
Mereka tengah selesai membahas tentang proyek kerja sama antara Pihak Chow Electro dan Perusahaan tambang milik mertua nya selesai di bahas.
Kini jamuan makan siang pun di mulai, Kini hanya tinggal Damian dan Ayah angkat nya karena ada yang ingin Damian bicarakan dengan ayah angkat nya itu.
" Pa..." Panggil Damian lembut.
Pria buntal yang di panggil Papa itu terlihat menoleh dan menatap angkuh ke arah nya.
" Apa kau sadar dengan yang kau ucapkan ? Papa ? Siapa yang kau panggil Papa ?"
Deg !..
Jantung Damian terasa sakit di hujan belati tajam yang menusuk nya.
Ayah angkat nya ini benar benar telah melukai hati nya.
" Maaf Tuan Hendry..." Damian mengkoreksi ucapan nya.
Apa sudah tidak bisa lagi kah hubungan mereka di perbaiki ?
Hancur kah sudah semua nya ? Tidak bisa lagi di perbaiki ?
" Jika tidak ada lagi yang di bicarakan aku pergi. Waktu ku tidak cukup luang untuk membahas hal yang tidak penting seperti ini. "
" Pa, Tunggu, " Damian memegang lengan ayah angkat nya.
Dia hanya ingin meminta maaf dan berterima kasih secara langsung atas apa yang telah di lakukan ayah angkat nya itu.
Walau bagaimana pun, Berkat nya Damian bisa hidup lebih baik lagi dari di panti asuhan.
Damian bisa sekolah dan hidup penuh dengan kemewahan, Walau tekanan nya berat dari ayah nya.
Tapi setidak nya sang Kakek, Julian Chow sangat menyayangi nya dan juga ibu nya, Steffany Chow.
" Maaf dan terima kasih Pa..." Tangan Damian di hempas kan dengan kasar.
Walau begitu Damian tetap bersikukuh ingin bicara dengan papa nya.
Mesti kesakitan yang di terima nya, Tapi ya setidak nya Damian harus berterima kasih dengan baik ats semua yang telah di dapatkan nya selama ini dari Pria yang bernama Hendry Chow.
" Aku tidak butuh !" Setelah mengatakan hal tersebut, .
Sementara Damian masih duduk diam di tempat nya.
Sakit hati saat mendengar ucapan yang di lontar kan ayah angkat nya.
Tapi apa mau di kata ? Sudah terjadi bukan ?
" Wow ! Inikah Ayah angkat dari menantu ku ?" Tuan Hendry memalingkan pandangan nya saat mendengar ucapan penuh dnegan sindiran dari pria bule di hadapan nya yang terlihat sangat angkuh.
" Apa maksud mu ? Siapa yang kau maksud ?" Tanya balik Pria Buntal itu.
__ADS_1
" Kau tau siapa yang ku maksud !" Lalu Pria Bule itu bangkit dari kursi nya kini berdiri di depan Pria Buntal itu.
" Kau ! Akan ku balas setiap penghinaan yang kau katakan pada putri ku. Kau ingat ini Tuan Hendry Chow ! Aku Jonny Mark Fernandez adalah ayah kandung dari wanita yang menjadi istri dari anak angkat mu ! Jadi jangan harap kau bisa kembali menghina putri dan menantu ku ! Camkan itu !" Lalu Pria bule itu langsung pergi meninggalkan Pria Buntal berwajah seram itu dengan senyum puas nya.
Sementara pria yang di tinggalkan tadi hanya bisa mengetatkan rahang nya.
Dia tidak bisa menerima kekalahan, Dia benci hal itu.
Terlebih lagi saat ini ! Dia kehilangan Damian yang akan menjadi pewaris nya, Lalu menantu yang di benci nya ternyata bukan wanita sembarangan.
Pantas saja saat dia datang berkunjung kerumah nya dia terlihat sangat sombong dan angkuh.
Ternyata dia putri dari seorang Jonny Mark Fernandez ? Kebetulan macam apa ini ?
Lalu dia pergi menuju mobil nya dengan perasaan kesal nya.
Damian juga begitu, Dia menuju mobil dimana Nathan sudah menunggu nya.
Dan mereka kembali menuju perusahaan milik mertua nya yang kini di pimpin oleh nya.
Sepanjang perjalanan menuju perusahaan, Damian terus termenung memikirkan semua pertemuan nya dengan ayah angkat nya tadi.
Bagaimana semua ini ? Dia mencintai Baby, ya dia lah alasan utaman atas semua kekuatan Damian saat ini.
" Sayang..." Teriak Baby saat melihat suami nya baru turun dari mobil.
Damian kaget saat memasuki Loby ternyata istri nya sudah di sana menyambut nya.
" Tidak perlu berlari sayang, Kamu harus hati hati. " Baby nyengir saja mendengar Omelan suami nya.
" Kenapa lama banget sih ? Aku nungguin tau, Mereka gak percaya kalau aku istri CEO baru disini. " Adu Baby dengan manja nya.
Damian mengangguk, Dia memeluk Baby dan membawa nya menuju ruangan kerja nya.
" Dengar kan, Jika besok atau kapan pun istri ku datang kesini, Tolong beri dia izin, Walau aku di ruang meeting sekali pun. " Tegas Damian.
Hal itu membuat para Karyawan mengangguk mengerti.
Lalu mereka kembali berjalan menuju ruangan Damian.
Sementara di pusat perbelanjaan , Daddy Jonny tengah menemani Mami Gi berbelanja.
Entah lah, Daddy Jonny menuruti nya saja.
" Ayolah Gi, Aku pusing dengan ulah mu ! Kau belanja lah sendiri. Aku bosan !" Gerutu Daddy Jonny lagi.
Dia merasa kesal dengan ulah mantan istri nya sekaligus teman baik nya itu.
" Ayolah Jon, You tahan menemani pacar You belanja kesana kemari, Tapi You menemani I belanja You kesal ! Dasar mata keranjang !" Gerutu Mami Gi lagi.
__ADS_1
" Oh, Ayolah Gi, Kau tau jika kau itu menyebalkan ! dan stop bicara soal pacar ! Aku tidak memiliki nya !" Tukas Daddy Jonny.
Hal itu langsung menghentikan langkah Mami Gi yang terus berjalan kesan kemari.
" You putus dengan nya ? You serius ? hahahahahahah....Apa You di putuskan oleh nya ? Dia sadar bahwa You sudah tidak kuat lagi ???" Tawa Mami Gi terdengar menggema dan semakin menyebalkan di telinga Daddy Jonnya.
Hal itu membuat Daddy Jonny kesal dengan Mami Gi.
Tok !
" Hey You ! Kenapa You getok kepala I ? Ku keterlaluan tau !" Kesal Mami Gi.
Siapa yang tidak kesal saat kepala nya di getok oleh orang lain.
" Itu agar kau sadar ! Aku masih kuat ! Bahkan bisa membuat adik lagi untuk Baby, Kau mau mencoba nya ? Jangan lupakan jika dulu kau juga mendesah dengan hebat saat ku tunggangi. "
" Sialan You ya !!! You juga sering meremmas dada I ! You menikmati tubuh seksi I !" Balas Mami Gi tak mau kalah.
Kenapa mereka menjadi membahas masalah peranjangan dan pergulatan di dalam kamar ?
Tanpa mereka sadari sejak tadi sepasang mata indah menatap kearah kedua nya .
Perdebatan mantab suami istri itu terdengar menyakitkan di pendengaran nya.
" Yuk ah, Mellow banget sih lo ? Biarin kali, Kali aja mereka mau rujuk demi Baby kan ?"
Deg !..
Jantung Mayang seakan di remmas dekat kuat saat mendengar menuturan Ariel.
Kenapa sakit sekali rasa nya ?
" Hey Jon, You keterlaluan ya ! You ---" Mata indah wanita berusia 5 tahun lebih muda dari Daddy Jonny menatap tak percaya pada wanita yang masih memakai seragam sekolah itu.
Dia tau siapa wanita itu !.
Itu adalah kekasih nya Jonny.
" Jon, Ada mantan You, Dia lihat ke arah kita. Coba You lihat sini. " Daddy Jonny yang masih fokus pada ponsel nya langsung melihat ke arah yang di tunjukan Mami Gi.
Tanpa mendengar bahwa tadi mantan istri nya itu menyebut mantan pacar nya.
" Mayang ?" Gumam nya Lirih.
" Yuk Riel, Gua mau cari buku buat ujian kita. " Mayang langsung menarik lengan Ariel untuk segera pergi dari sana.
Sementara Daddy Jonny masih mematung di tempat nya.
" Kenapa You diam ? Kejar jika You masih cinta. Jangan Bodoh jadi orang. !"
" Aku capek ! Kau belanja saja sendiri. " Daddy Jonny langsung meninggalkan Mami Gi disana.
...❤️❤️❤️ ...
__ADS_1