Garis keturunan yg terabaikan

Garis keturunan yg terabaikan
begini ya rasanya jatuh cinta


__ADS_3

monika terbawa emosi masa silamnya bersama swaminya yg amat tampan dan sangat ia cintai.


suseno pun ikut terbui akan lembutnya dan harumnya rambut monica hingga tanpa sadar dia telah merajut cintanya pada monica. namun sayangnya dia belum menyadari sepenuh akalnya.


selang beberapa saat, monica tersadar se sadar sadarnya, bahwassnya orang yg meminjami dada untuk menuangkan kesedihanya adalah bukàn suaminya. hingga dia bersemu merah mukanyà karena malu.


namun tak di pungkiri, dirinya sangat terbui ,bahkan jiwanya merasa tentram serta terasa terlindungi.


" terima kasih mas, mas sudah mau membagi kesedihan dengan ku. bahkan aku merasa nyaman sekarang. " ujar monica malu.


" eh.. iya ,tak apa. " jawab suseno gugup setelah tersadar dari lamunanya,


dia melamun seandainya dia bisa seperti ini , memeluk monica sepanjang masa. oh, alangkah teduh jiwa ini, alangkah bahagianya perasaan ini. dia sangat cantik ,dan juga lembut, aku mengingkanmu. tapi aku malu, aku takut kamu tolak kasih sayangku,monica.


" mas suseno kok kayaknya melamun ,seperti tidak fokus, ada apa mas , mungkin monica bisa membantu bila mas ber terus terang , ada apa mas" tanya monika yg sedikit banyak sudah bisa menebak arah fikiran suseno, . bagaimanapun monica adalah wanita, di mana wanita di takdirkan peka perasaanya, dan yg lebih dominan adalah monica itu pernah berkeluarga , jadi ekpresi laki laki bisa ia baca.


" eh ...e anu...e...apa ya... oh...ya siapa yg menyalamatkanmu, bukankah kamu belum menceritakan siapa penolongmu. " suara suseno gugup dan serak, karena merasa apa yg dia lamunan terbaca oleh lawanya.


"hi....hi...hi mas suseno lucu kalo lagi ketahuan lamunanya" tawa monica renyah dan ceria.


susenopun makin terpesona akan kecantikan monica ," ternyata dia sangat cantik dan imut bila tertawa seperti itu ingin aku .....ih... gemes hati ini. ." lamumu suseno dalam hati.


" tuh.... malah melamun lagi, kalo pingin sesuatu ya tinggal omong aja mas, jangan di pendam dalam hati, entar jadi uban lo,''camda monica.


namun monica tidak tahu ,bahwasanya suseno saat ini jatungnya bertebaran tak karuan, ingin rasanya tubuh yg putih mulus dan langsing itu di rengkuhnya dan di nikmati aeperti merakan es krim, di jilat pelan pelan, di nikmati kehalusan crimernya, di rasa manisnya...


'' mas..... mas... mas suseno, '' panggil monica ber ulang ulang, namun yg di panggil malah melihatin monica intens dan kilatan matanya seperti penuh hawa nafsu.


monica sebenarnya udah tahu apa yg bergejolak dalam diri suseno. dia menahan nafsunya untuk bercinta dengan monica. monica sadar itu, karena dia sendiri pernah merasakan apa yg di rasakan suseno saat ini,


dan seandainya suseno melakukanya pada dirinya pun dia iklas, karena jujur , ibarat ladang monica udah lama menantikan siraman air kasih sayang, dan yg bisa menyirami itu hanya orang yg di cinta , yaitu suseno swaminya, dan sekarang walao di hadanpanya sekarang ini bukan suseno swaminya, namun rupa dan tubuh mereka sama , karena mereka memang kembar,


tanpa sadar wajah mereka mendekat , dan tanpa di komado, entah siapa yg memulai, bibir mereka sudah saling bertaut , namun belum juga saling menikmatu tautan bibir ,

__ADS_1


'' om...tante lagi apaan itu''


suara nak kecil tiba tiba mengagetkan mereka berdua.


wajah mereka berdua memerah dan clingukan kekiri dan kekanan taakut banyak orang yg tau. untungnya cuma anak laki laki aja yg ada di dekatnya, karena memang tempatnya umum, walaupon ada orang dewasa , namun sepertinya mereka tak memperdulikan mereka berdua.


'' om dan tante lagi apa kok seperti persis ayah dan ibuku kalo di rumah. '' tanya ulang anak itu .


'' anu.... itu lo tante tadi matanya kena debu,tadi om mau niup mata tante itu'' alsan suseno pada anak kecil yg lagi


'' ooo tak kila mau pamit kelja sepelti ayah dan ibuku kalo pagi'' ucap anak itu dengan sura cadelnya,


'' ki.... kiki. kemari nak, jangan jauh jauh mainya. '' suara ibu ibu memanggil anaknya.


'' iya bu , '' jawab anak itu yg di panggil kiki oleh ibunya, dan anak itu langsung berlari ke arah ibunya


'' e... maaf masalah tadi, tapi ...aku...'' suara suseno putus putus tak tau mau bicara apa.


'' tidak apa mas, tapi mas suseno, monica ingin bicara berdua dengan mas suseno, tapi bukan di temoat umum, apa mas bersedia'' ucap monica sambil . menoleh ke arah lain, monica takut bila suseno tidak bersedia,


'' gi mana kalo sekarsng aja , ini kan udah sore, sekalian kita nginap di hotel, aku sangat ingin sekali menginginkan hal ini itung itung aku ber reoni dengan saudara kembarmu yg sekarang semuanya ada padamu'' ucap minica malu malu, tapi emang sangat cintanya dia dengan suaminya sampai rela merendahkan dirinya sendiri. toh hanya pada satu orang aja , orang yg sangat di cintai,


suseno yg mendengar di ajak ke hotel tentu fikiranya langsung trafeling mana mana, bahkan sampai menelan salifannya,


pucuk di cinta ulam pun tiba. dasarnya suseno sangat menyukai monica. cuma kok di ajak ke hotel?, pertanyaan itulah yg membuat suseno tidak suka, namun suseno sadar dan kasihan pada monica di mana cintanya hanya pada saudara kembarnya saja.


'' minta ijin sama nenek dulu ya'' pinta suseno


'' jangan mas, aku takut di marahi nenek, '' pinta monica


'' bagaimanapun kita harus ijin karena nggak pulang,''bantah suseno


''baiklah terserah mas aja, tapi jangan ngomong kalo kita menginap di hotel, '' alasan monica.

__ADS_1


'' terus, apa yg yg buat alasan'' omong suseno


'' kita mampi ke rumah saya, sku ada rumah yg membelikan almarhum suami aku'' ucap monica


'' kenapa nggak kesana aja. sekalian tak melihat rumahmu,'' usul suseno


'' kenapa aku tak terpikirkan ke situ ya'' ucap monica baru sadar


'' ayolah kita berangkat,ajak suseno


mereka pun berangkat ke rumah monica.


selang beberapa menit, mereka udah sampai di perumahan elit , mereka berhenti di salah satu rumah berlantai dua , dan di depan rumah ada taman yg sudah rindang dan teduh pohonya.


'' monica begitu keluar dari mobil langsung di sambut dua orang paruh baya suami istri mereka yg di percaya merawat dan mebersihkan rumah monica.


'' pak ,malam ini aku mau nginap di sini.'' ucap monika pada pembantu laki laki itu.


'' iya non,kamarnya sudah siap non. dan ini suaminya ya non, siapa dulu namanya oh ya den suseno ya''ucap pembantu laki laki itu .pembantu monika tidak ada yg tau bahwasanya suseno suami monika sudah meninggal. karena waktu kejadian itu tidak ada yg memberi tahukan.


'' iya pak , dan oh ya mbok nah, masakin buat nanti makan malam ya mbok, '' ucap monika meng iyakan pembantunya laki laki ,


'' iya non, akan simbok siapkan masakan yg enak non'' ucap pembantu perempuanya.


'' ayo mas sini tak tunjukan kamar mas suseno'' ajak monica lupa.


'' lo..kenapa harus di tunjukan kamar aden. non, bukankah aden suseno sudah tau kamarnya. dan apa mau pakai kamar sendiri sendiri malam ini non-'' tanya pembantu perempuanya yg ke heranan atas sikap tuan perempuanya


'' ooo walah aku lupa mbok, maaf mbok , maklum banyak kerjaan di kantor'' ucap monica menutupi kesalahanya.


monika pun berjalan ke arah kamar, sedangkan suseno ke arah ruang tamu dan dia duduk dulu


menenang kan pikiranya yg sudah tak karuan, membyangkan nanti tidur satu kamar bersama wanita cantik dan jelita, suseno tak bisa bayangkan ke indahanya oh...

__ADS_1


bersambung


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


__ADS_2