Garis keturunan yg terabaikan

Garis keturunan yg terabaikan
sandiwara cinta tapi nyata


__ADS_3

'' bener ya , bila mas jujur monica jangan marah, janji ya'' ujar suseno menjelaskan.


'' iya mas,... coba ngomong dulu mas, '' ucap monica berharap harap cemas, semoga yg di pikirkan akan jadi kenyataan.


'' sebetulnya mas suseno suka sama monika. sebetulnya mas suseno sayang sama monica.


sebetulnya suseno pingin terus bersanding dengan monika.


sebetulnya suseno , ingin melindungi monica. sebetulnya mas suseno ingin meneruskan cinta dan cita saudara saya.


sebetulnya..........''. ucap suseno yg di potong monica.


'' sebetulnya.... mas suseno ingin menikahi monika kan?'' tanya monika yg menirulan ucapan suseno yg banyak kalimat ''sebetulnya''


'' haaa.... haaa....haaa hi...hi..hik..hik...'' tawa monika yg merasa kalimat suseno lucu namun malah disertai tangisan .


suseno yg tadi ikut tertawa pelan , setelah melihat mata monica meneteskan air mata malah jadi bingung dan salah kaparah.


'' bagaimana mungkin orang tertawa senang karena lucu bisa berbarengan dengan tangis pilu apa mungkin monica tidak menyambut cintanya'' batin suseno yg tidak dia mengerti keebenaranya.


'' apa monica marah padaku, ?'' tanya suseno hati hati.


'' tidak mas ,sama sekali monica tidak marah.'' ucap monika masih menangis sambil menggeleng nggelengkan kepalanya.


'' terus...apa monica tid.......dak, '' ... ucap suseno ragu meneruskan kata katanya. taķut kalo monica tidak menyukainya


'' aku sangat mencintaimu mas, sama besarnya aku mencintai saudaramu. dan sebetulnya juga aku berharap bisa bersanding dengan mas suseno selama hayat, '' ucap monica terisak sedih.


'' terus apa yg membuatmu menangis sedih'?'' tanya suseno masih bingung.


'' se andainya saya yg berbalik bertanya apa mas suseno akan terima dan iklas, jujur mas, aku sebetulnya menangis bahagia dan juga menangis sedih'' ucap monica


''coba berikan keterangan yg jelas. aku bingung dengan kata katamu.'' ujar suseno


'' mas suseno kan tau, aku ini pernah mencintai dan berkeluarga dengan saudaramu. dan cintaku pada suamiku dulu sangat dalam. sehingga begitu aku di tnggal suamiku, hatiku juga ikut terbawa, sampai mas suseno datang, di mana mas suseno adalah suamiku. kejam memang memang aku ini mas, dirimu saya anggap diri suamiku.


sampai disini apa mas suseno masih tidak merasa marah. '' tanya monika , menghentikan keterangannya.

__ADS_1


'' saya iklas tak di anggap diri pribadi ini. saya tidak marah di anggap orang lain. yg penting orang itu saudara kembarku. anggaplah diriku ya dirinya atau suamimu almarmahum. yg penting aku bisa melihatmu bahagia aku juga bahagia. '' jawab suseno


'' terus mas suseno juga tau kan? aku pernah berumah tangga, tentunya aku ini bukan yg pertama buat mas suseno , aku ini sudah nggak gadis lagi mas, aku janda. apa mas suseno nanti tidak kecewa'' tanya monica memastikan.


'' saya terima nikahnya adik monica binti......'' canda suseno , yg di maksut suseno , dia menerima apa adanya monica, asal monika mau mencintainya


'' kok mas suseno malah begitu, bercanda. '' ganti monica yg merasa bingung atas sikap suseno yg di anggap nyleneh.


'' maksut mas suseno, kalo monica mau menerima suseno yg ini. aku pun iklas lahir batin menerima adik monica apa adanya. '' jelas suseno.


'' hik....hik... hik... '' tangis monica bertambah sambil membekap wajahnya dengan kedua tanganya.


'' lo... lo. kok malah nangis, gimana ini, waduh.... kalo nggak mau ya udah, tinggal di ucapkan, tapi jangan menangis'' suseno kebingungan dengan sikap monica.


'' mas suseno, sini mas duduk dekat monika''. pinta monica sambil masih meneteskan air mata.


suseno pun tambah mumet, pasalnya , tadi nangis karena tidak mau, la ini kok di suruh duduk di dekatnya, apa aku mau di jewer ya, monolok hati suseno.


suseno pun berdiri dan duduk di dekat monica , namun kejadian selanjutnya membuat suseno kalang kabut kebingunga. bagaimana tidak, setelah suseno duduk di dekat monika, monica langsung memeluk erat suseno sambil menangis.


yg jadi pemikiran suseno , dia ini nangis karena bahagia atao nangis karena sedih.


'' iya... boleh, tapi jelasin dulu pada ku kenapa kamu masih nangis.?'' tanya suseno.


'' masak mas tidak bisa menebak, monika nangis karena kenapa?'' balik tanya monica.


'' ya ngak lah, '' jawab singkat susno karena bingung.


'' mas... monica sebetulnya sangat bahagia mas, apa yg saya cita dan cintakan terwujut. aku ingin membina rumah tangga se umur hidupku dengan mas suseno. tapi tentunya yg saya sebut mas suseno , mas tau sendiri siapa itu.'' ujar monica memberi leterangan.


'' aku tau yg kamu mau dengan yg kamu sebut. kamu ingin membina rumah tangga yg langeng dan abadi dengan suseno suamimu. tapi aku bukan suamimu, walao suamimu ada padaku semuanta. tapi aku iklas ingin meneruskan cinta dan cita cita suamimu atau saudaraku.''


'' hik hik hik... '' monoca semakin kencang menangis dan leluasa menumpahkan hasratnya


'' iiiss kok malah nangis tambah kenceng , mana senyum manis nya, udah cantiknya malah nambah tuh, malah jadi pingin kecup itu mulut mungilmu, '' rayu suseno


'' kalo mas suseno mau.... lakukan saja,'' ucap monica mencoba mengetahui tingkat keberanian suseno terhadap wanita.

__ADS_1


''hua....hua... hua.... hua..... ''suseno pura pura nangis seperti anak kecil yg di kaplok orang tuanya.


tentunya hal itu membuat monica seketika menghentikan tangisnya. dan juga merasa aneh. la kantanya mau cium , persilahkan mencium malah nangis kayak anak kecil, bingung deh monica.


''kok gantian kamu yg nangis, la tak pirsilahkan , kok malah nangis. apa nggak suka?'' tanya monika heran


''eiiiit... siapa bilang nggak suka, aku teramat suka dan ter amat pingin. '' bantah suseno


'' terus kok nangis. ?'' tanya monika lagi


'' he....he... he. ternyata ternyata membuat berhenti mengismu gampang ya, tinggal di ikutin nangis langsung diam....'' tawa suseno sambil menggoda monica.


monica pun tersenyum malu dan sangat sayang pada suseno. ternyata suseno yg ini beda dengan suseno suaminya. suseno yg sekarang ini orangnya periang dan humoris. beda dengan suaminya yg orangnya kalem dan banyak diamnya.


'' jadi nggak acaramu untuk....... monica''. ucap monica sengaja tidak di kasih kata cium biar suseno penasaran...


''hua... huaaa...hua...-- '' suseno pun bertingkah seperti tadi seperti anak kecil menangis.


'' lo kok nangis lagi. kan monica menawarin, kalo tak mau ya sudah.'' ucap monica menggoda lagi.


sebetulnya hati monica berdebar debar ingin merasakan sensasi itu, namun tak mungkin monika mendahului, malu sebagai wanita. namun yg di tunggu tunggu malah sepertinya menggodanya.


'' mau....mau ...mau. tapi nawarinya kayaknya nggak iklas, '' ucap suseno memandang mesra monica.


tetu saja monica sedikit sewot. orang di tunggu tunggu, bahkan di persilahkan, la ini malah di bilang nggak iklas.


'' kok nggak iklas sih, kan udah aku tawarin?'' tanya monica.


'' ya nggak iklas lah, la kamu nawarinya di meja makan... lihat di ruang tengah sana pembantumu lagi ngobrol sama suaminya. kalo nglihat kita gimana, hayo'' ujar suseno sambil menunjuk dengan mukanya ke arah mbok nah dan pak sutarman.


'' waduh.... mintanya dalam kamar ya, entar kalo merembet yg lain... gimana? lagian tenang aja , pak sutarman dan mboknah kan taunya kamu suami aku, jadi di manapun kita melakukan di anggap sah sah aja,'' ucap monica senyum senyum menggoda suseno mberi peluang .


'' kalo gitu ayok ke kamar yok, '' ajak suseno , mulutnya tersenyum tapi hatinya, bledak bleduk bledak bleduk....


ini semua seperti sandiwara cinta. tapi nyata


bersambung

__ADS_1


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


__ADS_2