Hidup Untuk Kamu

Hidup Untuk Kamu
Ch. 28


__ADS_3

Perlahan tubuh fisik Yumei menghilang , hanya menyisakan kepingan giok merah. Ketika melihatnya, Rukia menyadari kesamaan dari giok itu dengan ramuan yang selama ini dia minum. Rukia memeluk Rumei dan berlari keluar dari kuil. Rukia pun memacu kudanya menuju ruangan Yao.


BRAK !!


"Marshal !!"


"KAU !!! KAU BERKOMPLOT DENGAN MING !!"


Gasp! Boom !!


Rukia memasang perisai kedap suara sebelum menghantam tubuh Yao dengan sihir.


"Marshal , biar aku jelaskan dulu, kami ..." Wajah Yao memucat , suaranya terhenti melihat Gadis dalam pelukan Rukia. "Dia ..."


"Belum puaskah kalian memepermainkan aku !! Yumei , Tubuh Yumei menghilang di pelukanku! Puas kalian ?!"


"Mustahil , Yumei berkata dia akan baik-baik saja. Mustahil dia lenyap "


"KENYATAANNYA DIA LENYAP DI HADAPANKU , YAO !!"


Yao kehilangan kata-kata, jika benar Yumei lenyap , itu juga adalah keikutsertaan dirinya menyetujui rencana Yumei sebab dialah yang memberitahu situasi Marshal.


Yao jatuh berlutut dihadapan Rukia. "Apa yang telah aku lakukan"


Melihat Yao yang tidak pernah menangis kini berlutut dalam isakan air mata, Amarah Rukia sedikit memudar. Rukia menatap lembut wajah Rumei, senyum pahit terukir di wajahnya.

__ADS_1


"Ayah telah gagal melindungi ibumu" Air mata kembali menetes di matanya."Kumohon , kumohon maafkan ayahmu ini"


"Papa"


Tangan mungil Rumei memeluk leher Rukia. Dia pun memeluk anaknya dengan lembut, "Papa akan berikan semua untuk Rumei, sampai ibumu kembali"


"Ya , hehe" Rumei kembali tertidur.


Rukia mencium pipinya dengan hati-hati. "Tebus perbuatanmu, aku tidak mau melihatmu untuk saat ini"


"Dimengerti, Marshal"


Knock knock


Berjalan menuju pintu, Lin Ming membuka pintu."Ini rincian kegiatan tuan putri selama 5 tahun terakhir"


Lin Ming, yang baru saja membuka mulutnya, tercengang ketika dia melihat orang di depannya, "Lu Yao ?"


"Saya memulai informasi dari Real Estate. Saya sudah berbicara dengan mereka di telepon sebelumnya. Saya di sini untuk memberikan sertifikat real estat dan kunci untuk Anda. "


"Ah, berikan saja padaku."


"Ada yang lain?" Itu semua seperti perintah pengusiran.


Lu Ming lalu memberikan peti kepada Rukia."Ini barang terakhir yang harus diberikan kepada marshal dan putri kecil"

__ADS_1


"Um!"


Lin Ming mengangguk dan berputar arah keluar dari ruangan itu.


Di dalam kotak itu terdapat surat , seikat untuk Rumei dan seikat lagi untuknya.


Perlahan Rukia mulai membaca surat itu.


[kekasihku Rukia.


Aku mengerti bila saat kamu membaca surat ini pastilah telah menghukum Ming dan Yao. Sejujurnya ini adalah perintahku, kondisimu saat itu sangat tidak stabil. Jadi tolong bebaskan mereka.


Sayangku , selama kamu tidur , aku telah membayar pelukis untuk membuatkan lukisanku selama masa kehamilan anak kita. Lihatlah , aku berjuang untuk kamu juga Rumei. Sayang, jangan menangis untukku. Bila waktunya tiba mungkin aku akan memberikan kejutan. Tolong jaga Rumei , anak kita. Dia selalu merindukanmu.


Istrimu Yumei


Note : Sayang , kamu tidak perlu berjuang begitu keras untukku dan anak-anak, aku tidak menginginkan kehidupan mewah, aku hanya ingin kita. keluarga. Hidup dalam damai, bisakah kamu mengerti?]


"Yumei , harusnya kamu tetap disisiku saat ini juga, kenapa ... kenapa selalu terpisah, ini sungguh tidak adil , Yumei"


"Ibu ..." Rumei yang terlelap juga ikut merasakan kesedihannya.


"Cepatlah kembali , istri tersayangku. Kami membutuhkan dirimu dalam kehidupan ini. Kumohon , lekaslah kembali , Yumei. Atau aku akan lepas kendali lagi ..."


Secara spontan Rumei mengenggam jemari Rukia.

__ADS_1


__ADS_2