
Baru saja sebentar Arya dan Alira menduduk kan bokong nya di kursi penonton, tiba-tiba saja Bella ikut duduk juga di samping Arya, Alira membulat kan mata nya saat melihat Bella yang tiba-tiba saja sudah berada di samping mereka, Alira menatap Bella dengan malas, Sdang kan Bella tersenyum ramah melihat Arya.
''Aku duduk di sini ya Mas.'' Ucap Bella manja.
Alira lebih membulatkan matanya lagi saat mendengarkan Bella memanggil suami nya Mas, sedangkan diri nya saja memanggil Om.
Arya hanya tersenyum saja. Dalam hati Arya ingin mengetes istrinya apakah dia cemburu atau tidak jika ada perempuan lain yang mendekati nya.
Lampu dalam bioskop sudah di matikan itu pertanda film akan segera di mulai. Bella tidak mengetahui film apa yang akan di putar karena dirinya tidak menanyakan nya tadi, dia hanya ingin lebih tahu tentang Arya saja.
Musik film horor yang akan di putar pun sudah menggema di dalam ruanga, sebelum masuk tadi Bella sudah mengirim pesan pada sahabat nya yang sedang di toilet agar menyusul nya ke bioskop.
''Tunggu-tunggu jangan bilang film horor yang akan di putar.'' Batin bella yang mulai resah, karena Bella sangat penakut dan anti dengan yang namanya horor.
''Aww...'' Bela memekik saat adegan hantu di perlihat kan, Bella sengaja menyembunyikan wajah nya di lengan Arya, karena Arya duduk di tengah-tengah antara Bella dan Alira.
Alira masih tidak melihat Bella yang bergelayut di lengan suami nya karena fokus menonton. Sampai akhirnya adegan hantu yang sangat menakutkan pun di perlihat kan Alira tak sengaja memeluk Arya di samping nya, Alira meraba-raba kenapa ada kepala lain di sebelah sana, sontak Alira membuka mata nya dan melihat Bella lah yang bersandar di lengan suami nya. Dengan cepat Alira mendorong kepala Bella agar terlepas dari tangan nya Arya, bukan nya lepas tapi Bella malah semakin mengeratkan pegangan nya.
Alira menata Arya yang duduk santai dengan di apit oleh dua wanita di sebelah nya. Aryabtidak memperdulika tatapan Alira yang menusuk nya, Arya masih pura-pura fokus menonton saja. Bella terus-terusan bergelayut di tangan nya Arya sehingga membuat Alira tidak fokus lagi untuk menonton, hati nya sudah panas karena tingkah nya Bella.
''Senang ya di peluk sama cewek'' Gumam Alira yang pastinya dapat di dengar oleh Arya.
Arya hanya menyunggingkan senyuman saat mendengar ocehan aang istri.
Alira yang sudah tidak fokus lagi menonton pun memakan popcorn dengan asal-asalan, Alira jadi tidak mood untuk menonton, entah perasaan apa yang di rasakan saat melihat ada perempuan lain yang mencoba mendekati istrinya.
''Kamu kenapa.?'' Tanya Arya saat melihat Alira mengunya popcorn dengan mulut yang penuh.
''Gak ada.'' Ketus Alira.
''Kamu yakin gak kenapa-kenapa.?''
''Tidak.''
Arya tersenyum simpul, sudah di pastikan saat ini istrinya sedang cemburu, tak ingin terlalu membuat istri kecil nya itu tambah kesal, akhir nya Arya pun pindah posisi ke sebelah kiri Alira. Bella menarik tangan Arya saat Arya hendak bangun.
__ADS_1
''Mau kemana Mas.?'' Tanya Bella.
''Sorry mbak, sata mau pindah ada yang kepanasan.'' Sindir Arya seraya melirik Alira, tapi yang di lirik tidak merespon apapun.
Arya duduk di sebelah kiri Alira dan melanjutkan menonton dengan memakan popcorn di depan nya.
Sesekali Alira menyembunyikan wajah nya di legan Arya saat hantu di nampakkan di layar, sebenar nya Alira tidak terlalu takut hanya saj terkejut saat musik yang mengejut kan di persengarkan berbarengan dengan muncul nya sosok hantu.
Arya menarik kepala Alira dan membenamkan di dada nya.
''Kalau takut merem aja.''
''Siapa yang takut.'' Alira kembali duduk dengan tegak.
''Ya sudah kalau tidak takut, aku kembali duduk di sana ya.'' Arya menujjuk tempat duduk nya tadi yang di samping Bella, Di sana Bella sudah berdua dengan sahabay nya yang baru menyusul seperti nya Bella siap-siap ingin keluar, namun di urungkan nya saat melihat Arya menunjuk ke arah nya.
Alira membulat kan mata nya saat melihat suami nya ingin pindah lagi ke sana. Alira tak ingin Bella Dekat-dekat dengan Arya, karena Alira sangat membenci Bella.
Alira buru-buru menyandarkan kepala nya di lengan Arya lagi agar lelaki itu tidak kembali pindah. Sedangkan Arya hanya tersenyum simpul melihat tingkah istrinya yang cemburu tapi tak mau mengakuinnya.
''Om, Lira lapar.''
''Ya sudah kita makan saja dulu.''
Alira pun berjalan cepat ke arah cafe yang ada dalam mall tersebut.
''Om, kita duduk di sini saj ya.'' Alira menunjuk salah satu meja yang berhadapan dengan jendela besar.
Arya hanya mengikuti saja ajakan sang istri, menarik kursi dan duduk di sana.
''Cepat pesan apa yang ingin kau makan.'' Arya memberikan buku menu pada Alira.
Alira memilih beberapa menu makanan untuk dirinya dan sang suami, pastinya tidak lupa ayam goreng keaukaan nya juga ikut di pesan.
Alira makanndengan lahap nya, semua hidangan yang di pesankan hampir habis di santap nya semua sampai tiba-tiba ada suara yang menganggu ketenangan makan mereka.
__ADS_1
''Hey broe...'' Sapa Romy yang di ikuti oleh Monica di belakang nya.
Alira dan Arya menoeh ke arah asal suara, Arya menatap kedua nya dengan marah, kalau melihat wajah mereka Arya terbayang tentang penghianatan yang di lakukan kedua nya.
''Arya, ku mohon beri aku kesempatan untuk menjelaskan semuanya, aku dan Romy....''
''Jangan katakan apapun, aku tidak ingin mendengar apapun dari kalian berdua'' Kilah Arya sebelum sempat Monica menghabiskan perkataan nya.
''Kenap harus ada dua nenek sihir sih yang aku jumpai hari ini.'' Gumam Alira seraya terus mengunyah ayam goreng nya.
''Hei anak kecil, apa kata mu.'' Bentak Monica
''Nenek sihir.'' Ucap Alira santai
''Kau tidak tau siapa aku ya.''
''Tau, kau Monica Sharma, modelsok cantik yang terus saja mengemis cinta dari taun Arya, meski sudah berkali-kali ditolak di depan umum.'' Jawab Alira tanpa ada rasa takut sedikit pun.
''Dasar bocah sialan.'' Monica mengangkat tangan nya ingin menampar waja Alira karena sudah berani mengati nya.Namun di tahan oleh Arya.
''Jangan berani menyentuh istriku dengan tangan kotor mu.'' Arya memegang tanga Monica yang hampir mendarat di wajah mulus sang Istri.
Alira membulat kan mata nya saat mendengar Arya menyebut nya istri, bukan Alira sajanyang terkeut, Monica dan Romy pun tak kalah terkejut dari Alira, mereka terkejut karena tiba-tiba Arya menyebut perempuan di depan nya sebagai istri, sedangkan selama ini tidak ada isu yang tersebar jika pengusaha kayaraya nan tampan tersebut menikah, apalagi istrinya masih terlihat sangat belia.
Tbc....
Dukung karya aku terus ya bestie
Dengan cara like,komen,subscribe dan vote
Terimakasih 🙏
Salam sayang dari author Jhuwee dealova 😘
Dukungan kalian sangat berarti buat ku. 🫰🫰
__ADS_1