
Seminggu berlalu, Danish hanya diam di rumah karena mengerjakan tugas yang sangat banyak. Dia sangat fokus dalam pekerjaannya tersebut.
Namun tiba - tiba Seli mengirim pesan untuk ngajak Danish jalan - jalan lagi.
Meski sibuk dengan apapun itu, Danish tidaknpernah menolak ajakan Seli karena dia tidak ingin mengecewakannya.
Danish bersiap siap dan menjemput Seli ke rumahnya.
Sesampainya di asramanSeli, Seli sudah menunggu di depan asramanya dengan antusias dianlangsung masuk ke mobil Danish.
" ayo berangkat " ( dengan penuh semangat dan senyuman dinbibirnya )
" kamu ngga capek ? Kemarin kan ada tugas baru selesai juga kan ? " ( Kata Danish )
" nggak kok nggak papa. Udah buruan jalan " ( Seli berbicara dengan manja )
Danish pun mengendarai mobilnya tersebut dengan pelan dan mereka berdua mengobrol di dalam mobil berwarna merah itu.
" kamu emang ngga capek ya ? Kan banyak banget tugasnya kemaren. Tadi malem juga kamu ada acara sama anak - anak asrama kamu sampe tengah malem gitu " ( UcapnDanish )
" nggak kok kan udah aku bilang aku tu nggak papa. Aku cuma pengen jalan aja " ( kata Seli )
" kan bisa besok, aku juga sebenernya tadi lagi ngerjain tugas " ( Kata Danish )
" berhenti " ( Seli meminta Danish berhentikan mobilnya )
" kamu mau ngapain " ( Danish bingung )
" aku bilang berhenti " ( ekspresi Seli berubah )
" kamu kenapa sih ? " ( Danish khawatir )
" berhentiin mobilnya atau aku lompat " ( kata Seli dengan nada kesal )
" okay okayy " ( Danish langsung ngeberhentiin mobilnya )
- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Seli langsung turun dari mobil Danish dan berjalan cepat karena kesal. Danish yang melihat Seli bersikap aneh pun langsung mengejarnya.
" Seli .... Sell .... Berhenti " ( sambil mengejar Seli dan meraih tangannya namun di tangkis oleh Seli )
" Sel ngga usah bersikap kayak anak kecil deh , kalau ada yang salah selesaiin bareng " ( dia masih mencoba meraih tangan Seli )
" kalau aku ada salahh maaf, atau aku tadi nyinggung kamu ? Kamu mau kemana eh " ( Danish banyak bicara namun hanya di hiraukan oleh Seli )
" please respect me darling " ( kata Danish )
Mendengar hal itu Seli lalu berhenti dan diam sejenak ,
" hah ? Respect ? Hahahah pleasee respect me if you also want the same thing , kamu udah ngehargain aku belum ? Kalo kamu ngga mau jalan yaudah bilang kalo kamublagi sibuk aku ngga bakal maksa juga kan ? " ( kata Seli Danish hanya terdiam mendengarnya )
" emang aku salah kalo aku cuma pengen jalan sama pacar aku ? Kalo menurut kamu salah yaudah terserah " ( Seli lalu berbalik dan kembali jalan )
Namun Danish langsung mengejarnya dan memeluk Seki dengan sangat erat.
Seli langsung menangis di pelukan Danish.
" maafin aku udah bentak kamu tadi " ( kata Danish )
" udah jangan nangis lagi, aku ngga suka liat kamu nangis " ( kata Danish sambil nemeluknya )
" aku tuh cuma mau ngehabisin waktu aku sama kamu, kamu tau nggak sih " ( Lily bicara dalam tangisannya )
" iya, iya maafin aku. Kita kembali ke mobil sekarang. Kita lanjutin jalan kita okay " ( Danish berkata dengan sangat lembut )
__ADS_1
- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Mereka pun akhirnya segera menuju mobil Danish dan melanjutkan perjalanan.
" sekarang kamu mau kemana ? " ( tanya Danish sambil memasangkan sabuk pengaman kepada Seli )
" nggak tau udah nggak mood " ( ekspresi cuek dan kesel )
" jangan gitu kan aku udah minta maaf " ( kata Danish membujuk )
" yaudah kemana aja terserah kamu " ( perkataan Seli )
" kok gitu kan aku udah minta maaf. Nggak di maafin ni ? " ( kata Danish menatap )
" udah aku maafin, maksudnya terserah kamu mau kemana. Aku ngikut " ( kata Seli )
" bener ya ngga marah. Kita makan dulu kamu belum makan kan pasti " ( kata Danish )
" ya udah ayok " ( Seli bersikap manja )
Meski terkadang Seli bersikap seperti anak kecil dan berkelakuan manja di depan Danish. Danish sangat menyukainya karena dia melihat ketulusan Seli dari situ dan Seli selalu bersikap apa adanya.
Tak jarang juga Seli mengganggu pekerjaan Danish meski begitu juga Danish ga akan marah karena dia tau yang Seli punya hanya dia saja disana.
Danish bahkan menyukai sikap manja Seli karena menurutnya dia begitu lucu ketika bersikap seperti itu.
Selesai makan Danish mengajak Seli ke toko bunga.
Disana mereka menikmati berbagai macam bunga. Mulai dari pertumbuhan bunga lavender, mawar hitam, lilli, tulip dan masih banyak lagi.
Mereka terlihat bahagia dan Seli terlihat menyukainya.
" kalian terlihat sangat serasi " ( seorang pria tua yang ternyata dia adalah pemilik toko bunga tsb )
" ah , trimakasih " ( Seli dan Danish menunduk mengucapkan terimakasih )
" ah maaf , permisi " ( mereka pun duduk di bangku tengah toko tsb )
" oh ya tidak apa santai saja " ( kata pria tsb )
" siapa nama kalian ? " ( tanya pria itu )
" saya Danish, dan ini pacar saya namanya Seli " ( Danish memperkenalkan diri )
" hallo " ( sapa Seli )
" silahkan di minum dulu, " ( menyuruh Seli dan Danish untuk minum secangkir teh yang sudah ia siapkan )
" wow teh ini sangat harum " ( kata Seli menikmatinya )
" ya benar itu adalah teh kelopak mawar yang saya buat sendiri " ( kata pria tua tsb )
" permisi apa saya boleh tau siapa nama anda " ( berbicara dengan kalimat formal )
" oh ya tentu, nama saya Same William. Kalian bisa panggil saya paman Sam " ( katanya )
- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
" apakah kalian sudah lama berpacaran ? Kalian terlihat sangat cocok sekali " ( kata paman Sam memuji )
" ah iyaa trimakasih " ( kata Danish )
" kamu beruntung mendapatkan dia sebagai kekasihmu nak , dia terlihat sangat memanjakanmu " ( kata Paman Sam kepada Seli )
" ah saya tidak seberuntung itu " ( kata Seli )
" hah ? Kenapa kamu nggak beruntung pacaran sama aku ? " ( Danish terlihat kesal dengan jawaban Seli )
" iya kamu nggak sebaik keliatannya. Kamu kayak singa " ( kata Seli meledek sambil meniru gaya singa )
__ADS_1
" hahahaha kalian lucu sekali " ( paman Sam senang melihat mereka berdua )
" kalian mengingatkan aku ketika masih muda. Dulu istriku sangat manja dan juga sangat cantik sepertimu. Namun dia harus pergi secepatnya karena dia mempunyai penyakit " ( Paman Sam tiba - tiba bercerita tentang kehidupan pribadinya )
" hah kenapa bisa begitu ? " ( tanya Seli penasaran )
" iyaa, istri saya terkena penyakit namun aku tidak mengetahuinya sama sekali. Dia tidak pernah memperlihatkan sakitnya kepadaku dan selalu tertawa ketika bersamaku. Dia tidak pernah mengeluh sama sekali di depanku namun di balik itu semua ternyata dia menyembunyikan rasa sakitnya agar aku tetap bahagia " ( lanjut paman Sam )
" apakah paman sedih " ( Seli menatapnya )
" tidak, aku tidak sedih sekarang. Tapi saat melihat istriku meninggal tepat di depanku aku juga melakukan hal yang sama. Aku mencoba untuk tidak menangis karena aku tidak mau dia melihat aku sedih. Aku tidak mau dia melihat aku meneteskan air mata karena jika begitu usaha dia membuatku bahagia akan gagal " ( Kata paman Sam )
" lalu apakah anda merindukannya ? " ( Seli kembali bertanya dengan serius )
" kenapa aku harus merindukannya ketika aku selalu bersamanya sepanjang hari. Disini dia selalu ada di sini " ( sambil memegang hatinya )
- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
" dia selalu bersamaku aku yakin akan hal itu, selain itu aku juga tidak bisa melupakannya dan tidak mau melupakannya terutama kenangan dengan dia. Melihat kalian berdua bersama aku merasa melihat diriku dan istriku ketika masih muda hahahaha " ( paman Sam berbicara sambil tersenyum tidak ada penyesalan dan kesedihan sama sekali )
" hahahaha paman bisa saja " ( kata Danish )
" apakah paman tidak pernah mencintai orang lain ? " ( Seli masih penasaran dengannya dan terlihat tertarik dengan ceritanya )
" jangan bicara sembarangan " ( Danish mencengram tangan Seli )
" hahahaha tidak apa nak " ( kata paman Sam )
" aku tidak pernah mencintai orang lain selain dirinya. Kalaupun ada itu adalah putraku " ( kata Paman Sam )
" kenapa paman tidak mau jatuh cinta lagi " ( Seli semakin bertanya )
" karena bagiku istriku adalah cinta pertama dan terakhirku. Aku tidak bisa mencintai seseorang lagi hanya karena istriku sudah meninggalkan dunia ini. Aku juga yakin kalau aku akan menyusulnya dan kembali bersamanya nanti. Jika aku boleh berharap di kehidupan selanjutnya aku juga ingin di pasangkan lagi dengan istriku. Karena tidak ada wanita yang menurutku lebih baik daripada istriku " ( jelas Paman Sam )
Seli terharu mendengar cerita paman Sam,meski mereka baru pertama kali bertemu namun Seli merasa jima paman Sam adalah seorang yang baim dan sangat ramah. Bahkan beliau juga memberikan secangkir teh dan mengobrol banyak hal tentang kehidupan pribadinya. Mendengar hal itu Seli jadi terbayang akankah Danish merasakan hal yang sama.
Bahkan paman Sam juga terlihat sangat bahagia dengan kehidupannya yang sekarang. Meski tidak ada istrinya dia mengurus dirinya sendiri dengan sangat baik. Dia bahkan memiliki toko bunga yang meskipun terlihat sederhana namun banyak kehangatan di setiap ruangnya. Bau harum bunga yang bercampur, udara segar yang menembus dinding, dengan secangkir teh harum di memberikan kebahagiaan yang sederhana bagi setiap orang yang masuk ke dalam tokonya.
Tidak lupa dia juga selalu memperlihatkan senyuman di wajahnya. Dia sangat ramah sekali kepada siapapun dia memberikan semua kenyamanan yang sangat indah di rasakan. Meski dia sudah tua, dia tidak pernah menginginkan suatu rasa hormat karena merunutnya dia lebih senang jika ada banyak cinta yang dia terima daripada rasa hormat yang dia terima.
Seli sangat bangga kepada paman Sam yang ramah sekali bahkan kepada mereka yang tidak kenal sama sekali.
Paman Same selalu menunjukkan rasa hormatnya kepada orang lain, lebih tepatnya menunjukkan rasa cintanya. meski dia sudah tua namun pemikiran dia itu modern. dia mengerti bagaimana cara memperlakukan anak muda jaman sekarang. dia juga mengatakan bahwa toko bunga ini di buat bersama istrinya dulu karena istrinya sangat menyukai berbagai jenis bunga.
Nb. Ini tadinya author mau pake bahasa inggris di dialog ini. Tapi author pake bahasa indo aja biar kalian gampang dan langsung mengerti tanpa harus mentranslate terlebih dulu. Dan kalian bisa anggap ini sebenernya sedang bicara pake bhs inggris( trimakasih 🖤 )
__ADS_1