
Daddy Jonny benar benar menikahi Mayang, Dimana hari ini, Adalah hari pernikahan mereka berdua.
Dan tau apa yang terjadi selanjut nya ? Daddy Jonny sudah memutuskan untuk membawa Mayang tinggal di California.
Itu sudah keputusan Final nya.
" Kenapa sedih Qin Qin sayang ? Seharus nya kamu bahagia Daddy menikah dengan Mayang,. " Baby menggeleng.
Dia merapatkan tubuh nya ke tubuh suami nya dan memeluk suami nya itu.
Malam ini Baby terlihat lebih dewasa dari sebelum sebelum nya, Karena memang malam ini dia tidak ingin di cap adik lagi oleh teman teman suami nya.
Lagi pula, Baby sudah Temat sekolah bukan ? Jadi tidak ada lagi yang harus mereka takuti. Takut ketahuan atau apapun lagi.
" Hey, Jangan menangis ..." Damian mengusap mata istri nya yang tengah berair karena memang sedang menangis.
" Nanti kalau Daddy pindah ke California, Aku gimana ? Kalau aku rindu Daddy gimana ?" Damian tersenyum.
Ternyata ini yang di takutkan oleh istri nya, Takut merindukan Daddy nya.
" Kita bisa mengunjungi Daddy disana, Sekalian berlibur. Lalu masalah nya dimana ?" Damian mengelus punggung halus nan lembut milik istri nya.
Terus di lakukan Damian hingga istri nya berhenti menangis
" Jangan menangis lagi, Nanti make up nya jelek. " Di hapus nya dengan lembut air mata itu dan di cium nya kedua mata nan indah milik sang istri tercinta.
" Temeni beresin make up dulu. " Damian mengangguk mengikuti kemauan istri manja nya.
Apapun akan di lakukan Damian asal istri nya bisa bahagia dan selalu tersenyum.
Karena saat ini hanya Baby lah yang di miliki nya, Bahkan kata kata yang keluar dari mulut ayah angkat nya tempo hari masih menghantui nya.
Dimana ayah nya berkata Damian harus pulang kerumah. Dia akan menerima Damian, Asal Damian mau pulang.
Dan yang membuat nya marah adalah, Ayah nya meminta nya untuk menikahi Marisa walau hanya di jadikan istri kedua nya, Atau hanya selir nya saja.
Karena ayah angkat nya sudah berjanji kepada kedua orang tua Marisa untuk menikah kan mereka.
Dan dengan tegas Damian menolak nya, Damian tidak ingin menyakiti hati istri nya, Atau menyakiti hati Marisa jika nanti dia tidak bisa adil pada salah satu nya.
Damian benar benar tidak ingin terjadi apapun dirumah tangga nya. Apalagi sampai menyakiti Baby yang saat ini tengah berjuang untuk bisa segera hamil.
Sebenar nya Damian tidak memaksa, Tapi Baby bersikeras untuk cepat mengandung kembali.
__ADS_1
Dan dengan terpaksa Damian mengikuti keinginan sang istri tercinta nya.
" Sudah siap ?" Baby mengangguk dan menggandeng lengan Damian untuk kembali ke Tempat acara pernikahan Daddy nya dan Mayang yang berada di Villa milik sang Daddy di kepulauan Seribu.
Saat mereka kembali masuk, Disana Daddy dan Mayang sudah tersenyum bahagia, menyambut uluran tangan para tamu undangan yang terdiri dari anggota keluarga inti saja.
Bahkan kini Radja anak nya Mami Gi juga hadir disini.
" Selamat Dad, Semoga bahagia..." Daddy Jonny memeluk Putra kebanggan nya itu.
Walau memang Radja bukan putra kandung nya, Tapi Radja tetap lah putra kebanggaan nya.
Radja nya.
" Thanks Boy...Kembali lah kerumah. Temani Mami mu, Disana juga ada dik mu, Daddy akan kembali ke California. Tolong bantu Daddy untuk menjaga adik mu, Suami nya juga sudah terlalu sibuk di perusahaan, Bantu dia disana. "
" Pasti Dad, " Jawab Radja dengan mengangguk.
" Selamat--" Radja terlihat ragu untuk bersalaman dengan Mayang
Bagaimana dia harus memanggil Mayang ? Bahkan ibu tiri nya ini seusia dengan adik nya Baby, Lalu bagaimana Radja harus menyikapi ini semua ?
" Panggil Sebisa nya saja kak. " Radja mengangguk.
" Oke. Sekali lagi selamat. " Mayang menerima uluran tangan Anak suami nya itu.
Walau bukan anak kandung, Tapi Radja tetap lah anak suami nya secara sah di mata negara dan hukum.
" Cari lah pasangan mu Boy, Usia mu sudah lebih dari cukup untuk itu."
" Aku belum menemukan nya Dad, Doakan saja semoga secepat nya. " Daddy Jonny menepuk punggung Sang putra.
Namun saat mereka saling bercengkrama ponsel Mayang berdering dan itu panggilan dari Ariel yang tengah menempuh pendidikan di Negara Kangguru.
" Holla...Happy Wedding bestie...Happy always together ..." Seperti biasa nya.
Suara nyaring penuh kebahagiaan nya, Mengalihkan atensi ketiga orang yang tengah bercengkrama itu.
Mayang menatap sedih ke arah ponsel nya, Karena salah satu sahabat nya tidak bisa ikut dalam kebahagiaan nya hari ini.
" Jangan lebay ! Jangan nangis...Nanti gue ikutan nangis..." Mayang tau, Seberapa cuek dan judes nya Ariel, Dia adalah kakak mereka, Kakak Mayang dan Baby karena usia Ariel yang memang lebih tua dari mereka.
'" Kenapa gak balik ? Sehari aja, Nanti bisa di anter jadi pake jet pribadi nya Daddy. " Mayang mulai terisak dan Daddy Jonny langsung memeluk nya dengan sayang.
" Sorry, Gue lagi sibuk. Baru keterima kerja di Store gue. Jadi sorry sorry aja ya... kado nya nyusul. Gue kirim Kond*m satu kotak, Dari sini, Produk Rusia punya. Ada gergaji nya, Kali aja biar tambah hot malam pengantin nah, Walau ya gak malam pertama lagi, Ya gak Dad ?" Daddy Jonny hanya tersenyum saja menanggapi ulah teman istri nya itu.
__ADS_1
Dia enggan menanggapi berlebihan, Karena dia tau, Kedua wanita itu sedang saling merindukan satu sama lain.
" Dad, Jangan sakiti Mayang ya, Kalau gak sayang lagi sama Mayang, Balikin aja kerumah nya. Atau gak antar ke Melbourne , Saya mau kok Nerima barang bekas. Kiloan juga boleh. Asal jangan sakiti Dia. Kalau Daddy berani sakiti dia, Saya sendiri loh yang akan bikin perhitungan ke Daddy. Inget itu. " Ancaman Ariel tidak berarti apapun bagi Daddy Jonny, Tapi dia juga mengangguk.
" Udah dulu ya, Ba---" Bola Mata Ariel melotot saat melihat Pria yang beberapa kali bertabrakan dengan nya saat di Melbourne waktu itu, Bahkan Pria itu juga yang membantu nya mencari kerja dan di terima di slaah satu store teman wanita nya .
" Hey, Kamu kenapa Riel ?" Tanya Mayang menatap Heran ke arah Ariel di layar ponsel nya.
" Itu siapa sih ? Kok gue gak pernah tau. "
" Oh, Itu anak Daddy Jonny, Anak nya Mami Gi..."
" Astaga Naga buah dada..." Ucap Ariel dalam hati.
Ternyata Om Om Yang gak mau di panggil Om itu anak nya Mami Gi, Sih wanita centong nasi !.
" Serius loh, Itu kak Radja ? Kakak nya Baby ?" Mayang mengangguk.
" Udah deh, Gue cabut duluan. Mau kerja lagi gue. "
" Nanti gue main kesana ya . "
" Iya, Main deh elu kesini. Gue juga gak kismin kismin banget disini. Lo tau kan ? Gue jual tuh Mobil Om Al, Gua rampok rekening nya, Biar tau rasa tuh orang. " Mayang percaya saja, Karena dia tau seberapa gila nya seorang Ariel dan itu sudah terbukti.
" Jangan nakal ! Awas kalau Lo jadi Bayi nakal lagi. "
" Heheheh...gua gak mau jadi bayi lagi, Mau jadi nyonya gue sekarang ahh..."
" Terserah Lo. "
" Bye...Happy wedding .." Ucap Ariel terakhir kali nya sebelum panggilan telepon nya terputus.
Setelah itu dia menelungkup kan wajah nya di meja kerja nya.
Gila, Kebetulan macam apa lagi ini ? Om Om Itu, Radja, Anak nya Mami Gi adalah pria yang telah menolong nya.
" Tapi kan Nama nya Kak Mark..." Lama Ariel berpikir sampai dia sadar dan memukul kepala nya sendiri sangking bodoh nya.
" Begi bego bego...Nama Daddy Jonny kan Mark Fernandez, Ya pantes aja Kak Radja bilang nama nya Mark, Radja Mark Fernandez !"
Om Om yang gak mau di panggil Om sama Ariel 🤣🤣
...❤️❤️❤️ ...
__ADS_1