
Hari ini rencana nya Baby akan jalan jalan ke Mall untuk menghabiskan uang suami nya, atau uang Daddy nya.
Dia juga bingung, Karena dia memiliki 2 black card milik Daddy nya dan milik suami nya.
Wow !
Baby menjelma menjadi istri dan anak sultan ?
Apa kabar Chika jika dia mengetahui semua ini ?
" Bahagia sekali kamu Qin Qin ? Apa karena sudah berhasil menjebak suami kamu heum ?" Tanya Damian.
Dia memeluk Baby dari belakang dan menumpukan dagu nya yang berbulu itu di bahu sang istri yang kini sibuk mematut diri nya di depan meja rias.
Baby tersenyum kala Damian memberikan nya sebuah ciuman kasih sayang di pipi mulus nya.
" Aku tidak menjebak Gege..." Jawab nya dengan tersenyum.
" Tapi kamu dan Daddy bekerja sama ! Apa itu bukan jebakan nama nya ?" Tanya Damian lagi.
Kini Baby dan Damian sudah berpindah posisi dengan Baby yang berada di pangkuan sang suami.
Langsung di kalungkan nya kedua tangan mulus itu di leher kokoh Damian.
Cup...
Baby mencium bibir suami nya sekilas.
" Aku mencintai Gege..." Damian tersenyum berut kala melihat tingkah istri nya.
Oh, Baby...taukah kamu ? Bahwa Damian juga mencintai mu ?
" Kamu itu menggemaskan sayang..."
Plak...
" Auh...Gege...sakit ih..." Baby kesal karena Damian mengigit bahu nya.
Damian hanya tersenyum saja.
Dia tidak merasa bersalah sedikit pun, Malah dia semakin menikmati sarapan wajah cemberut Baby yang menurut nya menggemaskan.
" Maaf...Apa sakit ?" Tanya Damian dengan lembut.
Bahkan dia mengusap dan meniup bekas gigitan sayang nya di bahu Baby.
" Gege nakal ih...masak gigit gitu, Sakit tau..." Baby mencebik karena kesal.
" Sorry..." Pinta Damian dengan lembut.
Hal itu membuat Baby mengangguk kan kepala nya.
Karena memang Damian bukan jahat, Dia hanya gemas saja dengan kecantikan istri nya yang semakin hari semakin cantik aja
Bahkan pesona Baby di kala mengandung semakin war biasaaaahhhh menurut Damian.
Apalagi Hasrat bercinta Baby yang semakin panas, Hal itu membuat Damian semakin bersemangat untuk melakukan itu bersama Baby.
__ADS_1
" Sudah, Ayo turun...Aku akan menemani kamu belanja hari ini. Isi kulkas kita mulai kosong,. " Baby mengangguk dan mereka pergi untuk ke mall berdua.
Jalan jalan, Makan, Nonton dan belanja sudah tersusun rapi di kepala Baby.
Damian hanya tersenyum saja, kala melihat Istri nya itu terlihat sangat nyaman dengan diri nya dan kehamilan nya.
Bahkan sangat enjoy sekali dengan keadaan nya saat ini.
" Gege sini, Jangan jauh jauh ih, Nanti di culik Tante Tante..." Keluh Baby saat melihat suami nya yang terus saja tersenyum melihat ke arah nya.
Damian datang an merangkul bahu nya dengan sayang.
" Aku yang harus menjaga kamu Qin Qin, Kalau tidak istri ku ini akan di bawa kabur oleh orang nanti nya. " Jawaban Damian membuat Baby tersipu malu.
" Gege ganteng banget sih ? Pen cium tau ..."
Cup...
" Di pipi saja oke, Jika di bibir nanti kita di tangkap keamanan. " Baby terkikik geli dengan ucapan suami nya.
Memang lucu suami nya ini, Mereka pasangan suami istri loh, Apa yang harus di takutkan ?
Mereka terus saja bergandengan tangan, sampai di Antrian bioskop, Damian mengantri untuk itu.
Sementara Baby duduk santai dengan ponsel di tangan nya.
Namun kenyamanan nya terusik saat sebuah tangan memegang bahu nya.
" Iya ini gue. Lo kenapa pindah jadi home schooling ? Lo sakit apaan ?" Tanya Ramanda lagi.
" Gue gak bisa jelasin. Sorry Ram, Kita gak usah kenal lagi mulai sekarang, Gue gak mau Lo kenapa kenapa. "
" Beb, Tunggu, Lo kenapa ? Bilang sama gue biar gue minta bantuan bokap gue kalau Lo ada masalah. " Ramanda mencekal pergelangan tangan Baby saat melihat Baby hendak pergi.
" Sorry Ram, Gue gak bisa. " Baby langsung pergi ke toilet wanita untuk menghindari Ramanda.
Dan saat Baby pergi, Damian datang menghampiri nya.
Bukan Damian tidak tau bahwa sejak awal bahwa istri nya terlihat tidak nyaman atas kehadiran pria itu.
" Kau tau apa yang terjadi saat ingin memiliki sesuatu yang di miliki orang lain ?" Ramanda mengeryit heran.
Apa maksud dari Om Om ini ?
Oke, Ramanda ingat, Bahwa Om Om ini adalah Om nya Baby, Karena mereka berdua mirip.
" Oh, Maksud Om, Baby udah ada pacar nya ? " Tanya Ramanda polos.
Damian hanya menyeringai saja.
Lalu dia menepuk bahu Ramanda dan berbisik di telinga nya.
Entah apa yang di bisikan Damian pada Ramanda, Tapi yang pasti setelah membisikan sesuatu itu, Ramanda menjadi heran.
__ADS_1
Sementara Baby yang berada di toilet kini tengah membasuh wajah nya karena entah lah, Mood nya buruk saat melihat wajah Ramanda, Padahal dulu nya tidak.
Apa anak nya tidak menyukai Ramanda seperti Damian tidak menyukai nya juga ?
Entah lah, Baby juga tidak tau.
Brugh...
Prak...
Ponsel Baby terlempar dan terjatuh di lantai, Hal itu membuat layar ponsel nya retak dan menghitam.
Saat melihat siapa pelaku nya, Mood Baby semakin memburuk disini.
" Eh, Sorry gue sengaja, Upps..." Rahang Baby mengeras saat melihat dan mendengar ucapan seseorang tadi.
" Oh oke, Lagian duit gue banyak, Beli mall juga gue bisa. "
Skak !
Kali ini rahang Chika yang mengeras mendengar ucapan sombong yang keluar dari mulut Baby.
" Kenapa gak percaya ? Kasian ya, Capek capek tahunan jadi sugar Baby, Mentok dan dapet nya Laki laki buncit, Tua pula. "
" Jaga mulut Lo ya, Lo juga Sugar Baby. " Bentak Chika tak terima.
" Gue emang sugar Baby, Tapi Daddy gue single tuh, Masih lajang juga, Eh, Sekarang udah jadi suami gue, Gimana dong ?"
" Suami Lo itu gak sebaik yang Lo kira, Mata Lo buta ? Lo liat foto foto itu kan ? Lakik Lo pernah tidur sama gue bicth !"
" Heh, Tuh kaca di depan besar ya, Kacaan gih, Biar nyadar. Kemaren kan sebelum nikah ? Sah sah aja menurut gue. Kalau udah nikah begitu, Baru gue Pendem tuh lakik hidup hidup. " Chika bungkam.
Dia tidak tau lagi mau melawan Baby dengan apa ? Semua yang di kenakan wanita ini sangat luar biasa.
" Oh, Ini cincin kawin gue, Harga nya cuma 12 M sih, Gimana ya ? Gue sih males pamer sama Lo, Pamer juga Lo gak mampu beli nya, Jadi bye..." Baby melambaikan tangan nya pada Chika.
Namun Chika tidak tinggal diam, Dia menarik rambut Baby dari belakang dan hal itu membuat Baby memekik hebat karena tarikan itu.
" Dasar ****** Lo ya, Ibu mati matian besarin lo buat jadi anak yang baik, Bukan nya pulang malah jual diri Lo di luar sana. Gak kasian Lo sama ibuk. " Chika memeran kan akting nya dengan baik.
Dia melakukan Flying Victim seperti biasa yang di lakukan nya dirumah.
Tanpa di sadari nya, Damian langsung kaget mendengar suara kesakitan istri nya.
" Sayang...Qin...Qin..." Damian langsung masuk ke toilet wanita tanpa perduli lagi tatapan semua orang padanya.
Damian panik saat mendengar suara Baby yang memekik kesakitan.
" Gege..." Cengkraman di tangan Chika mengendur dan Damian langsung membawa Baby dalam dekapan nya.
Dia mengelus dengan sayang rambut Baby.
" Jangan sampai aku melihat mu lagi berada di dekat istri ku, Jika tidak ingin aku membuat mu hancur. "
" Coba aja, aku juga bisa bocorin ke publik, Kalau kita pernah tidur bareng. " Ancaman Chika membuat Damian marah.
" Kau dengar ini baik baik, Saat kau berani membawa masalah ini keluar jalur nya, Maka aku sendiri yang akan membawa mu an menghancurkan mu dengan tangan ku sendiri. Kau ingat itu. " Damian langsung membawa Baby pergi dari sana.
__ADS_1
Dia membawa Baby ke restoran mewah dan memesan ruangan VVIP untuk mereka berdua.
...❤️❤️❤️...