
Jungkook lagi jalan pulang, lewat jalan memutar karna sedang ada perbaikan jalan. Selalu membawa sepeda dan menggunakan headset, Jungkook sangat merasa tenang kalau seperti ini.
Untuk Taehyung, dia tadi pergi k rooftop sekolah. Itu tempat Taehyung selalu kumpul bersama teman temannya, Jungkook sangat mengerti apa yang dirasakan oleh Taehyung, kesepian.
Bahkan keduanya sama sama kesepian, Jungkook memiliki Taehyung dan Taehyung memiliki Jungkook sekarang. Keduanya sama sama senang bisa berteman, ini kali pertama untuk Jungkook.
Jungkook turun dari sepedanya dan memutuskan untuk jalan santai sambil mendorong sepedanya, menikmati udara siang ini yang terasa menyejukkan berbeda dari yang biasanya.
Kedua orang tua Jungkook sudah pulang, tenang saat anak itu sudah bisa hidup dengan normal layaknya anak anak lain. Sejujurnya keberadaan keluarga Jungkook sangat menguntungkan bagi orang orang yang bermasalah dengan alam sebrang, tapi bukan tidak keluarga Jungkook ditakuti.
Kalau orang orang atau difilm seorang paranormal orangnya kuno, barangnya berbau hal mistis, beda dengan keluarga Jungkook. Mereka layaknya keluarga pada umumnya, tidak ada unsur horor bahkan tidak ada aura horornya sama sekali, seperti bukan paranormal.
.
.
.
.
.
Saat sudah didekat persimpangan rumahnya, Jungkook melihat pria pendek dengan badan berisi dan juga manis sedang berdiam dibawah tiang lampu.
Jungkook tau dia hanya tidak kenal nama pria itu siapa, dia anak kelas sebelas dan hampir tidak pernah bicara pada siapapun, dia introvert tpi dia memiliki kekasih yamg sifatnya berbanding terbalik dengannya.
Jungkook tidak ingin menyapanya, Jungkook lebih memilih jalan melewatinya, inginnya pura pura tidak melihat tapi dia berhasil membuat Jungkook mengalihkan pandangannya pada pria itu.
"Jeon Jungkook"
"Kau tau namaku?"
"Siapa yang tidak kenal denganmu?" jawab pria itu dengan wajah masih menunduk.
Dia tidak dingin, hanya saja dia lebih suka sendirian, tidak menyukai keramaian bahkan dia duduk di paling belakang dan pojok, bahkan duduknya sendiri.
"Ah benar, kenapa kau disini? Sedang apa?"
"Aku disini sedang menunggumu"
"Untuk?"
"Berteman denganku"
"Yang lain tidak ingin berteman denganku, kenapa kau ingin?"
"Kita sama sama introvert, aku suka sepertimu, ayo berteman denganku"
"Aku ditakut-"
"Tapi aku tidak takut denganmu, ayo berteman denganku, kumohon"
Untuk pertama kalinya Jungkook melihat pria ini bicara panjang lebar dan memohon? Seperti bukan dia saja.
Jungkook terus menatap wajah memohon pria manis ini, sejujurnya Jungkook juga ingin memiliki teman nyata dibandingkan dengan Taehyung, tapi Jungkook takut semakin dibully, apa lagi Yoongi itu kekasih anak pemilik sekolahnya.
"Kumohon.. Akan aku suruh kekasihku tidak menyakitimu, aku janji"
"Pertama tama, namamu?"
"Min Yoongi"
"Tujuan berteman denganku?"
"Aku hanya ingin memamerkan pada yg lain kalau kau sangat baik dan tidak seperti yang mereka lihat, kumohon"
Tanpa Yoongi duga, Jungkook memeluknya erat sekali bahkan Yoongi melotot kan mata sipit nya karna terlalu terkejut.
Jungkook melepas pelukannya pada Yoongi.
"Maaf memelukmu secara lancang, ada setan yang ingin menyentuh mu"
Yoongi senyum manis sekali, Jungkook bahkan hingga tertegun dengan senyum Yoongi. Pria yang lebih pendek darinya ternyata memiliki senyum semanis ini?
"Kau sangat manis jika tersenyum, kenapa kau menyembunyikan senyummu itu?"
__ADS_1
"Senyumku hanya untuk Jimin, keluargaku dan juga kau Jungkook"
Jungkook membalas senyum tidak kalah manis, Yoongi sampai menganga dibuatnya.
"Kau manis sekali bahkan memiliki gigi kelinci"
"Kau lebih manis"
Hp Jungkook tiba tiba bergetar, mungkin ini panggilan untuknya, Jungkook hanya menyimpan nomor parsitipannya saja, teman teman d kelasnya tidak ia simpan kecuali para seksi kelas.
"Halo?"
"..."
"Lagi?"
"..."
"Iya Jung berangkat sekarang"
Jungkook berbalik arah dan langsung menaiki sepedanya, sebelum mengayuh pedal nya Jungkook ditahan oleh Yoongi.
"Kau mau kemana?"
"Orang tua parsitipan tetapku memanggil"
"Aku boleh ikut?"
"Tidak, nanti kau ketakutan"
"Tidak akan! Aku sudah sering melihat mu bekerja"
Jungkook terdiam sebentar, mau langsung jalan tapi Yoongi menahan tas Jungkook dengan sangat kuat.
"Naiklah dibelakang, pegangan dan jangan ketakutan disana atau kau yang akan dirasuki"
"Okie dokie"
Yoongi dengan semangat naik k sepeda Jungkook dan berpegangan pada Jungkook dengan erat, untuk pertama kalinya Yoongi melihat dengan dekat Jungkook menangani pasien nya.
Jungkook sampai d rumah langganannya, ternyata kakaknya sudah menunggu didepan rumah. Jungkook turun Yoongi juga ikut dan ngikuti Jungkook d belakangnya.
"Dimana?"
"Di-"
"AAAAAAAAAA"
Sudah terdengar teriakan seorang wanita didalam rumah, Jungkook segera lari masuk, Yoongi juga langsung masuk dan melihat pasiennya Jung Mi Ra sudah ada di atas kasur dengan keadaan yang berantakan.
Kedua orang tua Mi Ra tau kalau Jungkook sudah datang, Jungkook menatap Mi Ra jengah d ambang pintu.
"Hey liat siapa tuh yang dateng, liat"
Mi Ra duduk dan berbalik badan menghadap tembok, dan menangis pelan disana.
"Liat siapa yg dateng liat" kata appa mira
"Huuuuu hikss huuu"
"Takut kan klo Jungkook udah dateng? Takut kan"
"Huuu huaaaaaaaa"
Jungkook mendekat dan duduk disampingnya, di liatnya Mi Ra dengan tatapan seperti biasanya. Jungkook colek pundak Mi Ra, Mi Ra menjauh dan menepis tangan Jungkook.
"Ngapain kamu kesini lagi?"
Mi Ra menggelengkan kepalanya, masih menangis dan tidak ingin melihat Jungkook.
"Mugi coba bilang kenapa dateng lagi?" tanya Jungkook.
Mugi, dia anak asal Indonesia yang telah menempati Korea selama 5 tahun, dia meninggal karna terserang DBD.
Awal kenapa Mugi bisa mengikuti Mi Ra karna Mi Ra tidak sengaja melihat Mugi bermain disebuah pohon, Mugi tertarik dan sampai sekarang terus masuk k dalam tubuh Mi Ra. Sempat 2 bulan tidak kerasukan lagi tapi sekarang entah kenapa Mugi kembali lagi.
__ADS_1
"Mugi pergi ya, kenapa balik lagi? Kan Mugi 2 bulan yg lalu udah janji ga bakal dateng lagi"
Jungkook semakin mendekat dan menarik kaki Mi Ra agar berselonjor di hadapannya, d balikkan tubuh Mi Ra agar berhadapan dengannya, tapi Mi Ra malah tersenyum tanpa beban sedikitpun.
"Kenapa masuk lagi? Mau jadi jahat? Kenapa datengin Mi Ra lagi?"
Mi Ra sedikit bangun dan kedua tangannya ia tumpukan pada paha Jungkook, menatap Jungkook dengan senyum manisnya.
"Saya tidak saya tidak"
"Saya tidak saya tidak. Kepret nih" Jungkook dengan gerakan ingin memukul berhasil membuat Mi Ra mundur menutupi wajahnya dengan kedua lengannya dan menangis lagi.
Jungkook menekan sedikit jempol Mi Ra dan membacakan beberapa do'a yang diajarkan oleh kedua orang tuanya untuk setan Indonesia yg muslim ini.
"AAAAAA SAKIIIITTTT UDAAHHHH!!! SAAKIIIIITTTTT"
Yoongi sedikit ngeri, tapi Jungkook benar benar berani sekali. Suara Mi Ra sangat keras hingga tidak lama Mi Ra kehilangan kesadarannya.
"Kenapa Mugi bisa balik lagi?"
"Mi Ra keras kepala, dia nontonin film film berbau hal mistis dan malah inget Mugi, Mugi tidak sengaja terpanggil"
"Orang tuanya masih di Korea?"
"Mereka sudah resmi jadi warga negara Korea dan akan menetap, mungkin akan berlibur k negaranya saat liburan tahun baru saja"
"Ahh git-"
"HAHAHAHAHAHAHA"
Belum selesai Jungkook bicara Mi Ra tiba tiba tertawa keras sangat nyaring, bulu kuduk Yoongi berdiri semua, tpi Yoongi berusaha untuk bersikap biasa saja.
"Hikss... Mugi mau pulang"
"Kalau Mi Ra panggil Mugi jangan datang, mengerti?"
"Mugi maunya gitu hikss tapi Mi Ra Noona selalu panggil, hikss kasian Noona kesakitan terus karna terus terusan dimasukin Mugi.. Ta-tapi hikss Mugi datang untuk lindungi Noona juga dari setan setan lain hikss"
"Setan setan lain?"
"Kookie hyung liat kan banyak setan disini? Hikss mereka mau masukin Mi Ra Noona hikss, t-terus tante itu" Mi Ra menunjuk pada pojok kamar yang sedang Yoongi tempati
"Tante itu kenapa?" tanya Jungkook sambil menyuruh Yoongi pindah dari tempatnya
"Tante itu selalu ingin masuk kedalam tubuh Noona"
Tiba tiba Mi Ra kembali kesadarannya lagi, Yoongi sudah yakin Mi Ra akan sangat lemas karna selalu di keluar masukkan oleh setan.
Tidak lama Mi Ra bangkit dari tidurannya dan berdiri sambil menunduk, kedua tangannya ada dibelakang sambil menggoyangkan tubuhnya kanan kiri dengan gerakan pelan.
"Kamu siapa?" tanya Jungkook
"Hyorin.. Hihi mau rokok"
Kata Mi Ra dengan suara yang sangat pelan, Jungkook terkejut dan yang lain pun sama, setan lain masuk k dalam tubuh Mi Ra.
"Kamu wanita tidak boleh merokok, pulang ya pulang"
"Emmmm, gamau kalau ga di kasih rokok"
"Nanti ya, tpi kamu sekarang pulang dulu"
"Rokok" sambil ulurin tangannya k Jungkook
Jungkook sebenarnya gamau buang buang waktu jdi Jungkook langsung aja keluarin setan yg ada didalam tubuh Mi Ra, Mi Ra menjerit kesakitan dan suaranya sangat pilu.
"Jungkook, Mi Ra kesakitan"
"Yang kesakitan bukan Mi Ra, tpi setan ini"
"Mi Ra ga akan kesakitan?"
"Tidak akan"
"Jungkook Mi Ra keluar darah" tunjuk Yoongi k hidung Mi Ra yang benar keluar darah
__ADS_1
"Jungkook apa yang kau lakukan?!"