Hello Daddy ! Im Sugar Baby

Hello Daddy ! Im Sugar Baby
Simpanan Rasa Istri


__ADS_3

Ariel memakan makan siang nya dengan perasaan biasa saj, Rencana nya berhasil kah ? Tanpa dia atau pun Albert tau, Bahwa sebentar lagi petaka akan datang menghampiri mereka.


Dan dengan santai nya Ariel masih memakan makan siang nya bersama Albert.


Ariel masih merencanakan apa langkah selanjut nya, Dan ponsel nya bergetar.


Pesan dari Clara ?


Ariel mengernyitkan sebelah alis nya saat menerima pesan itu.


Sebuah foto dimana Albert berlibur dengan Clara ?



Prak !


Albert melirik ke arah Ariel yang terlihat kesal karena menghempaskan ponsel mahal nya begitu saja.


Dan hal itu membuat Albert menatap ke arah kekasih nya yang wajah nya sudah berubah kesal .


" Babe, kenapa ? Makanan nya tidak enak ?" Tanya Albert menatap Ariel yang tetap diam.


" Aku mau pulang. " Ariel langsung menyambar tas nya dan ingin pergi dari sana tapi tangan nya langsung di tarik oleh Albert hingg Ariel terduduk di pangkuan nya.


" Kenapa heum ? Katakan ada apa ? Kau ingin apa ? Kita berlibur ?" Ariel tetap diam saat Albert menyusuri lekuk wajah nya.


Jari telunjuk itu terus berjalan membelai menyusuri garis wajah nya.


Sementara Ariel hanya diam menatap mata bening milik pria dewasa yang selalu membuat nya kewalahan mengimbangi nafsu nya itu.


" Ariel, Babe..." Kini kedua nya saling tatap.


Cup...


Albert mencium bibir kekasih nya dengan lembut, Dan hal itu membuat hati Ariel kembali bergetar.


Benar kah jalan ninja yang di pilih nya saat ini ? Jika memang iya, Dia akan perjuangan kan pria yang telah pertama kali menjamah nya itu.


Walau harus bertarung menjadi wanita yang di pandang hina di mata masyarakat.


" Tidak ada, Aku hanya mengingat Saat Baby berlibur di Singapure, mereka menaiki yacth. " Albert paham.


Apa kekasih nya ini iri atau memang menginginkan nya ?


Albert tersenyum dan menatap Ariel dengan gemas.


" Kiss me please! Maka aku akan membawa mu berlibur di atas yacth, Dan kenakan milik mu yang berwarna merah " Ariel hanya mencebik saja.

__ADS_1


Isi kepala Albert tidak bisa jauh dari bawah pusar nya, Dan itu memang sudah tabiat seorang Albert !.


Ariel jadi penasaran, Bagaimana saat Albert bersama istri nya, Apa juga sama seperti nya ? Tidak memakai pengaman ? Terlintas di pikiran Ariel tantang mereka berdua yang membuat nya bad mood.


" Hey, Lihat aku, Ada apa ? Apa yang membuat wanita seksi ini cemberut ? "


" Om pasti sering kan bermalam dengan istri Om, Jangan bilang tidak karena itu tidak mungkin !" Albert hanya tersenyum aja.


" Siapa yang tahan di suguh kan pemandangan indah setiap malam nya ? Oh C'mon Babe, Om Normal !" Dan benar, Ariel semakin kesal dengan pria dewasa itu.


" Tapi tetap kau yang paling panas babe, Milik mu selalu menjepit ku, Apalagi saat aku menjilat nya, Kau selalu mendesahh dengan hebat, Dan aku suka saat kau melebarkan kedua kaki mu untuk ku. " Albert menyeringai.


Tangan nya mulai berapa paha Ariel dengan usapan usapan nakal dan semakin lama semakin naik ke atas.


Plak !


Jika Ariel tidak memukul tangan nakal itu, Sudah bisa di pastikan bahwa Ariel akan bersuara disana dan itu membuat nya malu nanti.


Albert hanya tersenyum saja karena kelakuan nya.


Cup...


" Ayo kita pergi. " Albert kembali menggandeng tangan Ariel dan membawa nya ke dalam mobil.


Bahkan di dalam mobil pun Ariel terus mengabadikan potret Albert yang di sadari oleh pria dewasa itu.


" Ada masalah ?" Kedua nya sama sama diam sambil terus menyusuri perjalanan mereka dan Ariel semakin merekah kan senyuman nya saat kembali berhasil memposting Foto gandengan tangan mereka berdua di stori WhatsApp nya dsn itu semakin memancing emosi seorang Clara .


" Kau terlihat bahagia ? Apa kau memenangkan undian ?" Tanya Albert saat melihat Ariel terus tersenyum.


" Tidak ada ! Hanya memposting tangan Old Man yang menggenggam tangan Mermaid !" Albert melotot disana.


Apa Ariel bilang ? Old Man ?


" Im not old man ! " Sergah nya tak terima.


Sementara Ariel hanya diam saja, Albert melihat ponsel nya dan benar saja, Stori wa nya Ariel membuat nya kesal...


Simpanan Rasa Istri ? itu sebuah ungkapan atau sindiran ?


Albert melirik ke arah kekasih nya yang terus menatap ponsel nya tanpa memperdulikan nya sedikit pun.


" Aku bisa memberikan mu segala nya Babe, Tapi tidak dengan pernikahan !"


" Terserah !"


" Ariel, Babe...Plis...jangan seperti ini. Kita sama sama tau bagaimana keadaan nya saat ini. "

__ADS_1


" Aku mengerti pun orang tidak akan mau mengerti ! Om memilihku pun apa untung nya bagi ku, Hanya simpanan saja. !"


" Kau memang simpanan, Tapi kau lebih berharga !"


" Berharga bagi om tidak bagi orang lain !"


" Ariel Plis ! Aku menyusul mu sejauh ini hanya untuk bisa berlibur bersama mu ! Karena aku merindukan mu. "


" Aku gak minta om buat datang, Om rindu sama ku hanya karena tubuh ku, Bukan karena hal lain !"


Citt....


Albert mengerem mendadak, Dan hal itu membuat laju mobil mereka berhenti tiba tiba di pinggir jalan.


" Katakan saja jika ingin aku turun ! Mungkin istri mu sedang membutuhkan mu. Stori Instagram nya dia berada di sini bukan ? Atau bahkan sudah menghubungi Om !" Ariel bersiap turun dari mobil nya namun Albert langsung mengunci semua nya.


Dan hal itu membuat Ariel menatap sengit ke arah Albert yang terus menatap nya.


" Tidak bisa kah bicarakan saja Tetang kita ? Tidak dengan orang lain ?"


" Kita yang seperti apa ? Kita apa ? Karena pada dasar nya tidak ada kata kita disini ! Aku hanya simpanan, Peliharaan orang kaya yang membutuhkan partner di ranjang mereka dan mendapatkan bayaran. Beda nya aku tidak menjajakan diri ku di club' malam ! Bukan berarti aku bukan Jallang, Aku memang Jall--"


" Stop ! Kau terlalu banyak bicara ! Terserah kau mau menganggap nya apa ! Sampai kapan pun aku tidak akan melepaskan mu pada pria mana pun di dunia ini ! Tidak akan !"


" Dan aku akan melajang seumur hidup ku Dan di jadikan Boneka **** saja !"


" Stop it Ariel ! Stop ! Kau sudah keterlaluan !" Suara Albert mulai meninggi.


Albert tidak pernah menganggap Ariel Jallang seperti yang di katakan nya, Apalagi menganggap nya sebagai boneka **** ? Kenapa Ariel bisa berkata seperti itu ? Sementara Albert tidak pernah mengatakan hal apapun tentang mereka.


Semakin kesini, Ariel semakin berubah , Albert tidak bisa mengerti lagi apa yang di inginkan kekasih nya itu.


Perdebatan di atara nya tidka terelakan lagi, Bahkan saat Albert kembali melajukan mobil nya Ariel tidak menganggap nya sedikit pun.


Albert berusaha mengalah dan membujuk kekasih nya itu, Namun sia sia saja.


Saat Albert ingin menggenggam tangan nya pun Ariel langsung menarik tangan nya agar tidak di pegang oleh Albert.


" Oh C'mon babe, Kita akan berlibur. Aku benar benar ingin bersama mu, Kita berlibur. Waktu ku tidak banyak, Jadi jangan membuat liburan ini sia sia. "


" Baik, Ayo keluar ! Jalan kan liburan nya, Dan mari terus bercinta seluas nya, Setelah itu pergi dan pulang ke istri Om !"


" Ariel...." Ariel tidak menjawab nya dia langsung turun dari mobil saat Albert sudah membuka kunci nya.


Ariel berjalan ke arah pelabuhan dimana disana sudah ada sebuah yatch cukup mewah dan mereka memang menunggu Albert sang pemilik nya.


Tanpa menunggu Albert datang, Ariel sudah menaiki yatch itu tanpa memperdulikan Albert yang terus menghela nafas nya entah karena apa.

__ADS_1


...💦💦💦...


__ADS_2