
Sementara itu disisi lain Danish yang sedang mengendarai motornya berhenti karena lamou merah, ketika dia menoleh noleh dia kaget karena melihat Lily sedang bersama Reza di kafe melalui jendelanya. Namun sebelum dia memastikan bahwa itu benar benar mereka berdua lampu sudah berubah hijau jadi dia harus segera jalan.
Jadi hal penting itu adalah Reza, jadi dia menolak gw anterin karena mau ketemu sama Reza. Apa mungkin orang yang di sukainya tersebut adalah Reza ?.
Danish melihat mereka berdua sedang tertawa riang seperti sepasang kekasih yang sedang berbahagia.
" aishh apaan sih gw " ( lanjutnya )
Melihat keakraban seseorang yang kita sukai dengan seseorang yang orang tsb sukai rasanya aneh. Bagaimana bisa seseorang hanya diam melihat orang yang di sukainya bersama orang lain. Tapi apa yang bisa kita lakukan ? Kita bahkan bukan siapa - siapa untuk orang tsb bukan ? Kita hanya bisa mengeluh dan menyalahkan takdir. Bukankah dari awal sudah bilang bahwa takdir itu bisa berubah ketika kita ada kemauan untuk mengubahnya. Jika kitaa hanya terdiam dan mengeluh bagaimana bisa takdir berubah bodoh.
Menganggap diri sendiri bodoh juga sudah termasuk hal yang biasa namun menanggap orang lain bodoh jauh lebih biasa. Kita hidup terikat di rantai yang berbeda dimana kita tidak akan bisa menjangkau satu sama lain, namun bedanya kau punya sebuah kunci untuk membuka gembok rantainya sedangkan aku tidak. Aku hanya bisa pasrah karena semua keputusan ada di tanganmu. Kamu yang akan memutuskan apakah kamu akan membuka gembok itu untukku atau kamu akan membiarkanku tersungkur perlahan. Kamu berhak memilihnya karena itu kehidupan kamu, sedangkan aku ? Biarkan saja kamu tidak perlu memikirkan itu karena itu adalah kehidupanku.
- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Keesokan harinya Danish dan Lily kembali berlatih karena sebenta lagi ujian itu akan di mulai. Namun Danish sama sekali tidak folus akan permainan bagiannya. Dia selalu saja salah.
" siall " ( umpat sendiri )
" tidak apa kita bisa mencoba lagi " ( kata Lily sambil memegang tangan Danish )
Danish melihat Lily tersenyum dengan tangan yang memegangnya namun Danish menyingkirkan tangannya langsung.
" eh kamu nggak papa kan ? ( tanya Lily )
" nggak gw baik - baik saja , udah yok mulai lagi " ( kata Danish datar )
Danish hanya bisa menyimpan kecemburuannya tersebut dan mengontrol dirinya agar tidak bersikap seperti anak kecil. Bagaimana bisa seorang seperti dirinya mendapatkan cinta yang tulus, dia berpikir bahwa ibunya saja tidak memberikannya cinta ketika mlahirkannya bagaimana bisa wanita lain memberikan cinta yang dia inginkan. Seolah di khianati takdir Danish hanya bisa pasrah dan mencoba untuk menghilangkan rasa sukanya kepada Lily. Karena dia yakin Lily sama sekali tidak menganggapnya sebagai pria melainkan hanya sebagai rekan dalam ujian kali ini.
Mereka berlatih seharian hingga mereka rasa sudah cukup untuk latihannya karena sudah merasa lelah.
" udah dulu ya, besok kita lanjutin. Lagian kamu dari tadi keliatan nggak enak badan " ( kata Lily )
" yaudah gw balik dulu ya " ( lanjutnya )
Danish hanya diam dan mengangguk saja, Danish merebahkan badannya di tempat latihan tersebut dan memikirkan bagaimana cara agar dirinya bisa lupa pada Lily sedangkan Liky selalu berada di depan matanya.
Waktu berlalu Danish pun ketiduran di ruangan latihan,
" emmhh " ( ngigau )
Lalu Danish membuka matanya dan sadar dia sudah ketiduran di ruang latihan selama 2 jam.
Lalu dia akhirnya bergegas untuk segera pulang dari ruang latihan tersebut.
- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
__ADS_1
Sementara itu Reza masih di sibukkan dengan proyek yang akan dia lakukan sebentar lagi. Dia tengah menggambar dan membuat proposal proposal yang nantinya akan di gunakan di pameran tersebut karena Reza tidak suka jika karyanya tersebut tidak sempurna.
" tinggg " ( bunyi ponselnya )
Dan ternyata seseorang mengirim pesan kepadanya yang tak lain adalah Lily.
" gw udah di depan " ( tulisan pesannya )
Lalu Reza segera mmbereskan barang - barangnya karena tidakningin Lily mengetahui apa yang sdang dia siapkan. Dan langsung lari menuju depan rumahnya.
" eh masuk " ( ekspresi seketika berubah )
" ok "
Lily duduk dan Reza sedang membuatkan minuman untuk dirinya.
" kok lo nggak bilang dulu mau kesini " ( tanya Reza )
" hah ? Nggak kok tadi abis selesai latihan bosen makannya sekalian main kesini aja " ( ucap Lily ).
Lily dengan bahagianya datang ke rumah Reza tanpa mengetahui bahwa di luar sana seorang pria sedang mengharapkannya. Namun siapa yang salah di antara hubungan ini. Tidak ada pihak satu dua maupun tiga. Mereka netrall tidak mengucapkan kata apapun kepada siapapun di antaranya. Namun apakah Lily yang egois karena hanya mementingkan kepentingannya sendiri meski dia tidak tahu perasaan Danish kepadanya ? Atau Danish yang egois karena tidak mengatakan apapun kepada Lily namun meminta dan mendambakan sebuah harapan ?
Atau Reza yang hanya bisa menunggu dan memberikan yang terbaik namun belum pasti kapannya ?
- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
" gimanaa latihannya ? Udah pass ? " ( tanya Reza )
" udah kok, cuma tadi Danish kayak nggak enak badan gitu " ( kata Lily )
" oh " ( kata Reza )
Reza dan Lily mengobrol tentang banyak hal dan mereka juga bercerita tentang masa kecil mereka lebih tepatnya sih masa remaja mereka. Senja tidak bisa mengganggu mereka yang sedang berbahagia bahkan bulan pun tidak bisa mengganggunya. Ketika seseorang sedang merasa bahagia merwka hanya menikmati dan bahkan melupakan segalanya. Mereka hanya tertawa tanpa memikirkan apa yang membuat mereka bisa meneteskan air mata. Terkadang tanpa mereka ketahui kebahagiaan mereka adalah awal dari tangisan mereka, namun lebih baik untuk menikmati setiap detik kebahagiaan yang kita rasakan karena kita tidak tahu kapan kebahagiaan itu akan datang lagi.
- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Hujan turun seolah dia mengerti jika dia sudah waktunya untuk datang. Tetesan air yang derasss bahkan lebih deras lagi bersuara sangat nyaringgg sehingga seseorang tidak akan mendengarkan apapun selain suara dari hujan. Danish hanya berdiri dan menatap hujan dengan tatapan penuh dengan kebencian, kesedihan, dan kekecewaan. Jika bisa hujan akan mengantarkan pesan kepada siapapun mereka yang merasa di rindukan. Hujan turun bersamaan karena dia takut jatuh sendirian. Bukankah seperti manusia ? Dia takut jatuh sendirian sehingga mengajak seseorang untuk jatuh bersamanya ?
Danish mengambil gitarnya dan mulai memetiknya dengan elegant menimbulkan suarabyang terlihat akan kesedihannya tersebut. Nyanyian yang pass untuk dirinya yang sedang terluka, hujan yang datang teoat waktu untuk menutupi suara kekesalan. Suara mereka bercampur menjadi satu seperti sebuah kegaduhan. Susah rasanya jatuh cinta namum lebih susah ketika kau mnghilangkan rasa cintamu itu. Menyayangi seseorang boleh boleh saja entah siapapun itu namun tolong janganlah menjadi orang bodoh yang menyayangi orang yang sangattt salah. Namun bagaimana kita bisa tahu kita melajukan banyak hal untuk orang yang salah atau orang yang tepat.
Anak panah tahu dimana dia harus mendarat, begitupun dengan cinta dia tahu dan harus tahu dimana dan untuk siapa dia harus mendarat. Mengatakan cinta sangatlah mudah namun menemukan cinta sangatlah sulit. Tidak semua orang mengerti hal itu kebanyakan mereka hanya mengerti cara mencintai dan bagaimana rasa di cintai. Mereka tidak memikirkan resiko dan konsekuensi ketika mereka jatuh cinta. Seperti namanya jatuh cinta hanya akan membuatbseseorang terjatuh kedalam jurang kesedihan hanya karena cinta jika mereka tidak memberiikannya kepada orang yang tepat.
__ADS_1
- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Keesokan harinya Lili dan Danish kembali berlatih sekuat tenaga dan Danish sangat semangat berlatih, dia mulai menyisihkan perasaan pribadinya untuk kepentingan bersama. Diansangat prosfesional kali ini.
" yeahhhh akhirnya kita selesai " ( Lily terlihat meregangkan tubuhnya )
" kenapa lo seneng banget keliatannya " ( tanya Danish )
" gw seneng dong, abis ini kita bakal di 2 semester terakhir dan gw udah nggak sabar pengen kerja " ( kata Lily )
" hah dasarr. Laper nggak lo ? ( tanya Danish sambil menyeka keringatnya )
" eee iya sih hahahaha " ( jawab Lily )
" makan dulu aja yok " ( ajak Danish )
" eh gw ajakin makan di tempat biasa gw makan mau nggak ? " ( tanya Lily lagi )
" eh boleh kok, lo tunggu di depan bentar gw ambil motor dulu " ( kata Danish )
Mereka akhirnya menuju ke tempat dimana Lily biasa makan.
" eh disini ? " ( tanya Danish heran )
" iya, enak kok beneran lo duduk di sini gw pesenin " ( kata Lily menyuruh Danish duduk )
" bang bakso dua ya biasa " ( kata Lily kepada bang Rofik penjual bakso langganannya )
" ini siapa neng tumben nggak bareng mas Reza " ( tanya Bang Rofik sambil memberikan bakso ).
" ini teman sekampus aku bang namanya Danish " ( kata Lily )
" temen apa pacar nih hayooo ngaku " ( goda penjual bakso tsb )
" apaan sih bang temen kok, udah sana itu ada yang beli " ( Lily pun terlihat biasa saja ).
Danish terharu ternyata seorang Lily bisa bergaul dengan seorang penjual bakso yang bahkan hanya penjual kecil saja, sedangkan dirinya ? Danish mempunyai koki pribadi pelayan yang banyak namun tidak ada satupun dari semuanya yang akrab dengannya. Ketika melihat Danish mereka semua hanya tunduk dan takut bahkan senyum pun terlihat dipaksa.
Danish merasa ingin sekali akrab dengan siapapun namun dia tidak bisa berbicara santau kecuali dengan Lily.
- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Selain cantik dan sopan Liky terlihat penuh dengan kebahagiaan dan keceriaan. Bahkan burung yang melihatnya pun akan merasakan hal yang sama dimana hanya ada kedamaian dan kesenangan dalam hidup Lily. Dansh berfikir demikian karena Danish tidak pernah mengerti dan tidak pernah tahu bahwa di balik warna cerah itu terdapat sisi gelap yang tertutupi oleh cahayanya. Sedangkan Danish ? Lily sudah mengetahuinya karena bokapnya sempat cerita deengan Lily. Namun siapakah yang akan memberi tahu Daniah tentang kehidupan Lily.
Dia hanya oerlu bersabar dan tegar menghadapi semua kesusahan dan kekecewaan yang ada di depannya. Sama halnya dengan sseorang yang lelah untuk menunggu, mwmpertahankan rasa cinta juga sangat sulit. Kita punya banyak waktu untuk merasakan jatuh cinta namun kita tidak punya banyak waktu untuk mempertahankan. Bagaimana jika rasa itu hilang , bagaimana jika rasa itu bertambah. Tidah akan ada yang tahu kecuali diri sendiri. Karena yang bisa menambah dan mengurangi rasa hati adalah pemilik hati tersebut. Lakukan saja apapun menurut kata hatimu tapi harus sesuatu yang baik karena ketika kita melakukan suatu yang baik pada orang lain pasti kita akan mendapatkan balasan yang baik juga meski bukan dari orang tersebut.
__ADS_1
Jadi berjuanglah selagi kamu masih bisa memperjuangkannya dan masih bisa melihatnya karena hati seseorang bisa tergerak kapan saja. Lakukan yang membahagiakan, hilangkan yang membuat kekecewaan, dan santailah ketika menghadapi gejolak dalam dirimu sendiri. Karena badai akan berhenti dan kau akan memikirkan banyak hal yang berguna jika kau menghadapinya dengan " tenang ".