Hello Daddy ! Im Sugar Baby

Hello Daddy ! Im Sugar Baby
Menghindar


__ADS_3

Ariel benar benar muak, Sudah seminggu ini, Kehidupan tenang nya selama sebulan lebih kini kembali berantakan, Ya memang berantakan karena seorang pria yang membuat nya muak.


" Ariel...Plis...kita harus bicara Babe...I Miss You Bad. " Ariel tidak memperdulikan Pria yang sejak tadi mengikuti nya kemana pun bahkan selama seminggu ini pria itu juga terus terusan mengikuti nya.


Bahkan Ariel juga sudah bicara pada pihak apartemen bahwa Ariel tidak ingin pria mana pun menganggu nya, Jika Tidak Ariel akan mengancam memberikan rating buruk pada apartemen ini dan menyebarkan berita buruk jika pelayanan nya tidak bagus.


Oleh karena itu, Pihak apartemen membatu Ariel untuk mengusir pria itu.


Tapi itu bukan hal sulit bagi seorang Albert Antoni Glow.


Dia bisa membeli apartemen tepat di depan unit Milik Wanita yang telah membuat hari hari nya memburuk.


" Ariel !" Kesabaran Albert memang benar benar di uji oleh wanita itu.


Luar baisa sekali Ariel mengabaikan nya, Dan untuk pertama kali nya dia menjadi pria yang terus mengejar ngejar wanita dan itu hanya pada Ariel saja Albert melakukan nya.


" Apalagi ??? Mending pulang deh, Dari pada disini ganggu ketenangan orang aja. " Albert menaikan sebelah alis nya menatap heran ke arah Ariel yang terlihat semakin ketus dan membenci nya .



" Ariel, Babe Plis..." Ariel memejamkan kedua nya.


Dia benar benar kesal saat ini, Ketenangan nya di ganggu, Kehilangan pekerjaan karena lagi lagi di hadapan nya ini, Lalu bagaimana dia melanjutkan kuliah nya nanti ,?


Dia benar benar ingin kuliah dan belajar, Dia ingin membanggakan kedua orang tua nya, Belum terlambat bukan ?


Jika pun nanti tidak ada yang mau menikahi nya karena dia sudah tidak dalam keadaan suci lagi, Tapi bukan kah banyak juga wanita di luar sana yang menikah sudah tidak dalam keadaan suci ? Contoh nya saja Pria di hadapan nya ini dan istri sombong nya itu.


" Stop ya Om ! Jangan pernah panggil aku Babe, Honey, Atau apa pun itu lagi. Aku muak mendengar nya !"



Albert melihat itu, Bahkan wanita yang dulu sangat memuja nya kini tidak ingin melihat nya walau sebentar saja. Apa yang telah terjadi ? Hingga banyak merubah wanita ini ?


Apa dia sudah memiliki kekasih lagi ? Pria yang lebih hebat dari nya dalam segala hal ? Maka wanita ini terus menghindar dari nya ?


" Ariel...Plis...I Miss You. "


" Katakan itu pada istri Om. "


" Riel, Pembahasan kita tidak karena nya. Dia tidak tau apapun tentang keadaan kita. "


" Maka pulang dan temui dia. Jangan menemui ku. "

__ADS_1


" Tapi aku merindukan mu Babe. "


" Stop memanggil ku Babe, Kau mengatakan rindu pada ku Dan kau juga membela istri mu ! Apa maksud mu hah ? Kau ingin terus menjadikan ku wanita simpanan mu, Memenuhi hasrat dan nafsu mu, Sementara kau juga memiliki istri ? Iya ?"


" Riel, Bukan begitu maksud ku Babe, Ayo kita bicara di mobil honey. " Sekali dia mencoba membawa Ariel dan menenangkan nya.


" Kau ingin kemana ? Kita belanja oke. Besok aku harus pulang, Dan aku akan kembali lagi untuk menemui mu. " Albert hendak menyentuh wajah itu, Tapi belum sampai tangan nya sudah berhenti di udara dan malah di tepis oleh Ariel.


" Aku tidak meminta mu untuk datang dan menemui ku, Maka pulang lah ! Biarkan aku hidup dengan cara ku sendiri. "


" No, ! You be mine ! My mine ! " Ariel hanya berdecak saja melihat Albert.


Rasa nya dia ingin sekali mencakar wajah tampan itu, Tapi tidak akan bisa. Bukan karena dia tidak tega, Tapi pasti Albert akan menghindar duluan.


" Jangan terlalu percaya diri ! Yang memiliki ku adalah aku sendiri. Bukan orang lain. !" Ariel berjalan meninggalkan Albert yang masih diam mematung memikirkan Ariel.


Oh tidak bisa, Dia tidak bisa pulang tanpa maaf dati Ariel nya, Wanita nya, Tapi pekerjaan nya di sana sudah menunggu dengan sangat.


" Ariel jangan egois, Kita harus bicara lagi. "


" Apa lagi ? Kau mengatakan ku egois bukan ?" Entah mengapa juga Albert mengangguk...


" Baik kau dengar kan ini baik baik, Aku bilang aku milik mu kan ?" Albert kembali mengangguk.


" Kau tidak bisa melakukan nya bukan ? Maka berhenti mencari dan menganggu hidup ku lagi. "


" Ariel, Hubungan kita tidak ada sangkut paut nya dengan Clara. Dia tidak bersalah, !"


" Lalu siapa yang salah aku ?" ..


" No Babe, Kau tidak salah disini aku lah yang salah, Aku menginginkan mu, Tapi aku juga tidak bisa menceraikan nya, Hubungan kami---"


" Maka berhenti mencari ku Tuan Albert Antoni Glow yang terhormat !" Setelah mengatakan hal itu Ariel langsung pergi meninggalkan Albert yang terus memanggil nya dsn mengejar nya.


Ariel benar benar merasa kesal, Enak sekali pria itu mengatakan rindu pada nya, Tapi tidak bisa menceraikan istri jadi jadian nya itu .


Hellow, Lo kira Ariel mau jadi felakor ? iyuuuhhh...


Walau pun Ariel ini Ex Sugar Baby, tapi Ariel tidak ingin terikat dengan pria berstatus Suami orang.


Bukan dia takut, Dia hanya malas meladeni drama drama istri yang tersakiti, Padahal tidak semua itu kesalahan sang suami, Melainkan diri sendiri.


Ariel akui, Dia jahat, Tapi coba kembali berpikir, Kenapa suami suami di luar sana memilih jajan di luar dari pada menikmati hidangan dirumah nya sendiri ?

__ADS_1


Apakah yang salah ? Seharus nya para istri berpikir ke sana !


Bukan hanya berpaku dalam kesedihan, Dan menyalahkan wanita lain.


Itu menurut nya, Tidak tau menurut orang lain lagi.


" Hello Albert Antoni Glow, Emang siri siape ?? Enak banget tuh bibir bolang rindu, Tapi masih mikirkan istri nya ! Gila kali orang. !"


" Do you say something ? " Tanya Pengemudi Taksi yang di tumpangi Ariel saat itu.


" Nothing !" Jawab nya biasa saja .


Ariel bingung harus kemana, Akhir nya dia meminta supir taksi untuk mengantarkan nya sebuah hotel biasa saja. Dia malas pulang ke apartemen nya, Maka dari itu dia memilih tidur di hotel saja hari ini.


Dia malas bertemu dengan Albert lagi. Benar benar malas !.


" Thanks, !" Ariel langsung masuk ke hotel yang menurut nya biasa, Memang benar biasa, Sampai dia bertabrakan dengan seseorang.


Brugh...


" Aahhh...." Pekik Ariel, kaget.


Tapi detik berikut nya dia sama sekali tidak merasakan tubuh nya terjatuh, Eh tapi siapa yang ???


" Astaga ..." Ucap Ariel reflek, Dia langsung berdiri tegap merapikan pakaian nya dan menatap pria yang di tabrak nya sekaligus menahan pinggang nya tadi.


Ariel yang hanya mengenakan crop top dan mantel itu, Bisa merasakan kehangatan tangan yang tadi memeluk pinggang nya.


" Sorry, I--"


" It's oke !. " Pria itu juga merapikan pakaian nya dan menatap wajah cantik di depan nya.


" Oke. Thank you. " Ariel Langsung melanjutkan langkah nya dan memesan kamar untuk dia tempati, Rasa nya benar benar lelah, Dia ingin merebahkan diri nya langsung ke atas ranjang dan tidur.


Melupakan apa yang telah terjadi hari ini, Albert membuat nya benar benar bad mood.


Jika ada yang bertanya, Dari mana Ariel mendapatkan uang ?


Sebelum pergi Ariel menjual kedua mobil nya, Lebih tepat nya mobil nya dan milik Albert, Lalu mentransfer seluruh uang yang di ada di kartu milik Albert yang khusus untuk jajan nya itu sebanyak 300 juta. Maka Ariel tidak terlalu memusingkan lagi hidup nya di Negara ini, Dia banyak simpanan uang saku, Tapi dia juga ingin bekerja.


Agar tidak terlalu sia sia pengorbanan nya di Negara orang.


...🔥🔥🔥...

__ADS_1


__ADS_2