Hello Daddy ! Im Sugar Baby

Hello Daddy ! Im Sugar Baby
Daddy


__ADS_3

Baby seharian ini di temani Damian belajar dirumah mereka, Rumah yang berada di lantai tertinggi Green Garden Hills.


Baby heran, kenapa Damian terus berada dirumah ? kenapa ? Apa benar Damian mengorbankan segala nya hanya demi dia dan anak mereka ?


Boleh kah Baby bersenang hati ? Karena Damian lebih memilih diri nya dari pada keluarga nya dan harta nya ?


Tapi, Jika Damian susah ?


Oh, Dia baru ingat, bahwa dia harus bertemu dengan Pria tua yang kata nya adalah ayah kandung nya ?


Sang Daddy yang asli?


But, Bagaimana dengan hubungan Daddy nya itu dengan Mayang yang kata nya adalah Sugar Daddy dan Sugar Baby lah hubungan antara kedua nya.


" Kenapa melamun ?" Tanya Damian memeluk Baby.


Dia bahkan mencium rambut istri nya yang berwarna kecoklatan itu.


" Tidak ada, Hanya bosan saja. " Jawab Baby sebisa nya.


Damian mengerti, Mungkin istri muda nya ini sedang bosan atau apa.


" Kita ke Mall mau ? Aku ada kerjaan sedikit, Toko Perhiasan milik ku harus di kontrol, Hm, Untuk beberapa hari ke depan aku juga harus membebaskan lahan, Untuk membuka pabrik baru. Aku bukan Lagi Damian Chow tapi aku hanya Damian biasa, Apa tidak Masalah ?" Baby menatap Damian.


" Tabungan ku juga ada, Uang dari Om selama menjadi--"


" Sstt...Simpan uang itu, Aku tidak akan pernah menggunakan uang mu sedikit pun, Uang ku masih ada, Cukup untuk hidup kita selama 5 tahun, Tapi ya harus di kelola bukan ?" Baby mengangguk.


" Aku juga mau buka usaha, Bagaimana kalau buka store baju baju kalangan anak hits jaman sekarang ? Aku ingin bekerja juga. "


" Apa seperti butik ?" Tanya Damian lagi.


Baby mengangguk,.


" Restoran Atau Caffe Caffe untuk anak nongkrong juga bagus Om, Apalagi robot robot dirumah kita kan banyak tuh, Kita cari aja yang beda. " Kali ini pembicaraan mereka layak nya sepasang suami istri yang sedang membicarakan tentang usaha mereka.


" Nanti kita pikirkan lagi, Yang harus kamu jalani saat ini adalah sehat sehat bersama anak kit, Agar dia juga sehat. " Baby mengangguk lagi.


Damian membawa nya ke dalam pelukan nya, Entah lah.


Rasa nya Damian benar telah mengambil keputusan untuk meninggalkan keluarga nya demi Baby dan calon anak mereka.


" Sekarang ayo ganti baju, Kita akan ke mall,. "


" Iya Om..." Baby bangkit dan langsung menuju lantai atas dimana kamar mereka kini.


Karena robot robot Damian telah di nonaktivkan semenjak ada nya Bik Asnah.


" Om ?" Panggil Baby pada suami nya yang kini tengah fokus pada Ponsel nya.



Deg !


Damian terpana melihat kecantikan istri nya itu.


Dia tidak terlihat seperti anak remaja, Karena tubuh proporsional nya yang membuat Baby tidak terlihat seperti anak SMA pada umum nya.


Tapi, Jika di lihat dari gaya dan penyesuaian nya, Baby bisa mengimbangi Damian yang terlihat awet muda.


" Om, Kenapa ? Jelek ya ?" Baby meneliti keseluruhan penampilan nya.


Dari atas sampai bawah, Tidak ada yang aneh bukan ?


Dia memakai gaun dan Flatshoes nya.

__ADS_1


Lalu salah nya dimana ?


" Om, Ih...."


" Ah ? Iya kamu cantik..."


Blush...


Wajah Baby merona karena di puji oleh Damian.


Inilah dia yang sesungguhnya, Manja dan ya begitu lah...


" Udah yuk ah, Jangan Gombal. "


" Iya istri ku, Jangan marah oke. " Baby mengangguk dan Damian membawa nya untuk turun ke bawah.


Sepanjang perjalanan menuju basement apartemen, Tangan Baby selalu di gandeng bahkan Damian terus menciumi nya.


Disini siapa kah yang masih remaja ? Baby atau kah Damian ?


Kenapa sikap nya seolah Damian lah yang masih remaja dan Baby lah kekasih dewasa nya.


" Kita naik mobil kamu aja ya, yang lain masih di servis. "


" Iya. " Jawab Baby masuk ke dalam mobil nya saat Damian membuka kan pintu mobil nya.


Kini mereka sudah sampai di Mall, Dan Damian ingin berbelanja untuk setelah biasa saja, Karena dia sudah tidak lagi banyak membutuhkan setelan Jas.


Maka dari itu dia sibuk memilih pakaian Santai saja.


Seperti celana jeans dan Kemeja berbagai warna dan Setelan Casual lain nya.



" Om, Capek..." Damian melihat ke arah istri nya.


" Mau makan di bawah ah, Om juga mau ke Toko kan ? " Damian mengangguk dan menghampiri istri nya .


" Tunggu lah sebentar lagi, Aku akan menemani mu. " Baby menggeleng.


" Kenapa ?" Tanya Damian lagi.


" Mau sendirian aja deh, Mayang sama Ariel juga otw kesini kok. " Damian masih menimbang apa yang harus di lakukan nya.


Akhir nya dia menyetujui nya dan membiarkan Baby untuk turun ke bawah dimana disana adalah Foodcort.


Damian pikir Baby lapar atau menginginkan sesuatu mungkin.


" Bawa uang ?"


" Bagi..." Baby mengadahkan tangan nya pada Damian.


Samian memberikan nya uang sebanyak 500 ribu.


Damian juga hanya bisa menggelengkan kepala nya melihat Baby menggenggam uang 500 ribu itu layak nya anak sd yang sedang memegang uang jatah dari ibu nya.


" Hati hati sayang. " Baby mengangguk dan segera turun ke bawah.


Dia sudah menghubungi Mayang tadi untuk bilang pada Daddy nya untuk bertemu dengan nya.


Dan alangkah senang dan bahagia nya Daddy Jonny bahwa putri nya mau menemui nya kini.


Baby sudah sampai di salah satu restoran di area Foodcort itu, Dan dia melihat pria tua dengan gaya nya yang masih oke lah.


Tak kalah dengan anak muda.

__ADS_1



" Nak, Kau datang..." Ada senyum cerah disana saat melihat putri nya mau menemui nya.


" Maaf, Bisa kita bicara ?" Senyum tulus itu perlahan pudar seiring Sikap Baby yang masih dingin pada nya.


" Oh, Oke...Ayo, Mau pesan apa ? Biar Daddy yang traktir kali ini. "


" Avocado Milk Shake, Dan Pie Cream Chocolate. " Daddy nya mengangguk dan memesankan keinginan putri nya.


" Apa kabar kamu nak ?" Setelah hening selama beberapa menit, Akhir nya sang Daddy mengalah dan mengajak Baby untuk mengobrol.


" Baik. "


" Kandungan kamu ? Daddy dengar kamu sudah menikah ya ? Wow selamat. " Baby tidak menerima uluran tangan dari Daddy nya.


Rasa nya masih terlihat asing bagi nya.


Saat usia nya sudah memasuki jenjang yang akan menuju dewasa, Dia baru bertemu dengan Daddy nya ?


Lelucon macam apa ini ? Batin Baby.


" Oh, Maaf. Daddy hanya terlalu bersemangat. Ayo di makan Nak. " Daddy Jonny sangking bahagia nya sampai membantu melayani putri nya itu.


" Suami ku sudah memilih ku dan meninggalkan keluarga nya. " Kini tatapan Baby serius menatap Sang Daddy.


Dan Daddy Jonny juga sedang menunggu apa yang akan di lanjutkan oleh Baby.


" Jika memang, Anda adalah ayah ku, Aku ingin anda membantu nya untuk membuka usaha. Suami ku akan membangun salah satu pabrik baru. Dan dia membutuhkan modal banyak. Walau dia bilang uang nya banyak, Dan cukup, Aku ingin anda membantu nya. Tapi jangan bilang bahwa aku yang meminta ini. " Daddy Jonny tersenyum disana.


Tak apa Baby masih dingin pada nya, Tapi dengan permintaan Baby kali ini, Itu menunjukan bahwa dia telah menganggap nya sebagai ayah bukan ?


" Semua harta yang Daddy miliki adalah milik mu nak, Tambang batu bara, Perusahaan tambang emas, Toko Perhiasan, Hotel dan Resort Di Indonesia semua milik mu. Dan Di Amerika juga ada perusahaan Daddy di bidang Otomotiv dan Properti juga milik kamu. Di Spanyol ada perusahaan Tambang Berlian juga milik kamu. "


Deg !


Baby kaget, Sekaya itu kah Daddy nya ? Jika iya apakah dia anak seorang sultan ?


" Iya sayang, Itu semua milik kamu, Karena kamu anak Daddy satu satu nya, Semua yang Daddy miliki itu adalah milik kamu. Dan oh, Ini. " Daddy Jonny memberikan Beberapa kartu untuk Baby.


" Ini semua uang tabungan untuk kamu, Simpan dan pergunakan dengan baik, Kamu terlihat seperti anak anak yang menganggap uang itu adalah mainan. " Tertawa mencoba mendekat disana.


" Aku tidak suka berpakaian berlebihan. Bahkan saat aku jadi sugar baby sekali pun. "


Deg !.


Inilah yang paling di sesali seorang Jonny Fernando Mark, Saat anak nya menjadi Sugar Baby.


" Jangan menyalah kan siapa pun ! Karena ini memang sudah takdir yang harus aku jalani. Sekali lagi terima kasih--"


" Bisa tolong panggil aku, Daddy ? Sekali saja. " Hati Baby bergetar disana.


Ada rasa ingin memeluk dan menyalurkan rasa rindu nya.


Tapi sangat sulit untuk di lakukan nya.


" Aku pamit, Dad. "


Grep !..


Daddy Jonny langsung memeluk putri nya sangat erat karena terlalu lama memendam rindu yang berlebihan ini.


" Thanks, God ! Thanks baby, Thanks. " Daddy Jonny memeluk Baby dan menciumi puncak kepala nya.


Tanpa mereka tau, Ada seseorang yang telah memotret kebersamaan ayah dan anak yang bekum di ketahui itu.

__ADS_1


...❤️❤️❤️ ...


__ADS_2