
Kini Baby dan Damian tengah menikmati liburan mereka.
Damian benar benar mewujudkan impian liburan yang di ingin kan Istri nya.
Seperti saat ini mereka tengah berada di yacth nya Damian.
" Qin Qin, Sayang..Lihat kesini. " Damian memanggil Baby dan memegang kamera di tangan nya.
Dia memotret istri cantik nya yang memang terlihat sangat cantik dengan gaun putih Sabrina milik yang di kenakan nya.
" Senyum Sayang..." Ucap Damian sebelum Foto itu jadi dan menampilkan senyum indah milik istri tercinta nya.
" Kamu cantik sayang..." Damian menghampiri istri nya yang sedang menikmati Senja hari nya bersama sang suami.
" Makasih..." Damian tersenyum tulus saat Baby mengucapkan terima kasih pada nya hanya kerena sebuah pujian sederhana ?
Betapa beruntung nya Damian bisa mendapatkan istri seperti Baby.
Dulu dia berpikir bahwa menikah itu adalah hal yang merepotkan dan biang masalah, Tapi siapa sangka ?
Bahwa dia malah menikahi Sugar Baby nya sendiri dan itu malah memberi nya kebahagiaan yang terbilang cukup sempurna untuk di rasakan.
" Kenapa memakai pakaian seperti ini Sayang ? Angin laut tidak bagus untuk tubuh kamu. " Damian memakaikan selimut kecil di tubuh Baby dengan mendekap hangat tubuh seksi itu.
" Iya, Maaf. " Baby meminta Maaf pada suami nya karena telah membuat nya khawatir.
" Kamu tidak salah Qin Qin..." Jawab Damian yang masih terus memeluk wanita yang tengah mengandung benih nya...
" Gege bahagia ?" Pertanyaan Baby membuat Damian membalikan tubuh nya hingga kini mereka berhadapan.
Damian menyingkap anak rambut Baby yang Berterbangan dan menyelipkan nya di balik daun telinga nya.
" Kenapa bertanya seperti itu Sayang ? Apa kamu yang tidak bahagia ?" Bukan nya menjawab Damian kembali bertanya pada Baby.
" Aku bahagia jika Gege merasa bahagia dengan pernikahan ini. "
Cup
Damian mengecup bibir seksi berhias lipstik berwarna lembut yang menempel di bibir istri nya.
Tersenyum sambil terus menatap wajah cantik Baby dan mengelus pipi lembut sang istri.
Baby memejamkan mata nya menikmati sentuhan tangan hangat Damian yang mengusap pipi Cubby nya.
" Aku tidak perlu menjawab nya, Kamu bisa merasakan apa yang aku rasakan untuk kamu bukan ? Rasakan dengan hati kamu sayang. " Baby mengangguk membenarkan apa yang di ucapkan suami nya.
" Jika Gege bosan dengan aku, Jangan pernah selingkuh, Setidak nya bicarakan pada ku apa salah ku dan aku akan berusaha memperbaiki nya, Dan jika Gege tidak lagi ingin bersama ku, Tolong kembali kan aku pada Daddy. " Apa itu ?
Apa yang di maksud istri nya ? Apa Baby meragukan cinta nya ?
Ketulusan nya dan keseriusan nya dalam menjalani hubungan ini ?
" Jangan menangis sayang, Air mata kamu sangat berharga Baby..." Damian mengusap cairan bening yang keluar dari sudut mata indah milik Baby.
Cup...Cup...
__ADS_1
Damian mengecup mata mata yang mengeluarkan cairan bening nya tadi.
" Aku mencintai kamu Baby, Jadi jangan meragukan nya lagi. Aku mencintai kamu, Karena itu kamu. "
" A-aku takut Gege meninggalkan ku dan pergi bersama Pat--"
" Sssttt...Maafkan aku yang telah menyakiti kamu, Aku sudah menorehkan luka yang mendalam di hati kamu, Maafkan aku..." Damian mengeratkan pelukan nya di tubuh istri nya.
Rasa nya sangat menyesal sekali dia begitu tega nya menggagahi Baby dan menyebut nama wanita lain saat pelepasan nya.
Dan Damian merasa sangat bersalah dengan semua itu.
" Maafkan aku sayang, Maafkan aku..." Damian menciumi pucuk kepala Baby dengan penuh rasa cinta dan rasa bersalah nya sekaligus.
Baby terisak dalam dekapan Damian, Bohong jika dia bilang dia tidak merasakan sakit hati atas apa yang pernah di perbuat Damian.
Dengan penuh nafsu Damian menggagahi nya dan saat pelepasan itu Datang, dengan tega nya Damian menyebut nama wanita lain ?
Pastilah sakit hati nya.
" Jangan menangis sayang, Maafkan aku..." Baby mengangguk.
" Jangan selingkuh ya ? Awas aja kalau Gege selingkuh, Aku suruh Daddy buat mendem Gege di dalam lubang galian batu bara di tambang Daddy. Biar sekalian aja. " Baby mengusap kasat air mata nya dan menatap jengkel pada Damian.
Damian antara ngeri dan lucu, Dia hanya bisa tersenyum serta mengangguk saja dengan penuturan istri nya.
" Sudah semakin Malam sayang, Ayo masuk. " Baby mengangguk dan dia meminta gendongan suami nya.
" Manja sekali Bayi besar ku ini..." Damian menciumi seluruh wajah istri nya dan Baby hanya tersenyum saja.
Dia merasa sangat gemas dengan kelakuan manja Baby nya ini.
" Mau makan apa ?" Tanya Damian saat mendudukan diri nya dan Baby di kursi meja makan.
" Makan mie goreng, aja boleh ?" Tanya Baby dengan manja nya.
" Makan nasi sedikit ya, Baru boleh makan mie nya, Oke ?"
" Mau makan Mie...." Rengek Baby lagi.
" Iya, Sayang, Tapi makan nasi sedikit ya, Tidak bagus untuk kesehatan perut kamu kalau tidak di isi nasi. " Damian mencoba mengingatkan istri nya.
" Gak mau..."
" Sayang, Qin Qin Plis...Ini untuk kesehatan kamu. " Sebisa mungkin Damian untuk bisa membujuk istri nya.
" Tapi suapi ya. " Pinta Baby dengan manja nya.
" Lalu aku siapa yang menyuapi nya ?" Tanya Damian lagi yang memang menggoda istri nya.
" Berdoa sayang. " Baby mengangguk dan berdoa.
Damian memandangi wajah istri nya, yang kini memejamkan mata nya saat berdoa.
Betapa indah nya ciptaan mu Tuhan ? Bagaimana semua itu terpatri dengan begitu indah dan sempurna menjadi sesuatu yang membagong kan untuk nya.
Cup
__ADS_1
Damian memberikan ciuman di pipi tembem istri nya dengan gemas dan penuh kasih sayang.
" Gege ihh...." Baby kesal dengan tingkah Damian yang terus saja menciumi wajah nya.
Ada saja ulah nya Damian, Mencium dan melakukan hal hal romantis lain nya.
Padahal dulu nya Damian adalah pria yang tak tersentuh oleh wanita, Tapi saat ini ?
Damian begitu luar biasa dengan cinta nya.
" Sudah kenyang kah anak Papa ?" Tanya Damian sambil mengelus perut Baby dengan lembut dan sayang.
Baby mengangguk, Dia malah mengeratkan belitan tangan nya di leher suami nya.
Baby bersandar manja di bahu suami nya, Bahkan wajah nya menghirup dalam aroma yang keluar dari tubuh suami nya.
" Kenapa Heum ?" Damian mengelus punggung istri nya.
Baby menikmati semua sentuhan yang di berikan suami nya.
Entah lah, Rasa nya nyaman saja saat bersama suami nya.
" Tidur ya. Ayo. " Damian mengangkat tubuh Baby menuju kamar mereka di dalam Yacth nya.
Damian terus membelai dan menemani sang istri hingga benar benar tertidur dan terbuai dalam mimpi...
Cup
Damian mencium kening Baby dan kembali mencium perut sang istri.
" Tidur lah sayang. " Gumam Damian sebelum meninggalkan Baby dan mengambil iPad nya untuk mengecek pekerjaan nya.
Namun ada yang aneh disini, Kenapa saham saham milik nya bermasalah semua ? Toko toko milik nya menurun ?..
Kenapa ???
Damian langsung menyambar ponsel nya dan menghubungi orang kepercayaan nya.
Bahkan Neneng juga ikut berhenti kala tau Dmaian sang bos juga berhenti dari kantor besar itu.
" Neng, Kenapa bisa begini ? Gimana kamu kerja nya ?" Damian menggeram tertahan saat menghubungi Neneng sang tangan kanan.
Wanita culun itu pun gelagapan.
" Semua itu karena--"
" Papa ?" Tebak Damian.
" Iya Tuan..." Jawab Neneng dengan yakin.
Damian menghela nafas nya berat, Karena Dia tau Papa nya tidak akan diam saja dengan semua nya.
" Urus segala nya. jangan sampai Papa mencapai batas nya dan aku sendiri yang akan menangani nya nanti. Aku percaya sama kamu Neng. "
" Siap Tuan. " Balas Neneng disebrang sana.
...❤️❤️❤️ ...
__ADS_1