Jangan Cintai Aku Lagi

Jangan Cintai Aku Lagi
kejutan


__ADS_3

" mm baiklah, jika sayangku ini butuh jawaban dari semua pertanyaannya. Jadi perusahaan ini akan aku jual kepada seseorang yang memang kukenal dan akan kuusahakan semua karyawan disini akan tetap berada di posisinya masing masing termasuk kamu sayangku. Dan masalah rumah dan mobil terpaksa harus kujual untuk menutupi pengembalian dana pada investor kita serta membayar gaji karyawan bulan ini"


Wahyu menyiratkan wajahnya dengan ekspresi terkejut, wajahnya mulai memerah dan sebentar lagi pasti akan meledak


" dasar wanita bodoh apa yang kau lakukan! Kita bisa saja menggadaikan dan meminjam uang kepada bank"


" tidak, aku tidak mau mengambil keputusan itu! Aku tidak pantas lagi menjadi seorang bos bukan? Sekarang aku akan mengemasi barangku dan mencari apartemen saja. Kamu ikut?"


" kita putus win, aku tidak akan tinggal lagi denganmu dan aku akan bekerja disini sampai aku mendapat perusahaan ini berada lagi dalam genggaman tangan wahyu sendiri"


Akhirnya semua usai, selesai seperti yang kuinginkan. Tugasku hanya perlu memberi satu kejutan lagi dan lalu aku akan pergi dari sini untuk melanjutkan pendidikanku di luar kota. Seperti mimpi ayah yang ingin berada di wisudaku dulunya, aku akan mewujudkannya ayah dan bisnis ini akan tetap berjalan meskipun dalam pandangan jauh.


Aku mengemasi seluruh pakaian dan beberapa benda kenangan ayah dan juga buah hatiku di koper ini dan pergi ke hotel yang sudah kupesan beberapa hari yang lalu.


Aku meninggalkan rumah dan semua mobil yang berada disana serta menitipkannya pada beberapa pelayan dan penjaga keamanan yang masih kupekerjakan sampai saat ini.


" pak saya pamit, saya titip semua rumah ini kepada bapak dan jika wahyu pulang tolong katakan apa yang sudah saya rencanakan beberapa hari lalu"


" siap nyaa, semoga dalam menempuh pendidikan nyonya mendapat kelancaran dan saya akan menjaga semua yang nyonya titipkan"


Aku menarik kedua koperku dan menaruhnya di bagasi taxi


" selamat tinggal ayah, ayah hadi dan juga ilham"


* hotel punarawa jam 21.00


" aghhh terasa sakit sekali punggung ini"


Kubaringkan tubuhku diatas kasur empuk, kutatapi semua dekor dinding kamar hotel bernuansa klasik ini.


Dan mulai mengakhiri hari ini dengan menutup mata untuk mengistirahatkan tubuh yang kelelahan menjalani hari terahir dengan semua drama yang ada


" besok semua akan terungkap, ntah hubungan gelap, kejanggalan dihari duka ataupun hubungan sandiwara antara aku dan wahyu yang hanya mengincar sesuatu dariku"


" selamat malam dunia, tunggu aku esok hari"


" howaiiiii......."


Mulut yang menguap dipagi hari membuat tubuh seperti penuh dengan energi yang tak terbatas adadanya

__ADS_1


Ponsel yang membunyikan notif pesan whatsapp menyegerakanku untuk segera mengeceknya


" semua sudah siap bu..."


Ya semua berjalan dengan begitu sempurna dengan rencana yang ada


Lekas lekas aku menuju kamar mandi dan mulai membersihkan tubuh ini dari kotoran kotoran yang menempel.


" aghhhh segarnyaaaa"


Sambil memasang selembar handuk putih di tubuh ini untuk mengeringkan tubuh yang sedang kebasahan ini.


Setelah ritual pembersihan diri selesai, kini aku langsung menyantap sarapam pagi yang sudah di sediakan oleh staff hotel. 


" alhamdulillah kenyang juga"


Kulirik piring yang sudah bersih tanpa sisa makanan dan juga mengamati jarum jam ia berada tepat di angka 7


" sebentar lagi"


Aku menghubungi salah satu supir dirumah untuk menjemputku untuk pergi ke perusahaan, masih ada yang belum selesai disana


Karpet merah yang sengaja di gelar untuk acara penyambutan pemilik perusahaan yang baru membuat hati ini semakin dagdigdug saja.


Saat satu langkah kaki mendarat di ruangan yang penuh dengan karyawan seseorang menyapa aku


" loh win kamu ngapain ke sini bukannya kamu udah bukan siapa-siapa di sini?"


" iya yu aku kesini hanya untuk menyelesaikan sesuatu"


" baik teman-teman langsung mulai sejak terima kasih karena sudah membantu saya selama ini dan bahkan sampai detik ini juga, hari ini saya akan memberi kejutan terakhir kepada rekan saya, wahyu"


Wahyu yang mendengar hal tersebut lantas langsung bersuara dan bertepuk tangan dengan lantang nya


" apa yang akan kamu berikan kepadaku?"


" sebuah hadiah, pak silahkan putarkan"


Sebuah proyektor menyala untuk menampilkan rekaman cctv yang sudah lama tersimpan

__ADS_1


Sebuah adegan tentang seseorang yang menyeret seorang suster kedalam kamar dan juga seorang anak laki laki yang tega melepas selang oksigen saat ayahnya sesak nafas


" darimana kamu bisa mendapat rekaman cctv itu bukannya semua itu sudah dihapus permanen"


" tidak sayang aku tidak sebodoh itu, aku sudah meminta salinan rekaman itu kepada orang yang memang bisa jujur dan dia tidak mau menyembunyikan kebenaran. saat hal itu terjadi aku sudah mencurigai tapi tidak aku tidak pernah mencurigaimu, karena kamu dan sikapmu kepada aku bahkan ayahmu sangat baik bahkan terlampau baik jika dilihat dengan mata saja, tapi tidak saat aku melihat rekaman itu aku sangat terkejut dan bahkan aku ingin sekali melaporkannya saat itu juga. tapi tidak, sekali lagi aku tidak akan sebodoh itu makanya aku berpura-pura untuk membalas cintamu agar aku tahu apa sebenarnya tujuan utamamu mendekatiku, dan tentu saja semua itu adalah perihal materi dan untuk pacarmu, yang sepertinya juga ikut berperan dalam rencanamu akan ikut mendekam di penjara bersamamu dan untuk kamu sinta aku tak menyangka mengapa kamu bisa membantu wahyu mengganti tabung oksigen yang kosong untuk seolah-olah itu adalah kesalahan suster. Aku tidak ingin tertipu kedua kalinya sudah cukup irfan saja yang yang menyakiti windi seorang wahyu tidak bisa lagi menyakiti. Lihatlah kebelakang kalian sudah bisa pergi sekarang "


" win apa yang kamu katakan win, saat itu aku dibutakan cinta wahyu win kita ini teman kan win kenapa kamu bisa setega ini kepadaku"


Sinta yang merasa bersalah malah bersimpuh dihadapanku tapi kali ini aku tidak mau melepaskan siapapun yang sudah menghancurkan keperyaanku apalagi sampai merebut kebahagiaanku


" selamat tinggal wahyu, sinta aku akan selalu mengingat kalian. Dan untuk para karyawan kalian sudah boleh kembali ketempat masing masing, untuk saat ini saya akan menyerahkan jabatan saya kepada pak hadi, yang saat ini sudah kembali pulih"


" ayahhhh..."


Ucapku menegunkan kedua orang itu


" ke- kenapa ayah masih hidup?"


Tanya wahyu yang keheranan mengapa semua ini bisa terjadi


" apa kau tidak tau yu? Kalau sebenarnya windi sudah tau rencanamu jauh sebelum kamu melakukan itu, saat Kamu menarik windi ke kamarmu saat itu juga windi mengetahui bahwa ada orang lain selain kalian. Dan windi mulai menguping pembicaraan kalian, ayah hanya berpura pura terkena asma saat kamu menceritakan niat burukmu karna sebenarnya ayah sudah tau semuanya dan saat kamu tidak sudi memandikan jasat ayahmu sendiri disitulah orang orang ayah menggantikan ayah dengan jasat lainnya"


Wahyu langsung ikut menghempaskan tubuhnya bersujud pada ayah


" ayah wahyu minta maaf, wahyu khilaf karna harta ayah"


Tapi ayah tidak mempedulikan wahyu lagi bahkan saat dirinya dibawa pergi oleh aparat kepolisian


" ayah, windi minta maaf karna memisahkan ayah dari anak ayah"


Ayah mengelus kepalaku 


" nak, tak apa semoga dengan hukuman yang dijatuhkan wahyu bisa berubah menjadi lebih baik dari sebelumnya"


Aku tersenyum dan memeluk erat tubuh ayah dengan penuh kehangatan


" pergilah win, ayah akan menjaga semua yang kamu titipkan pada ayah"


" apa yang ayah katakan ini semua juga milik ayah, ayah windi pamit dulu"

__ADS_1


__ADS_2