
Baby sudah bertekad,bahwa hari ini dia akan menemui pria yang mengaku sebagai Daddy nya.
Dia ingin dan mengetahui segala nya tanpa ada yang di sembunyikan lagi.
Sedikit pun ! Tidak sedikit pun..
Namun saat dia hendak keluar, Damian masih berada dirumah dan itu membuat Baby kaget.
Pasal nya, Saat dia bangun Damian sudah tidak ada di kamar dan di kiranya sudah pergi bekerja seperti biasa.
Tapi apa ini ? Kenapa suami nya itu masih berada dirumah ? Mengenakan pakaian rapi tapi sedang memasak di dapur ?
" Sudah bangun sayang ?" Tanya Damian saat melihat Baby datang ke dapur.
Baby tidak menjawab, Dia masih mengagumi ketampanan pria tampan dengan brewok tipis nya.
" Duduk lah sayang, Aku akan memasak untuk mu hari ini. " Ucap Damian melirik sekilas ke arah istri nya saat ini.
Damian yang gemas pun mendekati istri nya dan tanpa di duga Baby, Damian mencium kening nya dan mengelus perut rata Baby yang kini berisi benih nya yang akan menjadi sosok malaikat tak bersayap.
" Tunggu sebentar ya, Aku akan menyelesaikan nya nya sebentar. " Damian tersenyum dan kembali ke dapur.
Dia dapur, Damian memasak sayur brokoli yang di tumis pakai minyak sayur, Dan membuatkan omlate serta susu untuk Baby.
Dia banyak membaca, bahwa wanita hamil di larang memakan makanan mentah, Daging merah atau hal hal lain yang harus di hindari.
Apalagi saat mengingat penjelasan dari dokter bahwa usia Baby yang masih belia itu kemungkinan banyak mengundang resiko.
Dan itu yang di takutkan nya.
" Ayo makan, " Ajak Damian pada Baby.
Baby hanya mengangguk saja, Namun dia kembali kaget saat Damian mengangkat nya dsn mendudukan nya di pangkuan sang suami.
" Om, "
" Sudah makan lah dengan nyaman sayang, Aku tidak akan mengganggu kamu. " Ucap Damian dengan lembut.
Dia memangku Baby dan mengelus perut rata istri muda nya itu.
Sesekali pipi itu di cium dengan sayang bahkan juga mencubit nya.
Damian tidak pernah merasa sebahagia ini dengan Seorang wanita, Bahkan sama Patricia dulu pun tidak seperti ini rasa nya.
Walau dia juga dulu mencintai wanita itu.
Tapi rasa nya, Saat bersama Baby, Rasa itu sangat luar biasa.
" Makan Omlate nya sayang. " Baby mengangguk.
" kenapa ?" Tanya Damian lagi saat melihat Baby seperti menahan sesuatu yang akan keluar dari mulut nya.
" Baby, Sayang..." Damian panik saat melihat Baby berlari dan memuntahkan isi perut nya di washtaple.
__ADS_1
" Sayang, Kamu baik baik saja ?" Damian tidak tau harus melakukan apa .
Dia hanya bisa mengelus punggung istri nya yang sedang memuntahkan seluruh isi perut nya.
Bahkan kini tubuh nya sangat lemas pagi ini.
Damian membopong nya dan mendudukan nya kembali ke kursi meja makan.
Kini Damian berlutut di hadapan istri nya yang sedang menahan air mata nya itu.
Damian hanya bisa mengelus perut istri nya dan sesekali mencium telapak tangan Baby dan terus di lakukan nya untuk meredakan kesedihan sang istri.
" Maaf kan aku, Jika bisa biar aku saja yang merasakan nya. Aku tidak bisa melihat mu kesakitan begini, Tapi aku juga tidak tau harus melakukan apa ?"
Tes...
" Sstt...Jangan menangis sayang, Aku disini..." Damian memeluk Baby dan terus mengelus punggung istri nya dengan sayang.
Setelah di rasa Baby mulai membaik, Damian melepaskan pelukan nya dan menghapus air mata itu.
" Mau makan apa ?" Tanya Damian lembut.
" Bubur ayam, Dekat sekolah..." Jawab Baby sedikit sendu.
" Oke, Ayo. Kita pergi..." Damian membersihkan bekas air mata Baby dan membawa nya ke bawah untuk mencari bubur yang di inginkan sang istri.
Saat sampai disana, Dia sedikit menghela nafas nya berat, tapi di lihat bersih kok gerobak nya.
" Jangan turun, Biar aku saja ya. " Baby mengangguk.
" Iya..." Damian turun dan membeli pesanan istri nya.
Saat mereka tengah menikmati sarapan bubur nya, Ada dua gadis belia juga menghampiri mobil Damian.
Tok...Tok...
Damian menurunkan kaca mobil nya dan melihat siapa yang datang.
" Eh ? Kirain sendirian Om. " Cengir kedua sahabat istri nya itu.
" Lo sehat beb ?" Baby mengangguk.
" Sehat, Kalian ?" Tanya Baby
" Sehat, Sih gue. Tau deh kalau yang ono. " Sindir Ariel pada Mayang yang terlihat tidak baik baik saja.
" Sudah, Sekolah sana. Belajar yang benar. Jangan pacaran saja !" Kedua teman Baby langsung melongo tak percaya.
Ketiga bestie itu heran ! Bagaimana kulkas itu mencair ? Mati listrik kah ? Atau rusak ?
" Kalai mau makan bubur makan saja, Aku sudah membayar nya. "
" Eh, Iya om. Kita pamit ya. "
" Bye Dekmil..." Pasangan suami istri itu melongo atas ucapan kedua gadis belia itu.
" Dekmil ? Apa itu ?" Tanya Damian heran.
__ADS_1
" Dedek hamil " Cengir mereka berdua dan segara beralih ke tukang bubur untuk sarapan pagi.
Walau cuma sepuluh ribu, Lumayan kali untuk ganjel perut, Apalagi mereka kini harus belajar ekstra karena gak ada Baby kan ?
Jadi otak harus bekerja sangat keras untuk belajar memahami semua nya.
" Sudah ?" Tanya Damian mengelus perut Baby dan mengelap sudut bibir istri nya itu dengan ibu jari nya.
Tanpa Baby duga Damian malah menghisap ibu jari nya yang bekas makanan Beby.
Aneh bukan ? Jika orang sudah jatuh cinta semua akan berubah apa benar ? Itu lah yabg saat ini di rasakan nya.
Perhatian Damian, Cinta nya, Walau Baby masih gamang, Apakah Damian benar mencintai nya atau hanya karena anak ini saja ?
Baby masih harus membentengi hati dan diri nya agar tidak terlalu jatuh pada Damian walau mereka sudah teringat perjanjian di hadapan Tuhan.
" Kita pulang saja ya, Nanti jam 10 guru kamu akan datang, "
" Iya, " Jawab Baby seadanya.
Karena pada dasar nya dia masih memikirkan apa yang terjadi kini.
Perubahan sikap Damian sangat terasa jelas di ingatan nya.
Bagaimana Saat Damian mengagahi nya dengan menyebut nama wanita lain saat pelepasan itu datang dan itu sangat mengoyak harga diri nya.
Tanpa dia tau, Bahwa itu sengaja di lakukan Damian karena tidak ingin membuat wanita muda itu terus terjerumus pada nya.
Aneh bukan ? Tapi kenapa Damian masih menikmati nya dulu ? Jika tidak ingin merusak dan menjerumuskan wanita itu kenapa mesti memilih nya ?
Dan menjadikan nya sugar Baby ?
Alasan hanya simple !
Damian jatuh hati saat melihat wajah cantik itu dan ada rasa entah lah, Dia tidak tau itu.
Yang pasti Damian ingin memiliki wanita belia itu yang masih memakai seragam sekolah datang pada nya untuk menjadi sugar Baby.
Gila bukan ? Tapi itu lah kebenaran nya dan itu Damian simpan rapat rapat.
Satu satu nya kesalahan Damian adalah dia pernah bercinta dengan Chika yang notaben nya saudara tiri Baby, Walau menggunakan pengaman, Tapi rasa bersalah nya tetap ada.
Karena Dia lah yang pertama bagi Baby dan itu adalah penyesalan terbesar nya hingga saat ini.
" Mau apa lagi sayang ?" Tanya Damian memecah keheningan saat melihat istri nya terus saja melihat ke luar jendela.
Baby menoleh sedikit dan kembali fokus pada jalanan di samping nya.
Sampai mata nya melihat bahwa itu adalah Pria yang mengaku sebagai Daddy nya tengah membeli buah buahan.
" Baby..." Panggil Daddy Jonny saat melihat Baby di dalam mobil yang kaca nya di buka oleh nya.
Baby langsung membuang pemandangan nya ke arah Damian dan memeluk lengan nya.
Damian merasa senang untuk itu tanpa dia tau alasan sebenar nya.
" Terus lah bahagia oke. " Damian mengelus lembut puncak kepala Baby dan mencium kening nya.
__ADS_1
...❤️❤️❤️...
Jan lupa Follow ige aku @amelia_falisha1511 ❤️