertambah saat asisten nenekmu yaitu pak sungkono memeriksa cctv di rumah sakit di mana sopir trek yg menabrak kakekmu di rawat rusak. dan juga saat kejadian kakekmu tertabrak juga tidak ada satupun cctv yg aktik. atau bisa di bilang mati. sepertinya semua itu sudah di rusak seseorang terlebih dahulu. di karenakan tidak ada bukti yg mengarah ke titik terang maka penuelidikan tentang kekekmu di hentikan.mamun nenekmu masih mencari dan menyelidiki sampai sekarang. tiga bulan telah berlalu dari tragedi kakekmu . namun kecurigaan nenekmu bertambah, saat ayahmu yg bernama khoirul anwar kecelakaan saat meninjau lokasi penambangan batu bara di pulau kalimantan. saat itu ayahmu lagi perjalanan pulang saat di beri tau bahwa ibumu masuk rumah sakit karena mau melahirkan. namun itu cuma kabar yg di sengaja untuk mengelabui ayahmu. entah siapa yg menghubungi ayahmu. sampai sekarang belum ter ungkap. padahal ibumu tidak masuk rumah sakit karena memang belum saatnya melahirkan. pada saat ayahmu menuju bandara , dan melewati jalan yg kiri kanan berbukit, entah di sengaja atau apa. dari salah satu bukit menggelinding bebatuan yg cukup besar besar. dan salah satu batu besar pas menimpa mobil ayahmu. sehingga ayahmu meninggal di sana. ''
mak parmi menjeda ceritanta dan melihat suseno dulu. memastikan keadaan suseno terlebih dahulu.
'' lanjutkan mak. aku baik baik saja'' ucap suseno walao hatinya saat ini berkecamuk perasaan sedih dan marah. namun dia tetap berusaha tegar .
mak parmi pun melanjutkan ceritanya setelah mengambil nafas panjang.
'' setelah mendengar kecelakaan swaminya, atau bapakmu . ibumu yg saat itu hamil tua menjadi sok dan jatuh sakit. dan mungkin karena terlalu stres. terjadi kontraksi terhadap kandunganya. ibumu melahirkan kalian dalam keadaan prematur.......''
'' maap mak , maksut emak tadi menyebut aku kaliàn. maksutnya'' sela suseno memotong cerita mak parmi.
'' ya... kalian lahir kembar. '' jawab mak parmi
'' jadi selama ini suseno punya kembaran mak?'' kali ini heri yg ber tanya. sedangkan suseno hanya melongo tak percaya dengan cerita emak angkatnya.
''lalu mak?'' lanjut suseno
'' saat kalian lahir.. saat itu yg menungguin ibumu di rumah sakit hanya nenek dan kepala asisten rumah tangga yg saat itu di pinta mengantarkan nenekmu ke rumah sakit. di saat nenekmu melihat kalian di dalam ingkubator. nenekmu teringat kakekmu dan ayahmu. dari itulah terbesit pikiran untuk memisahkan kalian, semua itu bertujuan bila memang kematian kakek dan ayahmu itu sabotase maka tidak kemungkinan musuh entah itu dari saingan bisnis atau dari saudara yg jelas nenekmu mau menyelamatkan garis keturunannya. dan hanya kakakmu yg di beritakan kelahiranya pada umum. sedangkan dirimu di serahkan kepada saya yg saat itu sebagai pembantu cadangan di rumah nenekmu. dan juga pak rukin yg saat itu sebagai sopir cadangan untuk ayahmu. saat itu kami belum mengenal satu sama yg lain. ''
'' maap menyela dulu cerita emak . '' ucap suseno
'' kenap harus emak dan pak rukin yg di minta merawat saya, kenapa tidak pembantu dan sopir yg lain. kan kata emak saat itu sebagai pembantu cadangan'' lanjut suseno bertanya
bersambung
__ADS_1
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...