
Pria tadi saat mendengar ada suara masuk ke telinganya langsung saja mengangkat kepala dari lututnya untuk melihat siapa yang berbicara dan dari mana asalnya.
"Heeyy, apa kau kenal dengan aku?" tanya penjaga tadi lagi.
Sekarang pria tadi hanya bisa memiringkan kepala pertanda bingung. bahkan Daniel yang melihatnya seperti itu merasa ngeri sendiri seakan merinding saat melihat bagaimana reaksi si tahanan.
------------------------------------------
Apakah kamu pernah berpikir jika warna dapat digunakan sebagai alat penyiksaan?Rupanya, warna sebagai alat penyiksaan benar-benar ada.
Bagi kalian yang bertanya-tanya apa itu white room. White room atau yang sering disebut dengan Kamar berwarna putih dianggap sebagai satu bentuk penyiksaan paling berbahaya yang bisa mengakibatkan penderitaan mental.
Kamar penyiksaan putih melibatkan orang yang tinggal di sel tahanan atau ruangan yang seluruhnya benar-benar berwarna putih. Tak cuma itu, seprei, selimut, pakaian penjara, lampu, serta segala sesuatu yang ada di dalam sel dan di luarnya semua berwarna putih. Bahkan, makanan yang disajikan juga serba putih, yaitu nasi putih. Tidak hanya melalui warna, tetapi juga lingkungan yang benar-benar bisu.
Tahanan di isolasi dan tidak dapat berbicara dengan siapa pun. Selain itu, suasana di lingkungan penjara ini pun dibuat sepi. Sehingga tahanan gak bisa berkomunikasi dengan siapapun dan mereka tak bisa mendengar suara apapun, bahkan mereka tak bisa mendengar suara langkah kaki sekalipun. Bahkan untuk menggunakan toilet, tahanan harus menyelipkan selembar kertas putih dari bawah pintu ke penjaga. Sandal dari para penjaga dibuat sangat empuk sehingga tahanan tidak bisa mendengar suara, bahkan gesekan sandal sekali pun.
Ruang penyiksaan berwarna putih bisa membuat tahanan bahkan menderita psikologis bahkan setelah keluar dari penjara. Selain itu, penderitaan berlangsung tanpa henti dan orang tidak akan pernah kembali normal. Dokter kejiwaan dapat membantu sampai batas tertentu, namun pemulihan mental seutuhnya mungkin hanya menjadi mimpi.
Ruang penyiksaan ini tidak ada hubungannya dengan pemukulan atau rasa sakit. Namun, dampaknya lebih buruk pada otak, bahkan tanpa menyentuh Anda.
Tujuan dari hukuman ini yakni untuk menanamkan rasa takut pada tahanan. Meski hasil sebenarnya lebih mengerikan dari sekadar rasa takut. Dalam prosesnya, tahanan akan kehilangan identitas. Ia tak akan ingat siapa dirinya, keluarganya. Bahkan, ia pun menjadi sangat sensitif terhadap warna putih.
__ADS_1
Pria tadi hanya melihat saja siapa yang masuk kedalam ruangannya karena dirinya kurang mengenali siapa yang ada didepannya itu.
"Rain, apakah ini tidak berlebihan. Ini menyangkut mental seseorang orang loh" ucap Daniel komplain
"Tidak, ini cocok bagi orang yang telah berani membocorkan rahasia kami" ucap dengan berjalan keluar dari ruangan tersebut.
"Tapi penjara seperti ini menurutku tidak manusiawi sama sekali" sahutnya dengan mengikuti rain dari belakang.
"Kalau dirinya memang bersalah maka dirinya harus menanggung atas semua perbuatannya, itu memang hakikatnya kalau kita berbuat salah maka kita harus dihukum" duduk di sofa dengan kaki di angkat di atas kaki lainnya dengan santai.
"Aku tak yakin nanti kalau kau sudah menikah bakalan berubah, mungkin kalau kau masih begini Hera tidak bakalan jatuh cinta sama dirimu, pasalnya kan tipe pria idaman Hera seperti Leo, iya nggak Leo" ucap Daniel dengan menatap Leo yang tengah gugup.
"Jangan gugup seperti itu sobat, kau menang karena masuk list tipe pria Hera. Jadi kalau sampai Rain memecat kau, kau bisa dekati Hera untuk berselingkuh dibelakang rain, ih bukan dibelakang lebih tepatnya didepan sih, wkwkwk" tawa Daniel pecah
"Hahh, aku janji tidak akan merebut Hera darimu" ucap Leo berjanji dengan tegar.
Tiga hari berlalu, hari ini saatnya untuk mendengar apa keputusan dari orang tua Hera tentang ucapan Rain yang meminta restu untuk menikahi Hera.
"Bagaimana apa keputusan kalian, yah walaupun tidak penting bagi saya, karena saya tanpa restu kalian pun saya bakalan menikahi Hera tanpa kalian tau." Ucap Rain
"Hahh, bagaimana kalau menunggu Hera sadar dulu, baru kita melakukan pernikahannya" ucap mama Hera meminta keringanan.
__ADS_1
"Tidak bisa, saya ingin secepatnya menikahi Hera, kalau kalian keberatan tidak masalah, tuh saya bisa cari wali lain selain orang tuanya." Ucap Rain inting.
"Kita bukannya melarang dirimu untuk menikahi putri kami, kami hanya ingin mempersiapkan pernikahan kalian dulu, menyiapkan semua itu perlu waktu" ucap papa Hera dengan memandang kearah Rain walaupun Rain tidak memandang kearah mereka.
"Kalian tidak perlu menyiapkan apa-apa, karena semua sudah disiapkan, jadi kalian hanya perlu hadir saja, pernikahannya akan diadakan besok pagi, jadi kalian bersiap-siap lah"
"Apa besok pagi?" Ucap mama Hera yang terkejut mendengarnya dengan langsung memandang kearah suami yang sama-sama terkejut mendengarnya.
"Iya besok pagi, kenapa apakah kalian keberatan?" Tanya Rain dengan mengangkat alis dengan tanya.
"Kami bukannya tidak mau besok diadakan, kalau besok kita mengadakan pernikahannya apakah tidak terlalu cepat" ucap papa Hera.
"Tidak sama sekali, jadi persiapkan diri kalian besok pagi" ucap Rain lagi dengan berdiri dari sofa sambil merapikan jasnya dan berlalu meninggal dua orang suami istri yang lagi berpikir keras.
Orang tua Hera hanya bisa pasrah melepas sang putri yang baru saja bisa bertemu setelah belasan tahun, orang tua Hera berpikir untuk membawa Hera kabur dari Indonesia untuk mencari tempat yang tidak bisa diganggu oleh Rain lagi, karena mereka sudah tau siapa Rain sebenarnya yaitu pria yang tidak bisa diukur kekayaannya bahkan tidak ada seorang pun yang pernah tau bagaimana wujud wajah dari Rain, apalagi mereka mendengar rumor bahwa Rain adalah seorang psychopath. Mereka takutnya putri mereka satu-satunya akan disakiti, maka dari itu mereka berinisiatif untuk mencari rumah sakit aman yang ada di dunia.
"Apakah papah sudah menemukan rumah sakit yang aman untuk putri kita"
"Papah belum ketemu mah, pasalnya walaupun kita menyembunyikan Hera, pria tadi pasti tau sekalipun itu jauh dari Indonesia. Bagaimana kalau kita nikah saja dulu baru kita langsung bawa Hera pergi." Ucap papa Hera.
"Apa kau gila, anak kita jauh dari suaminya itu sama aja anak kita berstatus janda. Masa anak kita masih muda sudah berstatus janda." Ucap mama Hera dengan lantang.
__ADS_1
"Lalu apakah mama ada ide untuk membawa putri kita kabur tanpa diketahui oleh pria tersebut, tidak ada jalan lain mah, ini satu-satunya cara untuk kita biar bisa membawa Hera pergi darinya."
Terimakasih yang sudah membaca jangan lupa like dan vote.