Garis keturunan yg terabaikan

Garis keturunan yg terabaikan
tunjukkan kejàntanan


__ADS_3

'' mas, langkah apa kiranya untuk menata perusahaan atp grub mas, tentunya setelah mas suseno menjabat ceo untuk menggantikan aku'' ucap monica memulai bicaranya.


'' tidak -tidak, aku tidak akan menggeser posisimu, dan juga yg lainya, aku hanya menambahkan orang orangku ke dalam prusahaan maupun ke mensend nenek, dan saya hanya berdiri di balik layar aja,'' ujar suseno


'' oh ya kebetulan memang dalam perusahaan lagi adà penambahan karyawan bagian bagian menejemen dan pengadaan barang, apa temanmu mau bekerja di posisi itu.'' ucap monica.


'' pekerjaan itu buat orang orangku hanya formalitas. yg jelas, kedudukan apapun dia cuma informan dan bertanggung jawab terhadapku ,tentunya nanti akan aku tindak lanjuti dengan mu dan juga pak sungkono.'' tandas suseno


'' terus mas suseno sendiri, ?'' tanya monica


'' aku hanya monitoring dirimu dan juga pak sungkono, apa, gimana menurutmu. apa kamu bersedia.'' tanya suseno balik.


'' terserah mas suseno, aku sih mau mau aja. '' ucap monica sambil tersenyum kepada suseno.


'' ya... jangan mau mau aja, kamu itu bebas menentukan langkahmu, tapi kalo boleh saya meminta ya , kamu ikut aku aja'' ucap suseno menggoda monica.


'' ikut mas suseno , maksutnya mas '?'- ucap monica yg bingung arah pembicaraan suseno.


'' ya gitu... ?'' ucap suseno bingung mau meneruskan pembicaraanya


'' yang jelas to mas, monica jadi tambah tak mengerti.


mamun sebelum suseno meneruskan pembicaraanya, mbok nah mendekat mau bicara.


''maaf nyonya dan tuan. makan malam sudah siap.'' lapor mboknah.


'' oh ya mbok , ke asikan ngobrol lupa mandi malah mbok, mas suseno mandi dulu ya, biar tak carikan ganti baju yg pas dari dari mantanku. apa mas mau yg bekas, toh dari saudaranya aja.'' ucap monica.


'' nggak apa- apa, yg penting yg sederhana modelnya , celana pendek dan kaos aja. nggak perlu yg formal, jangankan pakaianya.....yg nggak pakaian aja aku mau '' goda suseno.


''maksud mas suseno.? '' tanya monica mukanya bersemu merah dan hatinya merasa ada harapan.

__ADS_1


'' itu... '' singkat suseno sambilemajukan wajah dan mulut sebagai ganti menunjuk ke arah monica.


namun monica masih bingung dengan yg di maksut suseno.


suseno pun berlalu menuju kamar mandi,


monica masih bingung, dan meresapi omongan suseno. apa mungkin suseno mau dengan dirinya yg janda dan juga sisa dari saudara kembarya sendiri.


sedangkan di kamar mandi suseno bukanya terus mandi. namun dia juga melamun , melamunkan monica yg cantik da imut, suseno sebenarya sangat menyukai dan jatuh cinta pada monica. namun dirinya tak berani langsung berterus terang. apa lagi monica mantan suami saudaranya, bagaimana bila suseno mengutarakan cintanya, terus monica menanggapi sebagai saudara. tentunya patah hatinya tak terkira.


'' mas suseno, ini pakainya saya taruh di atas kasur, tak tinggal mandi di kamar yg lain mas'' ucap monica agak ketas biar suaranya tendengar sampai suseno.


'' iya ... terima kasih ya '' jawab suseno


monicapun berlalu dari kamar itu monica sebetulnya pingin nunggu suseno keluar dari kamar mandi, tapi dia malu sebagai wanita.


selang sepuluh menitan suseno sudah keluar dari kamarnya dengan pakai santainya.


monica yg sehabis mandi dan menunggu di meja makanpun terpesona dengan ke gagahan suseno, benar benar mirip banget dengan suseno suaminya yg dulu. cuma ada bedanya, tubuh suseno lebih padat dan ber otot.


'' ayo.... '' ujar suseno sambil duduk di depan monica.


'' oh ya... mbok nah tadi kemana sama pak siapa tadi, kenapa tidak sekalian makan di sini bareng.'' lanjut suseno menyakan pak sutarman.


'' dia makan bareng sama suaminya. pak sutarman, udah biasa begitu. '' ujar monika alasan , padahal sebetulnya suaminya dulu menerapkan makan selalu berdua. makin sol uot aja monica pada suseno yg tak pernah membedakan ras dan kasta.


'' ooo... ya sekalian aja makan bareng kita sini, kan lebih asik makan bareng'' ujar suseno.


'' biar lah ,mungkin pak sutarmanya lebih nikmat kumpul keluarga kali'' jawab monica.


'' ya udah lah '' suseno pengertian

__ADS_1


merekapun makan dengan santai, monica sekali melirik suseno, begitu juga sebaliknya. mereka berdua kadang tak sengaja bertemu pandang, namun bila itu terjadi mereka akan salah tingkah dan pura pura mengambil air minum,


yg lucu lagi suseno ,setiap lirikanya bersitatap dengan monica , yg di lakukan dia mengambil nasi untuk pura puar, sampai nasi di piringnya menggung, sampai sampai piringmya hampir tak muat.


monica yg melihat sampai tersenyum senyum


'' mas suseno apa mampu menghabiskan nasi segitu banyaknya, '' ucap monica yg menahan senyum karena tau setiap suseno curi pandang dan ketahuan, pelampiasan malu suseno mesti ngambil nasi.


'' ini mah sedikit, kalo aku di ladang ato di sawah kadang nasi sebakul tak habiskan buat aku sendiri, '' alasan suseno yg merasa ketahuan oleh monica.


'' yg benar mas, coba aku mau lihat sekarang'' ucap monica yg timbul niat mengerjai suseno.


'' ok, tak tunjukan tunjuk kan kejantanaku '' ucap suseno sudah kepalang taanggun , namun dia tidak tau bahwasanya kalimatnya tidak pada tempatnya ,alias salah.


'' sampai segitunya kah mas suseno menginkan diri monica '' tanya monika membulatkan matanya heran, tapi bibirnya tersemyum


'' maksut monica'' tanya suseno yg belum mengerti kesalahanya.


'' tadi mas katanya mau menunjukan kejantanan mas pada monica.''jelas monika.


'' em... maksut aku ( sambil malu dan mukanya memerah) maksutku, aku tidak bakal ingkar pada apa yg saya ucapkan , setiap lelaki itu di tuntut untuk jentlemen, berani membuktikan setiap omonganya , dan tidak jadi pecundang , itu kalo di kampungku tunjukan lelaki lo, atau tunjukan kejantanamu. begitu, bukan kejantanan yg itu. he....he...he'' tawa suseno setelah menyadari kesalahanya.


'' oooo awalah.... twk kira , jadi yg salah pengertian itu monica ya mas, monica jadi malu mas.... hi...hi monica gagal fokus mas, ( sambil tertawa pelan dan mengejap ngejapkan mata menggoda suseno) nah... sekarang coba tak lihat kejantanan omongan mas suseno. habis tidak itu nasinya mas. kalo habis, berati mas benar benar jantan mas'' goda monica


'' siapa takut, tapi di bantu ngabisin ya'' ucap suseno sambil tersenyum malu, karena memang jujur saja, dirinya tak mampu untuuk menghabiskan nasi segitu banyaknya.


'' udalah mas, nggak usah di paksakan , biarin aja itu nasi , salah sendiri mas suseno tiap memandang monica ujung ujungnya kalo ketahuan sama monica , selalu saja ambil nasi, apa mas suseno suka ama monica'' tanya monica memastikan felingnya.


'' e... anu.... e... gimana ya... e... bila mas suseno jujur apa monica marah'' tanya balik suseno yg sudah ketahuan belangnya .


'' bagaimana monica marah, yg di omong aja belum tahu. '' jawab monica yg hatinya berdegup kencang. bila tebakan monica benar.... alangkah bahagianya hatinya. tapi bila salah alangkah malunya dirinya, yg berani berharap pada orang yg sangat di cintainya .

__ADS_1


bersambung


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


__ADS_2