Hello Daddy ! Im Sugar Baby

Hello Daddy ! Im Sugar Baby
Happy Birthday


__ADS_3

Hari ini adalah hari terakhir Baby dan Damian melakukan Mini Baby Moon mereka.


dan hari ini juga bertepatan dengan Hari Valentine day, Dan betapa beruntung nya juga hari ini adalah hari ulang tahun nya Baby yang kini menginjak usia 18 tahun.


Damian sudah menyiapkan kejutan untuk sang istri, Dimana nanti mereka akan mengadakan acara Barbeque di villa Damian dan Baby.


Damian juga mengundang para sahabat terdekat mereka untuk hadir di acara special istri nya hari ini.


" Gege...Laper..." Keluh Baby menghampiri suami nya yang tengah sibuk dengan iPad dan ponsel nya.


Damian melihat ke arah wanita yang sednag mengandung calon anak mereka yang kini terlihat cemberut ke arah nya.


Hanya senyuman yang bisa di berikan Damian saat wanita nya merajuk manja di hadapan nya.


" Sini, Qin Qin..." Damian menepuk kedua paha nya dan Baby mendekat lalu duduk di pangkuan suami nya.


Damian melingkarkan kedua tangan besar nya di pinggang seksi sang istri.


Begitu juga Baby, Dia melingkarkan tangan nya di sekitar bahu dan leher suami nya.


Cup...


Damian mencium pipi wanita yang sedang merajuk di pangkuan nya saat ini.


" Mau makan Gege, bukan mau cium..." Damian hanya tersenyum saja.


" Iya, Mau makan apa sayang ? Kamu tidur siang nya lama sekali, Jadi aku tidak tega membangunkan nya. " Baby dapat merasakan betapa hangat dan tulus nya tangan besar itu saat mengusap pipi nya yang semakin membulat setiap hari nya.


Dan Baby kesal untuk itu.


" Mau makan Yang berkuah, Kayak nya seger kalau makan bakso, Apalagi micin nya, ihh...enak banget deh..."


" No ! Jangan berharap bisa makan begitu ! Kau tau bahwa micin itu---"


" Sesekali boleh kali ih, Masak iya gak boleh sama sekali. "


" Tapi Sayang--"


" Tau ah ! Kamu gak asik. Males sama kamu. " Baby hendak bangkit namun segera di tahan oleh tangan besar Damian.


" Iya oke. Hanya sekali ! No second time atau pun time time selanjut nya. " Baby berbinar dia sampai memeluk suami nya.


Bahkan kini perasaan kacau Damian terobati karena tingkah manja sang istri.


" Sayang Gege.." Baby mengeratkan belitan tangan nya di leher suami nya dan menghirup dalam aroma maskulin yang begitu menguar dari tubuh kekar Damian.


" Oke. Ayo. " Damian mengajak Baby keluar dari Villa untuk mencari bakso di sekitar Villa mereka.


Dan setelah makan dan membersihkan diri, Kini Baby di Bawa Damian ke halaman belakang Villa mereka.


" Sayang .." Baby menerima bunga yang di berikan Damian dengan wajah bertanya nya.



" Apa ini Ge ?" Tanya Baby penasaran.

__ADS_1


" Selamat ulang tahun istri ku..."


Deg !


Mata Baby langsung berkaca kaca, Untuk pertama kali nya Baby merasakan hal ini.


Hal membahagiakan seperti ini, Damian nya, Suami nya dan Ayah dari anak yang di kandung nya ingat ulang tahun nya ?


Padahal Baby tidak pernah ingin mengingat ulang tahun nya karena perlakuan ibu nya dulu.


Walau semenjak SMP hingga saat SMA kedua teman nya selalu ingat ulang tahun nya, Namun mereka menghormati Baby yang tidak ingin mengingat ulang tahun nya.


Alhasil mereka hanya bisa berdoa saja untuk kebahagiaan Baby.


" Gege..." Ucap Baby dengan sangat lirih.


" Sstt...Jangan menangis sayang, Ini semua untuk kamu, Istri ku, Ibu dari anak anak ku..." Damian menghapus air mata yang kini merembes keluar dari sudut mata Istri nya.



" Makasih Gege, Makasih...." Baby memeluk tubuh kekar suami nya dengan rasa bahagia nya.


Entah apa lagi yang harus di ucapkan nya lagi untuk rasa bahagia ini ?


Damian nya sangat menyayangi nya bukan ???


" Selamat ulang tahun My Princess..." Pelukan sepasang suami istri itu perlahan mengendur dan terlepas.


Damian mengangguk memberi tanda dan Baby langsung memeluk tubuh pria tua yang masih hot dan panas membara di usia matang nya.


Boleh lah dia merasa bahagia atas semua ini ?


Kebahagiaan ini ? Semua ini ?


" Jangan menangis princess, Seharusnya Daddy yang berterima kasih atas kamu yang mau menerima Daddy mu ini. " Baby menggeleng, Dia masih mendekap dengan erat tubuh Daddy nya.


" Hbd beb, Duh...bahagia banget deh liat elo akhir nya bisa ngerayain ultah juga, Gue ikut seneng. " Ariel datang dengan membawa kado di tangan nya dan di berikan pada sahabat nya.


" Thanks Riel, Thanks udah mau jadi teman gue sejak Smp sampek sekarang..."


" Santai ngapa ! Lagi di pantai nih. " Ariel melepas pelukan nya bersama Baby .


" Heh, Bocil ! Nih buat Lo, Gue liat elo gak pake perhiasan, Lakik lo udah kismin jadi gue kasih kado ini buat lo, Semoga lo suka dan pake. " Dasar mulut kurang ajar seorang Albert hanya bisa membuat Baby mencebik kesal.


Dia tidak suka saat Albert memanggil nya Bocil.


" Sabar sayang..." Damian mengelus lembut punggung istri nya yang tengah menatap kesal ke arah Albert yang memang mulut nya tak berfilter sama sekali.


" Om Al nyebelin Gege..." Rajuk nya manja.


" Gege gak tuh..." Cibir Albert lagi.


" Gege....." Rengekan Baby semakin menjadi kala Albert terus saja menggoda nya.


" Hey kau ! Mau ku tenggelamkan kau di galian tambang batu bara milik ku ? Berani sekali kau membuat Princess kesayangan ku menangis. " Albert hanya memutar bola mata nya malas.

__ADS_1


Dia mengangkat kedua tangan nya ke atas, Dia tau siapa yang sedang di hadapi nya saat ini.


Bukan Mafia Mafian, Tapi Dia terlalu jauh di atas Albert. Maka apa saja bisa di lakukan Pria tua itu.


Bahkan menurut Albert uang pria tua ini tak berseri lagi.


" Nyantai Bos ! Nyantai kayak di pantai. " Daddy Jonny hanya bisa melotot horor saat mendengar ucapan Albert pada nya.


Namun Baby hanya bisa menjulurkan lidah nya untuk mengejek Albert saat ini.


" Dasar Bocil Childish banget lo " Sindir Albert lagi.


" Al..." Tegur Damian yang enggan membuat mood istri nya memburuk.


" Iya kali ! Serius amat. orang sih amat aja lagi jualan rujak noh di emperan. "


" Selamat Ulang Tahun..." Baby kaget saat melihat Joshua datang dengan seikat bunga dan kotak kado lain nya.


" Eh ? Makasih Om..." Baby menjabat tangan besar itu dan menerima hadiah nya.


" Mayang gue kangen...." Baby memeluk tubuh Mayang saat melihat sahabat nya telah datang disini juga


Mayang juga membalas pelukan Sahabat nya itu, Hingga saat Baby melapaskan pelukan nya, Dia melihat banyak perubahan di wajah teman nya.


Saat ini seperti berbeda.


" Lo, kemana aja ? Susah banget di hubungi. " Gerutu Baby menatap Mayang.


" Gue kerja paruh waktu di Hotel Om Jo, Gue jadi Resepsionisnya, Tapi Gue khusus siang sampek jam 10 aja, Karena kan gue sekolah. "


" Elo kerja ?" Tanya Baby tak percaya.


Sementara Ariel kini yang bergelayut manja di lengan Albert hanya melirik wajah Daddy nya Baby saat ini yang terlihat datar tanpa ekspresi apa pun.


" Princess, Daddy masuk dulu ya, Daddy mau ke toilet. " Daddy Jonny mengelus pipi Baby tanpa menatap dan melihat sedikit pun wanita yang berada di dekat putri nya.


" Biar Mayang yang temani Daddy ya ?" Baby tau pasti ada yang tidak beres disini.


Maka nya dia ingin meluruskan segala nya.


" Eh, A-ku..."


" Tidak perlu Princess, Daddy bisa ! Daddy tidak butuh siapa pun saat ini. Oh iya, Nanti Daddy kenalin kamu ke Mami Gisel, Dia wanita baik baik. Walau kami sudah bercerai. "


" Iya Dad, Tapi biar Mayang--"


" Tidak perlu Princess, Daddy bisa !" Mayang menundukan pandangan nya saat melihat pria yang telah setahun bersama nya tidak melihat dan menganggap keberadaan nya sedikit pun.


" Sorry ya Yang, Daddy gak maksud gitu ke elo.."


" Oke, Gue gak papa. " Jawab Mayang menampilkan senyuman nya


Walau saat ini perasaan nya sedang tidak baik baik saja.


...❤️❤️❤️ ...

__ADS_1


Selamat hari kasih sayang ❤️


__ADS_2