
"Hahhh, lakukan apa yang terbaik untuk putri kami dokter" mohon mama Hera deng lirih.
"Yaa saya pasti akan berusaha melakukan yang terbaik untuk pasien saya" sahut Daniel dengan tersenyum, bagaimanapun dirinya tidak mungkin membiarkan pasien yang satu ini mengalami sesuatu yang tak diinginkan, bisa-bisa gelar dokternya dicabut langsung, kalau dipecat mah bisa melamar pekerjaan di rumah sakit lain walaupun tidak sebagus rumah sakit ini.mungkin kalau itu saja tidak seberapa tapi kalau nyawa taruhannya dirinya tidak bisa berkutik lagi saat jiwa psychopath temannya keluar.
------------------------------------------
"karena saya sudah memeriksa keadaan Putri kalian, saya izin undur diri dulu" ucap Daniel dengan berlalu keluar dari ruang rawat setelah diizinkan
Di sana tinggal tiga orang dan satu sedang berbaring di brankar yaitu Hera. Karena tidak ada yang berbicara maka Rain lah berinisiatif untuk bicara untuk memecahkan kesunyian tersebut.
"Saya akan segera menikah dengan putri kalian" ucap Rain dengan serius yang mampu membuat orang tua Hera melihat kearah asal suara.
"Kau tidak bercanda kan, menikah itu jangan buat mainan bahkan putri kami masih berumur 18 tahun belum cukup untuk menikah." Ucap papa Hera membantah.
"Saya tidak main-main soal menikah, kalau saya sudah memutuskan tidak akan ada yang bisa membantahnya, walaupun kalian sekalipun kami akan nikah lari."
"Bagaimana bisa kalian nikah kalau putri kami saja dalam keadaan koma" sahut mama Hera yang tidak rela kalau putri satu-satunya menikah lebih dulu.
"Itu bisa diatur, yang penting kalian merestui kami, karena kami saling mencintai jadi Putri kalian tidak bakalan marah kalau dinikahi oleh orang yang dicintainya benarkan?" Ucap Rain inting dengan mengada-ngada kalau Hera juga mencintai dirinya.
"Hahh, kami akan membicarakan itu nanti, apalagi kami baru saja bisa bertemu, dan kamu langsung mengambil putri kami untuk dijadikan istrimu, jujur kami masih belum siap akan hal itu. Kami minta waktu untuk memikirkannya" ucap papa Hera dengan bijak.
"Oke, aku akan memberi kalian waktu tiga hari untuk memutuskannya, tapi tanpa kalian restui pun kami akan segera menikah juga, karena saya menghormati pendapat kalian maka saya akan memberi waktu untuk memikirkannya." Jawab Rain dengan berbalik badan menuju pintu keluar.
Di sana sepasang suami tersebut hanya bisa saling memandang atas pernyataan dari pria tadi.
__ADS_1
"Bagaimana mah, apakah kita restui saja,"
"Mama sih terserah apa kata keputusan papa aja, tapi mama masih belum siap untuk melepas Hera, apalagi mamah baru bisa bertatap muka secara langsung. Mama masih tak rela jauh dari Hera pah" tangisan mama Hera pecah.
"Mau gimana lagi mah, kalau anak kita mencintainya juga kita sebagai orang tua harus merestuinya, apalagi putri kita tidak tau kalau kita adalah orang tuanya, Hera akan bingung tiba-tiba kita melarangnya"
"Hahhh, terserah papa aja." Ucap mama Hera pasrah.
Mereka berbicara tidak tau kalau ada yang menguping dari luar siapa lagi kalau bukan Rain katanya aja psychopath tapi suka nguping. Asistennya yang melihat kalau tuannya seperti itu hanya bisa menahan tawa, bagaimana tidak tertawa kalau tuannya yang ditakuti oleh orang yang mengetahui siapa tuannya sebenarnya ternyata bisa nguping juga hanya karena ingin tau apa yang dibicarakan orang tuan kekasihnya.
"Tuan, kenapa tidak masuk saja sekalian biar jelas dengarnya" sindir Leo
"Kau nyindir aku?" Tanya Rain
"Bilang aja kalau nyindir..." Ejek Rain
"Nah tuh tau, kenapa nanya lagi"
"Gue mah biasa-biasa aja kalau disindir sama Lo, karena aku akan segera nikah jadi gue berbaik hati untuk tidak marah, lah Lo kapan nikahnya.." ucap Rain berlalu sambil menepuk pundak Leo.
"Kapan nikah kapan nikah, coba aja Lo belum mau nikah diejek begitu langsung merah tuh muka" gumam Leo dengan melihat tuannya berjalan menuju lift.
Rain berjalan memasuki lift untuk turun kebawah untuk menuju tempat tersembunyi yang ada di sana. Sebelum pergi ketempat yang dia tuju, dirinya lebih dulu pergi menuju toilet untuk mengganti pakaian.
Keluar dari sana dengan memakai pakaian kasual yang membuat dirinya lebih seperti anak ABG daripada seorang pengusaha. Berjalan menuju tempat rahasia yang tidak ada seorang pun tau kecuali dirinya seorang bahkan Leo asisten nya pun juga tidak tau dengan tempat yang dirinya tuju ini.
__ADS_1
Sampai di ruangan tersebut sudah disambut oleh dua orang profesor yang menunggunya sejak tadi.
"Maaf menunggu lama"
"Tidak apa-apa Rain, kami juga baru sampai" ucap prof I
"Oke, karena kamu sudah datang bagaimana kita bahas saja sekarang, ini menyangkut daerah pedalaman yang sering terjadi yaitu di sana memiliki penyakit menular yang terjadi pada wanita-wanita di sana. Dan ini bisa kalian lihat rekaman video dari dokter yang dikirim ke daerah sana"ucap prof II
Rain hanya mengernyitkan alis melihat video tersebut,
"Apa kira-kira penyebabnya sehingga mereka bisa sampai terserang penyakit seperti itu."
"Banyak yang bilang melalui kontak langsung dengan orang yang terkena penyakit tersebut, yakni lewat **** ******, anal, dan oral. Penyakit tersebut juga bisa menyebar dari ibu ke janin. Penyakit ini juga menyerang sistem imunitas tubuh." Jawab prof II menerangkan.
"Jadi karena mereka berdiam di daerah pedalaman, maka mereka tidak mau menerima obat-obatan yang kita kirim ke daerah sana, mereka hanya mau meminum obat-obatan herbal saja, jadi kita disini akan mencari sulosi untuk obat-obat herbal tersebut. Apakah kalian ada masukkan bahan herbal apa yang bisa menyembuhkan penyakit yang mereka derita." Sambung prof II
"Mungkin Daun kumis kucing bisa menyembuhkannya, Tumbuhan dari Afrika tropis kemudian menyebar ke Asia dan Australia yang tumbuh di tempat yang kering atau basah hingga ketinggian 700 meter di atas permukaan laut. Kita tidak perlu jauh-jauh mencarinya, di Indonesia pun ada tumbuhan yang jenis seperti itu. Daun kumis kucing diketahui mengandung glycosides orthosiphonin, jadi itu satu bahan herbal yang bisa kita coba untuk membuatnya." Jawab Rain memberitahu.
"Oke, aku akan memberi saran untuk mencoba Lidah buaya, karena lidah buaya adalah sukulen dengan daun berdaging tebal yang diisi dengan zat gelatin yang jelas dikenal sebagaiĀ gel lidah buaya." Ucap prof I
"Baik, kalau aku akan memberi saran untuk mencoba akar Alang-alang, karena akar alang-alang juga dikenal sebagai Reeds dalam salah satu ramuan tumbuh paling umum di Indonesia. Biasanya, tumbuh 2000 m di atas permukaan laut." Sambung prof II
"Baik karena kita sudah menentukan tumbuhan apa saja yang akan kita uji nanti, jadi kita hanya perlu mencarinya dulu baru kita kumpul lagi untuk menelitinya dan menguji coba." Ucap Rain
Terimakasih yang sudah baca jangan lupa like dan vote, komen kalau menurut kalian alurnya kurang jelas
__ADS_1