Istri Kecil Tuan Arya

Istri Kecil Tuan Arya
Bab 20


__ADS_3

Stelah mobil yang di kendarai oleh Niko tak lagi terlihat barulah Alira masuk kembali ke rumah, lalu Alira masuk kembali ke rumah dengan bersenandung ria. Melihat kesana kemari tidak nampak batang hidung suami nya, jadi Alira berniat ingin menelfon Amel sahabat nya untuk mengajak jalan-jalan lagi, mumpungbmasih libur, besok mereka akan masuk kuliah kembali.


''Hallo Mel.''


''Apaan ?'' Jawab Amel


''Waduh, jutek amat loe.''


''Apaan, udah siap liburan di Bandung nya ?''


''Udah, gue udah pulang nie, kita jalan-jalan yuk.''


''Gue lagi males, loe ajak Mita aja.'' Tolak Amel


''Aah gak asik loe, ya udah deh.'' Alira mematikan sambungan telfon nya. Tanpa di sadari nya Arya mendengar percakapan Alira di telfon barusan.


''Benar-benar gila jalan-jalan rupanya dia ya.'' Gumam Arya.


''Lira....'' Panggil Arya.


Alira tersentak saat mendengar Arya memanggil nama nya, ternyata suami nya ada di rooftop


''Apa Om.?'' Alira menyembulkan kepala nya dari balik pintu kaca.


''Ganti pakaian mu cepat.''


''Kenapa ? Apa yang saah dengan baju ku.'' Bingung Alira.


''Cepat ganti atau aku berubah fikiran.''


''Ya sudah, berubah saja jadi poworanger sekalian.'' Bantah Alira lagi.


''Ya sudah, kalau gitu jangan pernah bilang aku tidak mengajak mu jalan-jalan.''


''Hah jalan-jalan, oh iya iya aku segera ganti baju, Om sih gak bilang kalau kita mau jalan-jalan.''


''Cepat atau aku hitung sampai tiga, batal ya.''


Sebelum sempat mendwngar ucapan Arya dengan habis, Qlira sudah melesat kembalu masuk dan segera berganti pakaian.


''Om.....''


''Hmmm''


''Lira sudah siap.'' Suara Alira di buat semanja mungkin, agar Arya tidak berubah fikiran


Arya menoleh dan melihat istrinya sudah rapi dengan drass bunga-bunga selutut dan lengan sebatas bahu saja. Penampilan Dinda sangat pas dengan usia dan wajah nya yang imut-imut.


''Kamu siap apa ?'' Arya menggoda Alira.


''Siap... Siap ya sudah siap.'' Alira gelagapan karena Arya terus saja mendekati nya.

__ADS_1


''Kamu siap apa.??'' Arya menangkap pinggang Alira dan mendekat kanbke tubuh nya.


''Ommm... jangan macam-macam'' Alira sudah semakin dag dig dug, karena jarak nya dengan Arya yang terlalu dekat.


Arya berniat ingin menggoda Alira, tapi malah diri nya yang tergodo, sebelum semua nya kelewatan Arya segera melepaskan Alira.


''Baru di godaain begitu saja sudah gemetaran'' Ejek Arya.


''Siapa yang gemetaran.'' Bantah Alira.


Arya hanya tersenyum seraya berjalan dan mengganti pakaian nya, Arya menyesuaikan pakain nya dengan pakaian yang di pakai Alira agar mereka bisa terlihat cocok jalan berdua.


Setelah aelesai, mereka berdua turun dari kamar, mencari Oma tapi tak ada, kata bik Mun, Oma sudah pergi.


''Kita mau kemana ?'' Tanya Arya.


''Kan Om yang ngajak, Terserah Om mau ke mana.'' Jawab Alira.


''Aku hanya tidak mau di anggap sebagai suami yang tek pernah bawa istrinya jalan-jalan.''


''Ohh Istri, Om sudah punya Istri.'' Sindir Alira.


Arya menoleh saat mendengar Alira yang menyindir dirinya.


''Kalau bukan Istri, terus kamu siapa.''


''Entah lah, aku juga lupa.'' Alira pura-pura begok.


Arya menghentikan mobil nya secara mendadak di pinggir jalan.


''Om apa-apaan sih ? rem kok mendadak gitu.''


''Kamu yang apa-apaan, kamu lupa kalau dirimu sekarang seorang istri, apa maksud mu bicara begitu tadi.''


''Tidak Ada.'' Jawab Alira santai seperti tak berdosa.


Arya tadi hampir emosindengan jawaban Dinda, tapi Arya merasa bersalah saat melihat kening istrinya yang memar.


''Coba ku lihat, sakit ya.''


''Sakit lah, kan gak mungkin enak kalu terbentur.'' Ketus Alira.


Arya mengusap dan meniupi kening sang istri yang perih karena benturan tadi, saat Arya melihat ke bawah ternyata Alira sedang memandang nya juga, mata mereka saling menatap dalam beberapa detik sampaibakhir nya CUP.... Arya mengecut singkat kening sang Istri dan membuyarkan lamunan Alira.


''Sorry.'' Lirih Arya.


Alira tak menjawab, hanya membenarkan posisi duduk nya dan juga rok nya yang tersingkap, Alira salah tingkah dengan perlakuan Arya yang mendadak, Alira membuang muka nya ke arah jendela takut ketahuan sama Arya kalau dirinnya sedang merona. Padah tanpa di beritahu pun Arya sudah tau kalau istrinya sedang dalam Mode salah tingkah.😂


Arya kembali melajukan mobil nya, sampai di salah satu pusat perbelanjaan terbesar di kota Jakarta, Merekanturun dari mobil dan masuk ke sana.


''Om, kita nonton yuk.'' Ajak Alira

__ADS_1


''Nonton ?'' Arya mengeryit kan alis nya.


''Iya, ayo Om, kita cari film yang bagus.'' Alira menarik tangan Arya seraya menyeret nya menuju kaunter penjual tiket.


Setelah melihat-lihat beberapa judul film, akhirnya Alira memilih salah satu film horor thailand


''Om, Alira beli popcorn dulu ya'' Arya tak menjawab hanya menunggu saja di sana, Saat berbalik hendak duduk di kursi tunggu yang di sediakan, tak sengaja Arya menabrak seseorang.


Bughk..... ''Aduh'' pekik wanita itu.


''Maaf'' Ucap Arya mengulurkan tangan.


Saat melihat orang yang mengulurkan tangan untuk nya, wanita itu bengong beberapa saat. Terpana dengan ketampanan pria yang ada di depan nya.


''Kenapa Om.'' Tanya Alira yang baru datang dari membeli popcorn nya.


Arya menarik tangan yang di ulurkan nya tadi tak jadi menolong perempuan yang terjatuh karena nya.


''Akubtidakbsengaja menabrak nya.'' Jawab Arya.


Alira melihat siapa perempuan yang di tabran oleh Arya dan membuang muka dengan malas.


''Hhuuffhh ya sudah, kalau urusan nya sudah selesai ayo kita masuk.'' Ajak Alira.


''Hei, kamu mahasiswa baru di kampus kan.'' Sapa Bella saat melihat Alira, Bella sok akrap karena melihat pria tampan yang ada di samping Alira itu.


''Sorry, apa aku mengenal mu.?'' Alira pura-pura tak kenal, karena malas berurusan dengan wanita yang sudah melabrak nya di kampus beberapa hari lalu.


''Aku... Aku Bella, masak kamu lupa'' Bella memperkenal kan diri nya.


''Dia teman mu di kampus.?'' Tanya Arya.


''Bukan, aku belum punya teman. di kampus.'' Ketus Alira.


''Perkenal kan aku Bella, Aku senior nya di kampus.'' Bella mengulur tangan ke arah Arya, tapi uluran itu sangat cepat di sambut oleh Alira sebelum Arya sempat menyambut nya.


''Tak perlu berkenalan, karena kami tidak butuh teman baru.'' Ketus Alira dan menarik tangan Arya masuk ke dalam bioskop tersebut.


Sedangkan Bella menatap penasaran siapa pemuda tampan tersebut dan apa hubungan nya dengan Alira, apa jangan-jangan itu paman nya Alira.


''Sepertinya aku harus dekati bocah itu biar bisa dekat dengan Om nya.'' Gumam Bella


Bella buru-buru membeli tiket juga dan ikut masuk ke dalam bioskob untuk menguntit Alira dan Arya.


Tobe continued


TINGGALKAN JEJAK NYA BESTIE


JANGAN LUPA LIKE,KOMEN,SUBSCRIE DAN VOTE


TERIMAKASIH🙏

__ADS_1


SALAM SAYANG DARI AUTHOR JHUWEE DEALOVA


DUKUNGAN KALIAN SANGAT BERARTI BUAT KU. 🫰


__ADS_2