HATI MALAIKAT

HATI MALAIKAT
Seli


__ADS_3

" andai lo tau kalo gw lebih mencintai lo dari siapapun , tapi mulai sekarang gw cukup liat lo seneng. Kali ini gw bakal ngebuat lo seneng entah bagaimanapun caranya "



Malam yang dingin dan panjang menemani kesedian sebuah hati yang tertekan. Menciptakan kegaduhan antara benteng percintaan. Namun siapa yang bisa menyelamatkan ?



Danish mengantarkan Lily menuju rumah nyokapnya dan menggendongnya sampai ke tempat tidur.


" makasih ya nak Danish udah nemuin Lily " ( mamanya Lily yang terharu melihat Danish menemukan Lily selarut ini )


" maaf juga jadi ngerepotin kamu " ( lanjutnya )



" enggak papa ko tante, udah larut Danish permisi dulu " ( Danish langsung menuju ke rumahnya )



Dia masih membayangkan ekspresi Lily ketika dia menangis untuk Reza, betapa tidak ingin kehilangan Reza pada saat itu, cinta di matanya yang begitu jelassss Danish melihat semuanya.


" gw pernah berfikir untuk nyerah, kali ini gw yakinn gw ngga bakal mundur satu langkah pun " ( Ucap Danish dalam hatinya )



- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -



Throwback masalalu dg Seli,,


New York Amerika, 12 - 8 - 2016,



Danish yang sedang sibuk mengerjakan tugas di rumahnya tersebut mendapat pesan dari Seli, Seli memintanya untuk bertemu waktu itu. Danish dengan senang hati dan bahagia langsung bersiap - siap menemuinya. Seli meminta Danish untuk bertemu di sebuah kafe yang agak dekat dengan rumahnya.


" eh udah lama nunggu ? " ( tanya Danish kepada Seli yang sudah duduk di bangku kafe tsb )


" engga kok baru nyampe, mau makan apa aku pesenin sekarang " ( Kata Seli )


" apa aja " ( Lalu seli memanggil pelayan yang ada di siti dan menuliskan pedanannya )



Mereka pesen steik yang bahkan tatanannya saja terlihat indah.


" tumben kamu ngajakin aku keluar duluan " ( kata Danish sambil memotong steiknya )


" hah engga kok cuma pengen aja " ( jawab Seli )


" kangen ya " ( kata Danish menggoda Seli )


" apaan sih udah makan dulu " ( Seli hanya cuek )



Danish merasa ada sesuatu yang salah terhadap kelakuan Seli. Karena Seli tidak biasanya menghiraukannya. Namun Danish beraanggapan jika itu hanya fisaratnya saja.



Selesai makan, Seli mengajaknya untuk berjalan - jalan ke sebuah taman bermain yang besar dan ramai di sana.


" mau naik itu nggak ? " ( kata Seli sambil menunjuk ke arah roaler coaster )


" hah emang kamu berani ? " ( tanya Danish )


" yaudah yuk kesana " ( Lily kemudian menarik tangan Danish dan menuju ke arah roaler coaster tsb )



- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -



Mereka menjerit jerit dan dengan tawa bahagianya mereka saling memegang tangan agar tidak takut saat itu. Suasana begitu ramai, penuh dengan teriakan - teriakan bahagia. Teriakan teriakan cinta, bahkan anak kecil pun akan berteriak meski dia tidak bisa bicara.


Mereka sangat menikmati waktu mereka ketika bersama.



" hahahahahaha seru banget kan tadi " ( Seli tertawa dan bahagia karna melihat Danish yang terlihat pusing )



" hahaha bentar kamu tunggu disini sebentar " ( kata Seli )


" eh kamu mau kemana tungguin aku " ( berkata sambil terengah engah )


" udah bentar kok " ( Seli langsung pergi meninggalkan Danish )


__ADS_1


Melihat punggung Seli yang pergi meninggalkannya Danish merasa seolah dia akan pergi untuk selamanya. Dia lalu melamun dan memikirkan hal yang tidak - tidak. Ketika Danish tidak lagi melihat Seki dia langsung berlari dan mengejarnya namun tidak menemukannya.


" Seli " ( Danish berlari dan memanggil namanya )


" seli .... Seli .... Seli " ( dia terus berlari dan mencarinya )


Hingga dia berhenti di tengah kerumunan dan menjambak - jmbak rambutnya.


" kamu kemana Seli, seharusnya aku nggak ninggalin dan ngebiarin kamu pergi sendirian. Seliii kamu kemana "



Sampai seseorang memegng pundak Danish dan Danish langsung melihatnya, betapa terkejutnya dia ketika melihat orang itu adalah Seli.


" Seli " ( Danish langsung menariknya dan memeluknya dengan erat )


" kamu kenapa si ? " ( Seli bingung dan membalas pelukannya )


" kamu kemana si dari tadi aku nyariin kamu tau ngga ? " ( Danish masih memeluknya dengan erat )


" makannya lepasin dulun" ( Danish kemudian melepaskan pelukannya )



- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -



" ni " ( Lily nunjukin minuman yang tadi di belinya )


" aku beli ini tadi buat kamu karna ngeliat kamu pusing begitu " ( jelas Seli )


" kamu ngga perlu ngebeliin itu, gimana kalo kamu nyasar ? Terus ilang ? " ( Danish memarahi Seli )


" kamu tu kenapa si, lagian aku tadi kan udah bilang kamu tungguin aku disitu bentar kamu malah pergi kan aku juga jadi nyari kamu " ( Lily menjawabnya )


" yaudah maafin aku, tapi lain kali aku ngga bakalan ngebiarin kamu pergi sendiri " ( kata Danish )



" lagian apa salahnya si orang beli minum doang, itupun juga buat pacar aku " ( Seli pasang wajah cemberut )



" udah - udah mau jalan lagi ? " ( kata Danish mengayunkan tangannya )


" yaudah yok " ( wajah Seli berubah seketika )



" gimana seneng ngga hari ini ? " ( Tanya Danish )


" seneng banget kok " ( kata Seli cuek )


" gw bakal bikin lo seneng selamanya jadi lo ngga boleh ninggalin gw " ( kata Danish tegas )



" ngga tau juga " ( Seli melamun mendengar perkataan Danish entah apa yang membuatnya begitu. Danish pun melihat Seli dan memanggil manggil nama Seli namun tidak mendengarnya )



" Seli heyy Seli " ( Danish memanggilnya )


" ah eh iya " ( Seli kaget dari lamunannya )


" lo nggak bakal ninggalin gw kan ? " ( tanya Danish serius )


" ngga tau juga, siapa tau ntar ada cowok ganteng tajir lagi hahahahahahahha " ( jawab Seli bercanda )


" tapi ngga seganteng aku mau ? " ( lanjut Danish )


" nggak papa yang ganteng kayak om Rizal juga nggakpapa hahahaha " ( jawab Lily becanda lagi )


" yaudah kamu nikah aja sama papa aku jadi aku bakal manggil kamu mama " ( kata Danish )


" nggak papa ntar aku bakal jadi mama tiri yang jahat " ( jawab Seli )


" emang kamu mau jahatin aku apa ? Aku punya peri yang bakal nolongin aku " ( kata DDanish mengejek Seli )


" aku jahat soalnya aku sekingkuh sama anak tiriku sendiri " ( kata Seli )


" emang siapa yang mau selingkuh sama kamu weeeee " ( Danish kembali mengejek )



" ah kamu mah " ( Seli menabok Danish dan pasang wajah kesal dan Danish langsung memeluknya )



- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -


__ADS_1


Mereka bercanda tawa sepanjang sore . tepat di depan mereka pemandangan pergantian antara matahari yang mulai terbenam terlihat indah dengan warna orange kemerahan yang memantul di atas air. Pemandangan yang indah namun tidak lebih indah dari sepasang burung yang saling berciumman membentuk tanda cinta sore itu. Keramahan orang - orang di sekitar bahkan laut yang tenang pun menjadi moment yang sangat romantis dan indah.



Namun entah apa yang ada di pikiran Seli, dia terlihat bahagia namun dengan senyuman getir. Senyuman yang di paksakan seolah dia tidak menginginkaan semua ini.


" Danish aku mau nanya boleh nggak ? " ( sambil bersandar di bahu Danish dan memeluk tangannya )


" tanya aja bakal aku jawab " ( kata Danish )


" kalo misal aku pergi dari kamu, kamu bakal jatuh cinta lagi ngga sama orang lain ? " ( tanya Seli )


" hah aku bakal rantai kamu suapaya kamu ngga kemana mana " ( ucap Danish )



" ih aku serius " ( kata Seli kesal )


" aku juga serius apapun yang terjadi kamu ngga bakal bisa pergi dari aku, aku ngga bakal jatuh cinta lagi sama siapapun, eeee cuma kematian yang bisa misahin kita. Lagian umur kita bakal panjang kok " ( Danish menjawab dengan tatapan yang mantap dan serius )



" kok kamu tau kalau kita bakal berumur panjang " ( kata Seli )


" iya aku tau soalnya aku udah tanya sama takdir katanya kita bakal berumur panjang " ( sambil senyum dan becanda )


" gitu ya .... " ( Seli meneteskan air matanya di bahu Danish dan langsung menyekanya )



" udah ah kenapa ngebahas ginian deh jadi tegang kan suasananya " ( kata Danish )


" iya maafin aku " ( ucap Seli ).



Mereka akhirnya menghabiskan banyak waktu kala itu sampai tidak terasa malam pun datang. Danish mengantarkan Seli ke asrama nya.


Mereka berjalan bersama dengan bergandengan tangan untuk saling menghangatkan..


" udah sampai " ( kata Danish )


" iya, makasih ya untuk hari ini " ( kat Seli melepaskan tangannya )


" iya sama sama, udah sana kamu masuk dulu dingin " ( suruh Danish )


" iya " ( Seli berjalan ke asramanya, namun ketika Lily berjalan seketika dia berbalik badan )


" eh " ( Danish kaget karena Seli tiba - tiba menciumnya dan langsung lari masuk ke asrama ).



" hah Dasar " ( Sambil memegang pipinya )


Danish merasa sangat senang saat itu, dia bahkan menghbiskan harinya bersama Seli orang yang sangat di cintainya. Danish merasa dunia seakan miliknya dan memberikan segala yang dia inginkan. Bahkan tidak ada kesedihan yang terlintas dalam bayangannya hari itu.



- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -



Danish laku berjalan pulang dengan wajah yang penuh dengan kebahagiaan. Dia lantas menganbil ponsel yang ada di sakunya dan melihat foto mereka. ( mereka sempat mengambil foto bersama tadi )


Dia melihat foto itu dan merasa sangat bhagia sekali karena Seli seperti biasa terlihat ceria.


Dia lalu mengirimkan foto itu kepada sahabatnya Yoga yang ada di Indonesia waktu itu.


Yoga lalu menelfonnya ,


" lo sengaja mau bikin gw iri woy " ( bentaknya langsung di dalam tlfon )


" apaan sih hahahah " ( Danish hanya tertawa )


" pulang nanti gw gaplok lo, gw coret muka lo pake tatto gw biar lo jelek nggak ganteng lagi " ( kata Yoga )


" usah sana lo belajar aja bikin gambar tatto yang bener biar pinter jangan bodo mulu jadi orang hahaha. Udah ah gw mau mandi " ( kata Danish becanda dengan sahabatnya itu )



Danish menutup telfonnya dan langsung pergi menuju kamar mandi. Bahkan saat mandi pun dia terlihat sangat bahagia, namun dia heran kenapa tadi Seli tiba - tiba tanya tentang hal itu apa dia menyembunyikan sesuati darinya ?


" tidak nggak mungkin dia kenapa - napa. Udahlah lo banyakan mikir Danish " ( kata dirinya dalam hati )






__ADS_1




__ADS_2