Ikatan Cinta Dari Kakak Tiriku

Ikatan Cinta Dari Kakak Tiriku
BAB 23


__ADS_3

Aku terbangun dari tidurku yang nyenyak. Bu Karin yang tadi ada disampingku, telah pergi entah kemana. Kemudian aku berjalan ke dapur untuk mengambil air putih. Dan disana ada kak Mila yang baru saja pulang dari pekerjaannya.


......................


^^^"Kamu udah bangun Ris?" Gimana kedaanmu sekarang?" Tanya kak Mila.^^^


"Keadaanku telah membaik kak. Apa kakak lapar? Akan kubuatkan makanan sebentar." Ucapku.


^^^"Iya kakak sedang lapar, tapi bukan lapar akan makanan." Ucap kak Mila sambil memelukku dari belakang.^^^


"Lalu kakak ingin apa?" Tanyaku dengan bingung.


"Kakak ingin kamu dan tubuhmu ini sepenuhnya! Dan kamu tidak boleh menolak!" Ucap kak Mila dengan senyum manisnya.


......................


Lalu kak Mila mendorongku ke tembok, kemudian bibir lembutnya langsung menyentuh bibirku. Sensasi lembut dan manis dari bibirnya telah masuk ke dalam mulutku.


Setelah itu kak Mila melepaskan ciumannya dariku dengan begitu lembut. Lalu, dia mendekat ke leherku dan mulai menciumnya. lembut, basah, dan sedikit sakit. Itu yang kurasakan saat kak Mila mencium leherku.


Akhirnya kak Mila telah puas setelah mencium leherku. Setelah itu, dia meminta sesuatu padaku.


......................


^^^"Ris, besok aku ambil cuti, jadi kamu nggak menghabiskan waktu bersamaku besok?" Tanya kak Mila.^^^


"Tentu kak, aku akan menemanimu sampai puas." Ucapku.


^^^"Oh ya, ada pembukaan taman hiburan yang baru. Besok kita kesana ya!" Ucap kak Mila.^^^


"Ok tidak masalah." Ucapku.


......................


Lalu pada keesokan harinya, aku dan kak Mila langsung berangkat ke taman hiburan itu. Sesampainya disana, aku berjalan bersama dengan kak Mila.


Tapi entah kenapa, hampir seluruh pengunjung di sekitarku menatap dengan pandangan kagum, seolah melihat sesuatu yang belum pernah ada.


Lalu saat kami ke loket, petugas wanita disana menawarkan kami tiket untuk sepasang kekasih. Dia mengira kalau aku dan kak Mila adalah sepasang kekasih.


......................


^^^"Selamat datang ke taman hiburan baru kami, apa ada yang bisa kubantu?" Ucap wanita penjaga loket.^^^


"Aku pesan dua tiket untukku dan wanita disampingku ini." Ucapku.


^^^"Mau tiket reguler atau tiket untuk sepasang kekasih?" Tanya wanita penjaga loket.^^^


"Aku pesan tiket re-" Ucapanku terpotong.


"Tiket sepasang kekasih!" Ucap kak Mila sambil merangkulku.


...Kemudian wanita penjaga loket itu agak curiga pada kami....


^^^"Apa kalian benar-benar sepasang kekasih?" Tanya wanita penjaga loket itu.^^^


"Kau mencurigai kami?" Tanya balik kak Mila.


^^^"Tidak-tidak, saya hanya bertanya saja. Maaf jika pertanyaan saya menyinggu anda." Ucap wanita penjaga loket.^^^


"Kalau begitu, bisakah kau memberi tiketnya?" Ucap kak Mila.

__ADS_1


^^^"Baiklah, dan ini souvenir atas pembelian tiket sepasang kekasih." Ucap wanita penjaga loket sambil menyodorkan souvenirnya.^^^


......................


Souvenirnya adalah gantungan kunci dengan maskot gambar kucing yang imut. Setelah menerima tiketnya, kami langsung masuk dan menikmati berbagai wahana disana.


Jujur saja, aku agak takut dengan wahana berbahaya ini. Mungkin bagi kebanyakan orang, wahana ini memacu agrenalin. Tapi bagiku, ini adalah salah satu alat untuk membuat jantung cepat berhenti.


...•••••...


Karena hari sudah agak panas, aku dan kak Mila beristirahat dan makan siang di sebuah kafe. Kami berbincang dan bersendang gurau dengan begitu meriah. Hingga beberapa pengunjung mengalihkan pandangannya pada kami.


Lalu pada saat makan, kak Mila mengelap bibirku tanpa mempedulikan sekitar.


......................


^^^"Sayang, kalo makan jangan cepat-cepat! Lihat bibirmu ini, banyak kuah makanannya." Ucap kak Mila sambil mengelap bibirku dengan tisu.^^^


"Iya maaf." Ucapku.


......................


Lalu dari samping, pelayan menghampiri dan berbicara pada kami.


......................


^^^"Maaf, saya tahu kalau kalian sepasang kekasih, tapi bisakah kalian tidak memamerkan adegan romantis disini! Karena pengunjung yang masih jomblo disini jadi tersakiti." Ucap pelayan itu.^^^


"Oh maafkan kami, kalau mengganggu pengunjung lainnya, kami tidak akan mengulanginya lagi." Ucapku.


......................


Tak kusangka kemesraan antara aku dan kak Mila membuat pengunjung lainnya jadi iri dan terganggu. Lalu setelah kami makan, kak Mila pergi ke toilet sebentar.


Saat aku melihatnya lebih jelas, ternyata itu wanita penjaga loket tadi. Dia terlihat sedang marah pada pria di depannya. Lalu setelah beberapa menit, pria itu meninggalkannya, dan wanita penjaga loket itu tadi tampak kesal.


Tak lama kemudian, kak Mila kembali dari toilet dan memintaku untuk menemaninya ke sebuah lapak.


Disana ada banyak permainan yang terlihat menyenangkan. Tapi sebenarnya aku tahu trik dari penjaga lapak-lapak ini.


Setelah itu, kak Mila ingin sebuah boneka beruang yang lembut itu. Lalu dia mencoba ikut permainannya, dengan cara menembak targetnya. Lalu kak Mila mengenai sasarannya dan dia mulai gembira.


......................


..."Takk"...


Tembakan kak Mila mengenai sasaran.


"Ris, aku berhasil mengenainya!" Ucap kak Mila dengan wajah gembira.


"Iya, aku melihatnya kak." Ucapku.


"Baiklah pak, bisakah kau memberikan hadiahnya sekarang!" Ucapku.


^^^"Kau belum bisa mendapatkannya!" Ucap penjaga lapak.^^^


"Apa maksudmu? Jelas-jelas itu kena sasaran!" Ucapku agak marah.


^^^"Wanitamu memang mengenainya, tapi itu sama sekali tidak jatuh!" Ucap penjaga lapak.^^^


"Jadi kau ingin targetnya jatuh begitu? Padahal pelurunya terbuat dari karet lunak." Ucapku.

__ADS_1


^^^"Aku tidak peduli alasanmu tuan, tapi ini yang namanya bisnis.^^^


......................


Aku mulai kesal dengan si penjaga lapak, kemudian aku mengeluarkan uang untuk ikut bermain.


Jika penjaga lapak bermain curang seperti itu, maka jangan salahkan aku, kalau aku juga ikut curang dengan menggunakan kekuatanku.


..."Dyaarrr!!!"...


Suara keras dari tembakan yang kuluncurkan.


Boneka itu terlempar kebelakang, dan penjaga lapak langsung terkejut dengan tembakanku tadi.


......................


"Baiklah pak tua, berikan boneka itu padaku!" Ucapku.


^^^"Ba..bagimana kau bisa menjatuhkannya?" Ucap penjaga lapak dengan wajah bingung.^^^


"Seperti yang kau lihat, aku hanya menembaknya saja." Ucapku.


^^^"Ta..tapi?" Ucap penjaga lapak.^^^


"Udah cepetan berikan padaku, sebelum aku melemparkan senjata mainan ini ke wajahmu!" Ucapku.


......................


Lalu penjaga lapak itu memberikan bonekanya pada kami. Kak Mila sangat bahagia dengan boneka yang kudapatkan.


Dan tak terasa, hari mulai senja. Taman hiburan akan ditutup sebentar lagi. Kemudian aku dan kak Mila beranjak keluar dari taman hiburan tersebut.


Namun saat sampai tepat di depan gerbang, Aku kebelet untuk buang air kecil.


......................


"Kak, kau tunggu dulu di mobil ya! Aku mau ke toilet sebentar." Ucapku.


^^^"Ya udah, cepetan ya!" Ucap kak Mila.^^^


"Iya kak." Ucapku sambil berjalan pergi meninggalkannya.


......................


Singkat cerita, aku telah masuk ke toilet. Dan saat aku keluar, ada asap dari samping toilet. Saat aku melihatnya, ternyata ada perokok disitu. Dan orang itu adalah si wanita penjaga loket tadi.


Lalu aku langsung pergi meninggalkannya dan berpura-pura tidak melihat apapun. Karena ditaman hiburan ini punya aturan, dimana tidak ada yang boleh merokok saat memasuki tempat ini


Tiba-tiba saja pundakku dipegang dari belakang oleh wanita tadi.


......................


^^^"Setelah melihatku merokok, jangan harap kau bisa pergi begitu saja." Ucap wanita itu.^^^


"Tidak perlu khawatir, aku bukan seorang pengadu." Ucapku.


^^^"Kau pikir aku akan percaya dengan mulutmu itu?" Ucap wanita itu.^^^


"Seharusnya kau percaya. Karena sebenarnya aku tidak ingin dapat masalah." Ucapku.


......................

__ADS_1


Lalu tiba-tiba saja, dia mendorongku masuk ke sebuah toilet yang terbuka . Dan begitu aku sudah masuk bersamanya, dia langsung menutup pintunya.


Perasaanku mengatakan, kalau wanita di depanku ini berbahaya dalam artian lain.


__ADS_2