
Mereka tengah menikmati kebersamaan mereka di sofa dengan menonton acara kesukaan Baby.
Sinetron Ikatan Rasa yang dimana menjadi kesukaan para ibu ibu di seluruh Indonesia.
Mau tidak mau Damian harus mengikuti istri nya bukan ?
" Gege mau kemana ?" Tanya Baby saat Damian melepaskan pelukan nya.
" Kamu disini saja sebentar oke ?" Baby mengangguk.
Damian meninggalkan Baby sebentar dan kembali dengan segelas susu hangat dan buah buahan dan ada juga Vitamin untuk sang istri .
" Gege buat susu ?" Tanya Baby merubah posisi nya dan menerima nampan berisi segelas susu dan buah disana.
" Iya, Minum lah dulu sayang, Selagi hangat. "
" Terima kasih..." Baby memeluk Damian dan meminum susu nya.
Entah lah, Dia mulai berani menunjukan sisi manja nya ke Damian, Walau masih terlihat ragu dan canggung.
" Vitamin nya sayang..." Baby mengambil Vitamin itu dan menelan nya.
" Anak pintar..." Baby mencebik saat Damian menganggap nya Bayi.
" Jangan cemberut Qin..."
" Qin ?" Tanya Baby,.
" Qin itu sayang, Jadi karena kamu memanggil ku Gege, maka aku memanggil mu Qin..."
" Benar kah ? Biasa nya orang menikah dengan bule, aku malah menikah dengan Orang bermata sipit..." Baby menutup mulut nya merasa lucu dengan diri nya sendiri.
" Bermata sipit, Tapi kamu mencintai nya bukan ?"
" Ya, Sedikit !" Jawab Baby takut...
Damian mengulas senyuman nya, Dia kembali memeluk Baby dan menciumi kening nya.
Damian juga mengelus perut Baby, Agar anak nya tau bahwa Ayah nya sangat mencintai nya.
" Tidak apa, Nanti juga akan bertambah dan aku selalu berharap untuk itu. " Ucap Damian dengan penuh harap.
Ya, Damian memang berharap agar Baby terus mencintai nya, Supaya rumah tangga yang baru mereka bangun itu semakin kuat pondasi nya
Ya, Damian masih menyiapkan diri untuk mempertahankan Baby disisi nya, Dia juga tau, Beberapa berkas pengajuan kerjasama nya banyak di tolak karena campur tangan dari Papa nya.
Dan itu sudah pasti...
" Gege..." Baby menyadarkan Damian dari lamunan nya.
Damian tersadar langsung tersenyum melihat istri nya kini melihat ke arah nya.
" Apa yang Gege pikirkan ? Jika soal perasaan, Aku akan terus belajar untuk mencintai Gege. Aku janji..."
Damian lagi lagi hanya tersenyum saja, Dia kembali mencium kening istri nya dengan penuh rasa bangga.
" Kenapa ?" Tanya Baby lagi.
Kini Dia berpindah duduk mengangkang di pangkuan Damian dan memeluk leher suami nya.
Damian melingkarkan kedua tangan besar nya di pinggang seksi sang istri .
" Bukan kah kita sudah menikah ?" Tanya Baby.
__ADS_1
Damian mengerti.
" Ini urusan ku Qin, Urusan ku untuk terus berusaha membahagiakan mu. "
Cup
Damian mencium pucuk hidung mancung Baby dengan sayang.
" Jadi apa aku tidak boleh tau ?" Damian menggeleng.
" Bukan begitu maksud ku Qin, Kamu hanya ku tugas kan untuk selalu bahagia bersama anak kita. "
" Ya sudah ! Aku ingin tidur saja. " Baby hendak bangkit namun di tahan oleh tangan kekar Damian.
" Tolong tetap lah disini. Aku merasa lebih baik dengan begini. " Damian meletakan dagu nya di bahu Baby dan Baby mengelus rambut Damian dengan lembut.
" Aku masih berusaha membangun semua nya dari awal. Doakan aku, Agar aku bisa selalu membahagiakan mu, Saat ini aku tengah berjuang untuk itu. " Jelas Damian sambil terus memeluk istri nya.
Baby paham, Apakah sekarang saat nya dia bicara ?
" Gege..."
" Ya ?" Jawab Damian melepas pelukan nya.
Kini mereka saling menatap mata pasangan masing masing.
" Kemarin Daddy bicara, Bahwa aku mendapatkan ---" Baby menceritakan segala nya segala yang di ceritakan nya saat Baby bertemu Daddy nya.
Tidak ada satu pun yang yang di tutupi Baby dari suami nya.
Semua di ceritakan oleh nya.
" Tidak !" Jawab Damian.
" Ge...Setidak nya dengar dulu..."
" Tapi Ge..."
" Sudah malam sayang, Tidak baik bergadang untuk ibu hamil oke. Kita bahas ini besok lagi. Sekarang ayo tidur. " Baby mengalah.
Suami nya ini memang memiliki harga diri yangs sangat tinggi.
Susah sekali merobohkan harga diri suami nya dan Baby salut untuk itu.
" Iya...Maaf kan aku Ge..."
" It's oke. Ayo tidur..." Damian membawa Baby dalam gendongan nya dan merebahkan nya di tempat tidur mereka.
" Sayang, Tidur lah. Aku mencintai mu. " Ucap Damian mencium kening istri nya.
" Wo ai ni Gege..." Baby merapatkan diri nya ke dalam pelukan suami nya.
" Ya, Aku mencintai mu Qin Qin..." Damian pun memeluk istri nya hingga Baby benar benar tertidur...
Setelah nya Damian memilih duduk bersandar di Ranjang, sambil terus mengelus kepala Baby.
" Daddy ?" Gumam Damian saat melihat ponsel Baby bergetar dan panggilan dari Daddy nya.
Damian mengecup kening Baby dan turun dari tempat tidur untuk mengangkat ponsel istri nya.
Tidak apa apa bukan ?
" Hallo ?"
__ADS_1
" Oh, Maaf, Apa ini Damian ?"
" Ya, Saya Damian. "
" Dimana Baby ? Apa dia sudah tidur ?" Tanya Daddy Jonny.
" Baby, Sudah tidur Tuan, Maaf ada perlu apa ?" Tanya Damian mencoba bersikap sopan.
Bagaimana pun Ini mertua nya bukan ?
" Oh, Tidak apa. Santai saja. Panggil saja Daddy seperti Baby memanggil ku. Bagaimana keadaan Baby ?"
" Baby baik baik saja. Dia baru tertidur. " Hening...
Tidak ada jawaban lagi di sana.
" Apa anda masih ingin bicara ?" Tanya Damian.
" Bisa temani aku minum ? Mungkin Sekitar Apartemen mu saja. "
"Baik, Kita bertemu di X Cafe Break di bawah. " Jelas Damian.
Entah memang dia berada di area itu atau Bagaimana ? Saat Damian turun dia sudah menemukan Mertua nya duduk disana.
" Maaf, Menunggu. Aku harus memastikan Baby dulu. "
" It's oke. Santai saja. "
" Teh Melati saja, Baby selalu membuat kan teh melati sebelum tidur, Kata nya agar tidur dengan nyenyak. " Daddy Jonny hanya mengangguk saja.
" Apa ada Masalah ?" Tanya Damian.
Daddy Jonny hanya mendesah saja memikirkan nasib percintaan nya bersama Mayang.
" You Know what ? Aku mencintai sugar Baby ku sendiri. " Damian memicingkan mata nya menatap mertua nya itu.
" Ya ! Aku mencintai Mayang, Kekasih ku. Teman anak ku sendiri. " Terang Daddy Jonny.
" Lalu ?" Tanya Damian.
" Dia menjauhi ku ! dia mengakhiri hubungan kami. Tanpa kejelasan ! Aku sudah bercerai dengan istri ku ! bukan kerena nya. Tapi memang aku tidak memiliki apapun bersama nya. Dia memiliki seorang putra, Dan itu bukan anak ku. Aku menikahi nya karena dia teman ku, Hamil dengan kekasih nya dan labur meninggalkan nya begitu saja. "
Damian masih menyimak apa yang di katakan mertua nya saat ini. Dia berperan layak nya teman disini.
" Aku benar benar mencintai Mayang, Really Love her ! Tapi, Dia menjauhi ku. Bahkan dia memutus semua akses ku untuk bersama nya. " Lanjut Daddy Jonny lagi.
" Apa karena usia ku ? Dia malu ?" Tanya Daddy Jonny .
Damian menggeleng .
" Kendala nya adalah istri ku. " Daddy Jonny kaget.
Kenapa bisa anak nya pula ?
" Mayang mengakhiri hubungan kalian karena merasa Baby tidak akan menerima hubungan kalian. Dia merasa Baby lah halangan kalian. "
" Tapi kenapa ?" Tanya Daddy Jonny.
" Karena usia nya dan Baby sama. Mereka berteman dekat. Dan itu menjadi beban mental nya. Jika itu bukan Baby, Mungkin dia tidak akan pernah mundur aku yakin itu. " Jawab Damian.
" Baik, aku rasa ini sudah terlalu malam, Aku takut Baby terbangun dan mencari ku. "
" Oke, Sampai kan salam ku Pada Baby, Dan bawa lah Cake itu. Aku memesan nya untuk Putri ku. " Damian mengangguk.
__ADS_1
" Aku pamit Dad..."
...❤️❤️❤️...