
HATI SEDINGIN ES❤️
#Part9
Keesokan harinya,
Abizar berencana tak masuk kuliah untuk menemani Rayna dirumah sakit.
"Kau ingin kemana Bi?" Tanya mama menyiapkan makanan "pagi-pagi sekali?"
"Kerumah sakit ma!" Jawab Abizar
"Siapa yang sakit Bi?" Tanya papa
"Teman pa!" Jawab Abizar duduk depan papa nya di meja makan.
"Kau tidak ke kampus Bi?" Tanya Mama
"Tidak ma, aku sengaja Absen untuk menemani Rayna" jawab Abizar.
"Apa dia wanita?" Tanya papa kaget mendengar Abizar absen Kuliah.
"Iya pa" jawab Abizar memakan dengan lahap
"Apa dia penting?" Tanya papa.
"Dia hanya teman biasa pa!" Jawab Abizar gugup
"Ingat kau akan menikah sebentar lagi" jelas papa
"Iya pa, aku tauh!" Jawab Abizar.
Sepergian Abizar, papa nya bertanya pada mama.
"Apa mama tahu masalah Abizar berteman dengan wanita itu!" Tanya papa
"Dia hanya teman biasa Abizar pa!" Jawab mama
"Papa khawatir jika Abizar dekat dengan wanita lain, itu akan membuat Jassy sakit. Apa lagi tidak enak kan sebentar lagi ia akan menikah!" Jelas papa
"Iya pa, mama mengerti " jawab mama.
Di kampus Adim dan Erico telah menunggu Abizar depan parkir seraya melihat jam nya.
"Abizar kemana sih?" Tanya Adim gelisah.
"Mungkin dia lagi dijalan Dim" jawab Erico
"Tapi tak biasanya Abizar belum datang pukul segini!" Jelas Adim. "Rayna juga tak terlihat dari kemarin"
"Apa mungkin mereka bersama?" Tanya Erico
Selang 15 menit waktu masuk pun tiba, Adim dan Erico semakin yakin bahwa Abizar tak masuk kampus.
Melihat hanya Adim dan Erico saja membuat hati Raisa gelisah ,
"Tumbenan kalian berdua. Kak Bizar kemana?" Tanya Raisa.
"Aku juga gak tau tu, Rayna juga tak terlihat" jawab Adim
"What????? Wanita tak normal itu juga gak masuk!!!" Jelas Raisa terkejut.
"Boleh tidak, kau tidak mengatakan Rayna tidak normal?" Tanya Erico.
"Emang kenapa? Salah??? Emang benar kan dia tidak normal!!" Jawab Raisa.
" Dasar...." Sinis Erico.
"Ohhhh, kau menyukai nya sehingga kau membela dia" Tebak Raisa.
"Sudah...sudah" teriak Adim memecahkan keributan itu "kalian kenapa sih? Ayo RI, kita pergi" pinta Adim pergi dan diikuti Erico.
"Iiiihhhhh,,, nyeblin banget sih" teriak Raisa kesal.
"Maklum Sa, mungkin Erico suka sama tu cewek" jelas Echa.
"Apa sih sempurna tu cewek, gak kak Bizar gak Erico membelanya" tanya Raisa
"Mungkin dengan ke tidak normal nya" jawab Riana enteng.
Abizar telah lama tiba dirumah sakit, dia tak tega membangun kan Rayna yang terlihat lelap dengan tidurnya. Ia rela menunggu dari pada harus mengganggu.
Dan tak berapa lama Rayna bangun.
__ADS_1
"Telah bangun?" Tanya Abizar memandang Rayna lalu duduk disamping ranjang rawat Rayna.
"Ngapain kau kesini?" Tanya Rayna mencoba duduk dari terbaring nya.
"Aku khawatir dengan keadaan mu" jawab Abizar enteng.
"Oh... Bi!!!" Panggil Rayna melihat sekeliling kamar rawat.
"Bibi sudah ku suruh pulang untuk istirahat, dan aku akan menunggu mu hari ini" jawab Abizar.
Rayna memandang Abizar, entah ia tak mengerti kenapa Abizar begitu peduli pada nya.
"Boleh aku minta sesuatu pada mu?" Tanya Rayna.
"Yah silahkan" jawab Abizar.
"Bisakah engkau menjauh dari ku? Dan tolong jangan ganggu hidup ku." Pinta Rayna.
"Kecuali ini... Aku tak bisa!!" Jawab Abizar tersenyum "aku mencintaimu".
"Aku tidak mencintaimu" jelas Rayna memandang Abizar.
"Apa kau tauh? Aku membawa bubur untuk mu!!" Jelas Abizar mengalihkan pembicaraannya.
"Aku tidak lapar" jawab Rayna.
"Ray.. apa aku salah mencintaimu?" Tanya Abizar
Rayna terkejut dengan pertanyaan itu"Iya kau salah"
"Alasannya?" Tanya Abizar lagi.
"Karena aku tidak mencintaimu!" Jawab Rayna dingin
"Apa ada alasan lain?" Tanya Abizar
"Aku benci dengan pertemuan!!" Jawab Rayna memandang Abizar lekat.
Abizar terdiam mendengar jawaban Rayna "alasannya?"
Rayna tak menjawab pertanyaan Abizar, dia tak ingin terlalu terbuka pada seseorang. Pada dasarnya keadaan nya saat ini sedang panas, apa lagi netizen telah banyak mengetahui bahwa anak Elicya telah kembali dari Pengasingan.
"Yasudah kau makan ya!!" Pinta Abizar membuka mangkok berisi Bubur lalu menyuap Rayna.
"Ok selanjutnya minum obat!!" Jelas Abizar layaknya dokter memberi segelas air dan 3 buah kapsul.
"Bagaimana jika kita keluar, cari angin!" Pinta Abizar.
"Tidak, aku tidak panas" jawab Rayna
"Tapi aku panas Ray!!" Pinta Abizar
"Yasudah, pergi saja kau!"
"Ayo Ray!! Kita cari angin" pinta Abizar lagi
"Aku tidak ingin semua orang tauh aku telah Kembali keIndonesia" jawab Rayna dingin.
"Semua orang? Maksud kamu?" Tanya Abizar heran.
"tidak" jawab Rayna tak ingin Abizar mengetahui keadaannya.
"Ayolah Ray....ada yang ingin aku bicarakan!" Pinta Abizar.
"Yasudah...kau bicara sekarang" jawab Abizar.
"Ok...." Jelas Abizar ingin mengangkat tubuh Rayna.
"Hei.... Apa yang kau lakukan?" Teriak Rayna
"Kau tak ingin, maka aku harus membawamu" jelas Abizar.
"Turun kan aku, heiiii.... Aku bisa jalan sendiri" jelas Rayna.
Abizar menggendong Rayna hingga ke taman rumah sakit, disana banyak pasien yang dikursi Roda, ada juga yang duduk disamping pot bunga.
"Udaranya segar!" Jelas Abizar.
"Sesak!!!" Jawab Rayna menutup-nutupi wajah nya dengan tangan
"Kau kenapa? Kayak artis saja takut di ketahui Fans. Kamu apa? Jangan kan fans, diajak bicara aja gak mau" tanya dan ejek Abizar.
Mendengar artis, hati Rayna terluka. Ia terbayang akan mama nya, ketika Karir mamanya melejit ia harus pergi dengan cara mengenaskan.
__ADS_1
"Apa kau baik-baik saja?" Tanya Abizar memandang Rayna.
"Yah!!" Jawab Rayna dingin.
"Oh iya Ray, apa kau pernah pacaran?" Tanya Abizar membuat jantung Rayna berdegub kencang.
"Tidak penting!!" Jawab Rayna.
"Kau tau tidak Ray, nanti kau udah dibolehin pulang!" Jelas Abizar
"Oh syukurlah 😊!" Jawab Rayna.
"Bukannya itu putri Artis Elicya yang diasingkan ke Jerman?" Tebak seseorang disamping Rayna.
"Elicya artis yang dibunuh anak nya sendiri itu!" Jawab temannya.
"Iya, ternyata dia sudah di Indonesia. Seharusnya pembunuh seperti dia harus dihukum sesuai undang-undang" jelas nya lagi.
Mendengar itu Rayna merasa ketakutan, ia kembali frustasi ketika ingat tentang mama nya.
"Ray,, kau baik-baik saja kan?" Tanya Abizar melihat reaksi Rayna.
"Ckrekkkk" seseorang memotret Rayna.
"Heiii apa-apa kalian?" Teriak Abizar.
Rayna semakin ketakutan dan menangis, ia selalu terbayang akan kamera wartawan yang selalu mewawancarai nya 10 tahun yang lalu.
"Pembunuh!!!!" Teriak seseorang wanita.
Dengan cepat Abizar membawa Rayna pergi dari tempat itu, ia berlari menggendong Rayna menuju mobil agar aman.
Rayna memeluk dirinya sendiri dengan menangis ketakutan dalam mobil Abizar.
"Aku bukan pembunuh!!!!!" Teriak Rayna " aku bukan pembunuh!!!!"
Abizar terlihat sedih dengan keadaan Rayna, sebenarnya ia bingung ada masalah apa sehingga orang itu menyebut Rayna pembunuh? ia duduk disamping Rayna dengan memeluk nya iba.
"aku bukan pembunuh!!!!!" Teriak Rayna lagi "bukan aku!!!!"
"Ray,,,,, kau yang tenang yah. Aku percaya kau bukan pembunuh!!!" Jelas Abizar menenangkan Rayna.
"Dunia pun tak mengizinkan ku bahagia..... Aku benci,,, aku bukan pembunuh!!!!" Teriak Rayna lagi.
"Ray,,, tidak ada yang menantang mu untuk bahagia. Semuanya tergantung pada dirimu sendiri" jelas Abizar.
Rayna memandang Abizar tenang.
"Yasudah kita pulang aja, agar kau tenang" pinta Abizar lalu menyetir.
Telah beredar di televisi,
"Munculnya putri Artis papan atas almh Elicya Nicholewesy di rumah sakit Medika Riad(MR)membuat netizen heboh yang selama ini putri Elicya di asing kan oleh Ardenta, suami Artis Elicya. Yang mana Elicya adalah artis papan atas meninggal dengan mengenaskan yang dibunuh oleh putri semata wayangnya sendiri, bagaimana berita selengkapnya mari kita simak!!" jelas Presenter menampilkan foto Rayna ketika dirumah sakit.
Dari berita Kambalinya putri Elicya, kembali mengguncang dunia entertainment, apa lagi wajah Rayna persis dengan mama nya, Elicya. Di dunia entertainment sibuk mencari tau bagaimana keadaan anak dari Elicya yang diduga pembunuh dari Elicya itu sendiri? Dan tempat tinggal Serta ingin diwawancarai.
Di berbagai Chanel televisi, media sosial dan media cetak telah dipublikasikan tentang anak artis tersebut. Sehingga dunia tauh bahwa Rayna pembunuh yang membunuh mama nya sendiri.
"Apa??? Jadi mahasiswa kampus kita anak seorang artis terkenal itu. Dan berarti dia seorang pembunuh" teriak berbagai mahasiswa di kampus melihat foto Rayna yang kebetulan saat dirumah sakit, ia sendiri di foto dan Abizar tak terlibat.
"Menyeramkan sekali dia!!" Sambung mahasiswa lain.
"Aku jadi takut.tapi masa iya, dia membunuh mama nya sendiri?" Tanya yang lain
"Entahlah.. tapi mama ku juga pernah cerita masalah artis Elicya ini" jawab mahasiswa lain.
"What????????" Teriak Raisa ketika melihat berita di media sosialnya.
"Why????? Ada apa?" Tanya Echa kaget mendengar Raisa berteriak.
"Ini....." Jelas Rayna masih terkejut tak percaya "wanita tidak normal, ternyata dia anak artis Elicya"
"Berarti dia pembunuh!!!???" Tanya Ecah,Riana,dan Crisa bersama.
"Ohhhhh berarti selama ini kita satu kampus sama pembunuh" teriak Raisa.
"Ini tidak boleh, ini tak boleh terjadi" teriak Raisa lagi.
"Tapi syukurlah Sa, kan dia bisa keluar kampus tanpa kau minta" jawab Echa.
"Tapi iya juga sih??" Jelas Raisa berpikir.
Next?
__ADS_1
ig : RnaAndsta25