
Hari ini adalah hari yang di tunggu-tunggu oleh Alira. Yaitu hari dimana dirinya masuk ke kampus impian nya. Alira bangun sangat pagi sekali, terlalu bersemangat ingin pergi ke kampus. Setelah selesai mandi Alira menggunakan pakaian hitam putih sesuai dengan arahan dari kampus untuk mengikuti ospek.
Setelah selesai Alira melihat Arya masih belum menggunakan pakaian nya.
''Om... cepetan dong ?''
''Ngapain buru-baru, baru juga jam enam.'' Jawab Arya.
''Ihhh om lemot deh, cepat Alira bantu. Nanti Lira bisa telat.'' Alira membantu memasangkan kancing kemeja dan juga dasi Arya. Arya diam saja memandang istri kecil nya membantu diri nya dengan sangat cekatan.
''kalau seperti ini kita terlihat seperti suami istri pada umum nya'' ucap Arya akhir nya.
''om gak usah geer Lira bantuin biar cepat karena om lemot'' Jawab Alira ketus.
''kamu mau uang saku berapa ?'' tanya Arya seraya memakai jam tangan nya.
''Tidak perlu, Lira ada uang kok'' Jawab nya cepat.
Lalu Arya mengeluarkan tiga lembar uang merah dan memberikan nya pada Alira.
''Kalau om memaksa ya udah deh Lira terima'' Ucap Alira nyengir menampakkan deretan gigi putih nya.
''Siapa yang maksa ?, kamu nya aja yang sok jual mahal'' Arya seraya menyentik kening Alira.
''Iihhh sakit tau., Ayo cepetan om....'' Alira seraya menarik tangan Arya supaya cepat turun ke bawah.
Saat mereka sampai di bawah, sudah ada Oma dan Indra yang menunggu di meja makan.
''Pagi Oma.......'' Sapa Alira terlihat bahagia.
''pagi sayang, kamu akan mulai kuliah hari ini ?''
''iya oma, Lira seneng banget.''
''Pagi nona manis'' Sapa Indra
''pagi om'' jawab Alira.
Alira terlihat bak ABG berpenampilan seperti saat ini. Menggunakan rok pendek hitam di padukan kemeja putih dengan rambut yang di kepang dua benar-benar membuat tampilan nya jauh lebih belia.
''Oma Lira berangkat ya'' Alira mencium tangan Oma
''Om cepat....'' Menarik tangan Arya supaya cepat bangun dari duduk nya.
''iya sabar Lira, tidak usah buru-buru kampus mu itu tidak akan pergi ke mana''
''iihhh om bawel, ayo cepat'' Alira mendorong punggung Arya.
Saat di perjalanan Alira terlihat sangat bahagia. sibuk berbalas pesan chat dengan sahabat-sahabat nya.
__ADS_1
''Om Lira mintak kontak nya dong'' ucap Lira pada Indra. Indra terkejut mendengar Alira meminta nomor ponsel nya.
''untuk apa ?'' Jawab Arya cepat.
''Nanti kalau sudah selesai Lira bisa mintak jemput sama om baik'' Jawab Alira polos.
''hhmm, jika sudah selesai hubungi saja aku'' Ucap Arya.
''Kalau bos sedang meeting gimana nona manis akan menghubungi'' sela Indra.
''nanti akan ada supir yang menjemput'' Jawab Arya dingin.
Sesaat kemudian mobil yang mereka tumpangi sudah berada di depan gerbang kampus. Tanpa basa basi Alira turun begitu saja dari mobil nya.
''haaaaaahh welcome kampus impian ku'' Ucap Alira seraya melentangkan tangan nya di udara.
Arya dan Indra hanya menyaksikan saja kekonyolan Alira dari dalam mobil.
''jalan dra...'' Ucap Arya.
''tidaj mengantar nya sampai ke dalam bos ?'' tanya Indra.
''kamu pikir dia anak TK ?''
Indra melajukan mobil nya melesat ke perusahaan.
Saat sampai di kampus Alira mencari Amel dan Mita,
Setelah beberapa kegiatan yang mereka lakukan di tengah terik nya matahari akhirnya tiba lah jam istirahat.
Alira and the geng pun berjalan ke kantin ingin mengisi perut mereka.
Saat sedang asyik makan sambil bercanda ria tiba-tiba saja dua orang kakak senior yang mengospek mereka tadi datang menghampiri.
''Boleh gabung'' ucap Rudy sang ketua BEM di kampus tersebut, cowok populer yang terkenal suka gonta ganti pacar di kampus.
''Silahkan saja'' Jawab Amel sedikit canggung.
''kalian dari sekolah yang sama ya ?'' Tanya Rudy lagi karena melihat mereka sangat akrab.
''iya kak'' Jawab Amel lagi seada nya.
''Boleh kenalan ?'' Rudy menjulurkan tangan nya ke arah Alira. Alira pun menoleh ke arah Rudi karena merasa Rudy berbicara dengan nya.
''Lira kak'' Alira menyambut ulur tangan nya Rudy.
''oohh boleh minta wa nya .?'' Rudy terlihat sangat berani baru aja kenalan udah mintak no hp.
Alira dan kedua teman nya saling menatap seakan ada makna tersendiri dalam tatapan mereka.
__ADS_1
''Kak kita duluan ya, keknya udah waktu nya ngumpul lagi deh.'' Ucap Alira cepat, seraya bangun dan meninggalkan dua orang cowok tampan tersebut begitu saja.
''Menarik...., baru kali ini ada cewek yang menolak pesona gue.'' ucap Rudy merasa semakin penasaran dengan Alira. Karena biasa nya cewek-cewek akan datang menghampiri nya hanya sekedar mencari perhatian. Tapi tidak berlaku untuk Alira.
''Mungkin dia sudah ada pacar broe'' Jawab mike sahabat nya Rudy.
Sesaat kemudian mereka sudah berkumpul kembali di lapangan dan menjalankan benerapa kegiatan kemahasiswaan.
Sore hari Alira berjalan gonyai dengan sahabat-sahabat nya menuju parkiran. Tapi Alira tak pulang dengan mereka karena sudah mengirim pesan pada Arya untuk minta di jemput.
''Loe yakin gak mau bareng kita Ra ?'' tanya Mita
''gak mit, om gue bentar lagi jemput.''
''ya udah deh kita tungguin om nya Lira dulu biar gak sendirian dia nunggu.''
''sip... kalian memang the best'' ucap Alira
Saat sedang asyik bercengkrama tiba-tiba saja Rudy datang lagi menghampiri mereka.
''hay Lira mari biar ku antar.''
Alira dan yang lain menoleh saat mendengar suara Rudy.
''tidak usah kak, terimakasih''
''gak papa jangan sungkan, ini dah sore loh''
''Lira sudah ada yang jemput bentar lagi.'' Tolak Alira lagi.
''kakak duluan aja Lira bareng kami'' ucap Mita,
Sampai tiba sebuah mobil mewah yang berhendi di dekat mereka, keluar seorang sopir yang sudah berumur.
''mari nona, Tuan muda memerintahkan saya untuk menjemput.'' ucap sang sopir.
''oohh baiklah,'' jawab Lira
''semua nya Lira duluan ya'' ucap Lira seraya melambaikan tangan atas sahabat-sahabat nya.
Rudy dan yang lain hanya melihat saja kepergian Lira sampai mobil tersebut menghilang.
''Ayoo mit'' Ajak Amel.
''Duluan ya kakak-kakak.'' ucap mereka serentak pada Rudy dan mike.
''Kayak nya Alira anak konglong merat deh rud.,'' ucap mike, dari penampilan mobilewah yang menjemput nya.
''kayak nya sih gitu, gue makin penasaran deh sama tuh cewek.'' ucap Rudy seraya berjalan menuju mobil sport milik nya.
__ADS_1
Setelah Dari kpus Alira langsung di antar kembali keension oleh sopir suruhan suami nya.