
Sampai dimakam bayi itu, Jungkook sudah langsung melihat arwah bayi wanita yang tubuhnya ternyata gempal, pipinya chubby sama sepertinya juga sangat manis, sayang sekali anak selucu ini di racun.
Jungkook mendekati bayi itu yang asik bermain dengan bunga bertangkai yang ada diatas tanah makamnya. Dengan senyum yang mengembang, Jungkook mengelus tangan mungil bayi itu.
"Halo"
Jungkook menyapanya terlebih dahulu, bayi tersebut menoleh, wajahnya putih pucat dan tetap saja kelucuannya masih terlihat. Bayi tersebut balas tersenyum, lucu sekali.
Tidak ada yang heran kenapa Jungkook bicara sendiri dengan tangannya yang mengelus udara kosong.
"Apa yang kamu inginkan, hm?"
Bayi itu menunjuk boneka dengan sapu tangan yang ada ditangan kiri Jungkook, ini adalah 2 benda kesayangan bayi kecil itu.
"Kamu akan mendapatkannya kalau kamu masuk kedalam tubuhku dan beri tau kedua orang tuamu apa yang ingin kamu sampaikan"
Jungkook menutup matanya, tangannya masih menggenggam tangan balita itu. Tidak lama bayi itu masuk k dalam tubuhnya.
Jungkook terduduk layaknya bayi yang sudah bisa duduk, memainkan 2 barang kesayangannya dan tertawa tawa sendiri. Mengambil bunga dan diberikan pada ibunya sendiri.
Arwah bayi memang tidak bisa bicara sama seperti saat dia masih hidup, tapi kalau sudah masuk kedalam tubuh seseorang, dia bisa bicara karna tubuh yang ia masuki sudah lancar bicara.
"Eomma.. Appa.."
"Kami disini"
Suami istri itu mengelus pipi Jungkook, sangat merindukan putri mereka. Mereka bisa merasakan tubuh putrinya melalui Jungkook, sangat nyata seperti anaknya dulu.
"Eomma, appa. Yang membunuh aku bibi Yeji eomma"
Pasangan suami istri itu terkejut, juga Yeji yang kebetulan ada disana. Kedua orang tua pasangan suami istri itupun sama terkejutnya, kenapa Yeji? Padahal Yeji terlihat sangat menyayangi keponakannya itu.
"Yeji"
"T-tidak.. I-ini fitnah. K-kalian tau aku menyayangi keponakanku"
"Bibi Yeji tidak menyukaiku karna aku menjadi tali pengikat antara eomma dan appa, bibi Yeji menyukai appa diam diam. Bibi Yeji cemburu"
"Kau membunuh seorang anak yang bahkan tidak tau apa apa bahkan belum berdosa Yeji!! Kau keterlaluan!"
"Itu tidak benar eonni!"
"Hyuri anak pertamaku! Aku kehilangan bayi untuk yang kedua kalinya!"
"Eomma, yang membunuh Hyura eonni saat masih didalam kandungan juga bibi Yeji"
"Kau menghilangkan 2 nyawa Yeji! Coba kau ada di posisi ku! Kau akan merasakan yang namanya menjadi seorang ibu!"
"Eomma, Hyura eonni menitipkan pesan. Hyura eonni menyayangi kalian, begitupun aku. Ikhlaskan aku dan eonni ya, aku ingin bermain dengan eonni disana"
"Hyuri.. Sampaikan pesan kami berdua, kami menyayangi nya juga dirimu"
"Aku pergi ya ma, pa. Oh iya, aku mau 2 ini disimpan disampingku, aku titip ya"
__ADS_1
Jungkook pingsan dipangkuan Wonwoo, Yeji sudah diamankan oleh kedua orang tua pasangan suami istri itu, tidak menyangka Yeji pelaku 2 pembunuh bayi tidak berdosa.
Dilihat kalau Yeji itu sangat mengharapkan Hyura terlahir sehat dan menggemaskan, namun dia sendiri yang menghilangkan nya.
Hyuri datang Yeji sangat antusias untuk memberikannya nama, namun lagi lagi dia yang menghilangkan nyawanya, drama queen.
__________
Setelah kemarin Jungkook membantu mengungkapkan keinginan dan kenyataan, Yeji dipenjara selama 25 tahun dan hukum cambuk sebanyak 50 kali atas menghilangkan 2 nyawa manusia yang masih belum punya salah dan dosa.
Tidak lupa mendapatkan upah dari pasangan itu, sangat berterima kasih karna sudah sangat membantu.
Kini Jungkook lagi dikamar mandi setelah menyelesaikan tugas tambahan fisika yang memang menyiksa dan kejam sekali, baru aja selesai mengerjakan pr kemarin 5 soal, sekarang ditambah lagi 5 soal karna sedang ada halangan yang membuat guru fisika tidak bisa masuk kelas.
Jungkook membasuh wajah lelahnya, otak Jungkook rasanya mau resign aja, sepintar apapun Jungkook dalam pelajaran fisika, Jungkook jengah dengan pelajaran itu.
Jungkook selalu sendirian, tidak masalah karna sekarang disetiap sudut kamar mandi banyak arwah yang menatapnya. Jungkook merotasi matanya jengah, menatap satu satu arwah dan berdecak kesal.
"Apa tidak ada tempat lain selain toilet? Aku merasa kalian semua arwah mesum yang suka mengintip"
Jungkook masuk ke dalam salah satu bilik kamar mandi, saat sudah menguncinya Jungkook duduk dikloset, baru aja duduk udah ada arwah yang menampakan kepalanya dibawah pintu.
Jungkook menendang kepala arwah itu
"Aku ingin BAB bisakah kalian tidak mengintip?!"
Beruntung sekali d kamar mandi sekarang sepi.
Arwah lain tidak terlihat, sangat sepi dan sudah pasti diluar sangatlah ramai. Kamar mandi ini terbilang kedap suara, agar suara dari orang yang BAB tidak terdengar sampai luar.
Jungkook selesai dengan hajat nya, dia kembali mencuci tangannya dengan sabun cuci tangan yang selalu ia bawa, kalau pakai sabun cuci tangan yang tersedia terasa percuma karna tercampur dengan banyak tangan.
Jungkook mencuci tangannya sampai benar benar bersih, saat Jungkook kembali melihat k cermin, terkejut ada satu arwah beraura putih menatapnya dalam.
Jungkook membalikkan tubuhnya, pria itu masih menatap Jungkook. Jungkook bingung, kenapa roh ini bisa ada dikamar mandi? Biasanya roh yang sedang koma tidak suka ada dikamar mandi.
"Kenapa bisa ada disini? Kau siapa?"
Yang ditanya hanya diam saja, Jungkook merasa kalau dia terlalu lama dikamar mandi. Jungkook pergi keluar dan segera menuju kelasnya, roh tadi masih diam ditempat sambil menatap kepergian Jungkook.
Jungkook duduk di bangkunya, menelungkupkan kepalanya diatas meja dengan 2 tangannya sebagai bantal, Jungkook merasa ada yang duduk disampingnya, siapa? Jungkook duduk sendiri.
Jungkook menengok k sampingnya, terkejut karna roh yang ada dikamar mandi tiba tiba duduk disampingnya sambil menatap Jungkook dengan pandangan datar.
Jungkook melihat seisi kelasnya, kosong tidak ada siapa siapa.
"Sebenarnya kau siapa? Kenapa terus mengikutiku?"
"Ini bangku-ku"
"Benarkah? Aku tidak pernah tau"
"Aku kecelakaan tepat saat naik kelas 2 SMA"
__ADS_1
"Kau koma selama 6 bulan lebih?"
"Seperti itulah"
Jungkook benar benar tidak tau kalau kursi disampingnya ada pemiliknya, bahkan soal anak ini kecelakaan Jungkook tidak tau.
Saat kelas 1 Jungkook pernah sekali melihat pria ini, tapi Jungkook tidak pernah tau nama dari pria itu. Dan kelas 2, apa Jungkook kebetulan duduk di kursi yang akan ditempati pria ini?
Soal kecelakaan Jungkook sama sekali tidak tau dan mereka semua menyembunyikannya dari Jungkook.
"Namamu siapa?"
"Cari di absen"
Jungkook segera menghampiri meja guru dan melihat absen, ada salah satu nama yang keterangannya S semua, dari awal masuk hingga hari ini.
"Kim Taehyung"
"Kau Jeon Jungkook, benar?"
"Tau dari mana?"
"Roh yang berkeliaran membicarakanmu karna kemampuanmu, membantu orang orang yang punya urusan dengan alam lain, kau terkenal"
"Hooh segitunya aku? Oh iya, kau koma 6 bulan lebih, selama ini kau dimana?"
"Ditempat yang membuatku tenang, di pinggir sungai atau diatas gedung mungkin. Aku sangat kesepian tidak memiliki teman dan aku bosan melihat tubuhku yang terbaring lemah dirumah sakit, seperti menandakan aku ini pria yang lemah"
"Kau tidak punya teman? Akupun sama, kita berteman boleh?"
Jungkook ngomong sendiri lagi-
Bener bener anak aneh-
Apa dia gila? Kenapa selalu bicara sendiri?-
Kau tidak tau? Dia anak indigo, semuanya menjauhi dia agar tidak terkena serangan dia-
Jangan dekati dia atau kau akan diteror oleh hantu yang berteman dengannya-
Beberapa murid mulai masuk dan langsung berbisik membicarakan Jungkook yang sedang bicara sendiri-dengan Taehyung.
Jungkook kembali menatap Taehyung dan tidak memperdulikan sekitarnya, Jungkook hanya ingin menunggu jawaban Taehyung, apakah dia mau berteman dengannya atau tidak.
"Kita berteman, tapi nanti kau akan dihujat lebih lagi"
"Akan aku katakan kalau aku punya teman khayalan"
"Aku? Teman khayalan? Ah aku bermimpi punya teman khayalan, tapi ternyata aku sendiri yang menjadi khayalannya, terima kasih"
"Aku yang berterima kasih, kau teman pertamaku"
Jungkook tersenyum manis, jujur pria dihadapannya ini cukuplah tampan, Jungkook tidak pernah menyangka akan ngobrol sebegini dekatnya.
__ADS_1
Tapi sayangnya aja saat ini Taehyung sedang berwujud roh.
Kim Taehyung adalah teman pertamaku, teman khayalanku. Apakah ini disebut teman khayalan? Dia sesosok roh-Jungkook