Hello Daddy ! Im Sugar Baby

Hello Daddy ! Im Sugar Baby
Cintai Putri ku


__ADS_3

" Ge..." Panggil Baby yang kini bersandar di dada Damian.


Mereka tengah menikmati suasana sore hari sambil menatap kaca jendela di balkon kamar mereka yang berembun.


" Heum ?" Jawab Damian yang mengelus tangan Baby yang berada di depan perut nya.


Mereka saling memberikan kehangatan dan cinta nya.


" Bosen..."


Cup...


Damian mencium pipi Baby dengan sangat lembut dan kini membalik tubuh nya hingga kini merek saling berhadapan.


" Kamu ingin kemana ? Aku belum bisa membawa mu liburan, Kita sama sama tau, Usia kandungan kamu masih rentan Sayang, Jika pun sudah membesar nanti, Harus banyak yang di pertimbangkan lagi untuk pergi keluar. " Baby mengangguk lucu di hadapan Damian.


" Bagaimana jika kita menginap di Pulau seribu saja, Mau ?" Tawar Damian membelai wajah cantik istri nya.


Pipi bulat yang semakin hari semakin berisi itu membuat nya gemas.


Rasa nya ingin Damian mengigit nya.


Cup...Cup...Cup...


Damian menciumi bibir Baby dengan gemas karena menekan kedua sisi pipi nya.


" Aaaahhh...Gege...." Rengek Baby dengan manja nya.


Damian tersenyum dengan rengekan yang keluar dari bibir seksi milik Baby.


" Maaf Qin Qin...Kamu menggemaskan..." Baby hanya bisa mengerucutkan bibir nya saja.


Dia merajuk dengan suami nya.


Dan saat mereka tengah membicarakan masalah liburan mereka dari luar kamar mereka Bik Asnah mengetuk pintu kamar Mereka.


Damian bergegas menghampiri nya.


" Ada apa ? " Tanya Damian datar menatap pembantu rumah tangga mereka.


" Anu Tuan, Di bawah ada Tuan Jonny, Kata nya mau bertemu Non Baby. " Damian mengangkat sebelah alis nya menatap Pembantu nya dan mengangguk.


Dia kembali ke sisi istri nya dan menyampaikan bahwa Daddy nya berkunjung.


Damian sempat berpikir, Apakah istri nya mengadu tentang pertengkaran mereka ? Eh, Lebih tepat nya kesalah pahaman di antara mereka.


Kerikil kecil yang menghalangi.


" Oh ya ? Daddy di bawah ? Ayo Ge, Kita temuin Daddy. " Damian mengangguk.


Namun ada yang salah di disini, kenapa dia berjalan dan istri nya tidak ?


" Kenapa Qin Qin ?" Tanya Damian berbalik.


Baby menyengir dan Damian paham.

__ADS_1


" Ayo..."


Hap...


Baby sudah berada di gendongan suami nya.


Cup...


Damian menyunggingkan senyuman nya saat Baby mencium bibir nya.


Walau sekilas, Tapi Damian menyukai nya. Baby bersikap manja dan dewasa sekaligus.


Keluar dari dalam lift, Atensi Pria tua bernama Jonny Fernando Mark yang berstatus sebagai ayah dari wanita yang kini berada di dalam gendongan Pria bernama Damian Itu dengan manja nya.


" Apa ini Princess ? Kamu sakit ?" Daddy Jonny bangkit dari duduk nya kini menghampiri Baby dan Damian.


Baby tersenyum dan menggeleng dalam gendongan Damian.


" Dia hanya manja saya Dad, " Baby cukup kaget bahwa Damian sudah akrab dengan Daddy nya.


" Oh, Oke. " Akhir Nya Daddy Jonny bisa bernafas lega.


Dia cukup takut jika Putri satu satu nya itu terluka atau sedang sakit.


" Daddy bawa apa ?" Tanya Baby yang melihat Ada Paperback dengan logo putri hijau terkenal dengan produk kopi nya.


Starbuck !


" Oh ini, Daddy membeli Coffe dan Ice Latte, Ada beberapa Cake, Daddy beli banyak karena tidak tau kamu suka apa, Sesuka nya kamu saja. " Daddy Jonny memberikan Paperback pada Baby dan di sambut bahagia dengan senyuman oleh Baby.


" Itu Coklat Belgia princess, Apa kamu menginginkan nya ?" Tanya Daddy nya lagi.


Baby mengangguk antusias, Lalu menggeleng.


" Why ?" Tanya Daddy nya.


" Jauh, Nanti aja deh, Aku pergi sama Gege kalau udah boleh terbang sama dokter. "


" Oh, Oke. " Jawab Daddy nya.


" Kita makan malam di luar mau ?" Tawar Damian.


" Makan lesehan yuk Ge, Pen Gurame asem manis kayak nya enak deh, Ongseng kangkung, Cumi Crispy, Udang Saus padang, Jus jeruk...Ihh...Ayok keluar. " Damian dan Daddy Jonny tertawa untuk tingkah menggemaskan Baby Yang sangat manja itu.


" Oke, Ganti pakaian kamu Qin Qin, Pakai jaket nya. " Baby mengangguk dan Meninggalkan Damian dan Daddy nya.


Setelah kepergian Baby, Daddy Jonny menatap Damian dengan dalam dan berkata.


" Tolong bahagiakan putri ku, Aku sangat mencintai nya. Jangan sakiti dia, Jika kamu bosan pada nya, Tolong jangan sakiti dia. Kembalikan pada ku, Maka saat itu juga aku akan menjemput nya, Jika dia salah tolong. jangan marahi dia, Katakan pada ku maka aku akan memberitahu nya. Tapi tolong jangan sakiti dia. Saat ini hanya dia yang ku miliki. " Damian tertegun.


Betapa tulus nya setiap kata yang terucap dari bibir mertua nya.


Damian tidak menyalahkan i,u, Karena cinta pertama anak perempuannya adalah ayah nya sendiri .


Tapi istri nya tidak mendapatkan itu semua.

__ADS_1


Maka Dmaian memaklumi nya.


" Aki tidak bisa berjanji untuk terus bersama, Karena aku tidak bisa melihat masa nanti, Tapi aku ingin selalu menghabiskan hari ku bersama nya dan anak kami. Jadi aku ingin bisa terus bersama nya jika Tuhan menghendaki nya maka aku ingin terus bersama nya." Jawab Damian dengan lugas.


Dia ingin meyakinkan mertua nya, Bahwa dia akan terus bersama Baby dan berusaha membahagiakan wanita yang tengah mengandung benih nya.


" Aku percaya pada mu, Dan jika aku menemukan Hendry kembali menyakiti putri ku, Jangan salahkan aku jika aku akan membalas nya. " Damian tidak berani menjawab.


Karena memang ayah nya sudah keterlaluan kerena telah pernah menyakiti istri nya.


" Atas nama ayah ku, Aku minta maaf Dad. " Ucap Damian dengan tulus.


Dia juga tidak membenarkan perlakuan ayah nya terhadap Baby.


" Baik, Aku pegang kata kata mu. " Damian mengangguk sebagai jawaban.


Tak lama Baby keluar dengan memakai jaket di tubuh nya dan berganti piyama tidur karakter Doraemon dan itu membuat Daddy nya tertawa.


" Kenapa Dad ?" Tanya Baby heran menatap seluruh tubuh nya.


" Tidak Princess, Daddy hanya merasa lucu dengan pakaian kamu. " Baby hanya melengos saja...


" Sudah sayang, Tidak Apa, Kamu cantik Qin Qin..."


" Aahh...Gege..." Betapa bahagia nya Daddy Jonny melihat kebahagiaan nyata putri nya bersama Damian, Dia jadi merasa teringat dengan Mayang.


Wanita yang di cintai nya, Bisa kah dia mendapatkan nya.


Kini mereka sudah berada di rumah makan lesehan seperti permintaan Baby, Dan setelah semua pesanan datang, Daddy Jonny melihat Mayang datang, Tapi siapa pria itu ?


Pria yang bersama nya ?


" Om Jo ? Kok disini ?" Tanya Baby saat melihat Joshua datang, Tapi kok bisa bersama Mayang ?


" Yang Lo kok ?" Tanya Baby menatap Mayang dan Daddy nya bergantian.


Terlihat Daddy nya merasa kesal, Rahang nya mengeras, Uray urat di tangan nya menonjol.


" Daddy duluan Princess, Daddy lupa ada pekerjaan sedikit. " Tanpa Pamit Daddy Jonny pergi dari sana.


Dan saat berada di hadapan Mayang, Daddy nya berhenti sebentar di depan Wanita yang di cintai nya, Mayang melihat sekilas ke arah Daddy Jonny dan dia dapat melihat kekecewaan yang mendalam dari sorot mata pria Tua itu.


Daddy Jonny merasa sakit hati nya karena melihat Mayang yang tidak memberi nya akses untuk bertemu, Tapi Wanita itu bisa keluar dan jalan bersama pria lain ?


Pria yang di ketahui nya sebagai teman suami Putri nya sendiri ?


" Thanks. " Satu kata yang keluar dari mulut Pria tua itu.


Entah apa maksud nya Mayang tidak mengerti, Tapi yang pasti pria itu kecewa.


Daddy Jonny langsung pergi begitu saja dari sana.


Sementara Mayang, Dia juga merasa bersalah dengan Pria Tua itu, Dia juga tidak menginginkan ini semua.


Tapi keadaan yang memaksa mereka bukan ?

__ADS_1


...❤️❤️❤️ ...


__ADS_2