
Juna tercengang melihat Alira yang di tarik oleh pemuda yang di panggil Om, mungkin Om nya pikir Juna, jadi diri nya enggan untuk ikut campur.
Arya merasa cemburu melihat Alira tertawa bersama lelaki lain, Arya berfikir jika istrinya ingin pulang dengan motor sport milik lelaki tadi.
Di sepanjang perjalanan, Arya hanya diam saja dengan tatapan dingin ke depan. Sedangkan Alira hanya duduk diam di samping sang suami, tanpa mengetahui kalau suami nya sedang marah.
Sesampai mereka di mension, Arya berjalan dengan langkah cepat meninggalkan Alira di sana.
''Om Arya kenapa ya.?'' Gumam Alira.
Alira jadi berfikir apakah suami nya itu sedang marah, maka nya bersikap dingin dengan nya.
Saat sampai di kamar nya, Alira tidak melihat Arya di sana, mungkin sedang mandi pikir Lira.
Seusai mandi, Arya keluar masih dengan wajah dingin nya tanpa memperdulikan Alira yang berdiri di depan pintu kamar mandi. Alira hanya menatap punggung sang suami dan berjalan masuk ke kamar mandi.
''Om Arya aneh deh, tadi pagi baik-baik aja, tapi sekarang cuek banget sama aku. Kenapa ya .?'' Alira mengetuk-ngetuk jari telunjuk nya di dagu seraya berfikir.
Selesai mandi, Alira berjalan menghampiri Arya yang duduk di sofa sambil memainkan ponsel nya. Alira ingin menanyakan kenapa dengan perubahan sikap Arya terhadap nya, karna kalau di biarkan, Arya akan terus diam sampai tahun depan.
Alira duduk dan mengusap lengan sang suami, sontak Arya menoleh ke arah Alira.
Alira tersenyum dan menanyakan ''Kenapa ?''
Arya tak menjawab, kembali fokus dengan ponsel nya, sepertinya Arya sedang membalas pesan chat dengan seseorang.
''Om...'' Panggil Alira, namun tak ada respon dari sang suami
''Kayak nya Om Arya marah deh, memang nya aku salah apa sih. Aneh'' Batin Alira.
Karena merasa tidak di perdulikan, Alira pun keluar dari kamar untuk makan malam bersama Oma.
''Malam Oma,'' Sapa Alira
''Malam Nak, mana Arya.'' Tanya Oma
''Masih di kamar, Oma.''
Alira segera duduk dan menyantap makan malam nya dengan lahap, tanpa memikirkan suami nya yang sedang dalam mode marah di kamar mereka.
__ADS_1
Saat Oma dan Alira hampir selesai makan, barulah Arya turun untuk bergabung dengan mereka. Arya menyapa Oma dan langsung saja duduk tanpa menoleh ke arah sang istri.
''Baru tadi pagi terlihat mesra, malam nya Udah diam-diaman lagi, sepertinya sedang terjadi perang dingin.'' Oma membatin.
Seusai dari makan malam nya, Alira segera kembali ke kamar nya, begitu juga dengan Arya.
Alira mengambil ponsel nya dan membalas pesan yang ada di grup chat bersama sahabat-sahabat nya sambil sesekali cekikian, tanpa memperdulikan sang suami yang terus saja memasang wajah dingin nya.
Setelah dari kamar mandi, Arya melihat sang istri yang sedang senyam senyum sendiri sambil memain kan ponsel nya.
''Apa jangan-jangan dia lagi balas chat sama lelaki tadi ya.?'' Batin Arya.
Arya enggan menanyakan dengan siapa sang istri sedang berbalas chat dan langsung saja naik ke atas tempat tidur lalu merebahkan tubuh nya.
Padahal baru malam kemarin mereka memadu kasih, tapi malam ini sudah diam-diaman, kasihan sekali kamu om 😁
Pagi hari...
Seperti biasa Arya akan bangun pagi sekali dan bersiap-siap untuk melakukan aktifitas nya, ke kantor seperti kebiasaan pada hari-hari sebelum nya. Begitu juga dengan Alira yang sudah terlihat rapih dengan pakaian kampus nya ala anak abg.
Pagi ini Arya tidak mengantar kan sang Istri ke kampus, karena sudah ada seorang supir yang di tugaskan untuk mengantar jemput Alira ke kampus.
''Ar... Kenapa buru-buru sekali, bahkan sarapan mu belum selesai.?'' Tanya Oma
''Pagi ini ada rapat penting, Oma. Lagian Arya juga sudah kenyang. Arya berangkat, Oma.'' Arya mengecup kening sang Oma dan pergi meninggal kan meja makan tanpa melirik sedikit pun atas Arya.
Alira hanya diam saja memperhatikan tingkah suami nya yang seolah menghindar dari dirinya.
Seusai sarapan, Alira juga ikut meninggal kan Oma dan berangkat ke kampus dengan di antar kan oleh pak Beny, Sopir yang di tugas kan Arya untuk mengantar kemana pun Alira akan pergi.
''Non, nanti bapak tungguin aja di depan kampus ya, biar non Lira gak ngilang kayak kemarin.'' Ucap pak Beny saat mereka masih dalam perjalanan.
''Ngilang gimana pak.?'' Bingung Alira
''Iya, ngilang kayak kemarin, kemarin bapak cariin Non di kampus tapi udah gak ada, di rumah juga gak ada, untung aja tuan muda nemuin Non di jalan, kalau tidak pasti kemarin adalah hari terakhir bapak jadi sopir nya tuan muda.''
Alira jadi berfikir saat Arya berjumpa dengan nya kemaron di depan kafe, Arya terlihat marah dan tidak berkata apapun sampai hari ini.
''Apa jangan-jangan om Arya marah karena itu sama aku ya.'' Gumam Alira.
__ADS_1
''Bapak kenapa gak telfon saya kemarin, ngabarin kalau bapak menjemput jadi saya tidak pulang sama teman saya.'' Ucap Lira lagi
''Bapak tidak punya kontak nya Non, jadi bapak hubungi tuan muda dan kata tuan muda nomor nya non tidak aktif, tuan muda terdengar sangat khawatir dan marah kemarin, apa nona ada di marahi nya.''
''Tidak pak.'' Jawab Lira.
''Gak salah lagi, pasti Om Arya marah sama aku gara2 ini, aku gak bisa biarin dia terus-terusan marah gini.'' Batin Alira.
***
Jagad dunia maya saat ini sedang di heboh kan oleh berita palsu yang di sebab kan oleh Monica, Monica sudah meracuni para penggemar nya dengan berpura-pura menjadi korban dari kandas nya hubungan asmara diri nya dengan Arya.
Tok...Tok..Tok... ''Tuan Muda, boleh saya masuk.?'' Suara dari luar ruangan Arya
''Masuk.'' Arya menjawab.
''Siang tuan muda, ada yang ingin saya tunjuk kan pada anda.'' Ucap Indra dengan sopan, karena ini masih jam kantor.
Arya menoleh, melihat sahabat yang merangkap menjadi Asisten nya tersebut.
''Ada apa .?''
Indra menunjukkan ponsel milik nya dan memutar kan sebuah vidoi di layar tersebut.
Arya melihat vidio yang sedang di putar.
''Rupanya dia ingin menjatuhkan kaesalahan nya terhadap ku, beri peringatan pada nya, jika hal ini terulang lagi jangan salah kan aku jika karir nya akan hancur, selama ini aku diam bukan berarti aku mengalah terhadap apa yang di perbuat oleh nya.'' Jelas Arya panjang lebar.
Suasana hati Arya masih sedang tidak baik-baik saja karena Istri nya kemarin, malah hari ini mendapat kabar kalau Monica sudah menjelek-jelek kan nya di public.
Tbc ..
Terimakasih sudah terus menunggu up nya
Mohon maaf karena up nya lama
Dukung terus ya
Terimakasih 🫰🫰
__ADS_1