
Setelah menghabiskan masa liburan nya dengan Ariel, Albert bersiap untuk kembali ke Indonesia karena pekerjaan nya sudah menumpuk.
Dan dia harus kembali bekerja kerasa agar bisa kembali bertemu kekasih nya, Sulit untuk memilih nya, Antara Ariel dan Clara, Jika Ariel kekasih nya, Maka Clara adalah pion nya saat ini, Jika dia menceraikan Clara, Maka seluruh aset milik nya habis di babat oleh Clara dan Daddy nya sendiri, Karena Albert sudah menandatangani segala nya.
Tanpa sadar !.
Jadi apa yang bisa di lakukan nya saat ini ? selain mempertahan kan segala nya, Untuk dia dan Ariel tentu nya.
Pernikahan ? Bohong !
Pernikahan itu hanya sebuah pembohongan belaka, Albert lahir dari darah seorang Wanita yang sama sekali tidak di cintai Daddy nya, Tapi Mommy nya hanya wanita pemuas ranjang Daddy nya saja, Tanpa status, Dan saat Albert Lahir dan berjenis kelamin Laki laki, Daddy nya langsung mengambil alih atas kepemilikan diri nya.
Dan membiarkan Ibu nya mencari diri nya hingga meregang nyawa di jalan karena tertabrak mobil.
Dan pertanyaan nya, Apakah Albert tau bahwa Ibu nya sudah meninggal ?
Jawaban nya adalah tidak ! Karena Daddy nya tidak pernah membicarakan yang sesungguh nya, Dan Daddy nya hanya bilang bahwa Ibu nya Albert sengaja meninggalkan diri nya demi harta !
Dia menyerahkan Albert pada Daddy nya dan meminta sejumlah uang tebusan atas apa yang telah di lakukan nya, Mengandung Albert hingga melahirkan.
Jadi siapa Mommy Albert ? Mommy Albert adalah Mommy Sovia, Ibu tiri yang sangat mencintai nya, Menyayangi nya sepenuh hati, Karena Albert lah anak mereka dan memiliki seorang adik perempuan , Bahkan usia nya lebih tua 4 tahun dari Ariel kekasih nya.
" Aku pulang dulu Babe, Secepat nya aku akan kembali datang untuk mu..." Albert tak henti menciumi seluruh wajah Ariel hingga dia merasa kesal sendiri.
Berat sekali rasa nya meninggalkan wanita cantik nya itu yang semakin memukau di mata nya.
Ariel pun merasa kesal karena Albert terus saja menciumi nya, Bukan ciuman panas, Tapi lebih ke ciuman gemas untuk nya.
" Om ! Sudah !" Albert menatap kekasih nya yang menampilkan wajah kesal nya.
Albert hanya bisa menghela nafas nya kasar kerena Ariel tetap ketus pada nya.
" Masih marah ?" Tanya Albert yang melepaskan Ariel dari pangkuan nya.
" Tidak ingin mengantar ku pergi ke bandara ?" Ariel menggeleng.
Dia malas keluar, Dia bahkan ingin tidur seharian di kamar nya, Atau pergi ke salon untuk merawat tubuh nya yang habis di bantai Albert selama seminggu ini.
" Benar tidak ingin mengantar ku ?" Tanya Albert sekali lagi.
" Untuk apa ?" Albert mengernyitkan alis nya.
Kenapa jawaban Ariel seperti itu ? Tidak kah ada sedikit saja perasaan untuk nya ?
Albert sudah mengatakan bahwa dia menyayangi nya, Lalu apa lagi ?
__ADS_1
Hanya saja Albert jujur, Bahwa dia tidak bisa menjanjikan apapun pada Ariel tentang pernikahan...
Sebagai ganti nya, Albert akan selalu menemani wanita itu, Menyayangi nya dan memberikan kemewahan untuk kekasih nya itu.
Apapun akan di lakukan Albert untuk nya, Apa pun.
" Benar benar tidak ingin mengantar ku pulang ?" Tanya Albert sekali lagi.
Ariel hanya bisa mendesah kesal dengan pertanyaan Albert.
" Apa itu beda nya aku antar atau tidak ku antar ???" Tanya Ariel lagi.
" Setidak nya temani aku, Antar aku pulang. "
" Terserah lah, Ayo .." Albert pun sedikit tersenyum saat Ariel ingin mengantar nya ke bandara untuk pulang ke Indonesia.
Tapi saat mereka keluar dari apartemen, Disana Ariel melihat Clara, Clara pun melihat Albert yang menggandeng tangan Ariel pun langsung meradang.
Marah, Kesal dan Emosi, karena dia tidak pernah sekali pun di gandeng seperti itu oleh Albert selama pernikahan mereka.
Albert tidak menyadari kehadiran Clara, Namun Ariel melihat nya, Belum sempat Ariel bicara, Rambut nya sudah di tarik oleh Clara hingga membuat Ariel memekik sakit.
Sementara Albert panik, Dia kaget saat melihat Ariel di Jambak oleh Clara istri nya.
" Clara ? what are you doing ?" Bentak Albert marah.
Dia melepaskan cengkram Tangan Clara di rambut Ariel.
Ariel yang di katakan Jallang oleh Clara merasa tidak terima.
" aahhhkkk...." Pekik Clara gantian, Karena Ariel gantian menarik rambut nya.
" Ariel, Babe...Are you oke ?"
" Albert ! Om your wife ! Not her !" Bentak Clara lagi.
Ariel pun marah dan meradang disana, Dia menjadi bahan tontonan orang, Apalagi Clara menggunakan bahasa Inggris, Dan mereka semua melihat ke arah nya. Jika ini di Indonesia Ariel pasti sudah viral sebagai pelakor.
" Aku atau Tante yang Jallang ? aku atau Tante yang pelakor ?? Ingat baik baik, Tanyakan pada suami Tante itu, Aku duluan yang kenal dia atau Tante ?? Asal Tante tau, Aku bahkan memilih sekolah disini untuk menghindari nya ! tapi dia sendiri yang datang mencari ku ! Dia lebih memilih ku dari pada Tante sebagai istri sah nya ! Jika aku ingin, Aku bisa kembali mengatai Tante bicth ! But, not a problem for me." Ariel hendak kembali ke unit nya meninggalkan sepasang suami istri yang membuat nya kesal itu.
Rambut nya rontok gara gara wanita itu !
" Ariel Babe..." Albert hendak mengejar Ariel namun langkah nya di hentikan Clara dan bahkan Ariel juga menatap kesal pada nya.
" Aku membenci kalian !! Kalian memang pasangan serasi ! Yang satu pria menyebalkan, Yang satu wanita membosan kan !" Umpat Ariel lagi.
Dia benar benar kesal pada Albert, Dia marah pada laki laki itu karena telah membuat nya berada di dalam posisi seperti ini.
Dan itu menyebalkan sekali .
__ADS_1
" Dasar perempuan Jallang !!!"
" Sadar dan berkaca Tante ! siapa yang Jallang disini ? Satu lagi, Lihat dulu lipstik tante, Terlalu menor. " Ariel lalu meninggalkan Sepasang suami istri itu.
Albert ingin mengajar Ariel, Tapi saat ini mereka tengah menjadi bahan tontonan orang banyak.
Maka dari itu dia membawa Clara menuju mobil yang akan mengantar nya ke bandara, lebih tepat nya mobil baru untuk Ariel dan dia saat dia kembali kesini nanti nya.
" Apa apaan ini Al ? Kau memilih nya dari pada aku ? Sehebat apa dia hingga membuat mu pergi sejauh ini hanya untuk bercinta dengan nya, Katakan pada ku, Apa yang di miliki nya tapi tidak ku miliki, bahkan aku lebih seksi dari nya ! apa hebat nya Jallang mu itu ?" Albert meradang !
Dia tidak suka Ariel di hina seperti itu, Apalgi Clara mengatakan Ariel Jallang, Bukan sekali, tapi sudah berkali kali.
" Stop ! Jangan menghina Ariel !" Bentak Albert marah.
Urat urat di leher nya semakin menonjol karena marah dengan Clara.
" Aku bukan menghina nya, Tapi memang dia Jallang bukan ???"
" Aku katakan jangan menghina nya ! Dia bukan Jallang, dia kekasih ku, Dia wanita ku !"
" Dan aku istri mu !!!"
" Dan aku bukan yang pertama bagi mu ! Sebajingan apapun pria, Dia tidak ingin mendapatkan barang bekas ! walau barang bekas itu berkelas dan bermerk ! Hanya orang bodoh yang mau memakai barang bekas !"
" Al, Jaga bicara mu ! aku istri mu ! Your wife !"
" But, Im not your first !" Mata Clara membulat sempurna.
Albert terus mengatakan bahwa dia bukan yang pertama bagi Clara, walau memang benar.
Tapi, Apa mungkin wanita itu ??? Tidak mungkin, Albert dan wanita itu---
" Ya ! Kau benar ! Aku lah pria pertama yang menyentuh nya ! Aku pria pertama yang merasakan keindahan tubuh nya ! aku pria pertama bagi nya ! Dan kau tau ??? Karena pernikahan sialan ini, Aku tidak bisa leluasa memiliki nya, Aku tidak bisa terus bersama nya, Karena apa ??? Karena kau dan Daddy !!! kalian berdua menghancurkan hidup ku !! I hate you Clara ! I hate you !!!" Albert benar benar marah saat ini.
Dia marah dengan keadaan ini, Terutama pada Clara dan Daddy nya.
" Karena mu aku tidak bisa terus menggenggam tangan nya ! Bukan aku tidak tau bahwa kau yang sering mengirim nya pesan suara saat kita bercinta ! Kau bahkan mengirim foto kita setelah bercinta ! Dimana pikiran mu hah ???"
" Apa salah nya hingga kau menganggu nya lebih dulu ?? Dan kau merasakan balasan nya bukan ?? Kau merasakan apa yang di rasakan nya ! Bahkan kau pasti bisa membedakan, Bagaimana aku dengan nya dan bagaimana aku saat dengan mu !!!"
" Stop Al, Kau keterlaluan !"
" Kau yang memulai nya lebih dulu !!! Apa Maslaah mu hingga menganggu hidup nya ? Kau meneror nya selama di Jakarta hingga dia memilih pindah kesini ! Dan kerena mu pula dia marah pada ku !! dia membangun tembok pembatas antara kami !! Dan itu semua karena mu Clara !!! Aku benar benar membenci mu !!!" Umpatan demi umpatan keluar dari mulut Albert untuk istri nya.
Sementara di kamar nya, Ariel mengurung diri nya. Dia menangis sejadi jadi nya, Dia kuat di depan Albert dan Clara, Bahkan semua orang.
Tapi dia lemah jika sendiri seperti ini.
Dan saat ini ? Ingin rasa nya Ariel tidur dan tak ingin bangun lagi untuk melupakan kesakitan ini.
__ADS_1
...🌹🌹🌹...