Hello Daddy ! Im Sugar Baby

Hello Daddy ! Im Sugar Baby
Merampok Daddy


__ADS_3

" Sayang, Qin Qin, Pelan pelan jalan nya sayang, " Damian terus saja memperingati istri nya kala dia di seret untuk masuk kerumah besar di hadapan nya saat ini.



" Iya ih, Udah cepetan Gege, Kita jalankan misi kita kali ini. " Damian berhenti berjalan.


Misi ? Misi apa yang di maksud istri manja nya ini ?



" Misi ? Misi apa sayang ? Kalau kamu bertingkah yang aneh aneh aku gak mau ikut, lebih baik kita pulang saja. " Baby terlihat merengut disana.


Dia sudah merencanakan hal ini, dia ingin mengajukan negosiasi dengan Daddy nya agar membalaskan rasa sakit hati suami nya pada Ayah mertua angkat nya yang menyeramkan sekaligus menyebalkan itu.


" Kita rampok Daddy Gege ku sayang, Biar kita makin kaya. Udah yuk ah ayo cepetan. " Baby kembali menarik lengan suami nya agar mengikuti nya untuk segera masuk ke istana mewah yang akan menjadi milik nya karena memang dia lah keturunan satu satu nya bukan ?


Damian masih enggan mengikuti langkah istri nya, dan hal itu membuat Baby kembali menoleh ke arah suami nya dan menatap dalam.


" Gege, Udah ayo. Kita masuk. " Rengek Baby lagi.


Bahkan kali ini dia sedikit manja dan merengek pada suami nya, namun Damian tetap diam menatap datar wajah istri nya saat ini yang menunjukan wajah imut dan manja nya.



" Gege...Ayo...kita masuk..." Baby semakin menjadi.


Damian hanya bisa menghela nafas nya berat, dia tau apa yang di maksud istri nya, Dan Damian tidak bisa menerima itu.


Dia masih bisa mencukupi kehidupan istri nya untuk 10 tahun ke depan dengan beberapa aset serta saham yang di miliki nya dan beberapa toko perhiasan.


" Dengan kan aku sayang, Kamu tidak perlu melakukan ini semua jika ingin hidup mewah, Aku masih sanggup untuk mencukupi semua nya. " Jelas Damian sambil menangkup kedua sisi wajah istri nya yang kini berubah menampilkan wajah datar nya tanpa respon apapun dengan ucapan suami nya.


Baby terus menatap datar pada Damian yang kini di depan nya.


" Sayang..." Panggil Damian dengan suara lembut nya


Baby melepaskan usapan tangan Damian di pipi nya dan meninggalkan nya begitu saja masuk ke dalam rumah besar itu.


" Sayang, Qin Qin...Tunggu dulu sayang. Baby, Sayang...Baby Aurellia..." Damian terus mengejar istri nya yang kini sudah masuk ke dalam rumah besar itu.


Damian menghela nafas nya kasar saat sebelum masuk ke rumah mertua nya.


" Hello My, Princess, I miss you..." Daddy Jonny sudah merentangkan kedua tangan nya untuk memeluk sang putri kesayangan nya.


Namun apa yang di dapatkan nya ?


Baby melewati nya begitu saja dan masuk ke dalam lift menuju kamar nya yang pernah sekali di kunjungi nya saat pertama kali berkunjung.


Daddy Jonny menatap heran pada putri nya saat ini yang terlihat kesal dsn mengabaikan nya.

__ADS_1


Namun pandangan nya langsung tertuju pada sosok pria yang menjadi suami putri nya.


Oh, Dia tau saat ini, Pasti ada masalah dengan kedua pasangan ini.


Yang satu tukang merajuk dan manja, yang satu kurang peka.


Mungkin begitu dan itulah opsi yang bisa di simpulkan Pria yang menjadi Daddy seorang Baby Aurellia dan berstatus Ayah mertua dari seorang Damian.


" Maaf, Dimana Baby Dad ?" Sudah Daddy Jonny dugong, Bahwa sepasang suami istri ini sedang ada masalah.


" Kenapa ? apa yang membuat princess hamil itu marah ?" Daddy Jonny langsung duduk di dekat bar yang ada dirumah nya.


Bahkan dia kini menuangkan Red wine termahal milik nya.


" Mau minum ?" Damian menggeleng.


Dia tidak ingin Princess hamil itu semakin menjadi dan mendiam kan nya jika dia bau alkohol nanti nya.


" Oke " Daddy Jonny mengendikan kedua bahu nya.


" Jadi ? " Tanya Daddy Jonny lagi saat mereka cukup lama terdiam.


Sebelum bercerita, Damian menghela nafas nya berat.


Dia menceritakan semua tujuan awal Baby mengajak nya Kesini hanya untuk berkunjung, Tapi saat sampai disini Baby berkata bahwa mereka akan menjalankan misi nya.


Dan misi itu adalah misi merampok Daddy mertua nya itu, Dan hal itu membuat Daddy nya tertawa terbahak bahak saat ini.


" Kau lucu menantu, Tanpa My Princess menjalankan misi pun aku akan memberikan segala yang ku miliki pada nya, Dan kau yang harus mengelola nya, Kau tau bukan, Anak itu terlalu banyak menggunakan perasaan dari pada logika nya, Ya walau aku tidak meragukan lagi kualitas logika nya, Tapi you know what !"


" Wanita itu membosan kan, Ya kadang juga sedikit menyebalkan, Apalagi wanita yang hanya menggilai harta dan tahta saja , Bahkan saat kita sudah memberikan segala nya dia juga meninggalkan kita dengan alasan yang menurut ku kurang logis, It's the true. " Damian menatap mertua nya saat ini.


Disini dia yang curhat, Tapi kenapa Mertua nya yang jadi curhat ?


Atensi kedua nya teralihkan saat melihat wanita hamil berjalan ke arah nya dengan wajah yang cemberut, Terlebih saat ini Wanita hamil itu menatap nyalang pada suami dan Daddy nya.


" Udah tua gak sadar umur, Mabuk aja terus. kalau nanti mati aku kubur aja di halaman belakang, Gak aku makamin dengan bener. "


Glug...


Sungguh luar biasa aura wanita yang sedang mengandung bukan ?


" Sayang, Qin Qin, Aku gak minum, Hanya menemani Daddy saja, Sumpah aku tidak minum..." Tapi Baby merasa bodo amat dengan suami nya saat ini.


" Dad, Suruh pulang aja itu suami aku, Aku gak mau ngomong sama dia. Dia nyebelin. " Damian ingin tertawa saat ini.


Walau sedang kesal pun Baby masih menyebut nya suami bukan ? Oh, Senang nya hati Damian saat ini.


" Hey, Kau suami nya Baby Aurellia Fernando Mark, Kau dengar tidak ? Istri mu bilang kau harus pulang, Dia tidak ingin bicara dengan suami nya, Kamu menyebalkan bagi nya. " Daddy Jonny ikut menimpali ucapan putri nya.

__ADS_1


Dan itu membuat Baby semakin kesal melihat Daddy dan suami nya yang tengah menahan tawa nya.


" Dad, Tolong katakan pada istri ku, aku juga mencintai nya " Baby semakin melotot disana.


Dia bilang bahwa Damian menyebalkan, Bukan mencintai Damian.


" Ih, Aku bilang dia menyebalkan" Gerutu Baby lagi semakin cemberut.


" Ya, Aku tau sayang, Qin Qin, Aku juga sangat mencintai kamu..."


" Huuueeekkkk...." Daddy Jonny berlagak mau muntah disana melihat cara interaksi suami istri itu.


" Daddy...Huaaa....Hiks...hiks...hiks..." Baby sudah menangis dan merajuk.


Bahkan saat ini dia sudah duduk di lantai dengan kaki yang di gerak gerakan seperti bocah yang tidak mendapatkan apa yang di inginkan dari orang tua nya.


Dan hal itu membuat Daddy dan suami dari wanita yang sedang menangis dan merajuk itu kelabakan bukan main.


" Sayang, Qin Qin, Jangan menangis sayang, Maafkan aku sayang... maafkan aku oke, Jangan menangis lagi..." Damian langsung memeluk dan menciumi pucuk kepala istri nya dengan sayang guna meredakan tangisan sang istri.


Sementara sang Daddy juga merasa bingung saat ini.


" Sayang, My Princess, Maafkan Daddy juga ya nak, Jangan menangis lagi, Kamu apa ? Biar Daddy belikan, Oke kamu mau apa sayang ?" Tanya Daddy Jonny mendekat dan mengelus kepala Putri kesayangan nya itu.


Baby menatap ke arah Daddy dan suami nya secara bergantian.


Damian mengangguk, Membenarkan kan apa yang akan di minta istri nya Damian akan mengabulkan nya.


Tapi, Daddy Jonny, Walau dia belum terlalu lama mengenal putri nya, Tapi dia tau apa yang di rencanakan wanita itu saat ini.


Pasti otak licik nya sedang merencanakan sesuatu. Pasti itu.


" Beneran ?" Tanya Baby memastikan lagi.


Dan dengan terpaksa Daddy nya mengangguk, Tali tidak dengan Damian karena dia tidak tau akal bulus istri nya.


" Aku mau liat tambang batu bara itu gimana, Pengen naik motor yang angkut nya, Yang kata nya lebih gede dari yang terlihat. "


Duar !!!


Daddy Jonny sampai tertuduk di lantai juga saat mendengar permintaan Baby, Namun Damian, Dia masih mencerna semua permintaan istri nya saat ini.


Bagaimana mereka akan menuruti nya ?


" Aku minta perusahaan Daddy, Aku mau kerja. "


" No ! Biar aku yang kerja. " Sergah Damian cepat.


" Oke, Kau akan kerja dan aku akan pensiun, Itu ide bagus dan kau tidak bisa menolak nya !"

__ADS_1


...❤️❤️❤️❤️...


__ADS_2