GENDIS Pembantu Manis Tuan Agam

GENDIS Pembantu Manis Tuan Agam
TAMAT


__ADS_3

Agam membawa Istrinya pulang, dengan sangat bahagia mereka berdua saling berpelukan, apalagi sekarang Gendis sudah hamil satu bulan. Gendis selalu menempel pada suaminya, ia tidak ingin suaminya pergi lagi, apalagi setelah kejadian yang menggemparkan seluruh warga sekolah hari ini.


"Daddy tahu nggak sih! Setiap malam Gendis tuh mimpi Daddy terus! Kapan sih pulangnya, Gendis kangen banget," kata-kata manja yang keluar dari bibir Gendis langsung dibalas ciuman oleh Agam.


Gendis membelai wajah sang suami saat ciuman penghilang kerinduan itu terasa begitu nikmat. Sejenak, Agam melepaskan ciumannya dan berkata kepada sang istri.


"Kamu pikir aku juga tidak rindu, hmm! Coba bayangkan! Aku tidur sendirian tanpa sentuhan istriku, rasanya seperti di dalam neraka, ingin sekali rasanya aku pulang kepadamu, tapi tanggunganku masih banyak, Sayang! Dan aku harus menyelesaikannya. Tapi sekarang aku sangat lega, kamu berada dalam pelukanku lagi. Apalagi sekarang ada buah cinta kita yang sedang tumbuh di sini!" ucap Agam sambil mengelus perut Gendis kemudian menciuminya.


"Jangan dong, Dadd! Geli ah!" pekik Gendis tatkala ciuman Agam terasa begitu menggelitik.


"Emm ... Sayang! Kamu sedang apa di dalam? Kamu bisa dengar Daddy, kan? Daddy sudah pulang, sekarang Daddy akan menemani kamu, Daddy tidak akan pergi lagi, Daddy janji akan selalu menemani kalian berdua, karena Daddy juga tidak mau berpisah dengan kalian, kalian adalah hidup Daddy!" bisik Agam pada bayinya yang masih sangat kecil.


Gendis tampak mengelus-elus rambut sang suami, Agam rupanya begitu menyayangi bayinya, pria itu tampak mengecup perut Gendis dengan lembut. Gendis pun tersenyum dan tertawa kecil, hingga akhirnya Gendis dibuat menggigit bibir bawahnya saat Agam mulai bergerak nakal.

__ADS_1


"Daddy ah ...!"


Tentu saja, mereka berdua pastinya melepaskan kerinduan yang selama satu bulan ini mereka pendam. Kerinduan suami istri yang dipisahkan oleh jarak dan waktu. Hari itu dan saat itu juga, Gendis dan Agam berbuka dengan yang manis-manis dan tentu saja sangat enak.😋


Mereka berdua begitu menikmati kebersamaan mereka, Agam menggenggam erat tangan sang istri, bibir itu tak berhenti mencumbu Gendis yang terlihat kewalahan menghadapi suaminya.


Di balik selimut itu, terlihat gerakan yang lembut tapi teratur serta diiringi desaahan dari bibir Gendis. Entah apa yang mereka lakukan, yang jelas mereka berdua saling melepaskan rindu.


*


*


*

__ADS_1


"Saaaahhhhhh!"


Semuanya turut bahagia, akhirnya cinta Agam dan Gendis bersatu tanpa ada lagi fitnah dan cacian dari orang-orang sekitar. Setelah acara ijab Kabul dilanjutkan dengan acara resepsi pernikahan besar-besaran yang sengaja Agam lakukan untuk menghibur tetangga istrinya, dengan mendatangkan hiburan berupa orkes dangdut yang dihadiri oleh artis-artis kenamaan, karena bagaimanapun juga Gendis tinggal di kampung yang masih suka dengan acara-acara seperti itu.


Keluarga Pak Sulaiman terlihat begitu bahagia, para tetangga pun bahagia, hanya satu orang yang tampak tidak bahagia dan hanya bisa menatap pesta pernikahan Gendis dari kejauhan.


Iya, dia adalah Bu Sukoco. Wanita itu mengalami patah tulang rahang, ia tidak bisa berbicara dengan baik lagi, lidahnya sudah terdengar cadel, Bu Sukoco kini semakin terlihat kurus dan tidak terawat.


"Bu Sukoco! Ayuk kita ke kondangan Gendis, banyak makanan enak-enak di sana! Kita bisa makan sepuasnya, ada baso, gado-gado, soto, rawon, kupang lontong, rujak, uhhh pokonya dijamin mantul!" ucap salah satu tetangga Bu Sukoco.


Bu Sukoco hanya diam, ia hanya melirik ke arah sang tetangga dengan tatapan menyeramkan. Tentu saja tatapan Bu Sukoco membuat tetangganya kabur dan takut.


"Waduh! Bu Sukoco, kalau melotot nggak gitu juga kali, Bu! Ngalah-ngalahin Suzanna ratu horor. Hiiii kita pergi yuukkk!" sahut sang tetangga yang tidak jadi mengajak Bu Sukoco untuk datang ke kondangan.

__ADS_1


...HAI SAYANGKU, CERITA INI SEBENARNYA SUDAH TAMAT, YA! KARENA ADA PERMINTAAN MINTA UP LAGI, OKE OTHOR KASIH UP LAGI. MUDAH-MUDAHAN KALIAN SUKA, YA! MOHON MAAF JIKA ADA NAMA TOKOH YANG SAMA, CERITA INI HANYA FIKSI DAN KEHALUAN AUTHOR SEMATA. JIKA ADA ADEGAN ATAU KATA-KATA YANG KURANG NYAMAN AUTHOR MINTA MAAF YANG SEBESAR-BESARNYA. 🙏🙏😘😘...


__ADS_2