Hello Daddy ! Im Sugar Baby

Hello Daddy ! Im Sugar Baby
Because I Love You


__ADS_3

" Baby, Sayang ..Qin Qin..." Panggil Damian saat masuk ke dalam rumah mertua nya.


Selama tiga hari Damian di Singapore dan dia benar benar sangat merindukan istri manja nya.



" Gege...." Baby berseru heboh saat melihat suami nya pulang.


Bahkan Damian membawa setangkai mawar merah.


" Jangan peluk sayang, Aku baru dari luar, Aku mandi dulu oke. " Baby mengangguk.


" Love you..." Kata Baby dengan manja.


" Hueeekkkk 🤮🤮🤮" Mami Gisel seakan mau muntah melihat aksi kedua nya.


Baik Damian maupun Baby, Kedua nya sama sama tersipu malu mendapatkan sindiran dari Mami Gisel.


" Sudah sana mandi, Aku belajar masak sama Mami, Jadi kamu cobain ya. " Damian mengangguk lalu mengacak rambut Baby.


Damian berlalu ke kamar istri nya, Setelah kepergian Damian, Baby kembali pada pekerjaan nya bersama Mami Gisel.


" Mam, Kak Raja itu gimana sih orang nya ? Baby pengen kenalan deh, " Ucap Baby tiba tiba.


Mami Gi hanya tersenyum saja.


" You tau, Kakak You itu dingin sekali, Bahkan dia tidak pernah berpacaran, Kata nya akan sangat merepotkan, Dia selalu bilang, Jika dia ingin menikah nanti, Harus Mami yang Carikan jodoh untuk nya. Maka nya Mami santai saja. " Baby kaget.


Biasa nya Pria akan menolak perjodohan, Tapi Kakak nya itu malah menginginkan perjodohan ?


Aneh !


" You pasti berpikir bahwa Kakak you itu aneh kan ? Tapi itu lah yang sebenar nya. Maka nya Mami santai saja dengan keadaan nya saat ini. Lagi pula Kakak You itu masih 28 tahun, So biarkan dia bahagia dengan dunia nya sendiri. " Baby mengangguk.


Pasti akan sangat menyenangkan jika memiliki orang tua seperti Mami Gi yang membebaskan anak anak nya, Bukan berarti bebas dalam hal yang akan menjerumuskan ,tapi dalam hal pilihan.


Obrolan kedua nya terhenti saat salah satu pelayan berkata bahwa ada orang Dealler yang membawa mobil atas nama Baby Mark Fernandez.


" Siapa yang beli mobil Mam ? Apa ini kerjaan Daddy ?" Mami Gi hanya bisa mengendikan bahu nya aja.


Tapi tak ayal kedua nya menuju Halaman rumah mereka saat ini.



" Kamu suka sayang ?" Tanya Damian yang kini sudah memeluk Baby dari belakang.


Bahkan dia menciumi puncak kepala istri manja nya.


Rasa nya sangat bahagia bisa melakukan hal ini bersama istri dan calon anak nya.


" Untuk apa ? Aku gak ulang tahun. " Kini tubuh kedua nya saling bergoyang ke kiri dan ke kanan karena Damian yang melakukan nya.


Karena ulah nya, Baby juga mengikuti alur gerakan suami nya seakan mereka sedang melakukan dansa.


" Hilih, Pamer !" Mami Gisel langsung meninggalkan sepasang suami istri yang tengah di mabuk cinta itu.


" Test Drive ?" Tawar Damian.


Baby mengangguk dan mereka langsung masuk ke dalam mobil setelah pihak Dealler memberikan kunci mobil nya.


" Kamu suka ?" Tanya Damian lagi.


Baby tersenyum dan mengangguk dengan sangat bahagia. " Suka banget, Mobil mahal nih boz..." Ucap Baby bahagia.


Damian juga ikut tertawa dan tersenyum dengan tingkah istri nya.


" Kita jalan jalan sore ya, Nongkrong di Cafe kek, Atau apa. Mau ya ?" Tanya Baby lagi.


" Anything for you baby..."

__ADS_1


" Ugghh...So sweet " Balas Baby tak kalah manja nya.


Kedua nya kembali tertawa dengan kebahagiaan sederhana yang mereka ciptakan sendiri .


" Gege..." Panggil Baby dengan suara manja nya.


Bahkan kini dia sedang bergelayut manja di lengan kekar Damian.


Damian hanya mengelus lembut kepala Baby, bahkan dia juga memberikan ciuman lembut di puncak kepala istri tercinta nya.


" Gimana kalau Daddy nikah sama Mayang ?" Tanya Baby.


Damian melirik ke arah Baby, Lalu dia menghembuskan nafas nya dengan sangat lembut agar Baby tidak berpikiran buruk dengan apa yang akan di ucapkan nya nanti.


" Sekarang aku tanya ke kamu, Apa kamu bahagia saat Daddy bahagia ?" Baby mengangguk.


" Kamu tau dimana letak kebahagiaan Daddy ? Selain bersama kamu ?" Baby kembali mengangguk dengan pertanyaan Damian.


" Maka lakukan hal itu. Kita sebagai anak harus berbakti kepada orang tua, Terlepas itu orang tua kandung, angkat atau apalah, Kebahagiaan bukan hanya milik satu orang sayang, Tapi setiap orang. " Baby menatap penuh pertanyaan pada suami nya.


" Setiap orang berhak untuk bahagia sayang, Dan kita, Sebagai anak, memang harus berbakti kepada orang tua. Karena kita sebagai anak juga harus memastikan kebahagiaan orang tua nya. Kamu, Daddy, Baru di pertemukan setelah belasan tahun bukan ? Maka cobalah untuk semakin dekat dengan Daddy, berbicara dari hati ke hati. Resapi dan kenali orang tua kamu sayang. "


" Terus Gege bahagia gak hidup sama aku ?" Damian kembali melirik ke arah istri nya.


" Apa aku harus menjawab nya ? " Tanya Damian.


Baby kembali mengangguk lucu dan itu membuat Damian gemas.


Rasa nya ingin sekali menggigit pipi gembul milik Baby..


" Nama mu selalu ada di disini dan disini. " Damian menunjuk kepala nya sendiri dan Dada nya.


Baby paham akan hal itu.


" Alasan nya ?"


" Bagaimana jika aku tidak mencinta Gege. "


Citttt....


" Auuuhhh..." Baby kaget saat Damian tiba tiba menghentikan laju mobil mereka dengan cara mengerem mendadak.


Hal itu membuat Baby maupun dia sendiri juga kaget.


Maka dia langsung merentangkan sebelah tangan nya untuk melindungi Baby.


" Apa maksud nya Sayang ?" Tanya Damian panik.


Dia kaget dengan pertanyaan istri nya itu.


" Tidak ada, Hanya penasaran saja. "


" Ini pertanyaan tidak lucu sayang. hati bukan untuk di permainkan. " Ucap Damian dengan tegas.


Hak itu membuat Baby merasa sangat bersalah dengan ucapan nya tadi.


" Sudah, Jangan menangis sayang...aku baik baik Saja. Aku tidak marah oke. " Damian mencoba menenangkan istri nya yang sedang di Landa rasa bersalah nya.


Baby mengangguk lagi karena tidak berani membuka suara nya.


" I Love You..." Ucap Baby dengan lirih.


Bahkan wajah nya tertunduk lesu.


" I Love You Baby..."


Cup...


" Kiss me please, aku merindukan nya. "

__ADS_1


Cup...


Baby langsung mencium bibir Damian dan mereka larut dalam ciuman hangat penuh cinta di dalam mobil hingga setelah nya Damian kembali melajukan mobil nya lagi.


...🔥🔥🔥...


Sementara di sebuah apartemen mewah lain nya, Sepasang Partner ranjang telah selesai melakukan pertempuran panas mereka tadi.


Gila, Fantasi bercinta ala Albert memang sangat luar biasa menggila nya.


Meja makan ? luar biasa bukan ?


Cup...


" Om..." Pekik Ariel kaget saat Albert kembali mengecup tempat ternikmat milik nya yang sangat di sukai Albert.


Nafas Ariel masih berlarian, bahkan kini posisi nya masih terlentang dalam keadaan naked di meja makan dengan kedua kaki terbuka.


" Why ?" Tanya Albert lagi sambil menatap Ariel yang masih berburu dengan nafas nya.


Albert tersenyum senang, Segala kepenatan nya hilang sudah saat melakukan kegiatan bersama Ariel dan Albert sangat menggilai tubuh seksi Ariel.


Dia tidak perduli dengan apa yang di ucapkan Ariel nya.


Ariel memang benar benar bisa dan selalu memuaskan nya.


" Udah....Ssshhh...." Ariel mulai lagi.


Albert lah tersangka nya, Kini jari nya mulai bermain di kencang liar milik Ariel..


" Om...Aaahhh....."


" Om...Ahhh...Jangan...Sshshhh...Udah....." Bukan nya berhenti Albert semakin gencar melakukan nya.


Dan hal itu membuat Ariel kalang kabut dan milik nya berdenyut kedut nikmat.


" Om !!!" Pekik Ariel saat tubuh nya di tarik dan di gendong di depan Albert.


Tubuh Naked kedua nya menempel sempurna.


Bahkan dada seksi bulat milik Ariel terasa sangat hangat dan lembut bersentuhan dengan dada Albert.


" Om, Kita mau kemana lagi ?" Tanya Ariel sudah was was.


Apalagi fantasi bercinta Albert setelah ini ?


Ariel kembali terus bertanya dan bertanya, Namun Albert tidak menjawab nya sampai dia membawa Ariel ke kamar dan menuju balkon kamar mereka.


" Om ? Apa ini ? Kenapa keluar ??? Kita naked om..."


" Aku tidak perduli, Aku menginginkan nya lagi..." Albert sudah menurunkan Ariel di hingga berpegangan pada pagar pembatas balkon kamar mereka.


" Mendesah dengan seksi Babe..."


" Om, Aaahhh...." Ariel berpegangan kuat pada pagar pembatas itu saat merasakan Albert kembali memasuki nya dan kini dari belakang dan Ariel harus siap siaga untuk memuaskan hasrat nya Albert.


" Oh, Shut ! You are so tight Babe...Ouhhh...so hot..." Albert terus melakukan nya dari yang tempo pelan, sedang, cepat hingga Pro pun di lakukan nya.


Sementara Ariel ? Dia hanya bisa mendesah dan menikmati setiap gerakan yang di lakukan Albert pada nya.


" Ariel...Babe ..."


" Aaahhh....."


💦💦💦


❤️❤️❤️


Hollla, Hallo semua nya 🥰

__ADS_1


__ADS_2