Hello Daddy ! Im Sugar Baby

Hello Daddy ! Im Sugar Baby
Kesal Dengan Daddy


__ADS_3

Yuhu...Prinscess... Daddy datang...." Pagi pagi sekali Daddy Jonny sudah sampai dirumah putri nya.


Damian yang masih berada di kamar dengan Baby yang membantu nya bersiap.


" Hello, Yuhu...Daddy datang ..Princess ..." Daddy Jonny terus saja berteriak di rumah Damian dan Baby seperti orang hutan saja.


Kedua nya sudah keluar dari kamar dan melihat siapa yang membuat keributan di rumah damai mereka pagi ini.


Dan ternyata itu adalah Daddy nya.


" Morning Princess..." Sapa Daddy nya ramah.


Tapi tidak dengan Baby, Wajah nya cemberut saat melihat Daddy nya pagi ini.


" Sayang, Tidak boleh begitu dengan Daddy, Oke. "


" Dady nyebelin Gege, Ribut...." Keluh Baby manja pada suami nya.


Damian memaklumi nya dan minta maaf atas sikap Baby yang terlihat tida sopan pada Daddy nya sendiri.


" Oh, Oke. Maaf sudah membuat kamu kesal Princess...Sini Daddy peluk sayang..." Walau kesal tapi Baby masih menuruti Daddy nya.


Dia masuk ke dalam pelukan Daddy nya.


" Sudah, Ayo sarapan, Daddy bawa bekal dari Mami Gi, Kata nya kamu sedang hamil dan harus banyak makan sayur dan ikan. Mami Gi juga membuat kan bubur kacang hijau, Kata nya bagus untuk menambah tekanan darah kamu. Karena selama hamil---"


" Iya udah ayo makan. Nanti aku tanya langsung ke Mami Gi, Daddy ribet..." Baby langsung menuju meja makan.


Dia di bantu buk Asnah untuk menyiapkan sarapan pagi mereka hari ini yang di bawa Daddy nya dari rumah.


Karena Mami Gi yang memasak nya.


Begitu lah kata Daddy nya.


" Aku pamit Qin Qin, Belajar yang benar. Jika kamu lulus dengan nilai terbaik, Aku akan memberikan kamu hadiah . " Kata Damian yang memeluk tubuh seksi istri nya.


" Janji ya. " Baby memberikan jari kelingking nya dan Damian menerima nya dengan senang hati


" Promise ..."


" His...sudah ayo. Kau harus mulai bekerja hari ini. Dan aku ingin segera pensiun. Besok aku akan ke Cappadocia. it's my dream mas ! Not her..."


Baby memutar bola mata nya malas melihat tingkah laku Daddy nya yang sedang menirukan adegan di sebuah film yang membuat tekanan darah emak emak komplek naik gara gara sepasang kekasih perselingkuhan yang membagongkan.


" Apaan sih Dad ? Comel banget kayak emak emak rempong. " Gerutu Baby lagi.


Damian masih membuat sabar istri nya dengan ulah sang mertua.


Dia tidak mau Baby dan calon bayi mereka tertekan atau apapun itu.


" Aku berangkat sayang. " Baby mangangguk

__ADS_1


Cup...


" Aku mencintai mu..." Kata Damian yang mencium kening sang istri.


Dan kali ini Daddy nya yang memutar bola mata nya malas melihat adegan romantis di hadapan nya secara real.


" Pengen ya ? Maka nya nikah !!!"


" Ck, " Daddy nya hanya berdecak kesal dan lebih dulu keluar dari rumah anak dan menantu nya.


Kini mereka sudah berada di dalam mobil menuju kantor Daddy mertua nya.


Saat sampai disana Damian menghela nafas nya berat saat mulai memasuki Loby kantor mertua nya yang sebentar lagi menjadi kantor nya, Karena dia lah yang di percayakan untuk mengurus segala nya.


Berjalan dengan aura kepemimpinan nya yang sangat mendoninan, Damian dengan penuh percaya diri berjalan di samping Daddy nya.


Mereka berdua sampai di Aula tempat dimana akan di adakan Konferensi pers untuk memberi tahukan bahwa mulai saat ini Damian lah yang akan memimpin nya.


" Selamat pagi semua nya..." Daddy Jonny membuka acara nya pagi ini dengan aura kepemimpinan yang di miliki nya.



" Baik langsung saja. Saya akan mengenalkan menantu saya, mulai saat ini, Dia yang akan memimpin perusahaan ini dan saya, Jonny Mark Fernandez memutuskan untuk pensiun dini dari Perusahaan ini. "


" Damian..." Panggil Daddy Jonny pada menantu nya


Damian berdiri dan mulai memperkenalkan diri nya di depan semua orang yang hadir disini.


" Perkenalkan saya Damian, Mulai hari ini saya yang akan menggantikan Tuan Jonny Mark Fernandez menjadi CEO dan pemimpin dari perusahaan ini. Mohon bantuan dan kerja sama nya. " Damian membungkuk hormat pada Semua jajaran Staff dan para pemegang saham disini.


Semua mata menatap ke arah nya


Bisik bisik mulai terdengar di telinga Damian, Begitu juga dengan Daddy Jonny saat ini.


Bagaimana mereka mulai mencibir Damian yang di depan Dari Chow Electro yang saat ini di pimpin langsung oleh keturunan dari Hutan Chow yaitu Hendry Chow .


" Aku rasa tidak pantas membicarakan masalah internal disini. Karena disini adalah kantor. Jadi jika ada Maslaah internal dari rumah, Tolong jangan bawa kesini. Disini tempat untuk orang orang yang bekerja keras. Bukan bekerja karena merasa keras !"


Skak !..


Mereka yang membicarakan Damian mulai bungkam oleh Ucapan sang Pemilik perusahaan.


" Jika ada yang keberatan silahkan datangi saya. Saya menunggu surat pengunduran diri kalian kalian yang mungkin sudah Bosa disini . " Daddy Jonny terlihat mengetuk ngetik meja di depan nya dengan gaya angkuh nya.


" Aku rasa cukup untuk hari ini. Selamat pagi dan selamat berkerja semua nya. " Daddy Jonny langsung pergi dari Aula tempat dimana pertemuan mereka di adakan tadi.


Kini kedua nya sudah berada di ruang kerja baru Damian yang dulu nya ruangan kerja sang Daddy.


" Oh, Baik lah. Damian, Kenal kan, Ini Nathan Asisten pribadi ku, Dan Nathan mulai sekarang Damian akan menjadi atasan mu. Kalian bisa mulai bekerja sama mulai saat ini. " Daddy Jonny memperkenalkan kedua nya.


Dan kedua nya saling menjabat tangan.

__ADS_1


Damian merasa bahwa Nathan ini adalah sosok yang terlihat sedikit kaku, Dan Damian agak sulit dengan itu semua.


" Baik. Selamat bekerja menantu ku, Semangat... dan hasil kan uang yang banyak untuk ku dan putri ku...Hahahahahaha...." Daddy Jonny tertawa lepas setelah berhasil menggoda menantu nya itu.


Sementara Damian hanya bisa terdiam dengan tingkah laku mertua nya yang semakin hari semakin menjadi saja tingkah nya.


" Maaf Tuan Jonny Tuan, Beliau memang begitu. " Damian mengangguk dengan ucapan yang keluar dari bibir Nathan Asisten baru nya.


" Oke, Apa kegiatan kita hari ini ? Aku tidak biasa dalam perusahaan tambang seperti ini. Jadi mohon bantuan nya. " Nathan mengangguk.


Dia mulai membiasakan diri dengan Damian yang sudah terkenal dengan sepak terjang nya sebagai CEO besar.


" Kita ada pertemuan dengan Client dari Chow Electro pada jam 11 "


Deg !


Chow Electro ?


Apa ini pertemuan pertama nya lagi ? Dengan ayah angkat nya ? Setelah pertemuan nya terakhir kali ?


" Jika anda keberatan, Saya bisa membatalkan nya. " Jawab Nathan.


" Ayo kita berangkat. " Ucap Damian setelah melihat jam tangan mewah nya.


Kini mereka sudah berada di restoran VVIP yang memang sengaja di pesan untuk membahas sesuatu kerjaan kali ini.


Dan Damian masih memikirkan bagaimana bagaimana reaksi ayah nya jika mereka bertemu lagi ?


" Kami tidak terlambat bukan ?"


Deg !.


Jantung Damian berdetak kencang saat mendengar suara berat itu.


Perlahan tapi pasti saat Pemilik suara itu duduk di hadapan nya, Kedua mata nya membola sempurna saat melihat siapa yang berada di hadapan nya saat ini.


" Kenalkan Tuan Hendry Chow, Ini CEO kami yang baru. Tuan Damian..." Nathan memang sengaja memperkenalkan Damian di depan Hendry Chow karena itu memang yang di inginkan Tuan Jonny saat menceritakan segala nya kepada nya sebelum Damian menjabat sebagai CEO baru.


Nathan sudah mengetahui segala nya.


Mata Tuan Hendry Chow semakin membola saat mendengar ucapan dari Asisten Tuan Jonny Mark Fernandez yang bernama Nathan Susmito.


" Perkenalkan, Saya Damian, CEO baru perusahaan Milik mertua saya. "


Deg !


Mertua ? Mertua apa yang di maksud anak angkat nya itu ?


Apa Tuan Jonny Mark Fernandez adalah ????


...❤️❤️❤️...

__ADS_1


__ADS_2