
"Apa menikahi Lusi?" Pekik Ken melihat ke arah Darren terkejut.
"Ken, Lusiana hamil anak Jimy, tetapi aku tidak mau menjerumuskan Lusi ke lubang yang sama. Aku percaya padamu, tapi. Jika kamu tidak menyanggupi menikahi Lusiana, aku tidak akan memaksamu. Semua ada padamu Ken," seru Darren menjelaskan.
Ken sejenak terdiam, melihat wajah kacau Lusiana membuatnya tidak tega. Bagaimana mungkin Ken menikah secara mendadak, berpacaran pun dia belum pernah. Dan sekarang Darren menyuruhnya menikahi Lusiana. Darren sudah membantu banyak hal pada Ken, sungguh Ken tidak bisa menolak permintaannya untuk menikahi Lusi.
"Aku menerimanya Tuan," ucap Ken menundukan wajahnya.
Amira, Darren juga Lusi tercengang tidak menyangka atas apa yang di ucapkan oleh Ken. Darren tersenyum senang saat Ken menerima permintaannya untuk menikahi Lusi.
"Terima kasih banyak Ken, kau memang yang terbaik," seru Darren memeluk Ken.
Lusiana tidak menyangka Ken akan menerima dirinya yang tengah hamil anak orang. Ia berjanji akan menjadi Istri yang baik untuk Ken setelah menikah Nanti.
"Ken, terima kasih banyak," ujar Lusi berdiri.
"Aku ikhlas membantumu Lus," ujar Ken.
Amira pun merasa lega, sungguh ini kabar baik untuk keluarga Lusi. Pak Baskoro juga sudah mengenal Ken dengan baik. Jadi tidak akan sulit untuk meminta restu pada mereka.
***
__ADS_1
Di apartemen Jimy negara A.
Kegiatan panas Jimy dan Selly semakin menjadi. Walaupun mereka belum menikah akan tetapi, mereka sudah sering melakukan hubungan suami istri. Malam ini mereka melakukannya lagi, kepuasan Jimy selalu tersalurkan oleh permainan Selly padanya.
"Permainanmu sangat nikmat, aku menyukaimu Selly," ujar Jimy.
Nafas mereka terengah, Selly yakin setelah menikah nanti Jimy tidak akan di biarkan lolos dari kejaran ayahnya. Kepuasan ini untuk memancing Jimy selalu ada di dekatnya, Selly sudah berhasil menipu Jimy. Semua kehormatan Selly berikan untuk Jimy demi sesuatu hal yang akan dia tuju.
Pelepasan mereka berdua sudah mencapai puncak. Jimy mengec*p bib*r seksi Selly dengan lembut. Mereka tumbang, setelah bergelut di tengah keringat basah, jari jemari Selly mengusap wajah Jimy yang kini tidur di pelukannya.
"Sebentar lagi kau akan menjadi milikku seutuhnya, dan kau tidak bisa lari dari kejaran ayahku," batin Selly.
Sekarang tiba waktunya Selly mengikat Jimy kedalam hidupnya sebagai suami. Bram tersenyum licik, walaupun Selly mengorbankan semua kesuciannya akan tetapi bagi mereka tidak masalah semua sudah biasa di negaranya.
Pintu utama terdengar di ketuk, Selly terperajat mendengar ketukan pintu secara keras. sly segera membangunkan Jimy untuk melihat siapa yang datang.
"Sayang, lihatlah siapa yang mengetuk pintu secara kasar," seru Selly mengguncangkan tubuh Jimy.
Dua orang suruhan Darren telah tiba di apartemen milik Jimy. Mereka sengaja mengetuknya secara kasar. Jimy segera bangkit memakai baju asal, ia pun dengan langkah gontaynya menuju pintu utama.
Di bukalah pintu itu, pukulan keras mendarat di wajah Jimy sehingga membuat ia tersungkur ke lantai.
__ADS_1
"Jimy," pekik Selly.
"Anda jangan berteriak Nyonya, kami akan segera membawa Pria ini ke Indonesia," seru salah satu orang suruhan Darren.
Mereka meringkus jimy dan segera membawa pergi dari hadapan Selly. Wajah tampan Jimy terkena pukulan keras mengakibatkan bengkak dan berdarah di area bibirnya.
"Siapa yang telah menyuruh kalian?" Pekik Jimy. Namun, mereka tidak menjawab pertanyaan Jimy.
Selly mengepal geram, ia akan segera membebaskan Jimy dari orang yang menyuruhnya.
"Tidak akan aku biarkan Jimy lari dari kehidupanku," ucap Selly mengepal geram.
JANGAN LUPA DUKUNG AUTHOR.
LIKE
KOMEN
VOTE
HADIAH.
__ADS_1