Hot Widower ( Terjerat Cinta Sang Duda )

Hot Widower ( Terjerat Cinta Sang Duda )
Mata Aida ternodai


__ADS_3

Darren, Amira pamit pulang meninggalkan Ken yang akan berbicara pada Lusiana. Ken hanya menghormati Lusi sebagai calon Istrinya, walaupun hatinya masih ada untuk Amira.


Tetapi ia tidak akan menjadi perusak rumah tangga orang. Ken semampunya akan menghapus sedikit demi sedikit cintanya untuk Amira yang saat ini menjadi Nyonya besar.


"Lusi, aku harap kamu mengerti kita menikah hanya karena... " ujar Ken tidak melanjutkan ucapannya.


"Aku mengerti Ken, terima kasih karena sudah membantuku di saat situasi yang mencekik ini. Kamu tahu sendiri orangtuaku bagaimana," ucap Lusi.


"Aku mengerti, sebaiknya kamu istirahat. Aku akan kembali besok untuk melamarmu," ujar Ken pamit pulang.


"Terima kasih Ken sekali lagi," seru Lusiana.


Setelah Ken pulang, Lusi hanya melihat punggung Ken menghilang dari pelupuk matanya. Ia bernafas lega, akhirnya dirinya akan menjadi Istri Pria yang pernah di sukai dalam hatinya.


"Ken, aku menyukaimu, kamu memang yang terbaik untukku," gumam Lusi menutup pintu.


Lusi merasakan mual muntah lagi pada dirinya, ia segera berlari menuju kamar mandi.


***


Di dalam mobil, Amira juga Darren masih dalam pikirannya masing-masing. Mereka lega Ken akan menikahi Lusi sebagai calon Istrinya.


"Sayang," ujar Darren.


"Hmm, apa," sahut Amira.

__ADS_1


"Kita makan malam dulu, aku lapar," ucap Darren.


"Oke, kita makan malam bersama, tapi aku yang akan masak dan jangan bilang kamu akan mengajakku ke restoran," seru Amira.


Darren terkekeh mendengar penuturan kata Amira yang terlontar dari mulutnya. Amira hanya ingin Darren menikmati setiap masakannya yang dia buat. Dan malam ini Amira akan memasak nasi goreng rasa cinta untuk suaminya.


"Baiklah Istriku sayang," ucap Darren manja sambil menci*m tangan Amira.


Amira merasakan kembali deburan jantungnya yang membuncah. Setiap hari atau pun waktu ketika bersama Darren hatinya senang juga nyaman. Tidak ada yang tahu, Darren cinta pertama Amira dalam hidupnya, Amira akan menjaga baik suaminya juga hati Darren agar tidak berpaling ke pelukan wanita lain.


Mobil mereka terparkir di depan rumah, Darren segera membuka pintu mobil untuk Amira. Keromantisan mereka di kagumi semua asisten rumahnya juga para satpam. Selama bekerja di rumah Darren, mereka tidak pernah Nancy di perlakukan spesial seperti Amira oleh Darren. Tapi setelah menikah dengan Amira, Darren menjaga baik juga berkata lembut pada semua karyawannya. Amira pembawa hal baik untuk Darren ketimbang Nancy mantan istri sirinya.


"Aku akan segera membuatkan'mu nasi goreng," seru Amira berjalan ke arah dapur. Asisten yang bernama Ibu Sri itu menghampiri Amira.


"Tidak, pergilah Istirahat. Apa Aida sudah makan?" Tanya Amira kembali.


"Sudah Nyonya, sekarang dia ada di kamar," ucapnya.


Amira pun tersenyum ramah dan melanjutkan kegiatannya untuk memasak nasi goreng.


Darren menghampiri Istrinya yang tengah memasak, terlihat wajah Amira yang sangat cantik. Membuat Darren menyadari cintanya itu begitu besar untuk Amira, ia melilitkan tangan kekar itu ke perut rata Istrinya. Amira terkejut merasakan pelukan suaminya ke dalam dekapannya.


"Malu di liat orang," seru Amira mencoba melepaskan pelukannya.


"Tidak, aku kangen banget sama ci*manmu," goda Darren menyusup ke leher jenjang Amira.

__ADS_1


"Stop, aku lagi memasak nasi goreng cinta untukmu," ujar Amira keceplosan. Dia pun menutup mulutnya.


Darren terkekeh, sungguh ini yang di inginkan Darren. Amira sudah tidak malu-malu lagi untuk berbicara dengannya. Darren semakin mengeratkan pelukannya itu sehingga membuat tidak konsen untuk memasak.


"Aku mau ci*manmu sekarang juga," bisik Darren. Pipi Amira memerah mendengar bisikan yang terdengar serak, setelah itu Darren segera membalikan tubuh Amira supaya mereka saling berhadapan.


Tidak mau menunggu lama, Amira belum juga menjawab kemauannya. Darren sudah mengambil pungutan liarnya, Amira tidak bisa memberontak ia pun membalasnya dengan sangat lembut. Mereka hanyut dalam pikirannya masih-masing menikmati permainan yang mereka buat.


Tanpa mereka sadari, Aida melihat kegiatan mereka dari arah tangga. Aida segera menutup mata dan membalikan kembali badannya menuju kamar mengurungkan niatnya untuk mengambil air mineral.


"Aduh, mataku sudah ternodai sama ci*man mereka," pekik Aida di dalam kamar.


Aida sudah dua kali melihat orang berc*uman di hadapannya. Satu kali dia di sekolah, hari pertama masuk Aida sudah di suguhkan oleh ci*man Adrian bersama siswi SMA. Dan sekarang dia melihat kedua orangtuanya lagi berc*mbu mesra.


JANGAN LUPA DUKUNG AUTHOR.


LIKE


KOMEN


VOTE


HADIAH


RANTING 5

__ADS_1


__ADS_2