
buuuuukkk..!!
hanan roboh di lantai seiring mencuatnya darah segar dari hidung hanan. aku terperangah melihat bang candra menghajar hanan dengan bringasnya. tanpa ampun ia terus memukul, menendang dan memaki hanan. tak satu pun yang berani menghentikannya. melihat hanan yang sudah terkulai tak bergerak aku berusaha menarik tubuh bang candra.
"sudah bang hentikan.. ia bisa mati !!" aku mengingat kan bang candra agar berhenti menghajarnya. tapi bang candra seolah- olah tak mendengar ucapan ku. ia terus memukuli hanan. melihat bang candra yang tak berniat behentì menghajar si hanan. aku mulai panik..
__ADS_1
"bang.. tolong lah hentikan.. aku ga mau abang sampai di penjara. tolong bang berhenti lah.." ucap ku sambil terisak. kali ini sepertinya ia tertarik mendengarkan ucapan ku. sekilas ia melirik ku. melihat air mata ku yang berderai. ia menghentikan kebringasannya. ia mulai melunak. sepertinya ia sudah tak di kuasai oleh emosinya lagi. ia membopong ku menuju kamar ku.
"istirahat lah dek, kalau pun aku akan di penjara. aku lebih merasa terhormat, laki- laki seperti dia memang harus merasakan balasanya. ma-maaf tadi abang sempat percaya kalau kamu menggodnya"
"bang, suruh saja ia pergi dari sini. jangan menghajarnya lagi. kalau abang di penjara siapa yang akan menjaga ku. di rumah ini cuma ayah, bang rasta dan abang lah yang masih punya pandangan baik terhadap ku. selebihnyaaaa..." aku tak bisa melanjutkan kata- kata ku. rasanya sangat menyayat hati bila ku sadari kenyataan di benci oleh saudara sendiri.
__ADS_1
******
hari ini hari kelulusan heni dari sekolah menengah atas (SMA). tak ada lagi yang membahas nama hanan di rumah ini. mungkin laki- laki itu sudah mengakhiri hubungannya dengan heni. tapi aku berharapa tak pernah bertemu dengan hanan lagi. karena laki- laki itu sudah teranjur tak punya harga diri di mata ku. laki- laki mana yang sudah pacaran dengan perempuan dan ingin berhubungan lebih juga dengan permpuan itu. bukan itu saja, sebelumnya aku juga sempat mendengar dia pernah memacari kakak sepupu ku anak dari saudara laki- laki ibu ku, setelah putus darinya hanan juga memacari anak dari adik ibuku dan setelah itu baru lah ia berpacaran dengan heni. haaaahh ?? harus gitu ia memacari semua anak perempuan yang masih dalam satu ikatan keluarga ?? benar- benar laki- laki yang memalukan menurut ku.
berhubung dengan kelulusan heni, ayah berniaț melanjut kan pendidikan heni ke kota lain agar ia tak selalu bertemu dengan hanan. heni menyetujui rencana ayah itu. telah ia putus kan akan mengambil kejurusan kedokteran. tak ada penolakan dari ayah. bagi ayah ku kesuksesan kami yang utama. walau pun biaya kejurusan kadokteran sangat tinggi. tapi ia sanggupi walau ia tau aku yang masih sekolah di sekolah menengah atas (SMA), adik laki- laki ku yang kini kelas 3 sekolah menengah pertama (SMP) dan adik perempuan ku juga kelas 1 sekolah menengah pertama (SMP) juga membutuh kan biaya. kami pun harus bersiap- siap jika suatu waktu kami akan di hadapkan dengan sedikit goncangan keuangan.
__ADS_1
tak ada yang berubah dari heni. ia tetap dingin terhadap ku. ia dan juga kedua adik ku juga masih kerap melontar kan kalimat- kalimat hinaanya terhadap ku. tapi ya sudah lah. aku tak mengapa, toh sudah terbiasa juga aku mereka perlakukan demikian. ada atau tak adanya mereka tetap saja aku harus menganggap mereka saudara ku.