Hello Daddy ! Im Sugar Baby

Hello Daddy ! Im Sugar Baby
Mayang Yang Aneh


__ADS_3

Hari ini, Baby ingin bertemu dengan teman teman nya, Sekedar nongkrong atau menghabiskan uang Daddy nya.


" Ge, Aku ke mall boleh ?" Tanya Baby bergelayut manja di punggung Damian...


Ya, Baby selalu minta gendong di punggung Damian.


" Mau apa ? Sama siapa ? aku ada pertemuan hari ini Qin..."


" Nanti di jemput Ariel, Boleh ya Ge, Ya..."


Cup


Baby mencium pipi suami nya yang di tumbuhi bulu bulu halus itu.


Damian tersenyum senang karena tingkah manja Baby.


" Dengan supir saja ya, Bawa mobil kamu, Di bawah banyak mobil Qin. "


" Iya deh, Aku mau liat liat aja. "


" Belanja juga boleh. Jangan kamu kira aku sudah tidak bekerja lagi tidak akan sanggup membiayai hidup kamu. "


" Eh ? Gak gitu Ge, Kok gitu ngomong nya ?' Damian sudah mendudukan Baby di Kursi.


Dia berjongkok di hadapan istri nya.


" Bukan begitu maksud nya Qin Qin... Kamu jangan merasa terbebani dengan ini semua. Aku akan bangkit dan membahagiakan kamu dan anak kita. " Damian mengelus perut Baby dengan sayang.


" Aahhh...Sayang Gege...." Baby memeluk Damian dengan penuh rasa sayang nya


Dia benar benar merasa beruntung memiliki Pria seperti Damian.


Baik, Sayang,Cinta dan lembut juga. Kaya mah itu tambahan saja yakk.


" Sudah ayo sarapan. Aku harus berangkat sebentar lagi. " Baby mengangguk dan dia makan sarapan pagi nya dengan susu buah dan roti isi.


Damian sungguh merasa bahagia bahwa Baby merasa bahagia dengan kehamilan nya, Walau kadang mual muntah nya sesekali datang dan menghantam nya.


Baby termasuk kuat untuk bertahan dan tidak menangis saat rasa mual itu datang dan dia tidak bisa memakan apa pun.


Dan apa yang di lakukan Damian ? Damian hanya bisa memeluk nya sampai dia benar benar pulih dan sehat hingga bisa makan lagi dengan baik.


" Uang Cash kamu masih ada sayang ?" Tanya Damian.


Karena dia tau, Bahwa istri nya itu lebih suka memakai Tunai dari pada Card nya.


Ribet kalau pake kartu ! Padahal mah gak ada ribet nya bukan ?


Entah lah, Yang jelas Baby tipe perempuan yang suka dengan uang Tunai.


" Masih Ge..." Jawab Baby.


" Oke, Hati hati ya. Jika terjadi sesuatu hubungin aku langsung. Secepat nya aku akan datang. " Ucap Damian sebelum keluar dari unit nya.


" Iya Gege..." Baby membalas pelukan suami nya hingga Damian pergi.


Baby kembali ke kamar nya untuk mengambil ponsel dan uang nya...


Namun, Bel apartemen nya berbunyi dan dengan cepat Baby membuka nya tanpa melihat lebih dulu siapa yang datang.


" Gege kenapa balik lagi ---"

__ADS_1


Deg ?


Bola mata Baby membulat sempurna .


Pria tua ini, Pria yang pernah menculik nya.


Brak !!!..


" Aaahhhkkk..." Pekik Baby kaget saat Pria itu masuk ke dalam Apartemen nya dan duduk dengan begitu angkuh nya.


" An-anda mau apa??" Tanya Baby panik.


" Tulis berapa yang kau butuh kan. " Ayah nya Damian melemparkan sebuah lembaran kertas yang di ketahui Baby adalah Cek.


" Anda pikir saya miskin ?" Tantang Baby dengan tak kalah angkuh nya.


" Wanita seperti mu--"


" Wanita seperti apa ? Anda tidak mengenal saya dan begitu juga saya ! Walau status anda sebagai ayah dari suami saya, Saya tidak akan pernah tunduk dengan anda ! Kekuasaan yang anda miliki tidak akan sanggup dan bisa membeli harga diri saya. !" Tegas Baby dengan menggebu.


Entah faktor kehamilan atau semacam nya, Tapi dia merasa kesal dengan tampang menyebalkan Pria tua di hadapan nya kini.



" Kau terlaku sombong ! Saat Damian terpuruk, Aku akan menantikan saat dimana kau di tinggalkan nya dan mengemis pada ku !"


" Anda terlalu percaya diri Tuan ! Pernah dengar pepatah mengatakan Di atas langit masih ada langit ?" Tanya Baby.


Ayah Damian hanya diam menatap nya dengan angkuh.


" Dan itu berlaku untuk anda ! Bisa saja saat ini anda berada di bawah langit yang ku pijak bukan ?" Cibir nya.


" Tidak ada yang tau bagaimana nasib seseorang Tuan. Anda bukan Tuhan, Bahkan jika anda menganggap diri anda hebat, Lakukan apa yang anda bisa. Tapi aku pastikan, bahwa Aku, Baby Aurellia tidak akan kalah dari anda. " Baby bangkit dari tempat duduk nya dan membuka pintu Unit nya .


" Silahkan Tuan..." Baby membuka pintu nya selebar mungkin dan mengusir Pria itu secara kasar !..


Dia sudah merasa bosan dengan dengan kehadiran Pria yang menjadi Mertua nya.


" Aku akan membalas penghinaan ini. " Ucap Tuan Hendry dingin sebelum meninggalkan Unit Damian.


" Balas saja ! Siapa takut ?" Jawab Baby jumawa.


Brak !


Pintu Unit nya di banting keras oleh Baby, Dia sangat kesal dengan kehadiran Ayah mertua nya yang membuat mood nya buruk.


" Ami amit jabang bayi ya dek, Kakek kamu mah ngeselin. " Ucap Baby sambil terus mengelus perut nya yang dimana disana ada anak nya yang tengah berkembang.


Kembali ke kamar nya, Baby bersiap untuk pergi bersama teman teman nya untuk sekedar temu kangen saja di Mall.


" Lama banget sih lo ? Wikwik dulu lo ya ?" Tebak Ariel saat melihat Baby baru masuk ke dalam mobil nya.



" Mulut Lo...Bacot banget. " Jawab Baby.


Ariel pun melajukan mobil nya ke mall, Dimana disana Mayang sudah menunggu nya.


Mereka langsung ke lokasi Mayang berada.


" Mayang..." Baby berlari ke arah sahabat nya itu.

__ADS_1


" Jangan lari, Lo lagi hamil Beb. " Cegah kedua teman nya


" Eh, Sory gue suka lupa. " Jawab Baby seada nya.


" Gila, Lo persen ini buat gue ?" Tanya Baby melihat Mayang


" Iya. " Jawab Mayang terlihat sedikit canggung.


" Thanks ya girl, Udah mau menemin gue. "


" Santai kali Beb. " Mereka semua larut dalam pembicaraan.


Tapi ada yang aneh disini, Kenapa Mayang terlihat tidak seantusias biasa nya ?


Ariel dan Baby saling melirik ke arah Mayang yang terlihat sedang fokus pada ponsel nya.



" Yang, Lo kenapa sih ? Kayak gak biasa nya gitu. " Tanya Baby melihat sahabat baik nya.


" Gue ? Hm, Gue baik baik aja kok. " Jawab Mayang biasa saja.


Dia kembali fokus pada ponsel nya.


Sampai pendengaran nya menangkap suara seseorang yang sangat di kenal nya dan di jauhi nya selama sebulan ini.


" Baby, My Princess..." Panggil Daddy Jonny.


" Dad, Sedang apa disini ?" Tanya Baby menerima pelukan dari Daddy nya.


" Daddy sedang--" Daddy Jonny tidak melanjutkan ucapan nya saat dia melihat orang yang sangat di cintai nya dan juga menjauhi nya.


" Honey..." Baby melirik ke arah Mayang.


Dia baru mengingat, Bahwa Mayang adalah sugar Baby nya sang Daddy.


Mayang tidak menjawab, Dia merasa sangat tidak nyaman di posisi seperti ini.


" Beb, Riel, Gue duluan ya. Thanks. "


" Eh, Yang kok gitu ?" Tanya Baby.


Tapi Mayang sudah lebih dulu pergi meninggalkan mereka...


" Baby, Princess, Daddy akan menjelaskan segala nya. Tunggu Daddy malam ini dirumah kamu Oke. " Daddy Jonny mengelus Pipi Baby dan mengejar Mayang.


Baby dan Ariel kini saling menatap satu sama lain.


" Lo ngerasa Mayang itu ngejauhi Daddy lo gak sih ?" Tanya Ariel penasaran.


Dan Baby juga merasakan hal yang sama.


" Iya, Gue ngerasa Mayang juga ngejauh dari kita, Kenapa ya ?" Tanya Baby balik.


Ariel hanya mengendikan kedua bahu nya.


Dia sebenar nya tau, Tapi apa harus mengatakan nya ke Baby ? Bahwa alasan utama Mayang adalah Diri nya ?


Dia merasa malu dan bersalah sekaligus kepada Baby, Karena hubungan terlarang nya dengan Pria yang menjadi ayah teman baik nya sendiri ?


Kalau Ariel berada di posisi Mayang, juga mungkin dia akan melakukan hal yang sama.

__ADS_1


...❤️❤️❤️...


__ADS_2