
Hari ini Damian akan menemani bumil untuk berjalan santai di taman Komplek perumahan mewah milik Daddy nya.
Dan mulai Senin nanti, Damian akan di kenalkan langsung sebagai pengganti dari Tuan Jonny Mark Fernando sebagai pemimpin perusahaan Tambang The Journey Coal Milik Daddy nya Baby.
" Gege masih marah ?" Tanya Baby yang takut suami nya marah karena telah di jebak oleh nya.
" Aku gak marah sayang, Yasudah ayo kita jalan, Kamu bilang ingin makan lontong balap. " Baby mengangguk dan mereka bersiap untuk berjalan santai.
Tapi saat mereka keluar rumah, Daddy nya sudah tidak berada dirumah.
Dan menurut informasi yang ada, Bahwa sang Daddy telah pergi dengan sepeda nya.
Ya, Daddy Jonny saat ini tengah menikmati hari bahagia nya, Dia benar benar merayakan pensiun nya di kantor karena ada Damian yang menggantikan diri nya.
" Ahhh...Tenang nya hidup ini..." Gumam Daddy Jonny menghirup dalam udara pagi ini.
Oh, Dia ingin sarapan di perempatan jalan, Pagi ini sarapan Bubur ayam dengan sate ati ampela seperti nya bagus juga.
" Bubur ayam, Aku datang..." Gumam nya sambil terus mengayuh sepeda puluhan juta nya dengan santai.
Telinga nya di sumpal oleh ear phone dengan lagu lagu seusia putri nya.
" Mungkin kah aku meminta, kisah kita selama nya, tak terlintas dalam benak ku, Tapi ku memilih melawan restu...." Daddy Jonny terus saja melantunkan syair lagu kekinian milik Mahalini.
Sementara di sebuah mobil Jazz putih milik seorang gadis, Sang pengemudi terus saja menatap seseorang yang terus saja mengayuh sepeda mahal milik nya.
Tanpa tau bahwa dia telah di ikuti oleh si pengendara mobil putih di belakang nya.
Sampai di tempat tukang bubur pun pengendara mobil putih itu masih mengikuti nya.
" Dad, I miss you..." Lirih nya saat melihat pengendara sepeda tadi membuka helm dan kini menyisakan kupluk dan kaca mata hitam nya.
" Bubur satu, Sate nya boleh deh..." Dia langsung duduk di kursi plastik yang tersedia disana.
Saat dia memainkan ponsel nya, Entah mengapa seakan ada yang berbisik untuk dia melihat ke arah mobil putih sana.
Mata Daddy Jonny memicing sempurna kala melihat plat nomor yang tertera di mobil putih yang dia tau mobil itu.
" M 47 ANG " Jantung nya berdetak tak karuan saat tak sengaja bertubrukan.
Ada rasa rindu disana, Di dalam sanubari yang paling dalam.
" Dad, " Mayang kaget saat Daddy Jonny melihat ke arah nya juga.
Sial nya mereka saling menatap, Dan Daddy Jonny langsung memutus nya.
Dia langsung menikmati sarapan bubur nya dengan santai, Sampai saat setelah dia selesai dan membayar sarapan nya, Mayang keluar dari mobil untuk meminta maaf kepada pria yang masih mengisi relung hati nya.
" Dad, " Panggil Mayang menjengat Daddy Jonny yang hendak pergi.
Daddy Jonny tidak menjawab, Tapi dia hanya melihat saja, .
__ADS_1
" Ada apa ?" Tanya Daddy Jonny bersikap biasa saja.
" A-aku minta maaf " Mayang memberanikan diri menatap Daddy Jonny.
" Untuk ?" Daddy Jonny bersikap biasa saja.
Mayang kembali melihat ke arah pria yang masih mengisi hati nya.
" U-untuk semua nya..."
" Oh, Oke. Lupakan !" Mayang terperangah melihat dan mendengar jawaban dari Daddy Jonny nya.
" Dad, Maksud ku--"
" Its oke, Lupakan saja. Lagi pula yang kau lakukan sudah benar. Mana mungkin wanita cantik muda dan seksi seperti mu mau dengan pria yang sudah tua dan sebentar lagi akan mati. " Mayang menggeleng mendengar jawaban yang keluar dari mulut pria yang berada di hadapan nya saat ini.
" Dad, Maksud ku bukan begitu--"
" Sudah lah, Lupakan. Sekolah yang benar. Aku tidak akan meminta kembali kartu yang ada pada mu, Gunakan sebisa mu, Sekolah yang benar. aku pamit..."
" Dad, A-aku---" Mayang mencegah Daddy Jonny pergi dan mencekal tangan nya.
Belum menjawab, Ponsel Daddy Jonny berdering dan Mayang melihat nama yang tertera disana.
" Ya ?" Tanya Daddy Jonny saat mengangkat ponsel nya.
" Oh, Oke, Tunggu aku dirumah. Baby juga ingin bertemu dengan Mommy nya. " Lanjut Daddy Jonny lagi.
" Iya. Aku akan kembali 30 menit lagi. Ya, Pakaian mu masih di kamar ku. " Mata Mayang membola sempurna saat mendengar Daddy Jonny bilang pakaian nya Masih di kamar nya ?
Apakah Mereka tidur bersama lagi ?
" Oke. See you."
Tut !
Daddy Jonny langsung bergegas ke sepeda nya dan mengabaikan Mayang begitu saja.
" Dad, A-aku--- ingin bicara lagi..."
" Pembicaraan kita sudah selesai Mayang. Hidup lah dengan baik. Aku akan selalu mendooakan mu. "
Tes...
Air mata Mayang jatuh tanpa di sadari nya.
Dia benar benar sudah kehilangan Pria itu, Pria yang mencintai nya tanpa batas.
Pria yang menyayangi nya setulus hati. Kini Pria itu sudah tidak lagi berada di dalam jangkauan nya.
" Maafkan aku Dad, " Lirih Mayang
Daddy Jonny masih bisa mendengar nya, Dia juga sudah memutuskan untuk hidup lebih baik lagi saat ini.
__ADS_1
Dia ingin menghapus semua kenangan dengan Mayang, Dia tidak akan menikah lagi, Karena wanita yang di cintai nya adalah Mayang.
Tapi dia sadar, Bahwa perbedaan usia mereka yang terlampau jauh akan menyudutkan diri Mayang nanti nya.
Dan Daddy Jonny tidak ingin itu semua terjadi, Terlebih lagi usia Mayang da Baby yang hanya terpaut beberapa bulan saja.
Mengayuh sepeda nya dengan tak bersemangat seperti pagi tadi, Akhir nya Daddy Jonny sampai di rumah besar nya.
" Hi Gi, Bagaimana kabar mu ?' Tanya Daddy Jonny bada basi melihat Gisel yang baru turun.
Tak lama Baby datang dengan beberapa kresek di tangan nya.
Baby memaksa Damian untuk menemani nya belanja di pasar pagi.
" Daddy...yuhuuu....Baby pulang---" Baby kaget melihat wanita cantik dirumah ini.
Dia langsung merapatkan diri nya pada Damian yang melihat orang asing dirumah nya.
" Princess, Kenalkan ini, Mommy Gisel. Mantan istri Daddy..." Baby melihat ke arah Damian dan Di angguki oleh suami nya.
" Baby Tante..." Baby menerima uluran tangan dari wanita bernama Gisel itu.
" Panggil Mommy Gi sayang...Sama seperti Radja, Anak Mommy, Kakak kamu juga. " Baby mengangguk.
" Maaf, Tan--eh Mommy..." Mommy Gisel tersenyum dan memeluk Baby dengan penuh kasih sayang.
Ya, Mommy Gisel adalah wanita lemah lembut, Hanya saja nasib nya yang kurang baik, Pacar nya tidak ingin tanggung jawab atas diri nya dan anak yang di kandung nya dulu.
Hingga Daddy Jonny yang merupakan teman kuliah nya lah yang berani tanggung jawab demi Gisel dan Bayi nya.
Tapi Gisel tau Daddy Jonny tidak mencintai nya, Maka dia membebaskan Daddy Jonny di luar sana dengan segala kehidupan nya.
Dan Mommy Gisel juga tidak bisa menumbuhkan perasaan nya pada Daddy Jonny yang dari teman ke suami.
Walau mereka tidak munafik, Sering berbagi kasih dan memberi kan hak sebagai suami istri.
Entah lah, Perinikahan macam apa yang di jalan kan kedua nya hingga mereka memilih jalan untuk bercerai dan tetap menjalin hubungan baik.
" Dimana kau akan tinggal Gi ? "
" Aku dirumah Radja saja, Kau ?"
" Aku ?" Tunjuk Daddy Jonny pada diri nya sendiri.
Mommy Gisel mengangguk setelah Baby pergi untuk membersihkan diri.
" Aku akan berkeliling Dunia menikmati hari tua ku. Menantu ku akan bekerja karena putri ku yang mencetak suami nya untuk bisa bekerja, Putri ku memang licik..."
" Kau Daddy nya, Jelas dia sama licik nya dengan mu. "
" Sialan kau Gi..." Umpat Daddy Jonny pada Mommy Gisel.
...❤️❤️❤️...
__ADS_1